Dominic Thiem, pembunuh raksasa yang cinta lingkungan

Jakarta (ANTARA) – Dominic Thiem sukses menjadi raja lapangan Indian Wells pada BNP Paribas Open untuk merengkuh gelar ATP Masters 1000 pertamanya usai menumbangkan raksasa tenis asal Swiss, Roger Federer, pada final turnamen itu, Minggu waktu setempat atau Senin pagi WIB.

Thiem memang tangguh di lapangan, tetapi dia tak cuma tangguh di situ.

Dalam laman ATP Tour, petenis asal Austria itu aktif menciptakan dunia yang lebih baik dan damai dengan melestarikan lingkungan bersih.

Untuk itu, Thiem mendukung sebuah organisasi bernama ‘4ocean’ yang punya bentang aktivitas dari melestarikan samudera, sampai menciptakan eksosistem yang lebih ramah ditinggali makhluk laut.

Dalam kurang dua tahun terakhir ini, organisasi ini sudah menyingkirkan sekitar 2 juta ton sampah dari laut dan pantai.

“Sungguh tugas mulia. Ini salah satu masalah terbesar yang kita hadapi sekarang ini, termasuk semua polusi plastik. Aku suka alam dan aku berusaha membantunya kapan pun aku bisa. Aku sangat berharap menghadiri salah satu acara bersih-bersih mereka dan membantunya. Itu sungguh akan jadi impianku.”

Baca juga: Thiem tumbangkan Federer untuk juarai BNP Paribas Open

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Dominic Thiem, pembunuh raskasa yang cinta lingkungan

Jakarta (ANTARA) – Dominic Thiem sukses menjadi raja lapangan Indian Wells pada BNP Paribas Open untuk merengkuh gelar ATP Masters 1000 pertamanya usai menumbangkan raksasa tenis asal Swiss, Roger Federer, pada final turnamen itu, Minggu waktu setempat atau Senin pagi WIB.

Thiem memang tangguh di lapangan, tetapi dia tak cuma tangguh di situ.

Dalam laman ATP Tour, petenis asal Austria itu aktif menciptakan dunia yang lebih baik dan damai dengan melestarikan lingkungan bersih.

Untuk itu, Thiem mendukung sebuah organisasi bernama ‘4ocean’ yang punya bentang aktivitas dari melestarikan samudera, sampai menciptakan eksosistem yang lebih ramah ditinggali makhluk laut.

Dalam kurang dua tahun terakhir ini, organisasi ini sudah menyingkirkan sekitar 2 juta ton sampah dari laut dan pantai.

“Sungguh tugas mulia. Ini salah satu masalah terbesar yang kita hadapi sekarang ini, termasuk semua polusi plastik. Aku suka alam dan aku berusaha membantunya kapan pun aku bisa. Aku sangat berharap menghadiri salah satu acara bersih-bersih mereka dan membantunya. Itu sungguh akan jadi impianku.”

Baca juga: Thiem tumbangkan Federer untuk juarai BNP Paribas Open

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jagat sosmed sambut bintang baru tenis, Bianca Andreescu

Jakarta (ANTARA) – Petenis berusia 18 tahun, Bianca Andreescu, menuntaskan kejutan besar pada final BNP Paribas Open 2019 dengan menjungkalkan unggulan delapan Angelique Kerber dari Jerman.

Andreescu menjadi petenis putri pengantong wildcard pertama dalam sejarah turnamen Indian Wells ini yang menjadi juara.

Sepanjang malam waktu setempat, penggemar tenis dari Kanada sampai Romania yang menjadi negeri kelahiran si petenis, tumpah ruah menyanjung sang juara baru nan muda belia itu.

Kemenangan pamungkasnya pada turnamen itu serentak disambut netizen yang tumpah ruah menyampaikan pesan di Twitter, termasuk dari Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau.

Mengutip laman WTA Tennis, salah satu dari banjir pesan Twitter untuk Bianca Andreescu datang dari PM Trudeua, yang berkata “From a wild card to the Indian Wells champion – Bianca Andreescu just made history. Congratulations (dari wild card menjadi juara Indian Wells, Bianca Andreescu telah mencetak sejarah. Selamat).

Yang juga menyampaikan selamat adalah legenda senam Romania, Nadia Comaneci, sedangkan legenda tenis Australia, Rod Laver, mencuit, “A star is born, congratulations @Bandreescu_ what a fighter you are” atau “Seorang bintang telah lahir, selamat @Bandreescu_, kamu sungguh petarung”.
 

Baca juga: Andreescu, si remaja dari Kanada juarai BNP Paribas Open

Baca juga: Kerber hadapi Andreescu dalam perebutan gelar Indian Wells
 

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Thiem tumbangkan Federer untuk juarai BNP Paribas Open

Jakarta (ANTARA) – Dominic Thiem meraih gelar Masters 1000 pertamanya setelah bangkit untuk menumbangkan Roger Federer 3-6, 6-3, 7-5 guna menjuarai BNP Paribas Open, Minggu malam waktu setempat atau Senin pagi WIB ini, di Indian Wells.

Momentum berbalik menguntungkan Thiem pada set penentuan ketika dia melepaskan pukulan forehand yang jatuh di dalam garis untuk mematikan langkah Federer sehingga memimpin 6-5.

Petenis asal Austria ini bersimpuh dengan kedua tangan menutup mukanya manakala Federer yang tengah memburu gelar juara Indian Wells keenamanya dan juara turnamen tenisnya yang ke-101, memukul bola yang menyangkut net pada kedudukan match point.

Thiem yang masih berusia 25 tahun yang hari ini segera naik ke posisi empat dunia, menyanjung habis lawannya.

“Adalah sebuah kehormatan bisa bertanding dengan Anda, belajar begitu banyak dari Anda, dan menghadapi salah satu legenda terbesar sepanjang masa,” kata dia kepada juara 20 kali Grand Slam itu pada seremoni penyerahan piala.

“Saya merasa tidak pantas menyelamati Anda, Anda punya 88 gelar juara lebih banyak dari pada saya, oleh karena itu saya cuma berharap Anda bermain lebih banyak lagi dan kita berdua bisa bertemu dalam final-final lainnya,” kata dia disambung tawa.

Federer sendiri tabah menghadapi kekalahan padahal ini adalah kekalahan dua kali berturut-turutnya di Indian Wells. “Turnamen ini telah menjadi pekan yang hebat bagi saya sekalipun hari ini tidak berhasil,” kata Federer seperti dikutip Reuters.

“Sungguh pekan yang hebat untuk Dominic. Bermain cemerlang sampai akhir dan sepanjang pekan ini. Anda pantas juara.”

Baca juga: Andreescu, si remaja dari Kanada juarai BNP Paribas Open

Baca juga: Nadal mundur, Federer ke final Indian Wells

Baca juga: Pertarungan ranking Federer vs Thiem

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Andreescu, si remaja dari Kanada juarai BNP Paribas Open

Jakarta (ANTARA) – Petenis remaja asal Kanada, Bianca Andreescu, menggasak juara Grand Slam tiga kali, Angelique Kerber, 6-4 3-6 6-4, untuk menjuarai BNP Paribas Open yang menjadi gelar juara pertama dalam karir tenisnya, di Indian Wells, Minggu waktu setempat atau Senin pagi WIB ini.

Andreescu melancarkan pukulan-pukulan kreatif dan agresif untuk mengalahkan petenis Jerman itu, padahal dia sedang menghadapi masalah pada bahu kanannya dan kram pada kakinya.

Petenis putri berusia 18 tahun itu melemparkan raketnya dan menjatuhkan diri begitu backhand Kerber tersangkut di net dalam posisi match point. Dan sang pemegang wildcard turnamen ini pun juara.

“Pertandingan yang tidak mudah. Ini salah satu pertandingan paling sulit yang pernah aku mainkan. Luar biasa sekali,” kata dia dalam wawancara pascapertandingan di lapangan, seperti dikutip Reuters.

Baca juga: Kerber hadapi Andreescu dalam perebutan gelar Indian Wells

Andreescu ingin mengikuti jejak petenis nomor satu dunia Naomi Osaka dari Jepang yang menjuarai turnamen ini tahun lalu sebelum menyabet gelar juara Amerika Terbuka dan Australia Terbuka.

“Berikutnya Grand Slam,” kata petenis remaja nonunggulan berperingkat 60 dunia itu yang Senin ini melonjak ke peringkat 24.

“Naomi melakukan hal ini tahun lalu. Kita mendapati namaku ada di depan begitu banyak juara yang mengartikan dunia ini untuk aku,” sambung Andreescu.

Andreescu menjadi wanita paling muda sebagai juara di Indian Wells sejak Serena Williams melakukannya pada 1999 dalam usia 17 tahun.

“Semoga momen ini menjadi inspirasi besar untuk banyak atlet muda. Jika Anda yakin pada diri Anda sendiri maka segalanya menjadi mungkin,” tutup dia seperti dikutip Reuters.

Baca juga: Nadal mundur, Federer ke final Indian Wells

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Djokovic/Sampras vs McEnroe/Haas hibur penonton di Indian Wells

Jakarta (ANTARA) – Setelah petenis unggulan ketiga Rafael Nadal mengundurkan diri dari turnamen BNP Paribas Terbuka karena sakit lutut kanan menjelang pertandingan semifinal melawan juara lima kali Roger Federer di Indian Wells, California, AS, Sabtu, para penonton mendapat kejutan dari penyelenggara turnamen.

Petenis nomor satu dunia Novak Djokovic berpasangan dengan Pete Sampras tampil di lapangan menghadapi pasangan John McEnroe dan Direktur Turnamen Tommy Haas dalam pertandingan eksibisi ganda.

Pasangan McEnroe/Haas dalam pertandingan eksibisi tersebut mengalahkan pasangan Djokovic/Sampras dengan skor 4-3 (4), tapi pemenang sebenarnya adalah para penonton turnamen di kawasan gurun di California tersebut.

Pertandingan tersebut bukan pertandingan eksibisi yang terjadwal, tapi setelah Federer berbicara kepada para penonton, mereka dijanjikan kejutan dan panitia turnamen memberikannya.

“Setelah kami mendengar Rafa tidak dapat bermain, kami ingin memastikan para penonton kami mendapat sesuatu yang menyenangkan,” kata Haas dalam sebuah pernyataan seperti dikutip laman resmi ATP Tour.

“Kami mulai melakukan beberapa panggilan telepon dan Novak bersedia untuk datang. Pete ada di sini untuk pertandingan Raonic dan Thiem, dan John ada di kota karena dia akan membuat sebuah pemberitahuan bersama BNP Paribas besok. Mereka semua mengatakan, ’apa yang bisa saya bantu?’. Dan itu menunjukkan betapa luar biasanya mereka.”

Para penonton yang hadir di sana bersorak pada setiap poin pertandingan tersebut dan wasit tamu Jon Lovitz, seorang komedian Amerika Serikat, memberi komentar sepanjang pertandingan, sementara aktor Ben Stiller juga berada di bangku penonton.

