Osaka mulus ke babak ketiga China Open

Jakarta (ANTARA) – Unggulan keempat Naomi Osaka dengan mudah maju ke babak ketiga China Open 2019 setelah mengalahkan petenis kualifikasi Andrea Petkovic 6-2, 6-0 hanya dalam waktu 59 menit.

Petenis nomor satu Jepang ini mendapat lima ace dan 21 winners, serta hanya membuat 11 kesalahan sendiri atas Petkovic.

Baca juga: Osaka gusar dengan penampilan buruk di China Open

Kemenangan ini pun menyamakan kedudukan catatan pertemuan mereka menjadi 1-1, setelah Osaka dikalahkan Petkovic dalam debut undian utama WTA di babak kedua Stanford tahun 2014.

Juara Australia Open ini mendominasi lawannya melalui pukulan-pukulan backhand, dengan memenangkan 91 persen poin servis pertama dan hanya menghadapi satu break point, menurut laporan wtatennis.com, Selasa.
  Petenis Jepang, Naomi Osaka berkespresi kecewa setelah kehilangan poin saat melawan petenis Swiss Belinda Bencic di Turnamen US Open, USTA Billie Jean King National Tennis Center, Amerika Serikat, (2/9/2019). ANTARA/REUTERS/USA TODAY Sports/Geoff Burke/aa.

Sebaliknya, Petkovic yang menjadi finalis Japan Open 2011 kesulitan menemukan ritme permainan di lapangan akibat pukulan Osaka yang datang bertubi-tubi.

Petenis Jerman ini pun menyelesaikan pertandingan hanya dengan enam winners dan 16 kesalahan sendiri.

Selanjutnya mantan nomor satu dunia ini masih menanti calon lawan di babak ketiga antara Alison Riske (Amerika Serikat) atau Ajla Tomljanovic (Australia).

Baca juga: Naomi Osaka juara Pan Pacific Open

Baca juga: Naomi Osaka putus hubungan dengan Jenkins

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Djokovic awali debutnya di babak pertama Japan Open dengan mulus

Jakarta (ANTARA) – Petenis nomor satu dunia Novak Djokovic membuat debut tunggal putra Rakuten Japan Open Tennis Championships secara baik dengan menang di babak pertama atas Alexei Popyrin (Australia) 6-4, 6-2.

Kemenangan itu menjadi pertanda positif dari unggulan teratas turnamen ATP 500 tersebut, yang bertanding di lapangan untuk pertama kalinya sejak mundur pada pertandingan putaran keempatnya melawan Stan Wawrinka di US Open karena cedera bahu.

Petenis Serbia itu menjaga servisnya dengan baik, yang berlangsung sepanjang satu jam 29 menit tanpa melakukan istirahat, mengutip atptour.com, Selasa.

Meskipun Popyrin ditundukkan di babak pertama, namun petenis berusia 20 tahun itu menjadi lawan yang berbahaya karena permainannya yang kuat dan agresif.

Di US Open, Popyrin sempat mendorong semifinalis Matteo Berrettini hingga harus melakoni pertandingan sepanjang lima set, selain itu ia juga mengalahkan Dominic Thiem di Australia Open pada awal tahun ini.

Tapi Djokovic bermain solid di seluruh set, menyerang dengan tujuh ace dan memenangkan 44 persen dari poin pengembaliannya.

Joker pun maju ke babak kedua setidaknya dalam 12 turnamen yang telah ia mainkan tahun ini.

Pada Senin, menjadi hari bersejarah bagi Djokovic yang menandai minggu ke-271 dalam keikutsertaannya di turnamen ATP Rankings, melewati Ivan Lendl (270) yang selama ini berada di peringkat ketiga.

Djokovic hanya tertinggal dari Roger Federer dengan 310 pekan dan Pete Sampras 286 pekan.

Djokovic selanjutnya akan menghadapi petenis tuan rumah Go Soeda, yang memiliki rekor 0-12 di undian utama Tokyo sebelum mengalahkan Jan-Lennard Struff (Jerman) di babak pertama.

Baca juga: Djokovic siap tempur di Japan Open usai didera cedera bahu
Baca juga: Djokovic jajal Sumo sebelum bertanding di Japan Open

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Murray kalahkan semifinalis US Open

Beijing, China (ANTARA) – Andy Murray mencatat kemenangan terbesarnya sejak bangkit dari cedera dengan menjungkalkan peringkat 13 dunia Matteo Berrettini pada China Open, Selasa.

Petenis berusia 32 tahun itu mengalahkan semifinal US Open tersebut dengan 7-6 (7/2), 7-6 (9/7) dalam tempo dua jam pada babak pertama turnamen yang berlangsung di Beijing yang diselimuti kabut asap itu.

Murray pekan lalu menjuarai nomor tunggal ATP pertamanya sejak operasi besar pada Januari, di tengah usahanya kembali ke permainan terbaiknya setelah absen lama.

Kini berperingkat 503 dunia, juara Grand Slam tiga kali dari Inggris itu bangkit melawan untuk memaksakan tiebreak pada set pertama melawan petenis Italia tersebut.

Murray sudah memperlihatkan determinasi bajanya yang dulu mengantarkan dia menjadi petenis nomor satu dunia pada 2016 ketika merampas set pertama dari unggulan kedelapan turnamen ini tersebut.

Set kedua kembali berakhir tiebreak dengan Murray melalui dua set point dalam perjalanan menuju kemenangan gagah berani ini, demikian AFP.

Baca juga: Murray berharap fit tahun depan untuk hadapi Federer dan Nadal
Baca juga: Murray tak akan main tunggal di US Open

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Petenis tuan rumah kalahkan finalis 2015 di putaran pertama Japan Open

Jakarta (ANTARA) – Petenis Jepang Yasutaka Uchiyama memasuki tahun ini dengan hanya mengalahkan satu pemain dari 50 peringkat teratas dalam karirnya, namun setelah mengalahkan Benoit Paire, Selasa, ia mengantongi dua kemenangan atas petenis peringkat 25 teratas.

Uchiyama yang lolos dari babak kualifikasi, menyingkirkan unggulan keempat Paire 6-2, 6-2 untuk mencapai putaran kedua Japan Open, bergabung dengan rekan senegaranya Go Soeda pada putaran kedua. Satu-satunya kemenangan Uchiyama pada babak utama di Tokyo terjadi saat melawan petenis Kroasia Franko Skugor dua tahun lalu.

“Tentu saja saya senang setelah memenangi putaran pertama,” kata Uchiyama dikutip laman resmi ATP Tour, Selasa.

“Namun pada saat yang sama, saya tidak ingin merasa gembira berlebihan. Saya ingin fokus pada putaran berikutnya. Saya senang sekarang, dan kemudian saya ingin fokus untuk besok.”

Petenis peringkat 136, yang berada pada peringkat ATP tertingginya sepanjang karir itu, hanya membutuhkan 54 menit untuk maju ke babak berikutnya setelah juga menang straight set dalam dua pertandingan kualifikasinya.

Uchiyama hanya kehilangan dua servis poin pertamanya (22/24) dalam pertandingan tersebut, mematahkan servis finalis Tokyo 2015 Paire pada empat dari enam kesempatan yang diperolehnya.

“Saya kembali memainkan servis gim dengan sangat baik hari ini. Saya tidak kehilangan servis saya dan itu lah kuncinya,” kata Uchiyama. “Saya hanya punya sedikit peluang untuk mematahkannya. Saya kira ia merasa sedikit frustrasi dengan return game-nya, dan itu lah kuncinya.”

Uchiyama membawa momentum ke turnamen di negaranya setelah memenangi gelar ATP Challenger Tour pertamanya tahun ini pada awal bulan lalu di Shanghai. Pada Januari, petenis Jepang tersebut mencapai perempat final ATP Tour untuk pertamakalinya di Brisbane, tempat ia mengalahkan petenis Inggris Kyle Edmund.

Uchiyama akan melanjutkan langkahnya di Tokyo dengan melawan petenis Moldova Radu Albot atau Filip Krajinovic dari Serbia.
 

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bencic tundukkan Venus untuk melaju ke putaran ketiga

Jakarta (ANTARA) – Unggulan kesembilan Belinda Bencic lolos ke babak 16 besar di China Open 2019 setelah tertinggal di set awal dan akhirnya membalikkan keadaan dengan menundukkan Venus Williams dengan skor 3-6, 6-3, 7-5.

Venus, yang bersaing di Beijing untuk pertama kalinya sejak 2016, ingin meraih kemenangan pertamanya secara berturut-turut di ibukota China itu sejak 2014.

Namun, di babak kedua hari Senin, dia justru melawan Bencic yang sedang penuh semangat, yang mengklaim kemenangan pertamanya sejak US Open di putaran pertama melawan Hsieh Su-Wei (China Taipei) dalam dua set langsung.

Dalam catatan pertemuan antara petenis Swiss dan juara tujuh kali Grand Slam asal Amerika Serikat itu, Bencic masih tertinggal 1-4 dengan satu-satunya kemenangannya di Australia Open 2018, mengutip laporan wtatennis.com, Selasa.

Pada pertandingan ini, Bencic menyerang dengan 26 winners dan 40 kesalahan sendiri, sementara Venus menciptakan 24 winners dan 32 kesalahan sendiri.

Pada akhirnya, hanya dua poin yang memisahkan Bencic (95) dan Venus (93), dengan Bencic mematahkan empat dari sembilan peluang break point dan Venus tiga dari sembilan peluang.

Selanjutnya untuk Bencic, dia akan menunggu pemenang antara unggulan ketujuh Petra Kvitova dan Kristina Mladenovic di putaran ketiga China Open 2019.

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Djokovic siap tempur di Japan Open usai didera cedera bahu

Jakarta (ANTARA) – Novak Djokovic secara meyakinkan mengatakan bahwa kini bahunya sudah membaik dan siap untuk melanjutkan permainannya di Rakuten Japan Open Tennis Championships, Tokyo.

Djokovic sedang berjuang melawan Rafael Nadal untuk berakhir sebagai nomor satu di ATP Finals untuk kali keenam (2011, 2012, 2014-2015, 2018). Nadal saat ini masih memimpin di atas Djokovic dengan 1.960 poin dalam ATP Race To London, dengan hanya lima minggu tersisa di musim reguler ATP Tour.

Petenis berusia 32 tahun ini terakhir berkompetisi di US Open, namun harus berhenti di pertandingan putaran keempatnya saat melawan Stan Wawrinka (Swiss) karena cedera bahu kiri.

Baca juga: Djokovic jajal Sumo sebelum bertanding di Japan Open

Tetapi Djokovic yang juga sempat bermain di nomor ganda pada hari Senin, mengatakan siap untuk bermain seminggu penuh, mengutip pernyataannya kepada atptour.com, Selasa.

“Sepertinya bahu saya baik-baik saja. Saya berharap akan seperti ini selama bermain di nomor tunggal minggu ini,” kata Djokovic, yang akan menghadapi petenis kualifikasi asal Australia Alexei Popyrin dalam pertandingan pembuka.

“Ini adalah turnamen yang sangat besar, turnamen yang sangat sukses secara historis, jadi saya berharap semoga memiliki satu minggu yang sukses pekan ini,” katanya menambahkan.

Baca juga: Nadal tambah jarak dari Djokovic, perbesar asa tutup musim nomor wahid

Baca juga: Djokovic cedera, tidak lanjutkan pertandingan lawan Wawrinka

Djokovic melakukan debutnya di ajang ATP 500 dan berambisi untuk merebut gelar juara ke-11 oleh petenis peringkat satu dunia di Tokyo.

“Saya senang berada di Tokyo. Mudah-mudahan saya akan mendapat kesempatan untuk melihat-lihat negara ini, mengenal budaya yang sangat saya hormati dan memiliki sejumlah hal luar biasa yang sudah dikenal orang di seluruh dunia,” ujar Djokovic.

Petenis Serbia ini juga telah menyempatkan untuk menjajal beberapa budaya Jepang, salah satunya ketika ia mencoba berlatih gulat Sumo pada hari Senin.

“Saya harus mengatakan bahwa saya sangat terkesan dengan cara mereka memperlakukan satu sama lain dan betapa baiknya mereka, betapa rendah hatinya mereka, sederhana, dan baik. Saya merasa sangat disambut di Tokyo,” kata Djokovic.

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Singkirkan Halep, Alexandrova ke 16 besar China Open

Jakarta (ANTARA) – Petenis bukan unggulan asal Rusia Ekatarina Alexandrova maju ke babak 16 besar China Open setelah menyingkirkan unggulan keenam Simona Halep dari Rumania 6-2, 6-3.

“Ini pertandingan yang sulit, saya pikir, tapi saya kira dia tidak bermain sebagus itu,” kata Alexandrova seusai pertandingan seperti dikutip laman WTA Tour, Selasa.

“Saya ingat ketika kami bertanding terakhir kali di Cincinnati, lebih sulit dari hari ini, tapi saya berusaha tetap fokus sepanjang pertadingan karena saya tahu ia bisa bermain luar biasa.

“Saya berusaha tetap konsentrasi dan fokus, dan saya gembira saya melakukannya sampai akhir,” ujarnya.

Setelah kalah dalam seluruh lima pertandingan sebelumnya melawan pemain 10 peringkat teratas musim ini, petenis peringkat 39 dunia itu mematahkan servis enam kali untuk mencetak kemenangan terbaiknya berdasarkan ranking atas juara Wimbledon dan yang kedua atas pemain 10 peringkat teratas.

Sementara itu Halep mengakui bahwa pertandingan tersebut sulit apalagi cederanya dari turnamen Wuhan yang lalu semakin memburuk sehingga membutuhkan pemeriksaan MRI.

“Hari ini sulit. Saya tidak pulih sepenuhnya setelah pertandingan pertama saya, sehingga sangat sulit bagi saya untuk bermain dan dia bermain sangat baik,” kata Halep.

“Cedera dari Wuhan, semakin memburuk, sehingga saya harus pulang dan menjalani MRI…istirahat dan melakukan perawatan.”

Pada babak 16 besar Alexandrova berpeluang bertemu juara di Wuhan pekan lalu, Aryna Sabalenka, jika unggulan 12 tersebut berhasil mengalahkan Daria Kasatkina pada putaran kedua.

Baca juga: Andreescu cetak kemenangan ke-14 di babak pertama China Open

Baca juga: Djokovic jajal Sumo sebelum bertanding di Japan Open

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Alexander Zverev ke babak kedua China Open

Jakarta (ANTARA) – Petenis unggulan kedua asal Jerman Alexander Zverev membawa penampilan bagusnya pada turnamen Laver Cup pekan lalu ke China Open di Beijing, Senin, saat dia melangkah ke babak kedua setelah meraih kemenangan 6-3, 6-2 atas Frances Tiafoe.

Zverev, yang menjuarai Laver Cup bagi Team Europe dalam pertandingan final pekan lalu, melepaskan 10 ace dan memenangi 78 persen poin servis pertamanya dalam pertandingan babak pertama tersebut.

Seperti dilaporkan Reuters, Zverev juga mencuri angka servis lawannya yang asal Amerika Serikat itu tiga kali untuk memenangi pertandingan dalam waktu 70 menit.

Baca juga: Zverev singkirkan Tiafoe dalam pertarungan lima set

Baca juga: Zverev maju ke 16 besar untuk pertama kalinya

Meskipun Zverev melakukan tiga double fault, dia tidak pernah kehilangan angka servisnya sendiri dalam pertandingan tersebut, saat Tiafoe gagal mengonversi satu kesempatan break point.

Pada pertandingan lain, unggulan keempat asal Rusia Karen Khachanov juga maju ke babak berikutnya setelah berhasil lolos dari tiga set point pada tiebreak set kedua untuk menundukkan petenis kualifikasi asal Uruguay Pablo Cuevas 6-2, 7-6(7).

Andrey Rublev juga meraih kemenangan dua set langsung, mengalahkan semifinalis US Open Grigor Dimitrov 6-2, 7-5. Petenis Rusia itu mencuri angka servis Dimitrov dua kali pada setiap set untuk maju ke babak berikutnya setelah bertanding selama 75 menit.

Pertandingan Jeremy Chardy melawan petenis Italia Marco Cecchinato berlangsung lama, petenis Prancis itu yang akhirnya tampil sebagai pemenang dengan skor 6-7(7) 6-3 7-6(4) setelah bermain selama dua jam, 21 menit.

Petenis unggulan teratas Dominic Thiem akan mulai beraksi pada Selasa saat dia menghadapi petenis veteran asal Prancis Richard Gasquet, sementara petenis non-unggulan Andy Murray menghadapi petenis Italia Matteo Berrettini.

