Pelti seleksi pemain calon penghuni pelatnas

Jakarta (ANTARA News) – Pengurus Pusat Persatuan Tenis Lapangan Seluruh Indonesia (Pelti) akan menggelar seleksi pemain calon penghuni pelatnas jelang SEA Games 2019 dengan mengundang 10 petenis potensial pada 19 Februari.

“Kami akan fokus pada atlet-atlet putra terlebih dahulu karena regenerasi pemain putra belum tampak dibanding pemain putri. Kami berharap mendapatkan enam pemain junior putra untuk regenerasi,” kata Ketua Umum PP Pelti Rildo Ananda Anwar selepas jumpa pers di Jakarta, Senin.

Rildo mengatakan seleksi pemain putra pelatnas untuk persiapan SEA Games Filipina itu akan berlangsung dalam berbagai kejuaraan di Jakarta, Bandung, dan puncaknya pada Piala Davis di Palembang.

“Komposisi tim tenis dalam SEA Games nanti terdiri dari tiga pemain junior dan dua pemain senior. Itu sesuai permintaan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga,” katanya menambahkan.

Selain memfokuskan para regenerasi atlet-atlet putra, Rildo mengatakan cabang tenis masih membutuhkan pemain senior seperti Christopher Rungkat dalam tim untuk memenuhi target medali dalam SEA Games 2019.

“Karena kami tidak punya lagi atlet putra yang dapat diandalkan. Kami mendapatkan target medali dari pemerintah makanya kami akan pertahankan Christo. Jika kami menurunkan atlet-atlet junior, kami tidak dapat memenuhi target itu,” katanya.

Pemain senior seperti Christo, menurut Rildo, akan menjadi tumpuan tim Merah Putih untuk menghadapi pemain Thailand dan tuan rumah Filipina yang unggul pada cabang tenis SEA Games.

Pada tim putri, Rildo mengatakan regenerasi pemain sudah lebih baik dibanding tim putra karena masih terdapat pemain peringkat nasional seperti Priska Madelyn Nugroho, Janice Tjen, serta Hadini selain empat pemain yang masuk dalam Tim Fed Indonesia yaitu Aldila Sutjiadi, Beatrice Gumulya, Jessy Rompies, serta Deria Nur Haliza.
Baca juga: Indonesia pertahankan tiket Piala Fed Grup I

“Kami akan berdiskusi dengan pelatih Frank van Fraayenhoven serta Deddy Tedjamukti terkait regenerasi tim putri. Mereka baru kembali dari Astana, Kazakhstan, kemarin,” katanya. 
Baca juga: Aldila petik pelajaran hadapi tim unggulan China
Baca juga: Indonesia akui kurang pengalaman hadapi unggulan Asia

 

Pewarta: Imam Santoso
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019