Pewarta: Irwan Suhirwandi
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pertarungan ranking Federer vs Thiem

Jakarta (ANTARA) – Prioritas pertama Dominic Thiem ketika ia melangkah di Stadium 1, Minggu, pada pertandingan final BNP Paribas Terbuka melawan Roger Federer adalah untuk memperoleh gelar ATP Masters 1000 pertamanya. Tapi bukan hanya itu yang menjadi pertaruhan petenis Austria tersebut.

Thiem bisa kembali ke peringkat ATP teratas dalam karirnya, ranking empat jika ia berhasil mengangkat trofi. Petenis berusia 25 tahun itu menempati peringkat delapan sejak 29 Oktober. Namun tanpa menghitung hasil pertandingan dengan Federer, Thiem, akan kembali ke lima peringkat teratas untuk pertamakalinya sejak Januari 2018.

Menurut laman ATP, dengan kemenangan, Thiem akan memeproleh 1.000 poin, yang akan menjadi total poin tertinggi kedua dari satu turnamen dalam karirnya. Petenis Austria itu memperoleh 1.200 poin karena mencapai final Roland Garros musim lalu.

Proyeksi lima peringkat teratas pada 18 Maret jika Thiem memenangi Indian Wells:

Pemain Poin
1. Novak Djokovic 10.990
2. Rafael Nadal 8.725
3. Alexander Zverev 6.630
4. Dominic Thiem 4.755
5. Roger Federer 4.600

Penampilan petenis unggulan ketujuh itu di Indian Wells akan memberinya kesempatan untuk memperoleh lebih banyak lagi pekan depan di Miami Terbuka. Tahun lalu, Thiem menarik diri dari turnamen Masters 1000 kedua pada tahun tersebut karena cedera engkel yang ia derita di Indian Wells. Karenanya, ia tidak punya poin yang harus dipertahankan di Miami.

Sementara itu, petenis peringkat 4 dunia Federer memulai turnamen dengan beban harus mencapai perempat final untuk mendapat peluang tetap berada di lima besar. Tapi petenis berusia 37 tahun asal Swiss itu mencapai final Indian Wells untuk kelima kalinya berturut-turut (ia tidak bertanding pada 2016). Federer dan Thiem sedang bertarung memperebutkan posisi keempat dalam Rangking ATP. Federer hanya punya 10 poin untuk dipertahankan di Miami, sejak ia kalah dari Thanasi Kokkinakis pada putaran pembuka tahun lalu.

Baca juga: Nadal mundur, Federer ke final Indian Wells

Proyeksi lima peringkat teratas pada 18 Maret jika Federer menang:

Pemain Poin
1. Novak Djokovic 10.990
2. Rafael Nadal 8.725
3. Alexander Zverev 6.630
4. Roger Federer 5.000
5. Dominic Thiem 4.355

Baca juga: Federer anggap pertemuan dengan Nadal jadi catatan karier yang istimewa

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Nadal mundur, Federer ke final Indian Wells

Jakarta (ANTARA) – Rafael Nadal menarik diri dari turnamen BNP Paribas Terbuka, Sabtu waktu setempat, menjelang pertandingan semifinal melawan saingan lamanya Roger Federer. Petenis Spanyol itu menyebut sakit lutut kanan sebagai penyebab pengunduran dirinya.

“Seperti saya ucapkan kemarin setelah pertandingan, saya merasakan sesuatu terjadi pada lutut,” kata Nadal. “Saya ingin berusaha yang terbaik untuk menjadi kompetitif hari ini. Saya pemanasan hari ini pada pagi hari dan saya merasa bahwa lutut saya kurang cukup baik untuk bertanding pada level yang saya butuhkan untuk bertanding, memainkan semifinal pada event ini,” katanya dikutip dari laman ATP.

Nadal sedianya bertemu Federer untuk ke-39 kalinya dalam sejarah pertemuan (head to head) persaingan mereka. Ia menikmati pekan yang dominan di Indian Wells sebelum cedera, mencapai semifinal tanpa kehilangan satu set pun. Petenis asal Mallorca itu mengalahkan Jared Donaldson, Diego Schwartzman, Filip Krajinovic dan Karen Khachanov untuk maju ke semifinal pertamanya pada event ATP Masters 1000 sejak 2016.

“Bagi saya ini bukan soal hari ini saja. Ini tentang apa artinya bagi saya harus keluar dari turnamen yang saya sangat sukai seperti yang satu ini, dan semifinal setelah bermain bagus selama turnamen. Anda bisa bayangkan bahwa saya tidak bisa bahagia. Itu saja. Kadang sulit dan bisa membuat saya frustrasi secara pribadi untuk melalui semua ini.”

Petenis peringkat dua yang mempunyai rekor 11 kemenangan dan 2 kali kalah tahun ini itu, juga mencapai final di Australia Terbuka dan putaran kedua di Acapulco.

Federer ke final

Mundurnya Nadal membawa Federer maju ke final untuk bertemu Domonic Thiem yang mengalahkan Milos Raonic 7-6(3), 6-7(3), 6-4 pada semifinal, Sabtu, selama dua jam 31 menit.

Pada final, Minggu, Thiem akan menghadapi Federer untuk kelima kalinya dengan masing-masing memenangi dua pertemuan sebelumnya. Namun Federer memenangi pertemuan terakhir pada Nitto ATP Finals 2018 setelah Thiem menang berturut-turut dalam pertemuan pada 2016 – di lapangan tanah liat Roma dan rumput Stuttgart.

Sementara Federer sedang mengejar mahkota ke-101 pada level tur, dan yang ke-28 pada level ATP Masters 1000 serta rekor juara keenam-kalinya di Indian Wells, Thiem memburu kejayaan di Masters 1000 untuk pertamakalinya dan gelar pertama pada lapangan keras luar ruang sejak Acapulco 2016.

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Federer anggap pertemuan dengan Nadal jadi catatan karier yang istimewa

Jakarta (ANTARA) – Sebagian besar pemain akan merasa percaya diri menghadapi lawan yang telah mereka kalahkan lima kali berturut-turut, tetapi persaingan Roger Federer dan Rafael Nadal adalah kasus yang sedikit berbeda.

Setelah Federer mengalahkan Hubert Hurkacz dan Nadal mengalahkan Karen Khachanov pada hari Jumat di BNP Paribas Terbuka, kedua jagoan ini akan memperbarui seri bersejarah mereka pada hari Sabtu di Indian Wells.

Baca juga: Federer dan Nadal jumpa di semifinal Indian Wells

Meskipun Nadal memimpin kompetisi FedEx ATP Head2Head mereka dengan 23-15, namun Federer telah memenangkan lima pertandingan terakhir mereka, mengutip atptour.com, Sabtu.

Namun selama 15 tahun mereka berbagi pengalaman di lapangan, ada juga saat-saat ketika Nadal mendominasi sejarah mereka.

Misalnya dengan pertarungan terakhir mereka 17 bulan lalu di final Rolex Shanghai Masters, Federer yakin catatan sejarah akan berubah pada hari Sabtu.

“Banyak waktu telah berlalu. Banyak yang telah terjadi dalam 18 bulan itu, tidak bisa bermain dengan cara yang sama,” kata Federer.

“Dia berada di tingkat yang lebih tinggi daripada di Australia Terbuka. Terutama di tempat seperti Indian Wells, tempat dia merasa nyaman, dia jelas sangat sulit untuk dikalahkan,” katanya menambahkan.

Hal yang terus membuat persaingan keduanya menarik adalah bahwa meskipun ada perbedaan drastis dalam gaya bermain dan kepribadian, mereka selalu menemukan landasan bersama dan rasa hormat yang sehat satu sama lain.

“Cara kami melakukannya sangat berbeda, tetapi kami berdua menemukan cara untuk unggul,” kata Federer.

Baca juga: Federer sampaikan kebahagiaan atas gelar ke-100 lewat instagram
Baca juga: Media sosial bereaksi terhadap gelar juara ke-100 Federer

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Federer anggap pertemuan dengan Nadal jadi catatan karier

Jakarta (ANTARA) – Sebagian besar pemain akan merasa percaya diri menghadapi lawan yang telah mereka kalahkan lima kali berturut-turut, tetapi persaingan Roger Federer dan Rafael Nadal adalah kasus yang sedikit berbeda.

Setelah Federer mengalahkan Hubert Hurkacz dan Nadal mengalahkan Karen Khachanov pada hari Jumat di BNP Paribas Terbuka, kedua jagoan ini akan memperbarui seri bersejarah mereka pada hari Sabtu di Indian Wells.

Meskipun Nadal memimpin kompetisi FedEx ATP Head2Head mereka dengan 23-15, namun Federer telah memenangkan lima pertandingan terakhir mereka, mengutip atptour.com, Sabtu.

Namun selama 15 tahun mereka berbagi pengalaman di lapangan, ada juga saat-saat ketika Nadal mendominasi sejarah mereka.

Misalnya dengan pertarungan terakhir mereka 17 bulan lalu di final Rolex Shanghai Masters, Federer yakin catatan sejarah akan berubah pada hari Sabtu.

“Banyak waktu telah berlalu. Banyak yang telah terjadi dalam 18 bulan itu, tidak bisa bermain dengan cara yang sama,” kata Federer.

“Dia berada di tingkat yang lebih tinggi daripada di Australia Terbuka. Terutama di tempat seperti Indian Wells, tempat dia merasa nyaman, dia jelas sangat sulit untuk dikalahkan,” katanya menambahkan.

Hal yang terus membuat persaingan keduanya menarik adalah bahwa meskipun ada perbedaan drastis dalam gaya bermain dan kepribadian, mereka selalu menemukan landasan bersama dan rasa hormat yang sehat satu sama lain.

“Cara kami melakukannya sangat berbeda, tetapi kami berdua menemukan cara untuk unggul,” kata Federer.

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kerber hadapi Andreescu dalam perebutan gelar Indian Wells

Jakarta (ANTARA) – Unggulan delapan Angelique Kerber akan melawan remaja asal Kanada Bianca Andreescu pada perebutan gelar turnamen BNP Paribas Terbuka di Indian Wells.

Kerber menyudahi kemenangan petenis Swiss Belinda Bencic dalam 12 pertandingan beruntun, saat ia mengalahkannya pada semifinal di Indian Wells, 6-4, 6-2, Jumat malam waktu setempat.

“Selalu sulit bermain melawan Belinda. Ia bermain sangat hebat dalam beberapa pekan terakhir,” kata Kerber di tepi lapangan seusai pertandingan, sebagaimana dikutip laman WTA.

“Saya berusaha untuk fokus hanya pada sisi lapangan saya saja. Saya berusaha konsentrasi, dan mengejar ketika saya dapat kesempatan. Saya sangat menikmati semifinal di sini – sudah dua kali di sini, dan saya sangat gembira berada di final untuk pertamakalinya sekarang,” tambahnya.