Baca juga: Andreescu cetak kemenangan ke-14 di babak pertama China Open

Pewarta: Irwan Suhirwandi
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Andreescu cetak kemenangan ke-14 di babak pertama China Open

Jakarta (ANTARA) – Petenis unggulan kelima Bianca Andreescu memastikan kemenangan ke-14 secara beruntun saat ia mengalahkan Aliaksandra Sasnovich di babak pertama China Open dengan skor 6-2, 2-6, 6-1.

Petenis Kanada yang memainkan pertandingan pertamanya sejak memenangkan US Open ini juga mencatatkan kemenangannya yang ke-44 di tahun 2019.

Meski Andreescu sempat kesulitan menghadapi Sasnovich di set kedua, pada akhirnya petenis berusia 19 tahun ini bisa membuktikan kualitas permainannya kepada lawannya dan memastikan tempatnya di babak kedua untuk menghadapi Elise Mertens.

Baca juga: Murray dan Nadal melaju ke putaran kedua China Terbuka

Baca juga: Nadal atasi Pouille untuk melaju di China Terbuka

Menurut laporan wtatennis.com, Senin, Sasnovich sempat memainkan awal yang menjanjikan saat dia berhasil mematahkan servis pada gim pertama dan unggul 2-0.

Setelah itu, set pembuka menjadi awal dari permainan satu arah yang dikuasai Andreescu, yang menemukan gaya permainan nyaman untuk kemudian mengejar ketertinggalan dan menguasai lapangan hingga set akhir.

Secara mental, Andreescu telah membuktikan ketangguhannya berkali-kali pada tahun 2019 dan kesabarannya juga tidak terpatahkan di pertandingan yang berjalan tiga set ini.

Pertemuannya dengan Mertens di babak kedua akan menjadi pengulangan pertandingan perempat final US Open.

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Djokovic langsung tersingkir di babak pembuka Japan Open

Jakarta (ANTARA) – Petenis Serbia Novak Djokovic menciptakan awalan yang buruk di Japan Open dengan langsung tersingkir pada babak pertama laga ganda putra yang berlangsung di Ariake Tennis Park, Senin.

Peringkat pertama dunia di sektor tunggal putra ini berpasangan dengan rekan senegara Filip Krajinovic, yang dikalahkan oleh Mate Pavic (Kroasia) dan Bruno Soares (Brazil) 6-2, 4-6, 10-4, menurut laporan atptour.com, Senin.

Soares pernah menjuarai ajang ATP 500 ini tujuh tahun lalu bersama Alexander Peya dari Austria.

Pertandingan babak pertama ganda putra tersebut diwarnai reli yang mengesankan dari Djokovic dan Krajinovic untuk memupuk Tie-Break. Kedua petenis Serbia ini memanfaatkan kedua break point yang mereka peroleh di set kedua untuk melanjutkan ke set penentu.

Di set final, pasangan unggulan keempat tersebut semakin bersemangat dengan memenangkan lima dari tujuh poin dari servis yang diberikan Djokovic-Krajinovic.

Pavic dan Soares selanjutnya akan menghadapi Dominic Inglot (Inggris) dan Austin Krajicek (Amerika Serikat) di babak kedua, yang mengalahkan tim unggulan keenam Jean-Julien Rojer dan Horia Tecau 6-1, 6-3.

Inglot dan Krajicek telah merebut gelar ATP Tour musim ini di Hertogenbosch dan Atlanta, serta tak terkalahkan melawan Rojer-Tecau. Inglot dan Krajicek memenangkan 78 persen poin servis pertama mereka dalam pertandingan berdurasu 56 menit itu.

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Juara US Open Bianca Andreescu lolos ke turnamen WTA Finals

Jakarta (ANTARA) – Juara US Open Bianca Andreescu lolos untuk pertama kalinya ke turnamen WTA Finals yang akan digelar di Shenzhen, China pada 27 Oktober hingga 3 November mendatang.

Selain Bianca Andreescu, Asosiasi Tenis Putri (WTA) pada Senin juga mengumumkan bahwa petenis Rumania Simona Halep dan pasangan ganda putri Gabriela Dabrowski dan Xu Yifan lolos ke turnamen penutup musim yang memperebutkan total hadiah 14 juta dolar AS.

Baca juga: Juara US Open Bianca Andreescu akan bermain di China Open

Halep dan Andreescu menjadi petenis tunggal putri ketiga dan keempat yang meraih tiket turnamen penutup musim, bergabung bersama petenis Australia Ashleigh Barty dan petenis Republik Ceko Karolina Pliskova.

Petenis Kanada Andreescu akan menjalani debutnya pada turnamen tersebut menyusul lompatan besar musim ini dengan merebut tiga gelar WTA, termasuk gelar US Open. Andreescu menjadi petenis Kanada pertama yang berhasil memenangi gelar turnamen Grand Slam.

Andreescu juga memenangi trofi pada turnamen BNP Paribas Open di Indian Wells dan turnamen Rogers Cup di Toronto untuk menjadi petenis Kanada pertama yang menjuarai turnamen itu dalam 50 tahun.

Dalam usianya yang 19 tahun, Andreescu akan menjadi pemain termuda yang lolos ke turnamen WTA FInals sejak Carolina Wozniacki pada 2009 juga pada usia 19 tahun. Andreescu juga menjadi petenis putri Kanada keempat yang berkompetisi pada WTA FInals, setelah Eugenie Bouchard pada 2014, Helen Kelesi pada 1988-89, dan Carling Bassett-Seguso pada 1984-1985.

Baca juga: Andreescu dijadikan nama jalan di Mississauga Kanada

“Ini merupakan tahun yang luar biasa bagi saya dan saya sangat sungguh menantikan untuk mengakhiri musim di Shisedo WTA Finals Shenzhen. Saya selalu bermimpi berkompetisi di WTA Finals dan saya sangat bangga dengan semua pekerjaan tim saya,” kata Andreescu seperti dilaporkan laman resmi WTA.

Simona Halep juga menikmati musim yang menonjol pada tahun ini, yang ditandai dengan gelar Grand Slam keduanya di Wimbledon.

Petenis Rumania itu juga tampil pada pertandingan perebutan gelar di Doha dan Madrid pada awal tahun ini dan mencapai semifinal pada turnamen di Miami Open.

Bagi Halep ini merupakan yang keenam kalinya dia lolos ke WTA Finals, meski pada musim 2019 ini akan menjadi penampilan kelimanya setelah mengundurkan diri pada turnamen tahun lalu karena cedera punggung.

Pewarta: Irwan Suhirwandi
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Djokovic jajal Sumo sebelum bertanding di Japan Open

Jakarta (ANTARA) – Petenis nomor satu dunia Novak Djokovic kini berada di Jepang untuk bertanding di Rakuten Japan Open Tennis Championships untuk pertama kalinya.

Namun sebelum memulai laga di nomor tunggal putra, pada hari Senin ia menyempatkan diri mengunjungi Ryogoku Edo-Noren, sebuah fasilitas dengan restoran yang memiliki Dohyo atau arena gulat sumo.

Djokovic tidak hanya mendapat kesempatan untuk menonton pegulat sumo profesional yang sudah pensiun pada sesi “keiko” (latihan pagi), tetapi ia juga menjajal langsung menjadi sumo dengan naik ke Dohyo.

“Ini pengalaman hebat. Saya belum pernah mengalami ini sebelumnya. Ini adalah salah satu olahraga paling populer di Jepang. Saat berbicara dengan ayahku di telepon, aku memberitahunya bahwa aku akan memiliki kesempatan untuk bertemu pegulat sumo,” ujar Djokovic melansir atptour.com, Senin.

Djokovic mengagumi pegulat sumo, bahkan mencoba seberapa besar kemampuannya untuk menghadapi salah satu dari mereka, yang jelas Djokovic tidak sanggup menundukkan pesumo tersebut.

Para pegulat sumo itu juga mengajari petenis asal Serbia itu beberapa teknik dalam gulat itu, seperti Seiko dan Suri-ashi.

“Saya merasa sedikit tidak cukup kuat untuk sumo. Saya pikir dengan beberapa kilogram lagi, saya akan siap untuk bersaing, mungkin tiga kali lipat dari bobot yang saya miliki saat ini akan menjadi ukuran yang tepat untuk bersaing,” pungkas Djokovic.

Pemegang gelar tingkat tur 75 kali ini pun memberi hormat kepada para pegulat sumo profesional itu, yang membuat Djokovic terkesan.

“Sangat mengesankan melihat seberapa fleksibelnya mereka. Tidak terpikir mereka punya tubuh yang fleksibel mengingat itu adalah olahraga kelas berat, tetapi saya melihat bahwa mereka memberikan banyak perhatian pada mobilitas sendi, yang tentu saja memungkinkan mereka bergerak dengan gesit dengan berat mereka,” katanya.

Senin malam waktu setempat, Djokovic akan berpasangan dengan rekan senegaranya Filip Krajinovic di nomor ganda melawan Croat Mate Pavic dan pemain Brazil Bruno Soares.

Dalam undian tunggal, lawan pertamanya adalah #NextGenATP asal Australia Alexei Popyrin.

Baca juga: “The Big Three” meriahkan ATP Cup perdana di Australia

Penerjemah: Roy Rosa Bachtiar
Editor: AA Ariwibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ashleigh Barty siap tanding di China Open setelah pulih cedera

Jakarta (ANTARA) – Petenis andalan Australia, Ashleigh Barty, siap berkompetisi di China Open pada minggu ini setelah dirinya berjuang keras memulihkan cedera betis yang didapat saat mengikuti turnamen di Wuhan beberapa waktu lalu.

Petenis berusia 23 tahun itu kalah dari sang juara Aryna Sabalenka pada babak semifinal, Jumat, di Wuhan Open dan membutuhkan perawatan pada betis kirinya saat pertengahan set kedua.

Juara Prancis Open yang menjadi unggulan teratas di turnamen Beijing pada minggu ini, mengatakan: “Saya belum pernah berada di lapangan lagi sejak pertandingan saya di Wuhan itu”

Baca juga: Barty dirongrong Pliskova di puncak peringkat WTA

“Kami akan mencari lapangan untuk latihan sore ini dan melihat bagaimana perkembangannya.”

“Dari perkembangan terakhir, ini sedikit lebih baik dari yang kami harapkan, dan itu bagus.”

“Saya meyakini tidak akan ada masalah lagi dengan cedera. Hanya saja sekarang harus menjaga kebugaran fisik dan memastikan siap untuk bertanding.”

Barty mendapat bye di babak pertama di turnamen di Beijing itu.

Baca juga: Rybakina tembus peringkat 50 besar, Barty tetap nomor satu dunia

Pewarta: Junaydi Suswanto
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Osaka gusar dengan penampilan buruk di China Open

Jakarta (ANTARA) – Naomi Osaka gusar dengan penampilannya yang buruk meskipun juara Grand Slam dua kali asal Jepang itu berhasil melaju ke babak dua China Open, Minggu.

Mantan petenis nomor satu dunia berusia 21 tahun itu membuat 26 kesalahan sendiri dalam perjalanannya untuk menang 6-3, 7-6 (7/5) atas Jessica Pegula asal Amerika Serikat.

Unggulan keempat Osaka tampak frustrasi dan tidak puas pada beberapa kesempatan melawan Pegula yang berperingkat 76 dunia itu.

Baca juga: Naomi Osaka juara Pan Pacific Open

Osaka, yang akan menghadapi Andrea Petkovic dari Jerman atau petenis Swiss Jil Teichmann pada babak selanjutnya di Beijing, merasa kecewa karena dia tidak menampilkan performa sebagaimana saat memenangkan turnamen Pan Pacific Open di Jepang seminggu yang lalu.

“Selama turnamen, pertandingan pertama selalu yang terburuk bagi saya,” kata petenis itu.

“Sempat berharap akan menjadi lebih baik setelah saya bermain sangat baik di Tokyo.”

“Saya merasa hari ini benar-benar kesal, tidak begitu yakin mengapa,” tambahnya seraya menambahkan bahwa dirinya “sangat stres” dan “sangat gugup”.

“Saya juga tidak ingin kalah di babak pertama,” katanya.

Kemenangan Osaka di Pan Pacific Open menjadi trofi pertamanya sejak kemenangan Grand Slam keduanya secara berturut-turut di Australia Terbuka Januari yang lalu.

Pemenang Grand Slam dua kali lainnya, Simona Halep, tidak menunjukkan efek buruk dari masalah cedera punggungnya yang berkelanjutan saat melaju ke babak dua turnamen di Beijing itu setelah menghancurkan petenis kualifikasi asal Swedia Rebecca Peterson 6-1, 6-1.

Baca juga: Duo komedian Jepang minta maaf sebut Naomi Osaka butuh pemutih

Baca juga: Naomi Osaka raih kemenangan pertama di kota kelahirannya

Pewarta: Junaydi Suswanto
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Aryna Sabalenka pertahankan gelar Wuhan Open

Jakarta (ANTARA) – Petenis unggulan kesembilan asal Belarus Aryna Sabalenka mengatasi perlawanan petenis Amerika Serikat Alison Riske untuk meraih kemenangan 6-3, 3-6, 6-1, sekaligus mempertahankan gelarnya pada turnamen Wuhan Open, Sabtu.

Sabalenka yang kini menempati peringkat 14 dunia melaju cepat pada lima gim pertama set terakhir sebelum memastikan kemenangan dengan pukulan ace dia yang ke-18 dalam pertandingan final tersebut.

Baca juga: Kvitova dan Sabalenka melaju ke putaran 16 besar Wuhan Open

Sebelumnya Sabalenka mengawali pertandingan tersebut dengan lebih agresif saat dia merebut lima dari enam gim pertama sebelum memenangi set pertama.

Riske yang berstatus petenis non-unggulan turnamen menghadapi sembilan ace dari Sabalenka pada set kedua, namun dia berhasil mencuri angka dari servis lawannya itu pada gim keenam untuk memaksakan dilakukannya set ketiga.

Pukulan groundstroke keras yang dilepaskan Sabalenka membuat dia tidak pernah menghadapi ancaman break point pada set terakhir dan akhirnya Sabalenka memperpanjang kemenangan beruntunnya di Wuhan menjadi 12 pertandingan, demikian dilaporkan Reuters.

Baca juga: Halep target juara di Wuhan demi nomor satu dunia

Baca juga: Mertens/Sabalenka juara ganda putri US Open pertama kalinya

Pewarta: Irwan Suhirwandi
Editor: Gilang Galiartha
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Radwanska ditunjuk sebagai duta legenda WTA Finals Shenzhen terbaru

Jakarta (ANTARA) – Mantan petenis peringkat dua dunia dan mantan juara WTA Finals Agnieszka Radwanska ditunjuk sebagai Duta Legenda terbaru untuk turnamen WTA Finals Shenzhen.

“WTA Finals akan selalu istimewa bagi saya karena itu adalah capaian gelar terbesar dalam karir saya. Tenis adalah hasrat saya dan saya sangat senang bisa kembali berkontribusi ke olahraga ini sebagai Duta Legenda untuk pertama kalinya, ” kata Radwanska mengutip laman resmi WTA, Jumat.

Menjelang final Wimbledon melawan Serena Williams pada 2012, Radwanska adalah petenis Polandia pertama yang mencapai final tunggal putri Grand Slam di Era Open dan memenangi gelar karir terbesarnya di Final WTA di Singapura empat tahun lalu.

Baca juga: Radwanska gantung raket

Selain hasil Grand Slam itu, dia juga maju ke semifinal Australia Open dua kali, perempat final French Open satu kali, dan langganan bertanding hingga minggu kedua US Open.

Dengan 20 gelar WTA atas namanya, Radwanska mengumumkan pengunduran dirinya pada penutupan musim 2018 setelah 13 tahun melakoni pertandingan tingkat tur.

Selain merebut gelar WTA Finals di Singapura 2015, Radwanska mengumpulkan tiga gelar penting di tingkat Premier Mandatory yaitu China Open di Beijing pada 2011 dan 2016, serta Miami Open pada 2012.

Gelar-gelar lainnya di China datang di tingkat Internasional WTA, di Tianjin pada 2015 dan Shenzhen pada 2016.

Baca juga: Barty dirongrong Pliskova di puncak peringkat WTA

“Saya selalu bermain bagus di China dan para penggemar saya dari negara itu adalah yang paling mendukung perjalanan karir saya. Jadi saya sangat senang pergi ke Shenzhen untuk melihat semua orang dan menjadi bagian dari turnamen paling kompetitif WTA musim ini,” pungkas Radwanska.

Program Duta Legenda WTA adalah program yang dijalankan WTA dan Gemdale Sports untuk menghadirkan kesempatan lebih besar bagi para penggemar untuk berinteraksi dengan beberapa nama besar dalam tenis wanita selama turnamen delapan hari dari 27 Oktober – 3 November.

Pekan lalu, mantan petenis nomor satu dan penyandang Hall of Famer, Martina Hingis, sudah terlebih dulu diumumkan sebagai Duta Legenda yang pertama.

