Tsitsipas tundukkan Djokovic pada perempat final Shanghai

Ia pantas meraih kemenangan, ia pemain yang lebih baik

Jakarta (ANTARA) – Petenis putra nomor satu dunia Novak Djokovic kalah tiga set pada perempat final Shanghai Masters melawan petenis muda Yunani Stefanos Tsitsipas, Jumat.

Petenis berusia 21 tahun itu sekarang telah mengalahkan semua “Big Three” tahun ini — Djokovic, Roger Federer dan Rafael Nadal — dan menghadapi talenta besar lainnya pada semifinal Sabtu, petenis berusia 23 tahun Daniil Medvedev.

Ia bangkit dari kehilangan tiga gim pertama hanya dalam tujuh menit untuk mengejutkan sang juara bertahan dengan kemenangan 3-6, 7-5, 6-3.

“Ia pantas meraih kemenangan, ia pemain yang lebih baik,” kata petenis Serbia berusia 32 tahun ini seperti dikutip AFP, Jumat.

“Set kedua dan ketiga saya memulai dengan baik, tapi kemudian saya tidak tajam. Saya kurang sedikit gerakan dinamis dan akselerasi dalam pukulan-pukulan saya.”

“Saya tidak mendapat break point pada dua set. Maksud saya, ia melakukan servis dengan baik, pujian buat dia, tapi tidak suka dengan cara main saya.”

Baca juga: Fognini anggap Murray sama dengannya tukang mengeluh

Ditanya apakah petenis peringkat tujuh dunia Tsitsipas mempunyai potensi menjadi nomor satu, Djokovic menjawab: “Tentu saja dia punya, ya.”

Selain merayakan kemenangan, petenis muda Yunani ini juga memastikan tempatnya pada turnamen bergengsi akhir musim, ATP Finals.

Ia memperolehnya setelah petenis peringkat empat dunia Medvedev menundukkan Fabio Fognini 6-3, 7-6 (7/4) untuk maju ke semifinal.

Djokovic mengatakan dia sudah sepenuhnya pulih dari cedera bahu.

Ia tidak kehilangan satu set pun dalam memenangi gelar di Tokyo dan melanjutkan penampilan itu ke Shanghai — sampai ia bertemu Tsitsipas.

Baca juga: Manfaat jauhi media sosial bagi Stefanos Tsitsipas

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2019