Pada final, Kerber akan menghadapi petenis remaja asal Kanada Bianca Andreescu yang menyisihkan petenis peringkat enam dunia Elina Svitolina dari Ukraina 6-3, 2-6, 6-4.

“Saya sebenernya gemetar saat ini,” kata Andreescu, saat membuka konferensi pers pascapertandingan. “Ini luar biasa. Saya sejujurnya tidak bisa berkata-kata.”

“Pertandingan ini sedikit naik turun,” lanjut Andreescu. “Saya memulai dengan agak lamban dan kemudian meningkat setelah 3-0, terima kasih Tuhan. Svitolina mengambil kendali pada set kedua. Saya mulai kehilangan lebih banyak. Kemudian pada set ketiga saya mempertahankan ketenangan, setidaknya berusaha. Saya mendorong diri saya.”

Andreescu menjadi petenis wildcard pertama yang mencapai final Indian Wells, dan meningkatkan rekornya menjadi 2-0 melawan petenis 10 peringkat teratas setelah sebelumnya mengalahkan peringkat tiga dunia Caroline Wozniacki di Auckland awal tahun ini.

Kendati tampil pada final Premier Mandatory pertamanya, Kerber (31) akan bertanding pada final WTA ke 29 saat melawan Andreescu.

“Saya sangat menantikan pertarungan yang benar-benar sulit. Ia berada di sini sebagai wildcard, dan ia mengalahkan banyak petenis bagus. Ia tanpa beban, ia menikmati permainan tenisnya dan ia pemain hebat,” kata Kerber mengenai petenis remaja yang akan menjadi lawannya, dikutip dari laman WTA.

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Federer dan Nadal jumpa di semifinal Indian Wells

Jakarta (ANTARA) – Salah satu rivalitas besar dalam olahraga akan diperbarui di Indian Wells, Sabtu, ketika Roger Federer dan Rafa Nadal bertanding pada semifinal BNP Paribas Terbuka.

Kedua petenis yang beberapa kali menjuarai Grand Slam itu memenangi laga perempat final pada Jumat waktu setempat, meskipun Nadal harus bekerja keras untuk mengatasi petenis Rusia Karen Khachanov 7-6(2), 7-6(2).

Federer mematahkan servis petenis Polandia Hubert Hurkacz masing-masing satu pada setiap set untuk meraih kemenangan 6-4, 6-4 pada pertemuan pertama mereka sepanjang karir dan mungkin lebih terganggu oleh awal pertandingan yang dini.

“Ini sedikit berbeda,” kata petenis Swiss itu kepada reporter. “Mereka mengingatkan saya mereka akan menempatkan saya pada pukul 11.00 (pagi). Apa yang bisa saya katakan? Anda tidak punya pilihan, katanya dikutip dari Reuters, Sabtu WIB.

“Saya sangat senang berada di semifinal di sini, bukan bahwa saya tidak memperkirakannya. Saya melakukan servis dengan nyaman, di tempat yang baik secara mental ketika saya memasuki servis game saya.”

Hurkacz memperoleh dua break point tetapi tidak mampu merebut keduanya.

“Roger bermain bagus pada momen-momen penting,” katanya. “Saya mempunyai sedikit peluang pada set kedua.

“Ia mengubah arah sepanjang waktu (dengan servisnya) sehingga sulit untuk membacanya.”

Dengan kekalahan Hurkacz, Federer mengalihkan pikiranya pada laga yang akan menjadi pertandingannya yang ke-39 sepanjang karir dengan Nadal.

Petenis Spanyol Nadal unggul 23-15 dalam catatan pertemuan (head-to-head) namun petenis Swiss Federar memenangi lima pertemuan terakhir.

Mereka belum pernah bertemu sejak Shanghai pada 2017, tahun yang sama Federer mengalahkan Nadal 6-2, 6-3 pada putaran keempat sebelum meraih gelar kelima di Indian Wells.

Baca juga: Federer dan Nadal melaju ke perempat final Indian Wells

Federer (37 tahun), mengingatkan penggemarnya untuk tidak terlalu banyak membaca tentang kemenangan beruntunnya melawan Nadal (32 tahun).

“Bayak hal terjadi pada 18 bulan terakhir,” katanya. “Anda tidak bisa hanya copy and paste dan memainkan hal yang persis sama lagi.

“Perjalanannya cukup seru bersama Rafa.”

Semifinal lainnya pada Sabtu akan mempertandingan antara petenis Austria unggulan ketujuh Dominic Thiem melawan Petenis Kanada unggulan 13 Milos Raonic.

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Monfils mundur dari Indian Wells karena cedera

Jakarta (ANTARA) – Petenis Prancis Gael Monfils terpaksa mengundurkan diri dari turnamen BNP Paribas Terbuka di Indian Wells, AS, akibat masalah pada otot Achilles kirinya.

Seperti disiarkan laman Tennis World USA, Jumat, Monfils yang menjadi unggulan 18 mengundurkan diri dari pertandingan perempat final melawan unggulan delapan Dominic Thiem yang digelar di gurun Kalifornia itu, Kamis waktu setempat.

Mundurnya Monfils membawa Thiem maju ke semifinal untuk bertemu Milos Raonic yang sudah lebih dulu maju ke empat besar dengan mengalahkan Miomir Kecmanovic 6-3, 6-4.

Monfils mencapai perempat final setelah berjuang dalam pertarungan tiga set melawan petenis Argentina Leonardo Mayer pada putaran kedua.

Petenis berusia 32 tahun itu kemudian menyisihkan Albert Ramos-Vinolas 6-0, 6-3 pada putaran ketiga dan Philipp Kohlschreiber 6-0, 6-2 pada babak 16 besar.

Kendati mengundurkan diri, Monfils menunjukkan rasa hormatnya kepada penonton dengan muncul di lapangan untuk menjelaskan mengapa ia terpaksa menarik diri dari pertandingannya.
 

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Raonic atasi Kecmanovic untuk capai semifinal Indian Wells

Jakarta (ANTARA) – Petenis Kanada dengan servis keras Milos Raonic melontarkan 13 as untuk mengalahkan Miomir Kecmanovic 6-3, 6-4 pada Kamis waktu setempat, dan mencapai semifinal BNP Paribas Terbuka di Indian Wells untuk tahun kedua berturut-turut.

Remaja asal Serbia Kecmanovic tidak mampu mengkonversi salah satu dari tiga peluang break-point melawan Raonic, yang meluncurkan groundstroke bertubi-tubi pada pertandingan yang berlangsung di bawah cuaca gurun Kalifornia yang cerah.

Akurasi servis Raonic tidak sepresisi pada pertandingan lain, dengan hanya 55 persen servis pertamanya yang mencapai target

Namun ketika ia mampu memperolehnya satu dalam pertandingan, maka itu terlalu banyak bagi petenis lucky looser dalam turnamen tersebut, karena Raonic memenangi 88 persen dari poin-poin itu.

“Pada beberapa momen-momen kunci servis saya sangat membantu,” kata Raonic kepada wartawan usai pertandingan.

“Saya hanya berusaha bermain konsisten, menjadi agresif ketika saya mendapat kesempatan pertama.”

Pada pertandingan selanjutnya Raonic akan melawan salah satu di antara Gael Monfils atau Dominic Thiem, yang memainkan pertandingan perempat final mereka belakangan pada hari yang sama.

Penerjemah: Fitri Supratiwi
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tundukkan Pliskova, Bencic ke semifinal Indian Wells

Jakarta (ANTARA) – Belinda Bencic kembali mematikan langkah petenis besar dengan menyingkirkan peringkat lima dunia Karolina Pliskova melalui kemenangan 6-3, 4-6, 6-3, Kamis waktu setempat, untuk mencapai semifinal BNP Paribas Terbuka di Indian Wells.

Petenis Swiss berusia 22 tahun, yang menyisihkan peringkat satu dunia dan juara bertahan Naomi Osaka pada Selasa itu, melontarkan servis yang tidak mampu dikembalikan oleh Pliskova saat match point untuk memastikan kemenangan di gurun Kalifornia yang cerah.

Bencic seharusnya bisa lebih mudah melawan petenis Ceko tersebut namun hanya bisa mengkonversi empat dari 16 peluang break-point.

Namun ia menyamai tujuh as yang dihasilkan Pliskova dengan tujuh yang dihasilkannya saat ia membukukan kemenangan ke-12 berturut-turut sejak turnamen Dubai Duty Free Tennis Championships bulan lalu tempat ia menjadi juara.

“Ia tahu servis dan groundstoke-nya keras,” katanya mengenai teman dan rekan latihannya Pliskova.

“Pastinya, rencana saya adalah berusaha membuatnya melakukan reli dan berusaha bagus dalam bertahan dan juga berusaha dominan ketika saya bisa.”

Sejak awal tahun ini, petenis peringkat 23 dunia Bencic telah mengalahkan lawan-lawan dari 10 peringkat teratas dan tampaknya telah melupakan cedera yang mengganggunya tahun lalu.

“Ini mimpi. Saya tidak percaya saya menang hari ini,” katanya kepada wartawan.

“Saya tidak akan masuk ke lapangan dengan harapan apapun saya hanya berusaha untuk main.”

Selanjutnya Bencic pada semifinal akan melawan salah satu di antara petenis Amerika Venus Williams atau petenis Jerman Angelique Kerber, yang saat berita ini dibuat belum memainkan laga perempat final mereka.

Penerjemah: Fitri Supratiwi
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kalahkan Karlovic, Dominic Thiem maju ke perempat final Indian Wells

Jakarta (ANTARA) – Petenis Austria Dominic Thiem maju ke perempat final turnamen tenis BNP Paribas Terbuka untuk kedua kalinya setelah mengalahkan petenis Kroasia Ivo Karlovic dengan skor 6-4, 6-3 hanya dalam waktu 59 menit di Indian Wells, California, Rabu waktu setempat.

Petenis unggulan ketujuh itu tiba di Indian Wells jauh dari kondisi terbaiknya dengan mencatat rekor menang-kalah 3-4 pada 2019, tapi petenis peringkat delapan dunia itu tampil mengesankan dalam tiga pertandingan turnamen ini.

Kunci pertandingan tersebut adalah saat break point pertama Thiem, dengan Karlovic memegang servis saat kedudukan 4-5, 15/40. Thiem melangkah maju dari garis belakang untuk melepaskan backhand mengembalikan servis Karlovic, memaksa petenis peringkat 89 itu melakukan tembakan setengah voli yang tidak berhasil. Poin itu tidak hanya menberi Thiem kemenangan set tersebut, tapi juga momentum, dan dia akhirnya terus melaju.

Thiem hampir tidak terpengaruh sama sekali dengan backhand slice yag mengiris tajam dari Karlovic. Dia memanfaatkan waktu untuk melepaskan tembakan backhand dia dan melepaskan forehand yang secara konsisten akurat, dan juga tembakan passing yang sangat keras.

Petenis Austria itu hanya kehilangan tujuh poin dari servisnya dalam pertandingan itu, dan berhasil mengonversi dua dari empat peluang break point untuk mencapai delapan besar turnamen itu.