Baca juga: Karolina Muchova rebut gelar WTA pertamanya di Korea Open

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Juara US Open Bianca Andreescu akan bermain di China Open

Jakarta (ANTARA) – Juara US Open Bianca Andreescu akan bermain kembali untuk pertama kalinya sejak merebut gelar Grand Slam pertamanya tersebut dengan mengikuti turnamen China Open yang akan berlangsung di Beijing pada 28 September hingga 6 Oktober mendatang.

Bianca Andreescu menikmati lompatan besar tahun ini dengan menjuarai BNP Paribas Open di Indian Wells dan Roger Cup di Toronto, yang kemudian mencapai puncaknya di Flushing Meadows, New York, dengan menjadi petenis Kanada pertama yang menjuarai tunggal putri US Open.

Petenis berusia 19 tahun peringkat lima dunia itu belum pernah bertanding lagi di lapangan sejak menundukkan juara Grand Slam 23 kali Serena Williams pada final US Open 7 September lalu.

Baca juga: Catatan Andreescu, dari peringkat 208 hingga kampiun US Open

Seperti dilaporkan laman resmi WTA, pada turnamen China Open, Bianca Andreescu ditempatkan sebagai unggulan kelima dan akan membuka penampilannya dengan menghadapi petenis Belarus Aliaksandra Sasnovich.

Mantan petenis nomor satu dunia dan unggulan kedua Karolina Pliskova bisa menjadi lawan Andreescu pada semifinal, sementara unggulan keempat dan juara Australia Open Naomi Osaka memungkinkan bertemu pada perempat final.

Karolina Pliskova akan memulai pertandingan pertamanya melawan juara French Open 2017 Jelena Ostapenko, yang terpaksa berhenti pada babak pertama turnamen Tashkent Open karena sakit.

Baca juga: Andreescu dijadikan nama jalan di Mississauga Kanada

Naomi Osaka yang baru saja menjuarai turnamen Pan Pacific Open di kampung halamannya di Osaka, akan bermain pada babak pertama menghadapi petenis Amerika Serikat Jessica Pegula.

Sementara itu juara Roland Garros Ashleigh Barty menempati unggulan pertama China Open dan semifinalis Wimbledon dan US Open Elina Svitolina menjadi unggulan ketiga pada turnamen terakhir level Premier Mandatory itu.

Baca juga: Fakta singkat Bianca Andreescu

Pewarta: Irwan Suhirwandi
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tsitsipas ikuti China Open meski mundur di Zhuhai

Jakarta (ANTARA) – Petenis Yunani Stefanos Tsitsipas memastikan keikutsertaannya dalam turnamen China Open pada 30 September-6 Oktober meskipun mundur dalam pertandingan pembuka di Kejuaraan Zhuhai akibat masalah pernafasan.

Petenis berusia 20 tahun itu masih berusaha mengamankan posisinya dalam ATP Race to London sehingga ingin menambah perolehan poin dalam kejuaraan di Beijing pekan depan.

Baca juga: Dikalahkan petenis non unggulan, Tsitsipas terpuruk di Cincinnati

“Saya sangat menyesal kepada semua penggemar yang sudah datang menonton malam ini di Zhuhai. Saya mencoba yang terbaik tetapi sayangnya harus berhenti karena saya kesulitan untuk bernafas di lapangan. Terima kasih kepada semuanya di Zhuhai, dan maaf saya tidak bisa menyelesaikan pertandingan,” ujar Tsitsipas melalui cuitan di akun Twitternya, Jumat.

Tsitsipas mundur di awal set ketiga saat menghadapi petenis Prancis Adrian Mannarino, dengan skor saat itu 6-3, 5-7.

Baca juga: Tsitsipas petenis Yunani pertama ke 16 besar Perancis Terbuka

Selagi ia berkonsentrasi untuk mengikuti turnamen kelas ATP 500 pekan depan, Tsitsipas saat ini berada di posisi keenam dalam ATP Race to London.

Petenis putra profesional dalam peringkat delapan besar berhak untuk bersaing di ATP Finals, yang akan diadakan 10-17 November di arena The O2 di London, Inggris.

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ashleigh Barty ke semifinal Wuhan Open

Jakarta (ANTARA) – Petenis putri peringkat satu dunia Ashleigh Barty menghadapi pertarungan berat sebelum akhirnya mengalahkan petenis Kroasia Petra Martic 7-6(6), 3-6, 6-3 untuk mencapai semifinal turnamen Wuhan Open untuk tahun ketiganya secara beruntun pada Kamis.

Ashleigh Barty, yang peringkatnya 21 tingkat dia atas lawannya, memenangi 73 persen poin servis pertamanya dan melepaskan delapan ace dalam pertandingan yang berlangsung selama dua jam, 22 menit itu.

Petenis Australia Ashleigh Barty meraih keunggulan 4-1 pada set pertama setelah memenangi 15 poin beruntun namun kemudian Petra Martic, yang menempati posisi kedua di Zhengzhou awal bulan ini, melakukan perlawanan untuk memaksakan tiebreak.

Seperti dilaporkan Reuters, Ashleigh Barty kemudian melakukan 13 unforced error pada set kedua yang membuka jalan bagi Martic, yang hanya membutuhkan satu break untuk menyamakan set dalam pertandingan tersebut.

Unggulan teratas Ashleigh Barty kembali kehilangan angka dari servisya pada gim pertama set ketiga sebelum berbalik membalas mencuri angka servis lawan. Dia mencuri poin servis lagi saat Martic melakukan double fault dan kemudian menutup pertandingan dengan poin dari servisnya.

Pada pertandingan perempat final lainnya, unggulan ketiga asal Ukraina Elina Svitolina dikalahkan 1-6, 3-6 oleh petenis bukan unggulan asal Amerika Serikat Alison Riske.

Riske mengonversi lima dari 13 break point dan kehilangan angka servisnya hanya sekali dalam pertandingan tersebut untuk merebut kemenangan ketiganya atas petenis peringkat 10 besar pada tahun ini.

Unggulan kelima Petra Kvitova maju ke semifinal dengan kemenangan 6-2, 6-4 atas petenis remaja Ukraina Dayana Yastremska, sementara juara bertahan Aryna Sabalenka juga melaju dengan kemenangan 6-3, 1-6, 6-1 atas petenis Kazakhstan Elena Rybakina.

Baca juga: Barty dirongrong Pliskova di puncak peringkat WTA

Baca juga: Rybakina tembus peringkat 50 besar, Barty tetap nomor satu dunia

Pewarta: Irwan Suhirwandi
Editor: Aris Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kyrgios dikenai hukuman tambahan akibat berperilaku buruk

Jakarta (ANTARA) – Asosiasi Petenis Profesional (ATP) memberikan hukuman dan denda tambahan kepada petenis Australia Nick Kyrgios, setelah sebelumnya juga dikenai denda sebesar 113 ribu dolar AS atau sekitar Rp 1,6 miliar usai pertandingan putaran kedua ATP Masters 1000 Cincinnati.

Hukuman tambahan diberikan berdasarkan penyelidikan yang dilakukan oleh Wakil Presiden Eksekutif bidang aturan dan kompetisi ATP Gayle David Bradshaw, yang menyimpulkan bahwa Kyrgios terbukti melakukan perilaku yang buruk di bawah ketentuan pasal pelanggaran berat kode etik ATP, demikian menurut laporan dalam laman resmi ATP, Kamis.

Penyelidikan menemukan pola perilaku yang terkait dengan pelecehan verbal kepada ofisial dan/atau penonton dalam 12 bulan terakhir, yang merupakan pelanggaran sebagaimana didefinisikan oleh bagian nomor 8.05 A. 1)a)(iii) Peraturan Resmi ATP 2019.

Dengan pelanggaran di pasal kode etik tersebut, berarti Kyrgios menerima hukuman tambahan antara lain denda 25 ribu dolar atau sekitar Rp354 juta, penangguhan bermain di ATP selama 16 minggu, dan masa percobaan enam bulan dimulai pada hari Senin setelah penerimaan ketentuan penentuan hari ini.

Baca juga: Auger-Aliassime singkirkan unggulan teratas, Kyrgios didenda di London

Namun baik denda dan penangguhan masih menunggu kepatuhan Kyrgios dengan kondisi seperti, tidak ada pelanggaran kode etik lebih lanjut selama masa percobaan yang menghasilkan denda baik berupa pelecehan verbal atau fisik terhadap ofisial, penonton atau orang lain saat berada di lapangan atau di tempat, atau perilaku tidak sportif yang didasarkan pada suatu tindakan, seperti meludah yang diarahkan ke ofisial, penonton atau orang lain selama atau setelah akhir pertandingan, tindakan kasar kepada ofisial.

Selanjutnya, mendapat dukungan berkelanjutan dari pelatih mental saat berkompetisi pada acara-acara ATP Tour, dan dukungan tambahan tersebut harus dicari selama libur musim (November-Desember) dari seorang profesional yang memiliki spesialisasi dalam manajemen perilaku.

Baca juga: Kyrgios kalahkan Medvedev untuk juarai ATP Washington Open

Denda Rp354 juta dan penangguhan 16 minggu akan dicabut pada akhir masa percobaan enam bulan dengan ketentuan bahwa persyaratan di atas terpenuhi.

Setiap banding yang dikeluarkan oleh Kyrgios harus diajukan dalam waktu lima hari kerja dari penentuan hari ini.

Baca juga: Nick Kyrgios lempar kursi di Italia Open

Secara terpisah, penyelidikan kedua juga berlangsung terkait dengan komentar yang dibuat oleh Kyrgios terhadap ATP selama US Open.

Setelah klarifikasi yang dikeluarkan oleh petenis pada hari berikutnya, ditentukan bahwa insiden tersebut bukan merupakan pelanggaran berat dan tidak ada penalti tambahan yang diberikan.

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Petenis DKI rebut medali emas tunggal putra usai atasi Yogyakarta

Jakarta (ANTARA) – Tim tenis DKI Jakarta akhirnya membalas kekalahan dari Yogyakarta dengan berhasil meraih medali emas Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) 2019, melalui kemenangan Muhammad Rifqi Fitriadi atas Bagus Laksono Setyadi di nomor tunggal putra dengan skor telak 6-3, 6-0 di babak final.

“Alhamdulillah bisa menyumbangkan emas di Pomnas tahun ini, padahal ini ajang Pomnas pertama yang saya ikuti. Senang bisa menyumbang emas untuk kontingen DKI,” ujar Rifqi yang ditemui di Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro Jakarta, Rabu.

Mahasiswa semester lima STIE Ganesha ini menuturkan melalui pertandingan yang cukup sulit agar bisa mencapai babak final, karena banyak petenis dari daerah lain memberikan perlawanan yang hebat.

Terkait dengan kemenangannya atas Bagus yang menciptakan celah skor yang sangat besar, ia menceritakan bahwa kemampuannya untuk mencuri momentum permainan menjadi kunci kemenangannya.

“Jadi saya manfaatkan momentum, saya dapat momentumnya pas ketinggalan di awal set. Saya kembalikan keadaan, dan justru dia yang jadi kehilangan momentumnya. Mungkin dia tidak berkutik di situ jadi dia tertinggal poin jauh,” katanya menceritakan.

Untuk selanjutnya, Rifqi akan bersiap untuk mengikuti SEA Games Filipina 2020.

Ia berharap bisa memberikan yang terbaik bagi Indonesia dalam ajang tersebut dan bisa bermain maksimal.

“Mudah-mudahan yang terbaik. Kalau dari PB tidak ada target medali, tapi diminta untuk menargetkan main yang terbaik dan maksimal saja,” pungkas Rifqi.

Sedangkan untuk juara ketiga atau peraih medali perunggu, diberikan kepada Hafiz Muhammad (Aceh) dan Ahmad Ikhwan (Sulawesi Selatan).

Sementara di nomor tunggal putri, petenis DKI Jakarta Deria Nur Haliza harus mengakui keunggulan petenis Yogyakarta Novela Rezha, yang berhasil mengalahkannya dengan skor 2-6, 6-2, 3-6.

Persaingan kedua kontingen provinsi tersebut di Pomnas juga terjadi di nomor ganda campuran, dengan kemenangan bagi pasangan DKI Jakarta yaitu Rifqi/Deria atas pasangan Yogyakarta Novela/Achad Imam dengan skor 6-4, 6-7(6), 10-2.

 Baca juga: Novela Rezha dari Yogyakarta raih emas tenis tunggal putri Pomnas 2019

Baca juga: Dirjen Pembelajaran-Kemahasiswaan Kemenristekdikti buka POMNAS XVI

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Aris Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Novela Rezha dari Yogyakarta raih emas tenis tunggal putri Pomnas 2019

Jakarta (ANTARA) – Petenis Novela Rezha dari Provinsi DI Yogyakarta berhasil menjuarai nomor tunggal putri Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) 2019 setelah mengalahkan atlet DKI Jakarta Deria Nur Haliza dengan skor 6-2, 2-6, 6-3.

“Saya sudah melakukan permainan yang terbaik di setiap pertandingan, Alhamdulillah hasilnya membuat saya bangga,” tutur Novela saat ditemui di Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro Jakarta, Rabu.

Mahasiswi Universitas Negeri Yogyakarta itu mengaku tidak mengalami kendala berarti dalam pertandingan sebelumnya dan baru mengalami kesulitan saat melawan atlet tuan rumah di babak final hari ini.

Novela menilai Deria menjadi lawan yang sulit dihadapi karena tingkat permainan yang berbeda, selain juga menyandang status sebagai atlet timnas.

“Ya DKI ini yang terberat, soalnya kan dia atlet timnas jadi saya mainnya ‘nothing to loose’ dan mengeluarkan permainan yang terbaik saja,” pungkas Novela menambahkan.

Dalam pertandingan ini, Novela sempat mengalami kekalahan dari lawannya di set kedua, yang menurut pengakuannya terjadi akibat kondisi fisik yang semakin menurun.

“Iya pertama fisik saya sudah mulai turun, kedua hilang fokus juga dan dia sempat naik permainannya, jadi saya kewalahan di situ,” katanya menceritakan.

Usai memenangi cabor tenis tunggal putri Pomnas 2019, Novela masih berhasrat untuk meningkatkan kemampun dan prestasinya agar bisa menjadi bagian dari timnas tenis Indonesia.

Pada nomor tunggal putri, medali perak diperoleh Deria Nur Haliza, sedangkan medali perunggu diterima Suryaningsih (DKI Jakarta) dan Oktavia Ayu Dewi (Jawa Timur).

Baca juga: Banten masih harapkan perolehan emas dari atletik dan renang

Baca juga: Meski bau gas air mata, kejuaraan atletik POMNAS tetap berlanjut

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Murray catatkan kemenangan perdana sejak Januari

Jakarta (ANTARA) – Mantan petenis peringkat satu dunia Andy Murray memenangi pertandingan kategori tunggal untuk pertama kalinya pada level tur ATP sejak Januari, berkat kemenangan 6-3, 6-7(6), 6-1 atas petenis AS Tennys Sandgren pada putaran pertama Kejuaraan Zhuhai di Guangdong, China, pada Selasa malam WIB.

Murray, yang kemenangan terakhirnya di level tur didapat di Brisbane sebelum Australia Open, meraih dua kemenangan di Rafa Nadal Open – turnamen level ATP Tour Challenger – pada bulan lalu. Sebelum ia memilih untuk kembali ke tur ATP untuk tampil di Asia.

“Setelah operasi pada Januari, ini terasa sulit dan tidak jelas apakah saya akan tetap bermain atau tidak,” kata Murray seperti dikutip Reuters, setelah mencatatkan kemenangan perdananya di level tur sejak menjalani operasi pangkal paha..

“Namun saya benar-benar senang saya benar-benar mendapatkan kemenangan pada hari ini dan mudah-mudahan saya akan mampu meneruskannya.”

Baca juga: Kian fokus ke tunggal, Murray terjun ke Challenger Tour

Murray sempat bermain pada awal tahun ini, namun ia hanya bermain di kategori ganda sebelum kembali tampil di Cincinnati Masters dan Winston-Salem Open. Pada kedua turnamen itu, ia tersingkir pada putaran pertama.

Petenis 32 tahun itu melepaskan 13 ace dan tidak menghadapi satu break point pun sepanjang pertandingan yang berlangsung selama dua jam 41 menit.

Baca juga: Murray berharap fit tahun depan untuk hadapi Federer dan Nadal

Murray memiliki peluang untuk memenangi pertandingan dengan dua set langsung ketika ia menggenggam match point pada kedudukan 6-5 di tiebreak set kedua, namun Sandren memenangi tiga poin berikutnya untuk memaksakan dimainkannya set ketiga.

