PP Pelti tak bebankan atlet juara di Combiphar Tennis Open

Jakarta (ANTARA) – Pengurus Pusat Persatuan Tenis Lapangan Indonesia (PP Pelti) tak membebankan atlet yang berlaga di Combiphar Tennis Open 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, untuk keluar jadi juara.

“Ini jadi pengalaman berharga bagi para atlet kita. Yang datang ke sini rangking jauh semua. Minimal atlet bisa mendapatkan pengalaman yang baik,” ujar Ketua Umum PP Pelti Rildo Ananda Anwar di Hotel Sultan, Selasa.

Menurut dia, atlet yang berlaga dalam kejuaraan ini dipersiapkan untuk terus mengasah kemampuan jelang SEA Games 2019 di Manila, Filipina, akhir tahun nanti.

Apalagi petenis mancanegara yang ikut merupakan atlet yang memiliki peringkat lebih tinggi dibanding atlet Indonesia di ITF. Sehingga perhelatan Combiphar Tennis Open ini dianggap begitu prestisius untuk terus menambah jam terbang atlet.

“Kalau upamanya kamu tahu yang datang ini rangkingnya semua pemain bagus. Kalau kita menang itu satu prestasi,” katanya.

Selain itu, kata dia, kejuaraan ini juga untuk memantau formasi atlet yang akan diturunkan di SEA Games, terutama penentuan tim ganda dan tunggal.

PP Pelti sudah mengantongi 10 nama yang akan diturunkan di kejuaraan olahraga terbesar Asia Tenggara tersebut. Saat ini, para atlet tersebut ada yang telah mengikuti maupun yang akan berangkat ke kejuaraan dunia.

“Prisca berangkat ke Kanada, Adilla ke Cina, ini tur yang dia programkan. Bagi kita ini sebagai pengembangan mereka. Kita akan lihat siapa yang akan menjadi combipharpemain double, pemain single,” kata dia.

Baca juga: Pelti fokus fokus pembinaan petenis muda

Pewarta: Asep Firmansyah
Editor: AA Ariwibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2019