Dominic Thiem tiba di kawasan gurun di California itu sebelas hari sebelum turnamen dimulai, dan persiapan yang lebih awal tersebut ternyata terlihat di lapangan.

“Hari-hari sebelumnya di sini di Indian Wells sangat membantu saya meraih kembali level puncak saya secara fisik dan juga untuk bermain bagus lagi,” kata Thiem seperti dikutip dari laman resmi ATP Tour.

“Latihan bagus 11 hari. Di situlah saya mendapatkan perasaan baik dan permainan tenis bagus saya, dan juga kembalinya kesehatan fisik yang bagus.”

Pada perempat final yang akan digelar Kamis waktu setempat, Thiem akan menghadapi petenis Prancis unggulan 18 Gael Monfils yang menyingkirkan petenis Jerman Philipp Kohlschreiber dengan skor 6-0, 6-2.

Baca juga: Federer dan Nadal melaju ke perempat final Indian Wells

Baca juga: Tundukkan Muguruza, Andreescu melaju ke semifinal Indian Wells

Pewarta: Irwan Suhirwandi
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Federer dan Nadal melaju ke perempat final Indian Wells

Jakarta (ANTARA) – Roger Federer dan Rafa Nadal masih berpeluang bertemu pada semifinal pada turnamen BNP Paribas Terbuka setelah keduanya meraih kemenangan dua set langsung pada putaran keempat di gurun Kalifornia, Rabu waktu setempat.

Dikutip dari Reuters, Kamis, Federer hanya membutuhkan waktu satu jam lebih untuk mengalahkan petenis Inggris Kyle Edmund 6-1, 6-4 pada pertemuan pertama mereka sepanjang karir dan mencapai perempat final pada hari yang cerah dan berangin semilir di Indian Wells.

Selanjutnya petenis 20 kali juara Grand Slam itu akan bertemu Hubert Hurkacz, yang sudah lebih dulu mengalahkan petenis remaja Kanada Denis Shapovalov 7-6(3), 2-6, 6-3. Pertemuan Hurkacz dengan Federer juga menjadi pertemuan pertama bagi mereka.

Nadal, 17 kali juara Grand Slam, mengakhiri langkah petenis kualifikasi Filip Krajinovic pada turnamen tersebut, memanfaatkan tiga dari empat peluang break point untuk meraih kemenangan 6-3, 6-4.

Baik Federer atau Nadal belum kehilangan satu set pun dalam tiga pertandingan di Indian Wells, turnamen yang sudah dimenangi Federer lima kali dan tiga kali oleh Nadal.

Pada pertandingan putaran empat lainnya, petenis Kanada Milos Raonic menyelamatkan seluruh tiga kesempatan break point Jan-Lennard Struff untuk menundukkan petenis Jerman itu 6-4, 6-3.

Unggulan 13 tersebut selanjutnya akan bertemu Miomir Kecmanovic yang maju ke perempat final setelah lawannya Yoshihito Nishioka tidak melanjutkan pertandingan karena cedera ketika Kecmanovis memimpin 6-4.

Baca juga: Tundukkan Muguruza, Andreescu melaju ke semifinal Indian Wells

Baca juga: Naomi Osaka susul Halep, pulang dari Indian Wells

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tundukkan Muguruza, Andreescu melaju ke semifinal Indian Wells

Jakarta (ANTARA) – Petenis muda Kanada Bianca Andreescu sukses menghancurkan juara Grand Slam dua kali Garbine Muguruza 6-0 6-1 untuk melaju ke semifinal BNP Paribas Open di Indian Wells, Rabu.

Petenis dengan status wildcard di turnamen dan masih berusia 18 tahun itu mendapatkan 83 persen dari poin servis pertamanya, lebih dari dua kali lipat dari petenis Spanyol unggulan ke-20, dan mengonversi lima dari tujuh peluang break-point-nya dalam pertandingan yang berlangsung selama 52 menit tersebut.

Baca juga: Naomi Osaka susul Halep, pulang dari Indian Wells

Andreescu melepaskan smes forehand pada match point pertamanya untuk memastikan kemenangan itu dengan tersenyum sebelum menjabat tangan sang juara Prancis Terbuka 2016 dan juara Wimbledon 2017.

Andreescu semakin terbiasa dengan kemenangan pada akhir-akhir ini dan keberhasilan pada pertandingan Rabu merupakan kemenangannya yang ke-26 tahun ini, terbanyak di antara pemain WTA lainnya.

Penantang di babak selanjutnya untuk petenis nomor 60 dunia itu adalah unggulan keenam Elina Svitolina atau Marketa Vondrousova yang masih berusia 19 tahun dan akan memainkan pertandingan perempat final mereka pada Rabu malam.

Penerjemah: Junaydi Suswanto
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Hasil pertandingan putra Indian Wells Masters

Jakarta (ANTARA) – Berikut ini hasil pertandingan babak ketiga tunggal putra turnamen Indian Wells Masters pada Rabu waktu setempat (Kamis WIB)
Putaran Ketiga
4-Roger Federer (Swiss) mengalahkan Stanislas Wawrinka (Swiss) 6-3 6-4

Putaran Keempat
13-Milos Raonic (Kanada) mengalahkan Jan-Lennard Struff (Jerman) 6-4 6-3
Miomir Kecmanovic (Serbia) mengalahkan Yoshihito Nishioka (Jepang) 6-4 (menyerah) Hubert Hurkacz (Polandia) mengalahkan 24-Denis Shapovalov (Kanada) 7-6(3) 2-6 6-3 4-Roger Federer (Swiss) mengalahkan 22-Kyle Edmund (Inggris) 6-1 6-4
12-Karen Khachanov (Rusia) mengalahkan 8-John Isner (AS) 6-4 7-6
2-Rafael Nadal (Spanyol) mengalahkan Filip Krajinovic (Serbia) 6-3 6-4

Baca juga: Federer bertemu Nadal lagi di putaran keempat Indian Wells

Penerjemah: Junaydi Suswanto
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Osaka mengaku sudah lakukan yang terbaik hadapi Bencic

Jakarta (ANTARA) – Petenis putri No.1 Dunia Naomi Osaka mengatakan bahwa dia sudah bertarung dengan maksimal dan berlapang dada setelah upayanya di BNP Paribas Terbuka berakhir dengan kekalahan 6-3 dan 6-1 dari Belinda Bencic di babak 16 Besar.

Dalam pertarungan antara juara Australia Terbuka dan petenis Swiss ini, justru Bencic lah yang paling banyak menembakkan bola dan berjuang sangat sengit, melansir wtatennis.com, Rabu.

“Jujur, dengan hasil seperti ini biasanya saya merasa sangat tertekan dan sedih. Tetapi saya merasa cukup baik sekarang, karena saya sudah mencoba yang terbaik dan saya tidak benar-benar menyesal. Saya berusaha untuk menjadi positif sepanjang pertandingan,” tutur Osaka.

Petenis berdarah Jepang-Haiti ini pun mengakui bahwa lawannya yang berusia 22 tahun itu bermain sangat bagus dan bisa meladeni teknik-tekniknya.

“Dia bermain sangat bagus dan dia pemain yang luar biasa. Saya pikir tidak ada yang bisa saya lakukan dalam situasi itu, mengingat bagaimana saya bermain,” katanya.

Baca juga: Naomi Osaka susul Halep, pulang dari Indian Wells

Dalam pertemuan tingkat tur pertama mereka, Bencic mempertahankan posisinya di baseline dan terbukti menjadi penyerang yang lebih konsisten sepanjang pertandingan dengan mematahkan servis Osaka lima kali.

“Ini benar-benar sulit. Saya merasa seperti akan kembali, dan kemudian saya mulai bermain bertahan yang justru seharusnya tidak saya lakukan,” tutur Osaka.

“Saya merasa seperti dia memiliki kontrol ketika poin dimulai. Saya pikir saya mencoba menjadi terlalu agresif pada awalnya. Dan kemudian menjelang akhir, saya mencoba untuk membuat beberapa tembakan lagi dan menggabungkan kedalaman. Saya pikir dia siap untuk itu juga. “

Secara keseluruhan, Osaka mengatakan dia senang dengan upaya pertamanya mempertahankan gelar.

Tidak hanya berurusan dengan tekanan dalam usaha mempertahankan gelarnya, turnamen ini juga jadi yang pertama dengan pelatih baru Jermaine Jenkins.

Osaka akan meninggalkan Indian Wells dengan tetap sebagai peringkat No.1 dan akan menuju Miami Terbuka sebagai unggulan teratas.

“Miami adalah turnamen yang melihat saya menjadi besar, karena saya tinggal di Florida Selatan. Saya sering pergi ke venue dan menonton semua (pemain) pro, dan saya selalu ingin menjadi seperti mereka,” pungkas Osaka.

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Djokovic ingin cepat beralih ke “halaman selanjutnya”

Jakarta (ANTARA) – Petenis nomor satu dunia Novak Djokovic berusaha keras menemukan penjelasan mengenai kekalahannya pada putaran ketiga yang mengejutkan oleh petenis Jerman Philipp Kohlschreiber, pada turnamen BNP Paribas Open di Indian Wells, Selasa waktu setempat, dengan mengatakan bahwa dia ingin cepat “beralih ke halaman selanjutnya”.

Kohlschreiber (35) menjungkalkan petenis Serbia yang menempati unggulan teratas dan lima kali mantan juara itu dengan skor 6-4, 6-4.

“Sejujurnya, saya tidak menikmati kekalahan, tak seorang pun begitu, tapi khususnya untuk turnamen seperti ini, sebuah turnamen tempat saya meraih banyak kesuksesan di masa-masa sebelumnya,” kata Djokovic kepada para pewarta seperti dikutip Reuters.

“Saya pikir saya dalam kondisi yang bagus. Saya sudah berlatih dengan baik, tapi itu terjadi begitu saja, suatu hari. Anda hanya harus menghadapinya, bangkit, beralih ke halaman selanjutnya”.

Baca juga: Jokovic dan Nadal akan kembali beraksi

Turnamen di Indian Wells merupakan turnamen pertama bagi Djokovic sejak memenangi gelar Australia Terbuka ketujuhnya pada Januari lalu dan petenis berusia 31 tahun itu mengatakan dia sudah melupakan kekalahan tersebut dan mengalihkan perhatiannya pada turnamen pekan depan di Miami Terbuka.

“Saya harus melupakannya dalam satu jam, karena saya bermain ganda,” kata Djokovic. “Saya harus mengakui bahwa tadinya saya memikirkan hal itu, tapi ini bagian dari dunia kami, dan kami harus bangkit kembali dengan sangat cepat.”

“Miami merupakan turnamen berikutnya bagi saya. Saya tidak pada level tertinggi saya, saya sadar itu, tapi mudah-mudahan saya dapat mencapai puncak di Miami,” kata Djokovic.