Namun Sandgren tidak dapat berbuat banyak di set ketiga. Servenya dua kali dipatahkan untuk membawa Murray memimpin 4-0, dan petenis AS itu juga sempat harus meminta medical timeout untuk merawat kakinya.

Baca juga: Federer akan jadi ujian pertama Murray di ATP Cup

Sandgren, yang saat ini menduduki 344 posisi di atas Murray, mampu menghasilkan angka dari servisnya satu kali namun tidak mampu menghentikan laju Murray untuk menutup laga.

Murray selanjutnya akan melawan unggulan ketujuh Alex De Minaur.

Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Christopher Rungkat dan Hsieh langsung terhenti di Chengdu

Jakarta (ANTARA) – Petenis Indonesia Christopher Rungkat yang berpasangan dengan Hsieh Cheng-Peng dari China Taipei langsung terhenti pada pertandingan pertama Chengdu Open.

Pasangan tersebut kalah oleh ganda putra asal Inggris Kyle Edmund/Daniel Evans 6-4, 7-5 pada putaran pertama yang digelar Selasa.

Chengdu Open adalah turnamen pertama yang diikuti Christo/Hsieh setelah US Open, tempat mereka dihentikan oleh pasangan Pablo Carreno Busta/Feliciano Lopez 2-6, 6-7(2).

Baca juga: Tiga fakta Christopher Rungkat, musik hingga minuman favorit

Selain US Open, Christo/Hsieh juga tampil pada turnamen Grand Slam French Open dan Wimbledon, namun terhenti masing-masing di putaran kedua dan pertama.

Sejauh ini pasangan tersebut telah meraih empat gelar tahun ini yakni di Da Nang, Shenzhen, Busan, dan Gwangju, semua turnamen itu memiliki level challenger.

Meskipun ia adalah pemain terbaik di Tanah Air dan penyumbang medali emas Asian Games 2018 pada nomor ganda campuran, namun Christo tidak memperkuat tim Indonesia di Piala Davis melawan Selandia Baru pada pertengahan September lalu.

Baca juga: Kalah dari Selandia Baru, Indonesia harus tampil di playoff

Baca juga: Priska dan Christo, harapan tenis Indonesia

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Halep target juara di Wuhan demi nomor satu dunia

Jakarta (ANTARA) – Simona Halep mengatakan memenangi gelar Wimbledon pertamanya tahun ini berarti “segalanya”, tapi dia bertekad untuk bermain lebih baik lagi dalam Wuhan Open tahun ini ketimbang tahun-tahun sebelumnya.

Halep langsung tersingkir pada babak pembukaan dalam tiga dari lima penampilan sebelumnya di Wuhan – termasuk dua musim terakhir – tetapi tampil dominan saat menang 6-3, 6-2 atas semifinalis Wimbledon Barbora Strycova untuk mencapai 16 Besar turnamen di China itu.

Pesaing kuat untuk meraih salah satu dari enam tempat tersisa Final WTA di Shenzhen yang saat ini berperingkat enam itu juga memiliki kesempatan untuk mengakhiri tahun ini sebagai petenis nomor satu dunia untuk ketiga kalinya berturut-turut seandainya juara di Wuhan.

“Tujuan yang amat sangat sulit, sejujurnya. Setelah memenangi Wimbledon, saya agak sedikit katakanlah lebih santai dalam hasil, merengkuh hasil besar. Tapi saya masih termotivasi. Saya bekerja keras,” kata unggulan keempat yang selanjutnya menghadapi Kazakhstan Elena Rybakina dalam perebutan tempat perempat final.

Baca juga: Kvitova dan Sabalenka melaju ke putaran 16 besar Wuhan Open

“Sekarang saya merasa sehat, saya merasa termotivasi, saya merasa segar.”

Halep baru-baru ini mengumumkan mulai awal 2020 akan bersatu kembali dengan pelatih Darren Cahill yang telah membantunya memenangkan gelar Grand Slam pertama pada Prancis Terbuka 2018.

“Saya benar-benar bahagia dan saya merasa yakin tahun depan saya dapat melakukan beberapa hal baik lagi,” kata dia seperti dikutip AFP.

Halep melewati Strycova hanya dalam 85 menit setelah diuntungkan oleh 30 kesalahan sendiri lawannya.

Baca juga: Barty dirongrong Pliskova di puncak peringkat WTA

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kvitova dan Sabalenka melaju ke putaran 16 besar Wuhan Open

Jakarta (ANTARA) – Pemenang dua kali turnamen Wuhan Open, Petra Kvitova dan juara bertahan Aryna Sabalenka melaju ke putaran 16 besar setelah mencatat kemenangan dua set langsung atas lawan masing-masing di babak kedua, Senin.

Petenis asal Ceko, Kvitova, yang memenangkan gelar juara di tahun 2014 dan 2016, membutuhkan satu break poin pada set kedua melawan petenis Slovenia Polona Hercog untuk menyelesaikan pertandingannya dengan skor 7-6 (6) 6-3, demikian dilansir dari Reuters, Senin.

Meskipun Kvitova sempat membuat enam kesalahan ganda, petenis peringkat tujuh dunia itu memenangkan 75 persen poin di servis pertamanya serta menyelamatkan dua break point untuk memastikan kemenangan dalam waktu satu jam dan 42 menit.

Pada babak selanjutnya, Kvitova akan berhadapan dengan mantan juara AS Terbuka Sloane Stephens, unggulan 10, atau Wang Yafan dari China.

Sementara itu Sabalenka, petenis asal Belarusia, melaju dengan kemenangan 6-1 6-0 atas Danielle Collins. Dia mengalahkan petenis Amerika itu dalam waktu 51 menit.

Sabalenka mendapatkan tujuh ace dan enam kali mematahkan servis lawannya yang berusia 25 tahun itu untuk memastikan langkahnya ke 16 besar dan selanjutnya menghadapi unggulan keenam asal Belanda Kiki Bertens atau petenis kualifikasi asal Amerika, Bernarda Pera.

Sejumlah petenis unggulan atas, yakni Ash Barty, Karolina Pliskova, Elina Svitolina dan Simona Halep yang mendapat bye di putaran pertama, baru akan bermain pada Selasa.

Baca juga: Kvitova tersingkir di putaran dua US Open

Baca juga: Kvitova mundur dari Rogers Cup karena cedera lengan

Pewarta: Junaydi Suswanto
Editor: Aris Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Barty dirongrong Pliskova di puncak peringkat WTA

Paris, Prancis (ANTARA) – Ashleigh Barty masih menyandang predikat petenis nomor satu di dunia sampai pekan ini, demikian rilis peringkat WTA terakhir, Senin, namun petenis Australia menjalani pertarungan sulit di Wuhan jika dia ingin bertahan di puncak peringkat.

Barty menatap pertandingan babak pertamanya melawan Caroline Garcia di Wuhan Open dengan selisih 321 poin di atas Karolina Pliskova.

Pliskova sedang menanjak setelah menjadi juara di Zhengzhou belum lama bulan ini, sebaliknya Barty kesulitan kembali ke permainan terbaiknya sejak menjadi juara French Open dan di Birmingham.

Barty menduduki posisi nomor satu dunia sejak awal September setelah menyandang predikat yang sama pada Juli dan Agustus.

Pliskova dari Republik Ceko tidak pernah mencapai nomor satu dunia sejak musim panas 2017.

Baca juga: Li Na tidak mau ikut-ikutan “comeback

Tidak ada perubahan dalam 10 besar dunia dan berikut peringkat WTA sampai 23 September, seperti dikutip AFP:

1. Ashleigh Barty (Australia) 6.446 poin
2. Karolína Plískova (Ceko) 6.125
3. Elina Svitolina (Ukraina) 5.160
4. Naomi Osaka (Jepang) 5.011
5. Bianca Andreescu (Kanada) 4.835
6. Simona Halep (Rumania) 4.803
7. Petra Kvitová (Ceko) 4.326
8. Kiki Bertens (Belanda) 4.225
9. Serena Williams (AS) 3.935
10. Belinda Bencic (Swiss) 3.738
11. Johanna Konta (Inggris) 3.073
12. Angelique Kerber (Jerman) 2.835 (+3)
13. Madison Keys (AS) 2.827 (+3)
14. Aryna Sabalenka (Belarus) 2.785 (-1)
15. Sloane Stephens (AS) 2.769 (-1)
16. Qiang Wang (China) 2.668 (-4)
17. Sofia Kenin (AS) 2.630 (+3)
18. Caroline Wozniacki (Denmark) 2.597 (-1)
19. Anastasija Sevastova (Latvia) 2.517 (-1)
20. Anett Kontaveit (Estonia) 2.500 (-1)

Baca juga: Tsonga buat sejarah di Metz

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Li Na tidak mau ikut-ikutan “comeback”

Jakarta (ANTARA) – Mantan petenis nomor satu China Li Na menyatakan tidak ingin ikut-ikutan kembali bermain tenis setelah menyatakan pensiun dan mempunyai anak kendati ia mengaku merindukan perjuangan dan kompetisinya.

Li Na pensiun dari tenis pada usia 32 dan telah dikaruniai dua anak.

Dikutip dari AFP, Senin, Li Na menegaskan tidak ingin comeback, kendati pemain seperti Serena Williams dan Victoria Azarenka menikmati sukses setelah melahirkan.

Juara Grand Slam empat kali dan ibu tiga anak Kim Clijsters baru saja mengumumkan akan kembali mengikuti tur tahun depan, namun Li Na mengatakan ia tidak akan meniru petenis Belgia itu.

“Seratus persen, tinggal di rumah,” katanya. “Jauh lebih mudah, tidak banyak tekanan. Setidaknya di rumah Anda melakukan sesuatu dan tidak ada yang tahu. Tapi di lapangan tenis, jika Anda membanting raket, seluruh dunia tahu.”

Li mengakui kangen dengan “perjuangan dan kompetisinya” namun ia gembira jauh dari tekanan sirkuit tenis dan mengatakan ia tidak akan memaksa anak-anaknya mengambil olahraga.

Baca juga: Li Na selalu bermimpi menjadi ibu rumah tangga

“Pertama Anda ingin menumbuhkan minat pada olahraga. Ketika seorang anak dengan tulus tertarik pada sesuatu, Anda bahkan tidak perlu mendorong mereka untuk melakukan sesuatu. Jika Anda memaksa mereka untuk melakukan sesuatu, hasilnya tidak akan baik,” kata Li.

Pada kesempatan yang sama Li Na mengatakan bahwa negaranya sangat membutuhkan figur petenis putra yang bisa menjadi panutan.

Li memunculkan minat pada tenis di seluruh negeri China yang belum pernah terjadi sebelumnya, setelah ia menjadi petenis Asia pertama yang menjadi juara nomor tunggal Grand Slam pada French Open 2011. Ia pensiun pada 2014 setelah menambahkan gelar besar keduanya pada Australia Open tahun itu.

Saat ini terdapat empat petenis putri China yang berada pada 50 peringkat teratas dunia. Namun petenis putra peringkat teratas negeri itu, Bai Yan, berada pada ranking 222 dalam ATP Tour.

“Saya berharap kelompok putra bekerja dengan baik. Itu akan hebat,” kata Li kepada reporter pada turnamen WTA Tour Wuhan Open di kota tempat tinggalnya pekan ini, tempat diselenggarakan upacara khusus untuk merayakan masuknya dia ke dalam International Tennis Hall of Fame.

“Saya kira untuk putra, mereka membutuhkan satu pemain untuk tumbuh dan menunjukkan kepada semua orang ‘saya berhasil’ dan memberi percaya diri bagi atlet muda lainnya.”

Baca juga: Li Na: tidak ada penyesalan

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tsonga buat sejarah di Metz

Jakarta (ANTARA) – Jo-Wilfried Tsonga membuat sejarah dengan menjadi pemain putra pertama yang memenangkan empat gelar pada Moselle Open di Metz, Prancis, Minggu, setelah mengalahkan Aljaz Bedene 6-7(4), 7-6(4), 6-3.

Petenis Prancis berusia 34 tahun itu meningkatkan rekornya menjadi 4-1 pada final turnamen ATP 250 tersebut setelah meraih kemenangan dalam dua jam dan 47 menit.

Ia menjadi petenis Prancis kesembilan yang menjadi juara dalam 11 edisi terakhir turnamen tersebut. Sejak gelar yang diraih Gael Monfils pada 2009, hanya David Goffin (2014) dan Peter Gojowczyk (2017) adalah petenis dari luar Prancis yang menjadi juara di Metz.

“Secara mental, saya sangat kuat. Saya melakukan servis dengan sangat baik ketika saya memerlukannya,” kata Tsonga. “Pertandingannya sama sekali tidak mudah. Aljaz adalah pemain yang sangat baik dan ini pertandingan yang lama, saya sudah pasti gembira menang di sini lagi,” katanya dikutip dari laman ATP Tour, Senin.

Tsonga sekarang sudah memenangi 10 dari 18 trofi ATP Tour-nya di negara sendiri. Juara empat kali di Metz itu juga memiliki tiga mahkota Marseille (2009, 2013, 2017), bersama gelar individual di Rolex Paris Masters 2008, Open Parc Auvergne-Rhone-Alpes Lyon 2017 dan Open Sud de France tahun ini.

Baca juga: Tsonga raih gelar di Montpellier

Baca juga: Tsonga menangi gelar Rotterdam setelah kalahkan Goffin

Kemenangan tersebut terjadi satu tahun setelah Tsonga kembali ke ATP Tour di Metz, menyusul absen tujuh bulan karena operasi lutut kiri.

Setelah set pertama yang ketat, Bedene membuktikan diri sebagai pemain yang lebih solid pada tiebreak. Petenis berusia 30 tahun itu dengan cepat melaju untuk memimpin 4/0, memanfaatkan serangkaian kesalahan forehand Tsonga sebelum memenangi set tersebut dengan menekan petenis Prancis itu dengan maju ke depan net.

Namun, forehand Tsonga terbukti menjadi faktor penting pada tiebreak berikutnya, ketika petenis Prancis itu memaksakan set penentuan dengan serangkaian pukulan keras untuk menyamakan kedudukan. Tsonga membawa pola pikir menyerang itu ke set penentuan, memenangi 14 poin pertama untuk memimpin 3-0, sebelum meraih kemenangan dengan poin kemenangan pertamanya melalui forehand winner menyilang.

“Ini pertandingan yang sangat sulit. Saya tetap tenang, fokus pada melakukan yang dasar dengan baik dan menunggu momen yang tepat untuk mengubah reli,” kata Tsonga.

Bedene sedang mengejar trofi level tur pertamanya dalam pertandingan final keempatnya. Petenis Slovenia itu mengalahkan dua lawan unggulan – Gilles Simon dan Benoit Paire — untuk mencapai final pertamanya sejak Argentina Open Februari lalu.

“Saya hanya kehilangan dua servis pekan ini, jadi mungkin servis terbaik saya sepanjang karir,” kata Bedene. “Saya punya peluang hari ini. Saya memperoleh satu set, 4-3 dan satu break point. Ia melakukan servis dengan baik dan saya memilih sisi yang salah, tapi ini ketat dan mungkin hasilnya bisa ke mana saja. Saya kecewa. Saya ingin menang, tetapi saya sangat gembira dengan pekan ini.”

Tsonga memperoleh 250 poin Ranking ATP dan mendapat hadiah uang 90.390 euro, sedangkan Bedene memproleh 150 poin Ranking ATP dan hadiah uang 48.870 euro.

Baca juga: Tim Eropa juara Laver Cup ketiga kalinya

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tim Eropa juara Laver Cup ketiga kalinya

Jakarta (ANTARA) – Alexander Zverev memenangkan Laver Cup bagi tim Eropa ketika ia mengalahkan petenis Kanada Milos Raonic pada hari terakhir turnamen yang berlangsung selama tiga hari di Palexpo Arena, Jenewa, Minggu, memastikan tim tersebut menjuarai Laver Cup untuk ketiga kalinya berturut-turut.

Dengan Roger Federer dan Rafa Nadal, yang keduanya memenangi 39 Grand Slam secara keseluruhan, berada di bangku suporter, Zverev menunjukkan ketenangan yang luar biasa untuk menang 6-4, 3-6, 10-4 dan memberi tim Bjorn Borg kemenangan 13-11.

Karena Nadal terpaksa keluar dengan cedera tangan sebelumnya dan Federer menderita kekalahan pada nomor ganda, tampaknya tim John McEnroe, Tim Dunia, akan merebut gelar untuk pertama kalinya sejak even tersebut dimulai pada 2017.

Namun, setelah Federer mengalahkan John Isner untuk memperkecil selisih angka, petenis Jerman Zverev mengalahkan Raonic pada pertandingan terakhir, Minggu.

Setelah melepaskan forehand winner, sebagian besar dari 17.000 penonton “meledak” dan Zverev tertimbun di bawah rekan-rekan setimnya ketika Federer, Nadal, Dominic Thiem, Stefanos Tsitsipas dan Fabio Fognini merayakan kemenangan ketiga berturut-turut bagi Eropa.
 

