Tim Indonesia incar kemenangan sektor tunggal di Piala Davis

Jakarta (ANTARA) – Tim Indonesia mengincar kemenangan dari sektor tunggal saat menghadapi Selandia Baru pada pertandingan Piala Davis yang akan berlangsung di Stadion Tenis GBK, Sabtu-Minggu (14-15 September mendatang), kata kapten tim Febi Widhiyanto.

“Sebenarnya tiga pemain bisa dimainkan di single, yaitu David, Rifki, sama Anton. Pasti David akan turun, untuk dua sisanya kita lihat yang siap siapa,” tutur Febi pada konferensi pers yang berlangsung di Senayan, Jakarta, Rabu.

Indonesia diperkuat empat petenis, yakni David Agung Susanto (peringkat 1195 tunggal dunia) Anthony Susanto, Muhammad Rifqy Fitriadi, dan Ari Fahresi untuk pertandingan Piala Davis 2019 Grup II zona Asia/Oceania.

Baca juga: Indonesia bertahan di Grup II Piala Davis

Di atas kertas, Selandia Baru menurunkan komposisi tim yang lebih kuat. Mereka mendaftarkan Ajeet Rai (744), Rheet Purcel (922), Michael Venus, Marcus Daniell, dan Artem Sitak. Venus bahkan tercatat menduduki peringkat kesepuluh dunia di sektor ganda.

Meski tertinggal secara peringkat, Febi meyakini bahwa mental anak-anak asuhnya tidak merosot.

“Di satu tim pasti ada leader. Dulu Christo (Christopher Rungkat), sekarang waktunya David untuk seperti itu. Untuk memberi motivasi kepada anak-anak,” tambah Febi.

Terkait David, petenis 28 tahun ini sempat mengalami cedera sekitar dua pekan silam, namun Febi mengonfirmasi bahwa sang petenis telah pulih sepenuhnya.

Baca juga: Rungkat kemungkinan main rangkap di “playoff” Davis

Peraih medali emas ganda campuran pada Asian Games 2018 Christopher Rungkat dipastikan absen mengikuti turnamen ini. Saat ditanyakan alasan mengapa Christopher tidak dipanggil masuk tim, Febi mengatakan bahwa kondisi fisik sang pemain masih belum pulih total setelah mengikuti US Open.

Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019