Penerjemah: Irwan Suhirwandi
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Naomi Osaka susul Halep, pulang dari Indian Wells

Jakarta (ANTARA) – Naomi Osaka menyusul Simona Halep keluar dari turnamen BNP Paribas Terbuka, Selasa waktu setempat, saat kedua petenis peringkat teratas di dunia itu tersingkir pada putaran keempat di Indian Wells.

Petenis peringkat satu dunia Osaka tidak pernah menemukan ritme permainannya saat melawan Belinda Bencic, ketika petenis Swiss itu menggunakan pukulan groundstroke yang presisi dan servis yang tepat untuk menumbangkan juara bertahan tersebut dengan kemenangan 6-3, 6-1 hanya dalam satu jam lebih.

Bencic (22 tahun) –yang pernah mencapai peringkat tertinggi ranking tujuh dunia dalam karirnya, sebelum mengalami cedera — melepaskan pukulan forehand voli pada match point untuk memastikan kemenangan yang membawanya ke perempat final.

“Saya sangat gembira dengan penampilannya,” kata Bencic kepada Tennis Channel. “Ini tidak semudah seperti yang ditunjukkan hasilnya dan saya tidak memperkirakan seperti itu, sehingga tentunya senang,” katanya seperti dikutip Reuters.

Bencic, peringkat 23 dunia, belakangan ini mempunyai kebiasaan menjungkalkan para petenis 10 peringkat teratas, mengalahkan empat orang di antara mereka dalam perjalananya meraih gelar di Dubai Duty Free Tennis Championships bulan lalu.
Baca juga: Kalahkan Kvitova, Bencic juara di Dubai

Ia akan kembali menghadapi petenis 10 peringkat teratas ketika ia bertemu peringkat lima dunia Karolina Pliskova, yang melontarkan 13 as untuk menundukkan Anett Kontaveit 7-6(0), 4-6, 6-2 untuk mencapai babak delapan besar.

Kekalahan Osaka menutup hari yang buruk bagi para petenis peringkat satu setelah petenis top putra asal Serbia Novak Djokovic, mengalami kekalahan 4-6, 4-6 dari Philipp Kohlschreiber.

Sebelumnya, remaja asal Ceko Marketa Vondrousova mengalahkan unggulan kedua Simona Halep dari Rumania 6-2, 3-6, 6-2.

Kekalahan Halep memastikan Osaka akan mempertahankan peringka satunya setelah turnamen tersebut.
Baca juga: Simona Halep tersingkir di Indian Wells

Ini juga merupakan kemenangan pertama petenis berusia 19 tahun Vondrousova atas pemain 10 peringka teratas dalam enam kali upayanya.

“Saya pikir saya bermain bagus sepanjang pekan tapi ini sesuatu yang istimewa karena dia nomor dua di dunia,” kata Vondrousova. “Saya hanya berjuang untuk setiap poin.”

Remaja lainnya, petenis bukan unggulan asal Kanada Bianca Andreescu, mengalahkan unggulan 18 Wang Qiang dari China 7-5, 6-2 untuk selanjutnya akan menghadapi Garbine Muguruza pada perempat final, setelah petenis Spanyol itu menyingkirkan Kiki Bertens dari Belanda dengan kemenangan 5-7, 6-1, 6-4.

Petenis Ukraina Elina Svitolina mengalahkan petenis Australia Ashleigh Barty 7-6(8), 5-7, 6-4 untuk mencapai perempat final pertama kalinya.

Baca juga: Osaka ingin cari kemenangan baru di Paribas Terbuka 2019
Baca juga: Halep sampaikan pesan bagi perempuan seluruh dunia
 

Penerjemah: Fitri Supratiwi
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Djokovic disingkirkan Kohlschreiber di Indian Wells

Jakarta (ANTARA) – Kejutan terjadi ketika petenis Jerman Philipp Kohlschreiber menyingkirkan Novak Djokovic 6-4, 6-4 di babak ketiga turnamen tenis BNP Paribas Terbuka di Indian Wells, Selasa (Rabu WIB), membuat langkah petenis nomor satu dunia itu terhenti di turnamen yang sudah lima kali dimenanginya.

Kekalahan telak petenis Serbia tersebut merupakan kejutan besar di turnamen tersebut, mengingat Djokovic belum pernah kehilangan satu set pun terhitung sejak babak 16 besar Australia Terbuka pada Januari lalu.

Tapi Kohlchreiber tidak bisa lama-lama merayakan kemenangan besarnya karena petenis berusia 35 tahun itu harus segera menghadapi petenis Prancis Gael Monfils di babak keempat, Rabu (Kamis WIB) akibat pertandingan menghadapi Djokovic sebelumnya tertunda cukup lama karena hujan.

Kejutan lain terjadi, Hubert Hurkacz dengan senjata sepuluh kali servis as menyingkirkan petenis nomor tujuh dunia asal Jepang Kei Nishikori dengan skor akhir 4-6, 6-4, 6-3 untuk melangkah ke babak keempat.

Hurkacz yang peringkat 67 dunia itu hanya memerlukan waktu dua jam untuk bangkit dari ketinggalan oleh finalis AS Terbuka 2014 di pertandingan yang berlangsung di kota gurun pasir di  Kalifornia selatan tersebut.

Pada pertandingan berikutnya, Hurtacz (22 tahun) akan berhadapan dengan petenis Kanada Denis Shapovalov, yang masih terus melaju tanpa kehilangan satu set pun saat menyingkirkan unggulan sepuluh asal Kroasia, Marin Cilic dengan angka telak 6-4, 6-2.

Usai menyingkirkan Cilic, Hurtacz pun meluapkan kegembiraan dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada pendukung dengan melantunkan lagu rap.

Baca juga: Simona Halep tersingkir di Indian Wells

Baca juga: Garbine Muguruza lanjutkan langkahnya di Indian Wells

Penerjemah: Atman Ahdiat
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Simona Halep tersingkir di Indian Wells

Jakarta (ANTARA) – Petenis peringkat dua dunia Simona Halep bermain buruk dan akhirnya disingkirkan dari BNP Paribas Terbuka oleh remaja Ceko Marketa Vondrousova yang menang 6-2, 3-6, 6-2 pada babak 16 besar di Indian Wells, Selasa waktu setempat.

Dikutip dari Reuters, Rabu, Halep, yang menerima perawatan medis karena lecet pada kakinya selama pertandingan, memenangi kurang dari setengah service-point pertamanya dan hanya menghasilkan enam winner sementara melakukan 36 kesalahan sendiri.

Kemenangan tersebut merupakan kemenangan pertama Vondrousova yang berusia 19 tahun atas petenis 10 peringkat teratas dalam enam kali upayanya.

Vondrousova selanjutnya akan menghadapi Elina Svitolina atau Ashleigh Barty pada perempat final.

Remaja lainnya, Bianca Andreescu (18 tahun) asal Kanada yang tidak diunggulkan, mengalahkan unggulan 18 Wang Qiang dari China 7-5, 6-2 untuk membukukan tempat di perempat final.

Kemenangan itu merupakan kemenangan ke-25 Andreescu tahun ini, yang terbanyak dari pemain WTA lainnya.

Dia akan menghadapi Garbine Muguruza untuk pertama kalinya setelah petenis Spanyol itu berjuang kembali untuk menghentikan Kiki Bertens dari Belanda dengan kemenangan 5-7, 6-1, 6-4.

Baca juga: Halep awali musim baru tanpa pelatih setelah Cahill berhenti

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Garbine Muguruza lanjutkan langkahnya di Indian Wells

Jakarta (ANTARA) – Petenis unggulan 20 Garbiñe Muguruza melanjutkan langkahnya di Indian Wells dengan menapaki babak perempat final setelah mengalahkan Kiki Bertens pada 16 besar BNP Paribas Terbuka.

Setelah menang atas unggulan 10 Serena Williams pada babak sebelumnya ketika petenis AS tersebut tidak melanjutkan pertandingan saat tertinggal 3-6, 0-1 karena masalah kesehatan, Muguruza kembali meraih kemenangan.

Baca juga: Venus terjungkal di Indian Wells

Kali ini ia menyingkirikan unggulan ketujuh Kiki Bertens asal Belanda setelah ia kehilangan set pembuka dengan kemenangan 5-7, 6-1, 6-3.

“Saya rasa ini pertandingan yang sangat sulit,” kata Muguruza setelah kemenangannya. “Saya kira kami berdua bermain bagus. Setiap reli sangat intens, sangat panjang. Pada dasarnya hingga akhir pertandingan, siapa pun di antara kami bisa menang.

“Dan saya gembira dengan level yang saya mainkan, dan juga bagaimana saya mengelola intensitas permainan dan tidak membiarkan turun, pada dasarnya, tidak ada sepanjang pertandingan,” katanya dikutip dari laman resmi WTA, Rabu.

Kemenangan tersebut membawa petenis Spanyol itu ke babak delapan besar untuk keduakalinya sepanjang karir.

Selanjutnya ia akan bertemu petenis berusia 18 tahun Bianca Andreescu dari Kanada yang menyisihkan petenis China Wang Qiang dengan kemenangan 7-5, 6-2.

Petenis lainnya yang juga lolos ke perempat final adalah Marketa Vondrousova dari Ceko berkat kemenangan 6-2, 3-6, 6-2 atas unggulan kedua asal Rumania Simona Halep.

Baca juga: Sabalenka jumpa Kerber di putaran keempat Indian Wells

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Naomi Osaka melaju ke putaran keempat Indian Wells

Jakarta (ANTARA) – Petenis nomor satu dunia putri Naomi Osaka melaju ke pertandingan putaran keempat Indian Wells setelah menang 6-4, 6-2 victory atas Danielle Collins pada Senin waktu setempat.

Petenis Jepang berusia 21 tahun itu mengawali permainan dengan garang ketika dia mematahkan lawannya pada set pertama dan mengalahkan lawannya lewat 29 kemenangan permainan untuk melangkah ke tahap berikutnya.

Juara AS dan Australia Terbuka itu pada pertandingan selanjutnya akan menghadapi petenis Swiss Belinda Bencic, yang mengalahkan Ekaterina Alexandrova 6-4 6-2.

Kedua petenis itu pada pertandingan putaran keempat akan bergabung dengan juara tujuh kali Grand Slam Venus William, yang mengalahkan petenis kualifikasi Christina McHale 6-2 7-5.

Sementara petenis gaek berusia 38 tahun Williams, dengan kemenangannya itu selanjutnya akan menghadapi petenis non-unggulan asal Jerman Mona Barthel.

“Saya merasa lebih mantap menuju pertandingan, sebagai contoh hari ini,” kata Williams.

“Saya belum pernah bermain melawan McHale, maka anda akan merasa sama sekali tidak tahu dengan apa yang akan terjadi,” katanya.

Pada pertandingan sebelumnya, petenis unggulan ke-11 asal Latvia Anastasija Sevastova menjadi pemain berikutnya yang minggir karena terkena penyakit virus di turnamen tersebut.