Meski demikian, pertandingan berlangsung sangat ketat ketika Tim Dunia memimpin 11-7 pada tengah hari.

Dengan masing-masing tiga poin bagi pemenang pertandingan Minggu, tim McEnroe membuat awal yang hebat ketika Jack Sock dan Isner mengalahkan Federer dan Tsitsipas di lapangan.

Petenis Amerika Taylor Fritz, yang masuk menggantikan Nick Kyrgios yang cedera, kemudian memperpanjang keunggulan timnya dengan mengalahkan Dominic Thiem 7-5, 6-7(3), 10-5.

Itu artinya, jika Federer kalah dari Isner, Tim Dunia akan memenangi gelar.

Namun, pendukung petenis Swiss itu bergemuruh setiap ia memperoleh winner, Federer mempertahankan rekor 100 persennya pada nomor tunggal even tersebut dengan meraih kemenangan 6-4, 7-6(3) sebelum bertahan di tepi lapangan untuk memberi dukungan bagi Zverev.

Federer, yang memenangi dua pertandingan tunggal selama akhir pekan itu termasuk pertandingan klasik melawan Kyrgios, mengatakan memenangi gelar di tempat tinggalnya adalah sebuah mimpi.

“Bagi kami, banyak sekali emosi. Ini merupakan rollercoaster yang luar biasa,” katanya, “Bjorn, Anda kapten yang hebat dan Rocket (Rod Laver), terima kasih sudah berada di sini hari ini.

“Itu membuatnya lebih spesial. Ini adalah akhir pekan impian bagi saya, bermain di Swiss. Terima kasih untuk semua kebisingan yang Anda buat, saya menyukai setiap momen,” tambahnya sebelum bergabung dengan timnya untuk menerima trofi dari petenis besar Australia Laver ketika potongan kertas biru menghujani lapangan.

Even tersebut diselenggarakan oleh ATP Tour untuk pertama kalinya tahun ini, akan digelar di Boston pada 2020, demikian Reuters.

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Daniil Medvedev juara St Petersburg Open

Jakarta (ANTARA) – Petenis peringkat empat dunia asal Rusia Daniil Medvedev meneruskan penampilan luar biasanya pada paruh kedua musim ini dengan menjuarai turnamen St Petersburg Open pada Minggu.

Dalam partai final  turnamen ATP 250 yang digelar di St Petersburg, Rusia, Medvedev yang berstatus unggulan pertama sukses menundukkan unggulan keempat asal Kroasia Borna Coric 6-3, 6-1, untuk merebut gelar ketiganya tahun ini dan yang keenam sepanjang kariernya.

Baca juga: Daniil Medvedev maju ke final St Petersburg Open untuk pertama kalinya

Petenis berusia 23 tahun yang tampil dalam lima partai final beruntun setelah Washington, Montreal, Cincinnati, dan US Open di New York, menjadi petenis Rusia pertama yang menjadi juara St Petersburg Open sejak Mikhail Youzhny 15 tahun lalu.

Daniil Medvedev mencuri angka dari servis Borna Coric dua kali dalam langkah memenangi set pertama dan mengencangkan dominasinya dalam pertandingan tersebut dengan melakukan break dua kali lagi pada set kedua.

Jika dapat mempertahankan penampilan bagusnya akhir-akhir ini, Daniil Medvedev akan menjadi penantang utama pada turnamen penutup musim ATP Finals pada November mendatang di London, yang baru pertama dia ikuti, demikian dilaporkan Reuters.

Baca juga: Nadal vs Medvedev, fakta dan angka

Baca juga: Runner-up US Open Medvedev mengaku berjuang keras

Baca juga: Federer akan jadi ujian pertama Murray di ATP Cup

Pewarta: Irwan Suhirwandi
Editor: Gilang Galiartha
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Karolina Muchova rebut gelar WTA pertamanya di Korea Open

Jakarta (ANTARA) – Petenis putri Republik Ceko Karolina Muchova merebut gelar WTA pertamanya dengan menundukkan petenis Polandia Magda Linette 6-1, 6-1 pada final turnamen Korea Open di Seoul, Minggu.

Petenis peringkat 45 dunia Karolina Muchova, yang sedang menikmati musim terbaik sepanjang kariernya setelah juga mencapai final di Praha, memenangi 90 persen poin pada servis pertamanya dan tidak pernah menghadapi satu break point pun dalam langkahnya meraih kemenangan tersebut.

Petenis berusia 23 tahun Karolina Muchova, yang menumbangkan petenis senegaranya Karolina Pliskova dalam laju dia menuju perempat final Wimbledon, memanfaatkan banyaknya kesalahan yang dilakukan Magda Linette yang tercatat melakukan tujuh double fault dalam pertandingan yang berlangsung selama 68 menit.

Kemenangan tersebut juga merupakan balas dendam yang manis bagi Karolina Muchova terhadap petenis peringkat 48 dunia Magda Linette, yang mengalahkanya pada perempat final Bronx Open bulan lalu untuk merebut gelar WTA pertamanya, demikian dilaporkan Reuters.

Baca juga: Muchova melenggang, Zhang terhenti di Bronx Open

Baca juga: AS Terbuka, Muguruza ditaklukkan petenis kualifikasi Muchova

Penerjemah: Irwan Suhirwandi
Editor: AA Ariwibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Danielle Collins singkirkan Venus Williams di Wuhan Open

Jakarta (ANTARA) – Petenis putri Amerika Serikat Danielle Collins menyingkirkan mantan petenis nomor satu dunia Venus Williams pada babak pertama turnamen tenis Wuhan Open di Wuhan, China, Minggu.

Danielle Collins, yang sebelumnya juga mengalahkan rekan senegaranya itu di Miami tahun lalu, melepaskan 32 winners untuk merebut kemenangan 7-5, 7-6(5) atas juara tujuh kali Grand Slam tersebut.

“Saya hanya mencoba untuk bermain poin demi poin, tidak terlalu banyak berpikir ke depan, Tetap di saat ini dan melakukan yang terbaik yang saya bisa,” kata Danielle Collins seperti dikutip Reuters.

Petenis berusia 26 tahun Danielle Collins pada pertandingan berikutnya akan menghadapi petenis unggulan kesembilan Aryna Sabalenka yang memperlihatkan kekuatan dan keseksamaannya untuk mengalahkan sesama petenis Belarus Aliaksandra Sasnovich 6-1, 6-2.

Mantan juara US Open Sloane Stephens juga melaju ke babak kedua dengan kemenangan 7-5, 6-4 atas petenis China Zhang Shuai, sementara petenis Prancis Caroline Garcia menundukkan Daria Kasatkina 6-2, 6-2.

Petenis lain yang mencapai semifinal adalah Dayana Yastremska, yang mengalahkan Ajla Tomljanovic 7-6(5), 6-2 dalam sebuah pertandingan ulang di final Hua Hin Februari lalu, dan Elena Rybakina yang menundukkan petenis harapan tuan rumah Zhu Lin 7-5, 2-6, 6-0.

Petenis Australia Ashleigh Barty menjadi unggulan teratas pada turnamen Wuhan Open yang juga diikuti Petra Kvitova, Caroline Wozniacki, dan Angelique Kerber.

Baca juga: Tekuk Collins, Kvitova melaju ke final Australia Terbuka

Baca juga: Petenis kualifikasi Collins ke semi final setelah tundukkan Venus

Penerjemah: Irwan Suhirwandi
Editor: AA Ariwibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Naomi Osaka juara Pan Pacific Open

Jakarta (ANTARA) – Petenis Jepang Naomi Osaka menjadi juara di kota kelahirannya setelah mengalahkan petenis Rusia Anastasia Pavlyuchenkova pada final Pan Pacific Open, Minggu.

Menurut laman resmi WTA Tour, pada final turnamen yang digelar di Osaka, Jepang itu, Naomi Osaka menang dua set langsung atas Pavlyuchenkova 6-2, 6-3 dalam waktu satu jam sembilan menit.

Osaka yang sekarang menempati peringkat empat dunia, dua kali menjadi runner-up ketika kejuaraan ini digelar di Tokyo, pada 2016 dan 2018.

Baca juga: Naomi Osaka umumkan perpisahan dengan pelatih, kedua kalinya tahun ini

Namun begitu turnamen tersebut dipindah ke kota kelahiran Osaka, juara dua kali Grand Slam (US Open 2018 dan Australia Open 2019) itu meraih gelar tanpa kehilangan satu set pun sepanjang pekan ini.

Mantan petenis nomor satu dunia itu belum pernah meraih gelar sejak ia memenangi Australia Open pada Januari lalu, namun pada Minggu (22/9) ia memastikan gelar dengan menyingkirkan peringkat 41 dunia Pavlyuchenkova, runner-up 2017, hanya dalam waktu satu jam lebih.

Baca juga: Naomi Osaka berusaha “move on” setelah tersingkir di US Open

Kemenangan Osaka ini juga membalaskan kekalahannya dari Pavlyuchenkova pada pertemuan sebelumnya di Hong Kong pada 2017.
 

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Lanjutan Laver Cup, Tim Eropa memimpin 7-5 atas Tim Dunia

Jakarta (ANTARA) – Tim Eropa memimpin 7-5 atas Tim Dunia pada turnamen tenis Laver Cup setelah Roger Federer mempertahankan rekor 100 persennya pada turnamen tersebut saat melawan Nick Kyrgios dengan kemenangan 6-7 (5), 7-5, 10-7, Sabtu waktu setempat.

Namun, Tim Dunia kemudian membalas pada nomor ganda untuk memperpanjang keberadaan mereka dalam turnamen tersebut.

Bermain di hadapan 17.000 penonton di Geneva, favorit tuan rumah Federer mengalahkan petenis Australia Kyrgios untuk ketiga kalinya dalam tiga edisi sebelum Rafael Nadal memperpanjang keunggulan Tim Eropa dengan mengalahkan Milos Raonic 6-3, 7-6(1) pada sesi malam.

“Set pertama sangat ketat sehingga sulit untuk kalah,” kata 20 kali juara Grand Slam Federer dikutip Reuters, Minggu.

Baca juga: Terpaut satu gelar, Federer tak merasa terancam Nadal

“Penonton bisa merasakannya, saya bisa merasakannya. Saya perlu mendapat energi tapi Anda tidak bisa melakukannya jika Anda tidak memainkan pukulan-pukulan yang bagus dan Nick bermain sangat baik.

“Saya hanya berusaha untuk tetap fokus. Jika Anda bisa mengubah momentumnya, penonton akan kembali ke dalamnya dan lain kali saya perlu penyumbat telinga, ini fenomenal.”

Namun, Nadal dan pasangan gandanya Stefanos Tsitsipas kalah 4-6, 6-3, 6-10 oleh Kyrgios dan Jack Sock pada pertandingan terakhir hari itu, saat Tim Dunia memperkecil keunggulan Tim Eropa menjadi 7-5.

Tim pertama yang mencapai 13 poin akan menjadi juara, dengan masing-masing kemenangan memperoleh tiga poin pada Minggu.

John Isner mencetak kemenangan 6-7(2), 6-4, 10-1 atas petenis Jerman Alexander Zverev pada pertandingan pembuka hari kedua untuk membantu Tim Dunia menyamakan kedudukan dengan Tim Eropa masing-masing tiga poin.

Dengan perebutan dua poin untuk meraih kemenangan pada hari kedua turnamen Laver Cup di Geneva, Zverev semula tampaknya akan memperpanjang keunggulan Eropa yang susah memimpin 3-1 pada Jumat, setelah memenangi set pertama yang ketat pada tiebreak.

Namun, si jangkung Isner berjuang untuk bangkit pada set kedua dan mematahkan servis untuk memimpin 5-4, kemudian memaksakan set penentuan yang ia dominasi.

“Saya tidak melakukan terobosan pada servisnya sama sekali dan ia pemain yang lebih baik dalam 85 persen pertandingan tersebut,” kata petenis Amerika Isner.

“Tentu saja, saya mendapat sedikit keberuntungan pada kedudukan 4-4 namun begitu saya memimpin 5-4, saya mempunyai banyak momentum, dan saya pikir saya menunjukkan itu pada tiebreak.”

Baca juga: Federer bawa Eropa pimpin 5-3 setelah tekuk Kyrgios

Baca juga: Fognini siap buat debut di Laver Cup

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Daniil Medvedev maju ke final St Petersburg Open untuk pertama kalinya

Jakarta (ANTARA) – Petenis favorit tuan rumah, Daniil Medvedev melangkahkan kakinya menuju final pertamanya pada turnamen St Petersburg Open, setelah mengalahkan petenis Belarus Egor Gerasimov 7-5, 7-5 pada babak semifinal, Sabtu (Minggu WIB).

Dengan kemenangan tersebut, petenis berusia 23 tahun itu telah berhasil melenggang ke partai final untuk kelima kalinya secara beruntun pada musim ini, menyamai Roger Federer, Rafael Nadal, Andy Murray, dan Novac Djokovic.

Pada pertandingan yang berlangsung 90 menit itu, Medvedev berhasil mematahkan servis Gerasimov pada gim ke-11 set pertama. Kemudian keduanya pun saling melakukan break pada set kedua. Namun Medvedev kembali melakukan break pada gim ke-11 dan merebut poin di set kedua, demikian dilaporkan laman resmi ATP.

“Saya sangat senang bisa masuk final pertama kalinya di negara saya sendiri. Saya datang kemari untuk memenangi turnamen ini. Saya tidak sabar untuk final nanti. Lawan yang kuat dan saya harap bisa mengatasi dia dengan baik besok,” kata Medvedev seperti dikutip laman ATP tour.

Daniil Madvedev sudah memenangi 20 dari 23 pertandingan dalam turnamen-turnamen lapangan keras di Amerika Utara dan empat kali beruntun mencapai final, yakni di Washington, Montreal, Cincinnati, dan US Open di Flushing Meadows. Dari empat final tersebut, Medvedev menjadi juara di Cincinnati.

Pada final Minggu nanti, Medvedev akan berhadapan dengan petenis Kroasia Borna Coric yang telah menumbangkan petenis Portugal Joao Sousa, dan menempatkan diri pada final pertamanya di ATP tour 2019.

Daniil Medvedev akan berusaha untuk menjadi petenis Rusia pertama yang memenangi St Petersbug Open setelah Mikhail Youzhny pada 2004 silam.

Baca juga: Daniil Medvedev maju ke semifinal St Petersburg Open

Baca juga: Daniil Medvedev melaju ke babak perempat final St Petersburg Open

Pewarta: Shofi Ayudiana
Editor: Aris Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Federer bawa Eropa pimpin 5-3 setelah tekuk Kyrgios

Jenewa, Swiss (ANTARA) – Roger Federer menyingkirkan Nick Kyrgios lewat tie-break super yang membuat Eropa memimpin 5-3 atas Tim Dunia setelah sesi pembuka pada hari kedua Piala Laver di Jenewa, Sabtu.

Juara Grand Slam 20 kali yang memenangkan pertandingan pertama bersama Alexander Zverev dalam nomor ganda putra Jumat itu mengalahkan petenis Australia itu dengan 6-7 (5/7), 7-5, 10-7.

Tim juara bertahan Piala Laver yang dikapteni Bjorn Borg ini disamakan Tim Dunia ketika John Isner menang melawan Zverev.

Federer yang berusia 38 tahun itu memenangkan dua game terakhirnya melawan Kyrgios dakan straight set, tetapi menyerah pada set pembuka lewat tie-break.

Tetapi dia berbalik menyamakan kedudukan lewat tie break pada game 11 set kedua, sebelum memenangkan reli panjang dengan super tie-break untuk merebut set ketiga.

Setelah ini Rafael Nadal akan menghadapi Milos Raonic dalam nomor tunggal sebelum bermitra dengan Stefanos Tsitsipas guna menantang Kyrgios dan Jack Sock pada ganda putra.

Sebelumnya pada hari yang sama, Isner bangkit untuk berbalik mengalahka Zverev 6-7 (2/7), 6-4, 10-1 sehingga Tim Dunia menyamakan kedudukan 3-3 atas Eropa setelah memimpin 2-0 oada hari pertama turnamen.

“Tim Dunia lagi bagus dan kami ke sini untuk juara, oleh karena itu mari lanjutkan,” kata Isner seperti dikutip AFP.

Sistem poin untuk turnamen ini adalah satu poin diberikan untuk setiap satu kemenangan pada hari pertama, dua poin untuk hari kedua, dan tiga poin untuk hari ketiga atau hari terakhir, esok Minggu.

Tahun ini adalah pertama kalinya turnamen ini digelar sejak masuk kalender ATP Tour.

Eropa menjuarai edisi 2018 dengan 13-8 di Chicago.

Baca juga: Terpaut satu gelar, Federer tak merasa terancam Nadal

Baca juga: Federer akan jadi ujian pertama Murray di ATP Cup

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Aris Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ungguli Stosur, Sofia Kenin juara di Guangzhou

Jakarta (ANTARA) – Petenis Amerika Sofia Kenin berjuang bangkit dari kehilangan satu set untuk mengatasi mantan juara US Open Samantha Stosur 6-7(4), 6-4, 6-2 dan memenangi gelar Guangzhou International Women’s Open, Sabtu.

Ini merupakan gelar ketiga musim ini bagi petenis berusia 20 tahun Kenin menyusul kemenangan di Hobart dan Mallorca namun unggulan ketiga itu dibuat bekerja keras oleh petenis Australia yang mengikuti turnamen melalui wildcard, yang memainkan final tunggal pertamanya dalam dua setengah tahun.

Baca juga: Stosur mengundurkan diri dari AS Terbuka

Seperti disiarkan Reuters, Sofia Kenin melaju untuk memimpin 4-2 sebelum petenis berusia 35 tahun Stosur, yang peringkatnya turun ke urutan 129 dunia, bangkit untuk memenangi set pembuka melalui tiebreak.

Petenis peringkat 20 dunia Kenin, yang mencapai babak 16 besar pada French Open tahun ini, menyadari dirinya hanya kurang dua gim dari kekalahan pada kedudukan 4-4 pada set kedua, namun meningkatkan kecepatannya untuk membawa pertandingan menuju set penentuan.

Stosur tidak mampu menyamai intensitas lawannya yang lebih muda dan harapannya meraih gelar tunggal pertama sejak kemenangannya di Strasbourg dua tahun lalu pupus ketika Kenin melaju untuk memimpin 5-1 sebelum menutup pertandingan melalui servisnya.

Baca juga: Serena Williams tersingkir dari putaran ketiga di tangan Sofia Kenin

Baca juga: Drama tiebreak menangkan Stosur ke semifinal Prancis Terbuka

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Naomi Osaka melaju ke final Pan Pacific di kota asalnya

Jakarta (ANTARA) – Petenis Jepang Naomi Osaka mencapai final Pan Pacific Open setelah mengalahkan Elise Mertens dari Belgia, Sabtu, menggetarkan para penggemarnya di kota kelahirannya di Jepang.

Unggulan teratas Naomi Osaka mengalahkan unggulan sembilan Mertens 6-4, 6-1 di Osaka, Jepang barat, untuk mencapai final pertamanya sejak menjuarai Australia Open.

Baca juga: Naomi Osaka raih kemenangan pertama di kota kelahirannya

Kedua pemain mempertahankan servis mereka pada set pertama sampai Osaka mematahkan servis Mertens pada gim ke-10.

Osaka (21), melanjutkan performanya pada set kedua, dan setelah kedua pemain saling mematahkan servis, ia memenangi empat gim terakhir pertandingan tersebut untuk meraih kemenangan dalam waktu sekitar satu jam.

“Ini agak kasar seperti beberapa bulan terakhir sehigga saya sangat senang karena saya berhasil mencapai final,” katanya dikutip AFP, Sabtu.

Ia berusaha untuk tetap tenang karena petenis Belgia berusia 23 tahun itu adalah “pemain yang luar biasa dan sangat sulit untuk memukul bola,” katanya.
  Naomi Osaka (Photo by Kenzo TRIBOUILLARD / AFP) (AFP/KENZO TRIBOUILLARD)

Sebelumnya pada hari yang sama, Osaka mengalahkan Yulia Putintseva dalam dua set langsung, bahkan saat ia tertipu oleh pukulan slice dan drop shot petenis Kazakhstan itu.

“Bagi saya, saya belajar banyak dari ketika saya melawan dia di Wimbledon, dan saya tahu bahwa lapangan keras adalah tempat saya merasa paling nyaman,” kata Osaka kepada pers setelah mengalahkan Putintseva.

Pekan lalu, Osaka mengumumkan perpisahan dengan pelatihnya, perpisahan keduanya tahun ini saat ia berjuang untuk mengembalikan performanya setelah peringkat dunianya turun dari posisi puncak ke urutan keempat.

Baca juga: Naomi Osaka umumkan perpisahan dengan pelatih, kedua kalinya tahun ini

Osaka sudah mengejutkan dunia tenis ketika ia mengumumkan bahwa ia berpisah dengan pelatih Sascha Bajin, yang mengawasi peningkatannya yang menakjubkan untuk memenangi dua Grand Slam — gelar US Open pada 2018 dan Australia Open pada Januari.

Penantangnya pada final adalah Anastasia Pavlyuchenkova dari Rusia (28), yang menyingkirkan mantan peringkat satu dunia Angelique Kerber dari Jerman dengan kemenangan 6-3, 6-3.
 

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Daniil Medvedev maju ke semifinal St Petersburg Open

Jakarta (ANTARA) – Petenis unggulan pertama Daniil Medvedev maju ke semifinal St Petersburg Open pada Jumat, setelah mengalahkan sesama petenis Rusia Andrey Rublev 6-4, 7-5 pada perempat final.

Petenis peringkat empat dunia Daniil Medvedev mencatat 12 ace dan memenangi 70 persen poin pengembalian servis kedua untuk mengalahkan petenis unggulan kelima Rublev dalam waktu satu jam 41 menit, demikian dilaporkan laman resmi ATP.

Daniil Medvedev yang berusia 23 tahun meningkatkan catatan kemenangannya atas Rublev menjadi 2-0 setelah juga mengalahkan dia pada turnamen di Cincinnati dalam perjalanan memenangi gelar ATP Masters 1000 untuk pertama kalinya.

Baca juga: Daniil Medvedev melaju ke babak perempat final St Petersburg Open

Daniil Madvedev sudah memenangi 20 dari 23 pertandingan dalam turnamen-turnamen lapangan keras di Amerika Utara dan empat kali beruntun mencapai final, yakni di Washington, Montreal, Cincinnati, dan US Open di New York.

Kini Daniil Medvedev akan berusaha untuk mencapai final kelimanya saat dia bertemu dengan petenis Belarusia Egor Gerasimov pada semifinal yang akan dipertandingkan Sabtu waktu setempat.

Petenis 26 tahun Gerasimov menjungkalkan semifinalis US Open Matteo Berrettini dari Italia dengan skor 7-6 (5), 7-6 (3), untuk mencapai semifinal pertamanya pada ATP Tour.

Baca juga: Mikhail Kukushkin ke perempat final St Petersburg Open

Tiket semifinal lainnya direbut petenis unggulan kelima asal Kroasia Borna Coric setelah pada perempat final mengalahkan unggulan delapan Casper Ruud dari Norwegia 3-6, 7-5, 6-3.

Pada semifinal nanti Coric yang berusia 22 tahun itu akan menghadapi petenis Portugal Joao Sousa, yang menundukkan unggulan keenam dan juara 2010 Mikhail Kukushkin dari Kazakhstan 7-6 (8), 6-2.

Pewarta: Irwan Suhirwandi
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Daniil Medvedev melaju ke babak perempat final St Petersburg Open

Jakarta (ANTARA) – Petenis Rusia unggulan pertama Daniil Medvedev meraih kemenangan pada babak kedua turnamen St Petersburg Open dengan mengalahkan petenis senegaranya Evgeny Donskoy 7-5, 6-3, sehingga melaju ke babak perempat final di ajang tersebut,  Kamis.

Ini merupakan pertandingan pertama petenis peringkat empat dunia Daniil Medvedev sejak memaksa Rafael Nadal bermain lima set pada final turnamen US Open di New York 8 September lalu.

Petenis berusia 23 tahun ini sudah memenangi 20 dari 23 pertandingan pada turnamen-turnamen lapangan keras di Amerika Utara dan empat kali mencapai final secara berturut-turut, di Washington, Montreal, Cincinnati, dan New York.

Medvedev mencapai final Grand Slam pertamanya di US Open dan dalam prosesnya dia juga memastikan diri lolos untuk pertama kalinya ke ATP Finals. Turnamen penutup musim tersebut akan digelar di London pada 10-17 November mendatang.

Di St Petersburg, Daniil Medvedev pada pertandingan selanjutnya di perempat final akan menghadapi rekan senegaranya unggulan kelima Andrey Rublev, yang pada babak kedua mengalahkan petenis Lithuania Ricardas Berankis 6-4, 6-7 (5), 6-1.

Seperti dilaporkan laman ATP, Medvedev dan Rublev sebelumnya pernah bertemu awal tahun ini pada turnamen ATP Masters 1000 di Cincinnati. Medvedev saat itu menang dalam langkah dia meraih gelar pertama Masters 1000.

Pada pertandingan lain di St Petersburg, petenis Portugal Joao Sousa menumbangkan petenis unggulan kedua asal Rusia Karen Khachanov 7-6 (2), 6-4 untuk mencapai perempat final turnamen ATP 250 tersebut.

Joao Sousa yang berusia 30 tahun itu pada pertandingan selanjutnya akan menghadapi petenis Kazakhstan Mikhail Kukushkin, yang mengalahkan Damir Dzumhur dari Bosnia pada Rabu.

Petenis Italia Matteo Berrettini juga maju ke perempat final setelah mengalahkan petenis Spanyol Roberto Carballes Baena 6-1, 6-2 dalam waktu 56 menit.

Pada perempat final Berrettini yang berusia 23 tahun dan pada tahun ini sudah memenangi dua gelar ATP Tour akan menghadapi petenis Belarus Egor Gerasimov.

Perempat final lainnya di St Petersburg Open akan mempertemukan petenis unggulan keempat asal Kroasia Borna Coric dan petenis unggulan kedelapan asal Norwegia Casper Ruud.

Pewarta: Irwan Suhirwandi
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kiki Bertens tersingkir pada babak kedua Toray Pan Pacific Open

Jakarta (ANTARA) – Petenis unggulan kedua asal Belanda Kiki Bertens tersingkir pada babak kedua turnamen Toray Pan Pacific Open di Osaka, Jepang, Kamis, dikalahkan oleh petenis Rusia Anastasia Pavlyuchenkova 1-6, 5-7.

Petenis peringkat delapan dunia Kiki Bertens mengawali pertandingan dengan lambat dan tertinggal 0-4 pada set pertama setelah melakukan lima kali double fault dalam dua gim.

Bertens sempat bangkit dengan baik untuk berbagi angka dengan Pavlyuchenkova pada empat gim pertama set kedua, tapi kemudian dia kehilangan angka dari servisnya pada gim kelima setelah gagal membendung pukulan backhand mematikan yang dilepaskan lawannya itu.
  Kiki Bertens mengepalkan tangannya setelah mengalahkan Angelique Kerber pada pertandingan WTA Finals yang dimainkan di Singapura pada 22/10/2018. (Instagram/kikibertens)

Baca juga: Naomi Osaka raih kemenangan pertama di kota kelahirannya

Pavlyuchenkova mengonversi satu break point lainnya untuk merebut kemenangan ketiganya atas Bertens dalam 12 bulan terakhir. Dia melaju ke perempat final untuk menghadapi petenis Jepang Misaki Doi.

Pada pertandingan lain, unggulan ketiga Sloane Stephens, yang tidak pernah mencapai perempat final sejak French Open Mei lalu, juga harus pulang lebih awal setelah ditundukkan petenis Italia Camila Giorgi 0-6, 3-6.

Meskipun hanya mendaratkan 38 persen servis pertamanya dalam pertandingan itu, petenis bukan unggulan Giorgi memanfaatkan peluang saat bermain dan memenangi delapan gim pertama.

Petenis peringkat satu Italia tersebut mencatat 23 winner dan 21 unforced error untuk membukukan tempat di perempat final ketiganya dalam enam turnamen terakhir dia dan akan menghadapi petenis Belgia Elise Mertens, demikian dilaporkan Reuters.

Baca juga: Madison Keys ke babak kedua Toray Pan Pacific Open

Pewarta: Irwan Suhirwandi
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Mikhail Kukushkin ke perempat final St Petersburg Open

Jakarta (ANTARA) – Petenis unggulan keenam asal Kazakhstan Mikhail Kukushkin melangkah ke perempat final turnamen St Petersburg Open setelah meraih kemenangan dua set langsung pada babak kedua, Rabu.

Petenis peringkat 57 dunia Kukushkin yang menjadi juara St Petersburg pada 2010 pada babak kedua menyingkirkan juara 2017 Damir Dzumhur dari Bosnia 7-6 (2), 6-2 dalam waktu satu jam 41 menit, demikian dilaporkan laman resmi ATP.

Lawan Kukushkin pada perempat final nanti adalah pemenang pertandingan babak kedua lainnya antara unggulan kedua Karen Khachanov dari Rusia dan Joao Sousa yang baru akan bertanding pada Kamis.

Sebelumnya, Joao Sousa yang asal Portugal pada babak pertama mengalahkan petenis Slowakia Jozef Kovalik dengan skor 6-2, 6-3, sementara Khachanov langsung tampil di babak kedua setelah mendapat bye.

Satu tempat lainnya di perempat final direbut petenis kualifikasi asal Belarus Egor Gerasimov, yang pada babak kedua menjungkalkan unggulan ketujuh dari Prancis Adrian Mannarino 6-3, 6-1.

Pada pertandingan lain di babak pertama, petenis berusia 20 tahun Casper Ruud dari Norwegia meraih kemenangan pertamanya pada turnamen indoor ATP Tour setelah mengalahkan petenis Kazakhstan Alexander Bublik 6-7 (3), 6-4, 6-2.

Lawan Ruud di babak kedua nanti adalah Salvator Caruso, yang meraih kemenangan 2-6, 6-3, 6-3 dalam pertarungan sesama petenis Italia dengan Thomas Fabbiano.

Unggulan pertama Daniil Medvedev asal Rusia yang finalis US Open baru akan memainkan pertandingan babak kedua Kamis ini melawan petenis senegaranya yang mendapat wild card Evgeny Donskoy.

Pertandingan nanti akan menjadi pertandingan pertama bagi Daniil Medvedev setelah kekalahannya dari petenis Spanyol Rafa Nadal pada final turnamen US Open di New York pada 8 September lalu.

Baca juga: Andrey Rublev kerja keras ke babak kedua St Petersburg Open

Baca juga: Menang dua kali, Pliskova mulus ke semifinal Zhengzhou

Pewarta: Irwan Suhirwandi
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Naomi Osaka raih kemenangan pertama di kota kelahirannya

Jakarta (ANTARA) – Petenis unggulan pertama Naomi Osaka meraih kemenangan pertama di kota kelahirannya setelah mengalahkan petenis kualifikasi asal Bulgaria Viktoriya Tomova 7-5, 6-3 pada Rabu, sekaligus membukukan tempat di perempat final turnamen Toray Pan Pacific Open yang tahun ini diselenggarakan di Osaka, Jepang.

Petenis putri peringkat empat dunia itu sedang memburu gelar juara Toray Pan Pacific Open pertamanya setelah menempati posisi kedua pada turnamen 2016 dan tahun lalu, saat turnamen level Premier itu digelar di Tokyo.

“Saya sangat gugup bermain pada pertandingan pertama ini, karena saya merasa seperti sangat ingin menang. Setelah saya menang, saya merasa lega, dan juga saya kira senang dengan bagian-bagian tertentu permainan saya,”kata Osaka kepada pers seperti dilansir laman resmi WTA.

“Saya selalu merasa lebih baik di sini. Tentu saja, akan selalu ada perasaan tertekan, tapi bagi saya, saya tidak merasakan tekanan dari kota tempat saya berada. Saya merasakan tekanan dari posisi saya – dari saya, bukan dari lokasi. Jadi itu tidak pernah menjadi sebuah faktor bagi saya,” kata Osaka.

Setelah awal pertandingan yang menantang di mana dia dua kali kehilangan angka dari servisnya, Osaka akhirnya bangkit untuk meraih kemenangan atas petenis peringkat 181 itu setelah bertanding selama satu setengah jam.

Mantan petenis nomor satu dunia itu mencatat 40 winner, termasuk 13 ace yang keras, 27 unforced error, dan mengonversi lima dari delapan break point.

Pada perempat final nanti, Osaka berpotensi menghadapi petenis yang sedang dalam penampilan bagus Yulia Putintseva. Tapi Putintseva yang asal Kazakhstan itu harus lebih dulu mengalahkan petenis kualifikasi asal Rusia Varvara Flink pada babak kedua yang baru akan dipertandingkan Kamis.

Jika bertemu Putintseva, Osaka kemungkinan akan menghadapi tugas berat karena dari tiga pertemuannya, Osaka selalu menelan kekalahan, termasuk di lapangan rumput Wimbledon dan Birmingham awal tahun ini.