Sevastova tertinggal 0-5 saat dia mundur pada set pertama pada pertandingan putaran ketiga ketika menghadapi petenis unggulan ke-21 asal Estonia Anett Kontaveit.

Dia mundur dari pertandingan hanya berselang 24 jam seteleh Serena Williams juga menyatakan mundur pada Minggu ketika juga terkena penyakit virus.

Begitu juga di bagian putra, petenis putra unggulan ketiga Alexander Zverev juga mengatakan terserang virus pada Senin setelah kalah dari petenis Jerman Jan-Lennard Struff..

Penerjemah: Aris Budiman
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Naomi Osaka melawan Danielle Collins

Petenis Jepang Naomi Osaka berteriak saat melawan petenis Amerika Serikat Danielle Collins pada pertandingan babak ketiga BNP Paribas Terbuka di Indian Wells Tennis Garden Indian Wells, California, Selasa (12/3). ANTARA FOTO/Reuters/USA TODAY SportsUSA TODAY Sports/pras.

Monfils kemungkinan besar akan bertemu Djokovic

Jakarta (ANTARA) – Perjalanan petenis Prancis Gael Monfils di Indian Wells berlanjut ke tahap selanjutnya usai mengalahkan petenis Spanyol Albert Ramos-Vinolas 6-0 dan 6-3, memastikan langkahnya ke babak keempat BNP Paribas Open.

Pemain berusia 32 tahun, yang maju ke semifinal dalam tiga agenda terakhirnya, merebut piala ATP 500 keduanya pada bulan Februari di Turnamen Tenis Dunia ABN AMRO Rotterdam Belanda.

Berkat upayanya di awal musim, peringkat 19 dunia ini kembali masuk dalam 20 Besar Peringkat ATP untuk pertama kalinya sejak Juli 2017, seperti dikutip atptour.com, Selasa.

Dia akan menghadapi ujian berat di babak berikutnya, yaitu melawan nomor satu dunia Novak Djokovic atau Philipp Kohlschreiber, petenis veteran asal Jerman.

Sementara Monfils diuji oleh pemain Argentina Leonardo Mayer dalam tiga set di putaran kedua, pemegang juara ATP Tour delapan kali ini sempat menghadapi kesulitan melawan Ramos-Vinolas yang mematahkan servis petenis kidal itu lima kali untuk memimpin setelah 70 menit.

Namun Monfils dengan sangat baik mengembalikan servis kedua, memenangi 75 persen poin tersebut.

Baca juga: Monfils juara di Rotterdam 2019

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sabalenka jumpa Kerber di putaran keempat Indian Wells

Jakarta (ANTARA) – Unggulan sembilan Aryna Sabalenka membukukan satu tempat di babak 16 besar BNP Paribas Terbuka di Indian Wells, AS, Senin waktu setempat, dengan kemenangan 6-2, 7-5 atas unggulan 24 Lesia Tsurenko.

Kalah oleh petenis Ukraina tersebut dalam satu-satunya pertemuan mereka sebelumnya, perempat final di Hobart International tahun lalu, yang saat itu ia hanya menang dua gim. Petenis peringkat sembilan tersebut tampil sangat baik hampir sepanjang pertandingan selama satu jam 23 menit.

Petenis berusia 20 tahun itu melaju pada empat gim pertama hanya dalam 15 menit, dan memimpin 6-2, 4-1 sebelum petenis Ukraina, Tsurenko bangkit pada akhir set kedua.

Tsurenko memenangi tiga gim beruntun dari ketertinggalan 2-5 pada set kedua, namun Sabalenka mengembalikan performanya dengan mempertahankan servis dan mematahkan servis unggulan 24 itu keenam kalinya dalam pertandingan tersebut untuk membukukan kemenangan.

“Saya ingat dia mengalahkan saya 6-1, 6-1, sehingga saya sangat fokus hari ini,” kata Sabalenka di tepi lapangan seusai pertandingan, dikutip dari laman WTA.

“Ia pemain yang hebat dan pertandingan hari ini sulit.”

Petenis Belarusia tersebut selanjutnya akan bertemu unggulan delapan Angelique Kerber, yang bangkit dari kehilangan set pertama untuk mengalahkan petenis kualifikasi asal Rusia Natalia Vikhlyantseva pada putaran ketiga.

Baca juga: Halep sampaikan pesan bagi perempuan seluruh dunia

Sementara itu, petenis Spanyol unggulan 20 Garbine Muguruza yang maju ke babak 16 besar setelah memimpin 6-3, 1-0 atas unggulan 10 Serena Williams (AS) yang tidak melanjutkan pertandingan karena sakit, akan bertemu unggulan tujuh asal Belanda Kiki Bertens yang menang 7-6(10), 6-4 atas Juhanna Konta dari Inggris.

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Djokovic gugup saat pertandingannya disaksikan Pete Sampras

Jakarta (ANTARA) – Novak Djokovic pernah menundukkan mantan No.1 dunia Pete Sampras di Australia Terbuka untuk memenangi gelar Grand Slam ke-15 dan sekaligus merangsek ke urutan ketiga dalam daftar kejuaraan besar di Era Terbuka.

Namun persaingan keduanya di masa lalu justru tak terlihat kala Djokovic berlari dari lapangan untuk menyambut Sampras setelah kemenangan putaran kedua di BNP Paribas Terbuka, Sabtu malam.

Bahkan unggulan teratas di Indian Wells ini merasa sedikit gugup ketika melihat idolanya di barisan depan.

“Saya belajar bahwa saya harus siap melihat Pete Sampras datang untuk menonton pertandingan saya. Tentu saya terkejut dan gugup, tapi sangat senang,” kata petenis Serbia itu, melansir atptour.com, Senin.

Menurut dia, kesempatan untuk bertemu dengan Sampras merupakan hal langka dan ia pun sempat gugup karena tidak ingin penampilannya di lapangan mengecewakan sang legenda tersebut.

Djokovic berusaha untuk mencetak rekor gelar keenam di BNP Paribas Terbuka, sebuah turnamen di mana Sampras menang pada 1994-95.

Petenis Amerika itu meraih 64 piala tingkat tur dalam karirnya.

“Sangat mengasyikkan melihat seseorang yang saya kagumi ketika masih kecil. Saya berusaha terlalu keras di set pertama untuk membuatnya terkesan. Aku mendatanginya dan aku berterima kasih padanya karena sudah datang,” tutur Djokovic.

Sementara Djokovic merasa gugup ketika bermain di depan Sampras, jsutru pemain Amerika ini tidak melihat dirinya dalam konteks yang sama.

“Saya tidak menganggap diri saya sebagai sesuatu yang lebih besar dari apa yang saya lakukan dalam karier saya. Saya tidak menganggap diri saya sebagai ikon apa pun. Saya hanya menang beberapa angka yang cukup mengesankan,” tutur Sampras.
Baca juga: Sabtu jadi awal pertaruhan Djokovic dan Zverev di Indian Wells
Baca juga: Novak incar rekor Rafa di Indian Wells
Baca juga: Fakta mengenai Novak Djokovic, juara Australia Terbuka 2019

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Federer akan hadapi Wawrinka usai kalahkan Gojowczyk

Jakarta (ANTARA) – Petenis unggulan keempat  Roger Federer mengalahkan petenis Jerman Peter Gojowczyk 6-1 dan 7-5 pada hari Minggu dan kemungkinan akan menghadapi Stan Wawrinka di putaran ketiga BNP Paribas Terbuka 2019.

“Untuk putaran pertama saya merasa sangat baik. Jika saya melakukan servis sedikit lebih baik, pasti akan berjalan lebih cepat,” kata Federer seperti dilansir atptour.com, Senin.

Federer kini telah maju ke putaran ketiga atau lebih baik di Indian Wells dalam 10 penampilan beruntun, saat ia mencoba untuk membuat final kelima beruntun di ATP Masters 1000.

Potensi pertemuan petenis Swiss ini dengan Wawrinka akan menjadi “pertandingan ulang” pada final 2017 yang pernah dilakoni keduanya.

Meski begitu, agar keduanya bisa bertemu maka Wawrinka yang merupakan mantan pemain nomor tiga dunia itu harus mengalahkan petenis unggulan ke-29 Marton Fucsovics.

Federer kini sedang mengejar rekor gelar keenam di BNP Paribas Terbuka, sama seperti unggulan nomor satu dunia Novak Djokovic yang juga telah merebut lima piala di padang pasir Indian Wells.

Sebanyak 63 kemenangan sudah diraih Federer di Indian Wells, dan menjadi kemenangan yang paling banyak diperolehnya di setiap agenda Masters 1000.
Baca juga: Federer sampaikan kebahagiaan atas gelar ke-100 lewat instagram
Baca juga: Perang bintang kemungkinan terjadi di putaran awal Paribas Terbuka
Baca juga: Media sosial bereaksi terhadap gelar juara ke-100 Federer

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Osaka balaskan dendam kalahkan Mladenovic di Paribas Terbuka

Saya masih merasa harus banyak belajar

Jakarta (ANTARA) – Unggulan teratas Naomi Osaka berhasil mempertahankan gelar BNP Paribas Terbuka dengan kemenangan awal mengalahkan Kristina Mladenovic 6-3 dan 6-4.

Pada pertemuan keduanya terakhir kali di putaran awal Dubai Duty Free Tennis Championships, Osaka dikalahkan dalam dua set oleh petenis Prancis tersebut dan menjadi capaian membanggakan karena berhasil mengalahkan Osaka.

Kemenangan ini pun menjadi pembalasan manis petenis Jepang yang memegang gelar juara Australia Terbuka itu pada Mladenovic.

“Ini hanya satu pertandingan. Saya masih merasa harus banyak belajar,” tutur Osaka melansir wtatennis.com, Minggu.

Dalam pertandingan di Indian Wells, Osaka telah membuat beberapa perubahan besar jika dibandingkan saat melawan Mladenovic sebelumnya.

Osaka yang kini memakai jasa Jermaine Jenkins sebagai pelatihnya, membuktikan pada Sabtu malam bahwa dia bisa bangkit untuk mengklaim kemenangan pertamanya yang telah lama ditunggu-tunggu sejak mengangkat gelar Australia Terbuka.

Berikutnya, Osaka akan bertemua unggulan No.25 Danielle Collins, yang menjadi unggulan pada awal tahun ini setelah mencapai semifinal di Australia Terbuka.

Sebelumnya, Collins mengalahkan Kirsten Flipkens dengan “straight set” 6-4 dan 6-1 untuk maju ke babak ketiga.

Baca juga: Osaka ingin cari kemenangan baru di Paribas Terbuka 2019

Baca juga: Kvitova: Osaka harus belajar atasi sifat pemalu

Baca juga: Osaka kalah di debut sebagai petenis nomor satu dunia

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Halep sampaikan pesan bagi perempuan seluruh dunia

Jakarta (ANTARA) – Unggulan kedua Simona Halep menjalani Hari Perempuan Internasional dengan penuh gaya, melalui kemenangan dua set yang solid atas Barbora Strycova untuk maju ke putaran ketiga di BNP Paribas Terbuka.