Baca juga: Naomi Osaka putus hubungan dengan Jenkins

Baca juga: Naomi Osaka berusaha “move on” setelah tersingkir di US Open

Pewarta: Irwan Suhirwandi
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Andrey Rublev kerja keras ke babak kedua St Petersburg Open

Jakarta (ANTARA) – Petenis Rusia Andrey Rublev harus bekerja keras untuk maju ke babak kedua turnamen St Petersburg Open pada Selasa, setelah bangkit dari kekalahan set pertama untuk mengalahkan petenis Belarus Ilya Ivashka 4-6, 6-0, 6-4.

Bermain untuk pertama kalinya sejak mencapai babak keempat US Open, petenis unggulan kelima Rublev merebut tiga gim beruntun setelah tertinggal 3-4 pada set ketiga untuk memperbaiki rekor menang-kalahnya menjadi 23-14 pada turnamen level Tour tahun ini, demikian dilaporkan laman resmi ATP.

Baca juga: Kyrgios dipaksa angkat koper lebih cepat oleh Rublev

Baca juga: Nadal ke semifinal AS Terbuka setelah “sekolahi” Rublev

Setelah berhasil menghindari kekalahan ketiganya pada babak pertama turnamen ATP 250, Rublev maju ke babak selanjutnya untuk menghadapi Ricardas Berankis untuk memperebutkan satu tempat di delapan besar.

Berankis yang asal Lithuania memenangi 81 persen poin servis pertamanya untuk mengalahkan Dudi Sela 6-3, 6-0 dalam waktu 60 menit.

Pertandingan nanti akan menjadi pertemuan pertama Berankis melawan Rublev, yang menjungkalkan Roger Federer di Cincinnati dan petenis Yunani Stefanos Tsitsipas di Flushing Meadows.

Pada pertandingan lain, petenis yang baru pertama kali tampil di St Petersburg Roberto Carballes Baena mengalahkan juara 2012 Martin Klizan asal Slowakia dengan skor 6-2, 7-5 untuk melaju ke babak kedua.

Petenis berusia 26 tahun asal Spanyol itu menjadi pemain kedua yang mengalahkan Klizan dalam 11 pertandingan di St Petersburg setelah bertanding selama 89 menit. Dia mengonversi lima dari delapan break point.

Pada pertandingan selanjutnya Carballes Baena akan menghadapi semifinalis US Open Matteo Berrettini dari Italia untuk memperebutkan satu tempat di perempat final.

Petenis Rusia Evgeny Donskoy akan menghadapi rekan senegaranya yang menjadi unggulan pertama Daniil Medvedev pada babak kedua. Petenis 29 tahun itu mengalahkan petenis Italia Matteo Viola 6-2, 6-1.
 

Pewarta: Irwan Suhirwandi
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Madison Keys ke babak kedua Toray Pan Pacific Open

Jakarta (ANTARA) – Petenis unggulan kelima asal Amerika Serikat Madison Keys melangkah ke babak kedua turnamen Toray Pan Pacific Open seusai mengalahkan petenis Rusia Dari Kasatkina dalam pertandingan babak pertama di Osaka, Jepang, Selasa.

Hasil itu sekaligus menajamkan rekor tidak terkalahkan Keys dalam enam pertemuan melawan Kasatkina. Keys, yang kini menempati peringkat 16 dunia, menundukkan petenis urutan 40 Kasatkina dalam waktu 75 menit untuk meraih kemenangan pertamanya dalam turnamen level Premier sejak melakukan debutnya pada 2013.

Baca juga: Madison Keys juara Cincinnati Masters

“Saya merasa senang. Saya selalu agak gugup menghadapi pertandingan pertama saya,” kata Keys setelah pertandingan usai seperti dikutip laman resmi WTA.

“Selalu sulit untuk keluar dari sana dan mengeluarkan semua ketegangan. Saya memulai pertandingan dengan sedikit lambat tapi saya sangat senang mendapatkan kemenangan ini,” ujarnya menambahkan.

Petenis AS itu tampil agresif selama pertandingan dengan mencatat mencatat 24 winner dibanding 4 kali yang dilakukan Kasatkina. Keys melakukan 30 unforced error, tapi Kasatkina juga melakukan 17 kesalahan sendiri, termasuk tujuh double fault. Namun Keys berhasil mengkonversi enam dari sepuluh break point untuk mempertahankan keunggulannya pada akhir setiap set.

“Bagi saya, kuncinya adalah pada akhir set pertama dan lebih lagi pada set kedua, saat servis saya semakin bagus. Itulah bagian besar kemenangan hari ini,” kata Keys.

Baca juga: Keys juarai Charleston setelah taklukkan Wozniacki

Keys maju ke babak kedua untuk menghadapi petenis kualifikasi Zarina Diyas dari Kazakhstan, yang menumbangkan juara Olimpiade 2016 Monica Puig dua set langsung pada Senin.

Pada satu-satunya pertemuannya melawan Diyas, Keys mencatat kemenangan pada pertandingan pada babak pertama Australia Open 2016.

Baca juga: Rybakina tembus peringkat 50 besar, Barty tetap nomor satu dunia

Baca juga: Karolina Pliskova lolos ke WTA Finals di Shenzhen

Pewarta: Irwan Suhirwandi
Editor: Gilang Galiartha
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Terpaut satu gelar, Federer tak merasa terancam Nadal

Jakarta (ANTARA) – Roger Federer tidak merasa terancam ataupun tertekan dengan koleksi gelar Grand Slam rivalnya, Rafael Nadal yang kini semakin dekat dengan rekor yang dimilikinya, ungkap pelatih Federer, Severin Luthi.

Petenis berusia 38 tahun asal Swiss itu di awal tahun ini unggul tiga gelar daripada Nadal. Namun sang petenis Spanyol itu tahun ini menambah dua gelar dari French Open dan US Open.

Dengan demikian, secara keseluruhan Nadal sudah mengumpulkan 19 gelar grand slam, yaitu 12 gelar di Roland Garros, satu titel di Australia Open, dua di Wimbledon, dan empat di US Open.

Terpaut satu gelar, Nadal belum pernah mendekati raihan Federer, yang masih menjadi petenis dengan gelar grand slam terbanyak, seperti sekarang ini.

Baca juga: Nadal raih gelar Grand Slam ke-19 dan dekati rekor Federer

Baca juga: Nadal samakan total kemenangan “Big Title” Djokovic dan Federer

“Tidak. Saya rasa dia tidak merasa tertekan (dengan Nadal yang bisa menyamai rekornya),” kata Luthi seperti dikutip Reuters.

“Dia fokus dengan dirinya sendiri. Dia sangat menghargai Nadal dan dia sadar apa pentingnya mempunyai banyak gelar. Saya tidak melihat dia tertekan. Dia tidak akan benar-benar hancur jika Nadal bisa meraih 20 gelar.”

Luthi yang sudah melatih Federer sejak 2007 itu mengatakan seharusnya para penggemar tenis bisa menikmati permainan dua petenis hebat itu daripada berambisi dan menduga-duga siapa di antara mereka berdua yang lebih unggul dan mengumpulkan lebih banyak gelar Grand Slam.

Sementara itu, Nadal pun tak ingin terlalu ngotot untuk bisa menyamai rekor Federer. Ia mengakui bahwa ia tidak mengejar rekor, tetapi ia termotivasi oleh kecintaannya pada tenis.

“Saya bermain tenis karena saya mencintainya. Saya bermain untuk bergembira,” kata Nadal.

“Saya akan senang menjadi orang yang memiliki lebih banyak (gelar), tetapi saya benar-benar percaya bahwa saya tidak akan lebih bahagia atau kurang bahagia jika itu tidak terjadi.”

Baca juga: “The Big Three” meriahkan ATP Cup perdana di Australia

Baca juga: Fakta perjalanan karir Rafael Nadal
 

Pewarta: Shofi Ayudiana
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rybakina tembus peringkat 50 besar, Barty tetap nomor satu dunia

Jakarta (ANTARA) – Keberhasilan petenis putri Kazakhstan Elena Rybakina ke final turnamen di Nanchang, China, akhir pekan lalu, membawa dia untuk pertama kalinya menembus peringkat 50 besar dunia, sementara petenis Australia Ashleigh Barty masih bertahan sebagai nomor satu dunia.

Dalam daftar peringkat WTA terbaru yang dikeluarkan pada Senin, petenis kelahiran Rusia Rybakina naik 20 tingkat ke peringkat 49 dunia yang merupakan peringkat tertinggi selama kariernya.

Petenis berusia 20 tahun itu menumbangkan unggulan keenam Viktorija Glolubic dalam penampilannya yang mengesankan pada turnamen di Nanchang itu, sebelum akhirnya dikalahkan Rebecca Peterson pada final.

Peterson yang asal Swedia yang menjadi juara pada turnamen itu berada tiga tingkat di bawah Rybakina setelah keberhasilannya mengangkat trofi pada turnamen itu menaikkan dia 26 tingkat ke peringkat 52 dunia.

Dalam daftar peringkat WTA terbaru tidak ada perubahan dalam 25 peringkat teratas saat para petenis papan atas mengambil waktu untuk beristirahat setelah bertarung di US Open.

Petenis Australia Ashleigh Barty masih bertahan di posisi nomor satu dunia, tapi keunggulan poinnya didekati oleh peringkat kedua Karolina Pliskova yang menjadi juara pada turnamen Zhengzhou Open. Pliskova yang asal Ceko itu juga dipastikan menjadi petenis kedua yang lolos ke turnamen WTA Finals di Shenzhen.

Berikut ini daftar peringkat 10 teratas petenis putri seperti disiarkan laman resmi WTA:

1. Ashleigh Barty (Australia)
2. Karolina Pliskova (Republik Ceko)
3. Elina Svitolina (Ukraina)
4. Naomi Osaka (Jepang)
5. Bianca Andreescu (Kanada)
6. Simona Halep (Rumania)
7. Petra Kvitova (Republik Ceko)
8. Kiki Bertens (Belanda)
9. Serena Williams (AS)
10. Belinda Bencic (Swiss)

Baca juga: Ferro menang di Lausanne, Rybakina juara di Bucharest

Baca juga: Unggulan kedua Barty disingkirkan Wang di US Open

Pewarta: Irwan Suhirwandi
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Federer akan jadi ujian pertama Murray di ATP Cup

Jakarta (ANTARA) – Roger Federer akan menjadi ujian pertama bagi Andy Murray pada awal musim depan, setelah Swiss diundi untuk menghadapi Britania Raya pada fase grup turnamen yang baru pertama kali digelar ATP Cup.

Mantan petenis nomor satu dunia Murray hanya memainkan sedikit pertandingan tunggal sejak menjalani operasi pada pangkal paha awal tahun ini, tapi dia lolos untuk turnamen yang berbasis negara itu dengan peringkat yang diproteksi.

Pada pekan lalu Murray mengatakan bahwa dia membutuhkan empat hingga lima bulan untuk mengimbangi kecepatan para pesaing lamanya Federer dan Rafa Nadal, dan dengan ATP Cup akan dimulai pada 3 Januari mendatang, akan banyak pekerjaan yang harus dihadapi Murray.

Seperti dilaporkan Reuters, Swiss dan Britania juga akan bertemu Belgia di Grup C di Sydney, seperti terungkap dalam acara pengundian turnamen itu di kota yang sama pada Senin.

Sebanyak 24 tim nasional akan bermain dalam enam grup yang masing-masing terdiri dari empat tim dengan menggunakan format round-robin. Para juara di grup masing-masing dan dua peringkat kedua terbaik dari keseluruhan grup, berhak maju ke ATP Cup Finals yang akan berlangsung di Sydney.

Sejauh ini sudah 18 tim yang lolos ke turnamen tersebut, dengan tuan rumah Australia juga menerima satu tempat.

Lima tim tersisa akan diumumkan setelah jendela kualifikasi kedua ditutup pada November mendatang.

Juara US Open Nadal akan mengawali turnamen tersebut di kota lain di negara itu, dengan Spanyol diundi bersama Jepang dan Georgia di Grup B yang akan berlangsung di Perth.

Juara Grand Slam 19 kali Nadal kemungkinan akan bertemu dengan petenis Jepang peringkat delapan dunia Kei Nishikori pada nomor tunggal.

Petenis nomor satu dunia Novak Djokovic mewarnai Grup B saat dia bermain untuk Serbia, yang akan bertemu Prancis dan Afrika Selatan di Brisbane.

Petenis muda Rusia Daniil Medvedev, yang pada final US Open dikalahkan Nadal, akan bermain di Grup D untuk Rusia melawan Amerike Serikat dan Italia.

Grup F terdiri dari Jerman, Yunani, Kanada, dan Australia, yang akan berlangsung di Brisbane dan menghadirkan para pemain muda berbakat.

Petenis Jerman peringkat enam dunia Alexander Zverev kemungkinan tampil pada nomor tunggal bersama petenis muda Yunani Stefanos Tsitsipas, dan petenis Australia Nick Kyrgios.

Berikut ini hasil undian pembagian grup ATP Cup:

Grup A – Serbia, Prancis, Afrika Selatan (Brisbane)

Grup B – Spanyol, Jepang, Georgia (Perth)

Grup C – Swiss, Belgia, Britania Raya (Sydney)

Grup D – Rusia, Italia, Amerika Serikat (Perth)

Grup E – Austria, Kroasia, Argentina (Sydney)

Grup F – Jerman, Yunani, Kanada, Australia (Brisbane)

Baca juga: “The Big Three” meriahkan ATP Cup perdana di Australia

Baca juga: Federer beberkan cederanya di perempat final US OpenBaca juga: Rafael Nadal bikin Federer tunda rencana pensiun

Pewarta: Irwan Suhirwandi
Editor: Aris Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Karolina Pliskova lolos ke WTA Finals di Shenzhen

Selalu menjadi tujuan saya lolos ke WTA Finals

Jakarta (ANTARA) – Petenis putri peringkat dua dunia Karolina Pliskova menjadi pemain tunggal kedua yang dipastikan lolos ke turnamen penutup musim WTA Finals di Shenzhen, setelah petenis nomor satu dunia Ashleigh Barty, kata WTA Tour, Senin.

Petenis Ceko berusia 27 tahun itu menjuarai turnamen yang baru pertama kali digelar Zhengzhou Open pada Minggu, yang menambah perolehan gelar yang dia raih di Brisbane, Roma, dan Eastbourne.

Pliskova akan tampil untuk keempat kalinya pada turnamen WTA Finals yang akan berlangsung pada 27 Oktober hingga 3 November yang menawarkan total hadiah uang 14 juta dolar AS.

Baca juga: Pliskova tundukkan Martic untuk juara di Zhengzhou
  Petenis Ceko Karolina Pliskova membawa pialanya usai mengalahkan petenis Jerman Angelique Kerber pada babak final turnamen tenis WTA Premier Eastbourne Internasional di Devonshire Park, Eastbourne, Inggris, Sabtu (29/6/2019). ANTARA FOTO/Reuters/Andrew Couldridge/djo/AWW

“Selalu menjadi tujuan saya lolos ke WTA Finals, dan saya bangga dapat melakukannya untuk keempat kalinya. Saya sangat menantikan berkompetisi dengan para pemain terbaik musim ini,” kata Pliskova dalam laman resmi WTA, seperti dikutip Reuters.

Pliskova yang memiliki servis keras tersebut mencapai semifinal pada dua edisi terakhir turnamen yang saat itu digelar di Singapura. Dia dikalahkan oleh petenis yang akhirnya menjadi juara turnamen itu Caroline Wozniacki pada 2017 dan runner up Sloane Stephens tahun lalu.

Turnamen WTA Finals akan diikuti delapan pemain terbaik dunia yang akan berkompetisi dalam format round robin, dengan sang pemenang akan membawa pulang Billie Jean King Trophy.

Baca juga: Pliskova bidik peringkat satu

Baca juga: Pliskova tumpas Kerber untuk juarai Eastbourne International

Pewarta: Irwan Suhirwandi
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

ATP Cup 2020, Djokovic main di Brisbane dan Nadal di Perth

Jakarta (ANTARA) – Petenis nomor satu dunia Novak Djokovic akan mengawali musim kompetisi 2020 di Brisbane, Rafael Nadal di Perth dan Roger Federer di Sydney, setelah dilakukan pengundian untuk ATP Cup, event tenis beregu dunia yang baru, Senin.

Kejuaraan tersebut, yang akan dilaksakan 3-12 Januari menjelang Grand Slam pertama Australia Open di Melbourne, akan diikuti 24 negara yang terbagi dalam enam grup di Sydney, Brisbane dan Perth.

Baca juga: “The Big Three” meriahkan ATP Cup perdana di Australia

Delapan tim — dengan masing-masing pemain hingga lima orang — akan dihasilkan dari babak round-robin untuk bertanding pada fase sistem gugur di Sydney hingga tersisa satu.