Tema Hari Perempuan Internasional 2019 adalah Balance for Better, dan kampanye tahun ini berupaya menciptakan dunia yang seimbang bagi gender dengan merayakan pencapaian sosial, ekonomi, budaya, dan politik perempuan.

“Ini hari yang sangat besar. Bagi kami, ini hari yang besar. Semua orang, para wanita, ikut merayakan,” tutur Halep terkait Hari Perempuan Internasional, melansir wtatennis.com, Minggu.

“Sebenarnya aku memesan bunga untuk ibuku, aku mengirimnya. Ini hal besar di Rumania. Dan setiap tahun saya di sini, jadi saya sedikit sedih karena saya tidak bisa merayakannya, tetapi saya akan punya waktu setelahnya,” tutur Halep menceritakan.

Di Indian Wells, Halep mengatakan bahwa ia menikmati peran ganda sebagai pahlawan olahraga dan panutan, dan dia berharap prestasinya dapat menginspirasi wanita muda di Rumania dan sekitarnya.

“Saya pikir mereka dapat melihat dan mereka dapat percaya bahwa seorang wanita dapat melakukan apa saja di dunia ini. Kita bisa mencapai apa saja, menjadi wanita yang sukses dan tidak ada batasan,” katanya.

Menurut dia, tidak hanya pria yang bisa melakukan hal-hal besar.

“Apa yang bsa diambil dari karir saya, adalah bahwa jika kita tidak pernah menyerah maka kita dapat mencapai apa pun,” pungkas Halep.

Baca juga: Halep bisa lebih santai tanpa pelatih
Baca juga: Halep taklukkan Bouchard sebagai kemenangan ke-200
Baca juga: Stephens kalah, Serena melaju di Indian Wells

Penerjemah: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Auger langkahi Tsitsipas ke putaran tiga Paribas Terbuka

Jakarta (ANTARA) – Pemain muda asal Kanada Felix Auger-Aliassime melaju ke putaran tiga BNP Paribas Terbuka usai mengalahkan unggulan kesembilan Stefanos Tsitsipas dengan 6-4 dan 6-2.

Pemuda berusia 18 tahun yang menjadi pemain termuda di top 100 dunia ini, melepaskan servis yang tidak dapat dikembalikan pada “match point” untuk mengalahkan Tsitsipas, yang juga menyandang status pemain termuda di peringkat 10 besar.

Auger-Aliassime sudah memegang keunggulan 3-0 atas Tsitsipas ketika mereka bertemu sebagai junior, melansir Reuters, Minggu.

“Saya tidak tahu apa yang diharapkan hari ini karena sekarang dia merupakan pemain yang sama sekali berbeda,” kata Auger-Aliassime.

“Saya percaya pada diri sendiri. Saya pikir saya memiliki peluang. Saya bermain dengan sangat baik hari ini, jadi itu jelas merupakan kunci besar,” katanya menambahkan.

Untuk selanjutnya di putaran tiga Indian Wells, finalis di Rio Terbuka bulan lalu ini akan meladeni antara Yoshihito Nishioka (Jepang) dan Roberto Bautista Agut (Spanyol).

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Aris Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Stephens kalah, Serena melaju di Indian Wells

Jakarta (ANTARA) – Petenis kualifikasi asal Swiss Stefanie Vogele mengalahkan peringkat empat dunia Sloane Stephens 6-3, 6-0 pada putaran kedua BNP Paribas Terbuka, Jumat waktu setempat, sementara Serena Williams mengatasi Victoria Azarenka untuk maju ke putaran berikutnya.

Vogele hanya membutuhkan satu jam lebih untuk mengalahkan unggulan keempat Stephens dan membuat rekor pertemuannya secara keseluruhan menjadi 4-1 melawan juara AS Terbuka 2017, yang melakukan kesalahan sendiri ke-32 pada match point ketika pukulan forehand-nya melebar.

“Pasti melawan seseorang yang tidak pernah sebaik itu di masa lalu adalah agak keras,” kata Stephens kepada wartawan setelah pertandingan, yang dimainkan di tengah angin kencang pada hari yang cerah di gurun California Selatan.

“Tadi berangin tapi berangin untuk kami berdua. Saya hanya tidak memainkan pertandingan yang hebat hari ini.”

Di bawah cahaya di lapangan di stadion, Serena Williams melontarkan 39 winner untuk mengalahkan Azarenka 7-5, 6-3 pada pertandingan yang mengulang final 2016, yang dimenangi petenis Belarusia itu.

“Saya sungguh menyukai dia, ia sungguh teman yang baik,” kata Williams yang 23 kali juara Grand Slam itu.

“Ia sesama ibu dan mantan nomor satu, seperti saya.

“Sulit melawan seseorang yang sangat dekat dengan anda tapi juga sangat menyegarkan dan keren.”

William akan melawan Garbine Muguruza pada putaran ketiga setelah unggulan 20 asal Spanyol itu sebelumnya menyisihkan petenis Amerika Lauren Davis 6-1, 6-3.

Baca juga: Serena Williams naik lagi ke peringkat 10 besar

Petenis AS bukan unggulan Jennifer Brady menundukkan unggulan 19 Caroline Garcia 6-3, 3-6, 6-0 untuk membukukan tempat di putaran ketiga.

Brady yang berusia 23 tahun itu melontarkan lima ace menuju kemenangan kelimanya atas petenis Prancis itu tahun ini, untuk selanjutnya bertemu unggulan 12 Ash Barty, yang mengalahkan Tatjana Maria 6-4, 6-4.

Petenis Ceko Marketa Vondrousova menang atas petenis Rusia Daria Kasatkina 6-2, 6-1 untuk membukukan tempat pada putaran ketiga.

Dengan kekalahan tersebut, unggulan 14 Kasatkina, finalis di Indian Wells tahun lalu, diproyeksikan tersingkir dari 20 peringkat teratas, saat ranking baru diumumkan nanti.

Unggulan kedua Simona Halep, petenis Latvia Jelena Ostapenko, Johanna Konta dari Inggris, petenis Belgia Elise Mertens dan petenis berusia 18 tahun Bianca Andreescu, semuanya mencapai putaran ketiga dengan kemenangan dalam dua set langsung, Jumat, demikian laporan Reuters.

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sabtu jadi awal pertaruhan Djokovic dan Zverev di Indian Wells

Jakarta (ANTARA) – Tiga tahun lalu, Novak Djokovic hampir dikalahkan oleh petenis Amerika non-unggulan bernama Bjorn Fratangelo di BNP Paribas Terbuka 2016.

Pada Sabtu ini mereka bertemu lagi di panggung yang sama dan Fratangelo akan membalas dendam ketika mereka membuka sesi malam di Stadium 1, tepat tiga tahun setelah kemenangan Djokovic dengan skor 2-6, 6-1, dan 6-2 pada putaran kedua 2016.

Petenis Serbia unggulan teratas itu ingin mencetak rekor keenam mahkota Indian Wells, sekaligus memperpanjang cengkeramannya di atas peringkat ATP, seperti dilansir atptour.com, Sabtu.

Pada hari yang sama, unggulan ketiga dunia Alexander Zverev dan unggulan ketujuh Dominic Thiem juga akan beraksi.

Petenis Jerman itu melakukan penampilan utamanya yang keempat di Indian Wells dan mencari piala Masters 1000 berikutnya.

Sedangkan Thiem memulai upayanya melawan Jordan Thompson pada sesi malam di Stadium 2.

Baca juga: Halep bisa lebih santai tanpa pelatih

Baca juga: Ivo Karlovic raih kemenangan di usia 40

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Halep ke putaran tiga Indian Wells usai libas Strycova

Jakarta (ANTARA) – Petenis nomor dua dunia Simona Halep melaju ke putaran tiga usai BNP Paribas Terbuka 2019 melibas Barbora Strycova 6-2 dan 6-4 di putaran kedua.

Halep membutuhkan 86 menit untuk melawan Strycova, termasuk kemenangan sebelumnya di babak keempat Indian Wells pada 2016 yang merupakan hasil terbaik Strycova di agenda ini.

Halep yang berasal dari Rumania itu tidak pernah kalah satu set pun melawan petenis putri peringkat 50 Strycova.

Baca juga: Halep bisa lebih santai tanpa pelatih

“Pada akhirnya cukup sulit, permainan kami tidak mudah untuk dilakukan tetapi saya merasa baik,” tutur Halep menyikapi kondisi berangin selama pertandingan, melansir wtatennis.com, Sabtu.

Dalam pertandingan ini, Halep begitu fokus saat menghadapi lawan dari Republik Ceko itu, termasuk mengetahui strategi apa yang dipakai.

“Hari ini saya benar-benar fokus pada apa yang harus saya lakukan, dan saya tahu cara bermain melawannya. Kami sudah bermain berkali-kali. Jadi saya pikir itu bagus,” pungkas Halep.

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Aris Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Serena kalahkan Azarenka

Petenis AS Serena Williams berteriak gembira sesaat setelah berhasil mengalahkan peteinis Belarusia Victoria Azarenka dalam pertandingan babak kedua Turnamen Tenis BNP Paribas Terbuka 2019, di lapangan Indian Wells Tennis Garden, Jumat (8/3/2019). Serena menang dua set langsung 7-5 dan 6-3. ANTARA FOTO/Jayne Kamin-Oncea-USA TODAY Sports/hp.

Petenis putri senior ungkap penilaian pada junior

Jakarta (ANTARA) – Turnamen BNP Paribas Terbuka, Indian Wells Amerika Serikat, tidak hanya menghadirkan ketegangan dan persaingan antarpemain, namun juga upaya menumbuhkan semangat bagi para pemain muda yang ikut berkompetisi.

Dalam peringkat 100 besar WTA, ada lima petenis putri muda, yaitu Dayana Yastremska No 37 dan Bianca Andreescu No 60 yang masih berusia 18 tahun, Marketa Vondrousova No 61 (19 tahun), dan dua petenis 17 tahun Amanda Anisimova No 67 serta Anastasia Potapova No 72.

Unggulan ketiga Petra Kvitova, yang pernah mengalahkan Anisimova di Melbourne, memuji petenis muda yang sedang naik daun itu.

“Saya suka gaya permainannya, dia benar-benar berusaha bermain agresif. Dia cukup tinggi, memiliki servis yang baik yang saya kira di masa depan akan menjadi senjata terbesarnya,” tutur Kvitova melansir wtatennis.com, Sabtu.

Anisimova dianugerahi “wildcard” dalam nomor utama Indian Wells bersama remaja lainnya Andreescu, yang mencapai final WTA pertamanya di Auckland awal tahun ini dan naik menjadi pemain Kanada No1 setelah menang di Newport Beach 125K.

Seperti Kvitova, banyak pemain senior berkaca pada diri mereka sendiri di tengah para pemain muda dan sangat sadar akan “ancaman” di masa depan ketika junior ini terus naik.