Sebagian besar dari 30 petenis putra peringkat teratas akan ambil bagian, dengan bentuk pertandingan terdiri atas dua tunggal dan satu ganda.

Pada pengundian di Sydney, tim Djokovic, Serbia, akan beradu dengan Prancis, Afrika Selatan, Jerman, Yunani, Kanada dan Australia yang mendapat wildcard, di Brisbane.
  Petenis Serbia Novak Djokovic mengunyah rumput lapangan setelah mengalahkan petenis Swiss Roger Federer di final tunggal putra Kejuaraan Tenis Wimbledon di London, Inggris, Minggu (6/7). Djokovic menjadi juara Wimbledon setelah mengalahkan Federer 6-7, 6-4, 7-6, 5-7, 6-4. (ANTARA FOTO/REUTERS/Suzanne Pl)

Tim Nadal Spanyol akan menghadapi Jepang, Georgia, Rusia, Italia dan Amerika Serikat di Perth, sementara tim Federer Swiss bertemu Belgia, Austria, Kroasia, Argentina dan Inggris yang dipimpin Andy Murray.

Lima negara terakhir dalam klasemen ATP Cup, berdasarkan peringkat dari pemain tunggal nomor satu mereka, akan ditentukan pada tenggat entri kedua pada 13 November.

Turnamen baru yang mengawali tahun depan itu menawarkan hadiah uang 22 juta dolar Australia (15 juta dolar AS) dan maksimal 750 poin ranking ATP untuk tunggal dan 250 untuk ganda.

Baca juga: Hopman Cup tetap akan berlanjut, Perth tuan rumah ATP Cup

Kejuaraan itu digelar sesudah Davis Cup yang diubah, yang diselenggarakan oleh Federasi Tenis Internasional pada November, dengan mengumpulkan 18 negara dalam satu tempat selama sepekan pada akhir musim kompetisi 2019.

Berikut ini hasil pengundian ATP Cup seperti disiarkan AFP:

Grup A (Brisbane) – Serbia, Prancis, Afrika Selatan +1 (akan diumumkan kemudian).

Grup B (Perth) – Spanyol, Jepang, Georgia +1 (akan diumumkan kemudian).

Grup C (Sydney) – Swiss, Belgia, Inggris +1 (akan diumumkan kemudian).

Grup D (Perth) – Russia, Italia, AS +1 (akan diumumkan kemudian).

Grup E (Sydney) Austria, Kroasia, Argentina +1 (akan diumumkan kemudian).

Grup F (Brisbane) – Jerman, Yunani, Kanada, Australia

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rayakan kemenangan Andreescu, PM Trudeau: ia inspirasi bagi Kanada

Jakarta (ANTARA) – Bianca Andreescu mengalahkan Serena Williams pada final US Open 2019 untuk menjadi petenis Kanada pertama yang memenangi nomor tunggal Grand Slam, diparadekan di kota asalnya, Mississauga, Minggu waktu setempat.

Perdana Menteri (PM) Justin Trudeau, yang turut hadir di tengah kampanye untuk periode keduanya, mengatakan bahwa Andreescu adalah inspirasi bagi warga Kanada.

“Ia inspirasi bagi semua warga Kanada tua dan muda, tapi sejujurnya, terutama inspirasi bagi anak-anak muda Kanada karena ia menunjukkan bahwa kaum muda bisa melakukan apa saja,” kata Trudeau.

Baca juga: Andreescu gulingkan Serena untuk juarai US Open

Baca juga: Andreescu dijadikan nama jalan di Mississauga Kanada

Sementara Andreescu di hadapan ratusan orang yang berkumpul merayakan pencapaiannya, mengaku bahwa ia sangat diberkati.

“Saya tidak sampai di sini dalam semalam. Banyak kerja keras dan keringat di dalamnya, banyak turun naik,” ujar Andreescu seperti dikutip AFP, Senin.

Bonnie Crombie, Wali Kota Mississauga, kota di pinggiran Toronto, menjadikan Andreescu kunci kota tersebut.

Kemenangan menakjubkan Andreescu 6-3, 7-5 di Flushing Meadows menggagalkan Williams untuk menyamai rekor meraih gelar ke-24 Grand Slam.

Dalam satu tahun ia naik dari urutan 200-an pada peringkat dunia ke posisi kelima, yang tertinggi sepanjang karirnya.

Baca juga: Catatan Andreescu, dari peringkat 208 hingga kampiun US Open

Keberhasilannya menjadi sumber kebanggaan berikutnya bagi fans olahraga Kanada, yang sudah menyaksikan Toronto Raptors meraih kemenangan pada NBA Juni lalu.

Slogan Raptors “We the North” telah ditransformasikan bagi Andreescu menjadi “She the North”.

“Saya sangat senang saya tidak pernah menyerah karena sata tidak akan berdiri di sini dengan semuanya,” kata Andreescu. “Jika saya bisa melakukannya, jika Serena bisa melakukannya, jika Roger (Federer) bisa melakukannya, jika Raptors bisa melakukannya, maka Anda juga bisa.”

Baca juga: Reaksi publik atas sukses Andreescu juarai Grand Slam

Baca juga: Lima angka penting dalam final putri US Open
 

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pliskova tundukkan Martic untuk juara di Zhengzhou

Jakarta (ANTARA) – Unggulan teratas Karolina Pliskova menjuarai tunggal putri Zhengzhou Open yang baru pertama kali digelar setelah menundukkan unggulan ketujuh Petra Martic 6-3, 6-2 dalam pertandingan yang berlangsung selama satu jam 36 menit di China, Minggu.

Menurut laman resmi WTA, pertandingan sempat dihentikan sementara karena diguyur hujan deras.

Meskipun demikian, Pliskova seolah menjadi pelangi yang muncul setelah hujan karena berhasil membukukan tujuh ace dan memenangi 12 dari 15 gim berikutnya.

Sebelumnya, Pliskova pernah empat kali kalah melawan petenis Kroasia itu dari total lima pertemuan mereka, termasuk kalah pada putaran ketiga Roland Garros tahun ini.

Begitu pun dengan duel hari ini di mana Martic sempat dominan dan unggul 2-0 pada awal pertandingan.

Namun pada pertengahan gim ketiga, keadaan mulai berbalik. Martic selalu gagal mengorvensi servisnya menjadi poin. Pliskova pun menggunakan kesempatan itu untuk melepaskan tiga winner.

Baca juga: Menang dua kali, Pliskova mulus ke semifinal Zhengzhou

Selanjutnya, pada gim ketujuh, Pliskova mematahkan servis lawan dengan forehand yang tidak mampu diatasi Martic.

Permainan peraih gelar juara di Brisbane dan Roma itu semakin sulit dibendung oleh lawannya.

Bahkan hingga memasuki gim kelima set kedua, Martic belum juga mampu membalikkan situasi. Setiap pukulan groundstroke Martic berhasil dipatahkan oleh Pliskova yang bermain konsisten hari itu.

Peraih gelar juara di Istanbul itu semakin jauh tertinggal. Pliskova berhasil menyelamatkan match point pertama menjadi kemenangan saat pukulan forehand-nya gagal dikembalikan lawan.

Atas kemenangannya itu, Pliskova telah mengumpulkan empat gelar dari tournya pada musim 2019, dan ini merupakan gelar pertamanya dalam sebuah laga premier.

Baca juga: Martic akan hadapi Pliskova di final Zhengzhou Open

Pewarta: Shofi Ayudiana
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ketua Pelti upayakan perbanyak jam terbang bagi Ari Fahresi

Jakarta (ANTARA) – Ketua umum Pengurus Pusat Persatuan Lawn Tenis Indonesia (PP Pelti) Rildo Anwar berjanji memperbanyak jam terbang bagi para petenis muda.

“Kita juga gak nyangka permainan dia (Ari Fahresi) sehebat tadi. Untuk itu kita perbanyak lagi jam terbang, mengikuti pertandingan di luar atau kita adakan lagi untuk yang tingkat nasional,” kata Rildo dalam konferensi pers setelah pertandingan putaran 1 Piala Davis Grup 2 zona Asia/Oseania melawan Selandia Baru di Stadion Tenis GBK, Jakarta, Minggu.

Dalam dua hari penyelenggaraan laga Indonesia melawan Selandia Baru, petenis belia Ari menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang mengukir kemenangan.

Dalam pertandingan terakhir yang berlangsung pada Minggu, Ari mampu mengandaskan perlawanan Ajeet Rai dan mendulang kemenangan 6-3, 2-6, 10-7.

Tiga pertandingan lainnya berakhir dengan kekalahan bagi Indonesia. Mochamad Rifqi Fitriadi takluk 6-7 (6-8), 3-6 dari Ajeet, David Susanto menyerah 6-3, 4-6, 0-6 dari Rheet Purcel. Sedangkan pasangan ganda David/Anton Susanto kalah 0-6, 2-6 dari Marcus Daniel/Michael Venus.

Rildo menambahkan bahwa kendala bagi Ari untuk dapat lebih banyak tampil di turnamen tenis luar negeri adalah ia belum memiliki poin yang cukup, sehingga jika bermain pada turnamen dalam negeri petenis asal Madura itu bisa mendapatkan wildcard.

Rildo menambahkan bahwa susunan tunggal dan ganda untuk ajang SEA Games 2019 dan playoff Grup 2 Piala Davis Maret mendatang masih akan dievaluasi lagi.

Untuk komposisi tim SEA Games, Rildo mengatakan tim ini dapat dipastikan berangkat ke Filipina. Sedangkan untuk playoff Piala Davis, komposisi tersebut masih dapat dirombak ulang.

Baca juga: Tampil tanpa beban, Ari Fahresi selamatkan wajah Indonesia

Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: AA Ariwibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ketua Pelti upayakan jam terbang bagi Ari Fahresi

Jakarta (ANTARA) – Ketua umum Pengurus Pusat Persatuan Lawn Tenis Indonesia (PP Pelti) Rildo Anwar berjanji memperbanyak jam terbang bagi para petenis muda.

“Kita juga gak nyangka permainan dia (Ari Fahresi) sehebat tadi. Untuk itu kita perbanyak lagi jam terbang, mengikuti pertandingan di luar atau kita adakan lagi untuk yang tingkat nasional,” kata Rildo dalam konferensi pers setelah pertandingan putaran 1 Piala Davis Grup 2 zona Asia/Oseania melawan Selandia Baru di Stadion Tenis GBK, Jakarta, Minggu.

Dalam dua hari penyelenggaraan laga Indonesia melawan Selandia Baru, petenis belia Ari menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang mengukir kemenangan.

Dalam pertandingan terakhir yang berlangsung pada Minggu, Ari mampu mengandaskan perlawanan Ajeet Rai dan mendulang kemenangan 6-3, 2-6, 10-7.

Tiga pertandingan lainnya berakhir dengan kekalahan bagi Indonesia. Mochamad Rifqi Fitriadi takluk 6-7 (6-8), 3-6 dari Ajeet, David Susanto menyerah 6-3, 4-6, 0-6 dari Rheet Purcel. Sedangkan pasangan ganda David/Anton Susanto kalah 0-6, 2-6 dari Marcus Daniel/Michael Venus.

Rildo menambahkan bahwa kendala bagi Ari untuk dapat lebih banyak tampil di turnamen tenis luar negeri adalah ia belum memiliki poin yang cukup, sehingga jika bermain pada turnamen dalam negeri petenis asal Madura itu bisa mendapatkan wildcard.

Rildo menambahkan bahwa susunan tunggal dan ganda untuk ajang SEA Games 2019 dan playoff Grup 2 Piala Davis Maret mendatang masih akan dievaluasi lagi.

Untuk komposisi tim SEA Games, Rildo mengatakan tim ini dapat dipastikan berangkat ke Filipina. Sedangkan untuk playoff Piala Davis, komposisi tersebut masih dapat dirombak ulang.

Baca juga: Tampil tanpa beban, Ari Fahresi selamatkan wajah Indonesia

Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: AA Ariwibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tim Piala Davis Indonesia dikalahkan Selandia Baru

Petenis Indonesia Ari Fahresi mengembalikan bola ke arah petenis Selandia Baru Ajeet Rai dalam nomor tunggal putra Piala Davis Grup II Zona Asia/Oseania di Stadion Tenis Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (15/9/2019). Indonesia kalah dari Selandia Baru 1-3. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/pras.

Tampil tanpa beban, Ari Fahresi selamatkan wajah Indonesia

Jakarta (ANTARA) – Ari Fahresi tampil tanpa beban untuk menyelamatkan wajah Indonesia dalam pertandingan Piala Davis melawan Selandia Baru yang berlangsung di Stadion Tenis GBK, Jakarta, Minggu.

Petenis muda ini sukses mengukir kemenangan 6-3, 2-6, 10-7 atas Ajeet Rai. Kemenangan ini membuat Indonesia menutup laga putaran pertama Piala Davis Grup 2 zona Asia/Oseania tersebut dengan kekalahan 1-3.

“Pertama kali tampil di Piala Davis. Jadi mungkin semangat saya lebih tinggi daripada yang lebih berpengalaman,” kata Ari saat ditemui setelah pertandingan.

Peraih medali emas di Asian School Games 2019 ini tampil dominan pada set pertama. Setelah unggul 3-0, Ajeet sempat menyamakan kedudukan menjadi 3-3, namun Ari kemudian mampu mengamankan tiga gim tersisa.

Permainan Ari sempat mengendur pada set kedua. Beberapa kali bola pengembaliannya keluar lapangan yang membuat Ajeet mampu menabung poin untuk kemudian mengunci set tersebut dengan kemenangan besar.

Petenis muda yang lebih nyaman bermain di kategori tunggal tersebut bangkit pada super tiebreak yang berlangsung sengit. Saling kejar-mengejar poin terjadi, namun Ari dipastikan menjadi pemenang dengan skor 10-7 setelah bola pengembalian Ajeet jatuh di luar arena permainan.

Ari sendiri merasa cukup puas dengan permainannya hari ini.

“Puas banget ya. Intinya sangat bangga lah, apalagi suporter banyak kayak gitu. Dan saya pertama kali main di Piala Davis, mungkin jadi kejutan untuk yang nonton,” pungkasnya.

Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: AA Ariwibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kalah dari Selandia Baru, Indonesia harus tampil di playoff

Jakarta (ANTARA) – Tim Indonesia harus menjalani playoff Grup 2 Piala Davis pada Maret 2020, setelah takluk 1-3 dari Selandia Baru pada pertandingan putaran pertama Grup 2 Zona Asia/Oseania di Stadion Tenis Gelora Bung Karno Jakarta yang berakhir Minggu.

Langkah Indonesia pada Piala Davis terbilang kurang bagus karena harus menyerah 0-2 pada hari pertama kejuaraan, Sabtu (14/9) setelah Mochamad Rifqi Fitriadi takluk 6-7 (6-8), 3-6 dari Ajeet Rai. Sedangkan David Susanto menyerah 6-3, 4-6, 0-6 dari Rheet Purcell.

Baca juga: Rifqy telan kekalahan pada debutnya di Piala Davis

Baca juga: Indonesia tertinggal 0-2 dari Selandia Baru di hari pertama

Pada hari kedua pelaksanaan kejuaraan, Indonesia bertekad mengambil nomor ganda. Hanya saja pasangan David Susanto/Anton Susanto takluk 0-6, 2-6 dari pasangan Selandia Baru Marcus Daniel/Michael Venus.

Baca juga: David/Anton gagal perkecil skor dari Selandia Baru di Piala Davis

Indonesia baru bisa memperkecil ketertinggalan setelah petenis muda Ari Fahresi mampu mengemas kemenangan setelah mampu mengatasi Ajeet Rai 6-3, 2-6, 10-7.

Kapten tim Febi Widhiyanto mengakui hasil ini di bawah ekspektasi tim. Sebab pada dua pertandingan kemarin, para petenis Indonesia sempat berada dalam posisi memimpin.

“Tapi saya lihat anak-anak sudah berjuang, sudah memberikan yang terbaik. Tapi mungkin keberuntungan tidak di pihak kita,” kata Febi pada konferensi pers setelah pertandingan

Playoff Grup 2 Maret 2020 mendatang tidak menggunakan kluster wilayah. Maka Indonesia berpeluang bertemu dengan berbagai negara.

Untuk dapat mempertahankan tempatnya di Grup 2, Indonesia harus memenangi pertandingan-pertandingan tersebut. Kekalahan akan membuat Indonesia terdegradasi ke Grup 3.

Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tim Piala David Indonesia dikalahkan Selandia Baru

Petenis Indonesia Ari Fahresi mengembalikan bola ke arah petenis Selandia Baru Ajeet Rai dalam nomor tunggal putra Piala Davis Grup II Zona Asia/Oseania di Stadion Tenis Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (15/9/2019). Indonesia kalah dari Selandia Baru 1-3. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/pras.