“Saya tidak ingin mengatakan bahwa tahun pertama itu mudah, tetapi ini berbeda dari tahun-tahun berikutnya karena anda harus bertahan. Sekarang tekanan datang saat banyak yang mulai mengenal mereka,” tutur peringkat lima dunia Karolina Pliskova.

Pliskova mengingat masa transisi yang sulit yang dia alami antara tahun 2014 dan 2016.

Petenis Ceko dengan servis yang hebat ini menerobos ke dalam peringkat dan akhirnya masuk Top 100, dan kemudian belajar bagaimana bersaing dari posisi baru tidak lagi menjadi “underdog” yang tidak dikenal.

“Ketika saya berhasil untuk pertama kalinya ke Top 100, saya hanya merasa seperti saya punya beberapa pertandingan karena pasti tidak mudah. Sekarang tentu saja situasinya berbeda,” ujar Pliskova.

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Halep bisa lebih santai tanpa pelatih

Jakarta (ANTARA) – Petenis putri nomor dua Simona Halep mengatakan bahwa untuk saat ini tidak melakukan pembicaraan dengan siapa pun untuk mengisi posisi pelatih di timnya.

“Pada saat ini, saya tidak meminta siapa pun. Aku tidak tahu apa yang akan terjadi, tapi aku tidak meminta pada siapa pun dan aku tidak berbicara dengan siapa pun,” tutur Halep melansir wtatennis.com, Sabtu.

Meski tetap ingin berlaku profesional dan menjalani pertandingan dengan benar, Halep mengaku rindu sosok pelatih yang bisa membimbing dan memberikan nasihat kepadanya.

Tetapi, Halep yang terkenal intens mengakui bahwa kadang-kadang bisa mengatur waktu sesuai keinginannya sudah menjadi hal baru yang bisa dia terima.

Baca juga: Halep taklukkan Bouchard sebagai kemenangan ke-200

Hal itu berbeda saat masih memiliki pelatih, kehidupannya tidak bisa dilakukan seenaknya, kata petenis asal Rumania ini.

“Aku akan menceritakan sebuah kisah lucu. Di Dubai sebelum menghadapi Tsurenko, saya sangat lelah dan tidak bisa tidur nyenyak. Seharusnya bangun jam 8:00 pagi dan saya tidur dua jam lagi. Saya berpakaian untuk pertandingan, sarapan, dan saya langsung pergi ke pertandingan. Jika saya memiliki pelatih, itu tidak mungkin,” katanya menceritakan.

Pemegang gelar juara 2015 datang ke Indian Wells dalam kondisi baik dan penuh percaya diri setelah awal yang berkualitas untuk musim ini.

Setelah terdepak di babak 16 besar Australia Terbuka dari Serena Williams, Halep terus membangun kepercayaan dirinya hingga Februari, mencetak dua kemenangan besar di Piala Fed dan membuat final pertamanya musim ini di Qatar Total Terbuka dan semifinal di Dubai.

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Osaka ingin cari kemenangan baru di Paribas Terbuka 2019

Jakarta (ANTARA) – Petenis nomor satu dunia Naomi Osaka yang mengantongi gelar BNP Paribas Terbuka 2018, mengaku ingin mencari kemenangan baru dalam gelaran yang sama di tahun ini.

Bagi pemain berusia 21 tahun asal Jepang ini, Paribas Terbuka 2019 bukan tempat untuk mempertahankan gelar, namun ingin mencari makna kemenangan yang lain, mengutip wtatennis.com, Jumat.

Ungkapan itu begitu mengena mengingat turnamen yang berlangsung di Indian Wells itu menjadi tempat pertamanya meraih gelar juara.

“Semua orang di sekitar saya sangat mendukung. Mereka tidak berbicara tentang mempertahankan gelar. Kami hanya ingin terus bergerak maju. Ini bukan tentang mempertahankan, ini tentang mendapatkan yang lain. Itulah bagaimana pikiran kita dan bagaimana mungkin berbeda dari orang lain,” tutur Osaka.

“Ini merupakan perjalanan yang sangat gila bagi saya. Kalian berkata ‘tahun lalu’, tapi rasanya seperti 10 tahun yang lalu,” katanya menambahkan.

Baca juga: Osaka pecah kongsi dengan pelatih Bajin bukan karena uang

Untuk membantu Osaka memperbaiki keterampilannya, adalah Jermaine Jenkins yang kini menjadi pelatih baru Osaka.

Osaka mengatakan dia sudah bisa merasakan dampak positif dari kemitraannya dengan Jenkins.

“Saya merasa semakin kuat, dan ketika anda semakin kuat, maka anda menjadi lebih baik. Pada saat yang sama, sangat menyenangkan untuk berlatih dengannya karena dia sangat keras, tetapi dia tidak takut untuk membuat lelucon juga,” tutur Osaka.

Bagi Osaka, Jenkins sudah dianggap sebagai seorang kakak laki-laki yang ingin memberikan yang terbaik bagi adiknya.

Osaka memulai kampanye Indian Wells-nya dengan membalas kekalahan terakhirnya dari Kristina Mladenovic dua minggu lalu di Dubai Duty Free Tennis Championships.

“Saya pikir pertandingan kali ini akan berbeda dari Dubai. Sekarang aku tahu apa yang diharapkan. Aku juga tidak lagi memiliki beban besar di pundakku dan aku hanya menikmati waktuku di sini,” pungkas Osaka.

Osaka akan menghadapi Mladenovic di babak kedua pada hari Sabtu (9/3)

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bermodal kesehatan mental Nadal ingin tampil baik di Paribas Terbuka

Jakarta (ANTARA) – Setelah absen di BNP Paribas Terbuka tahun lalu karena cedera pinggul kanan, Rafael Nadal bersiap untuk hadir di Indian Wells tahun ini.

Petenis Spanyol unggulan kedua dunia ini akan membuka perjuangannya melawan Jared Donaldson atau kualifikasi Jepang Tatsuma Ito di turnamen tersebut.

Ia pun mengungkapkan bagaimana perasaannya kala harus tersingkir di Acapulco dan Australia Terbuka, seperti dilansir atptour.com, Jumat.

“Saya ingin sekali memenangi Australia Terbuka dan Acapulco tetapi hal-hal ini (cedera) terjadi. Saya seharusnya tidak bahagia setelah semua yang saya alami selama empat atau lima bulan terakhir,” kata Nadal.

Nadal kembali beraksi pada bulan Januari setelah absen empat bulan karena cedera di perut, lutut kanan, dan pergelangan kaki kanan. Mengingat cederanya yang menyedihkan itu, dia pun mengaku senang menjadi sehat dan mampu bersaing lagi.

“Ada terlalu banyak masalah yang terjadi pada tubuh saya selama satu setengah tahun terakhir, tetapi saya telah berhasil dengan baik untuk tetap kompetitif dan masih berjuang untuk acara-acara paling penting,” kata Nadal.

Menurut dia, kesehatan mental juga memegang peranan penting untuk menjaga kebugaran fisiknya agar tetap prima. Dengan mental yang terjaga, ujar Nadal melanjutkan, ia merasa siap untuk bermain secara kompetitif di gelaran ini.

Nadal telah menikmati banyak kesuksesan di Indian Wells, setelah menang tiga kali pada 2007, 2009, 2013 dan menjadi runner-up pada 2011.

“Turnamen ini cukup penting. Saya tidak suka berada di kota besar dan lokasi di gurun ini memberikan ketenangan yang saya inginkan. Menurut saya ini salah satu yang terbaik,” katanya menambahkan.
 

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ivo Karlovic raih kemenangan di usia 40

Jakarta (ANTARA) – Petenis Kroasia Ivo Karlovic melangkah ke putaran kedua BNP Paribas Terbuka di Indian Wells, AS, setelah mengalahkan Matthew Edben asal Australia 7-6(3), 7-6(3) pada putaran pertama, Kamis waktu setempat.

Menurut laman resmi ATP, kemenangan tersebut bersejarah bagi Karlovic, yang memainkan pertandingan pertamanya sejak ia berusia 40 tahun pada 28 Februari lalu. Ia menjadi petenis pertama yang berusia 40 tahun atau lebih yang memenangi pertandingan ATP Tour sejak Jimmy Connors di Halle pada 1995.

Karlovic meraih kemenangan dua set tersebut dalam waktu satu jam 49 menit

Karlovic, adalah juga petenis tertua yang meraih gelar turnamen ATP Challenger Tour tahun lalu di Calgary, serta finalis tertua pada ATP Tour sejak 1977, di Pune tahun ini.

Adapun penampilan Karlovic di Indian Wells tahun ini adalah yang ke-14 kali, dengan hasil terbaik saat ia mencapai perempat final pada 2011.

Selanjutnya Ivo Karlovic akan melawan Borna Coric, Sabtu, yang akan menjadi pertemuan ketiga bagi keduanya, dengan dua pertemuan sebelumnya dimenangi oleh Karlovic yakni di Bucharest pada 2015 dan Wimbledon 2016.

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Meski kurang sehat, Venus lolos ke putaran kedua Indian Wells

Jakarta (ANTARA) – Venus Williams berhasil mengatasi masalah kesehatannya untuk melewati putaran pertama turnamen BNP Paribas terbuka di Indian Wells, Caifornia, AS.

Kakak Serena Willimas tersebut, menurut laporan Reuters, Jumat, mengalahkan petenis Jerman Andrea Petkovic 6-4, 0-6, 6-3 pada pertandingan yang digelar Kamis waktu setempat.

Venus Williams yang mengaku tidak dalam kondisi 100 persen itu berhasil mematahkan servis Petkovic untuk keenam kalinya pada gim terakhir untuk mengatasi kesalahan pada set kedua.

Dalam wawancara di tepi lapangan seusai pertandingan untuk menjelaskan laga tersebut, petenis berusia 38 tahun itu hampir kehilangan kata-kata.

“Sejujurnya saya tidak tahu. Saya masih barusaha mencari tahu,” katanya.

“Tidak setiap hari adalah hari baik Anda tetapi bukan berarti hati dan keinginan tidak ada di sana.”

Kemenangan tersebut membawa Venus ke putaran kedua untuk bertemu unggulan ketiga Petra Kvitova, yang unggul 4-2 dalam catatan pertemuan kedua petenis.

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jika ingin menjuarai Grand Slam, Kyrgios harus lebih bugar

Jakarta (ANTARA) – Nick Kyrgios harus meningkatkan kebugarannya agar berpeluang memenangkan gelar juara Grand Slam, kata mantan petenis nomor satu dunia Jim Courier, Rabu waktu setempat.

Kyrgios, petenis asal Australia, memenangkan gelar kelima sepanjang karirnya pada pekan lalu setelah mengalahkan Rafa Nadal, Stan Wawrinka dan John Isner sebelum kemudian menaklukkan Alexander Zverev di final Acapulco.

Namun menjuarai lima seri Grand Slam merupakan pertandingan terbaik yang membutuhkan daya tahan lebih tinggi ketimbang turnamen lainnya di dalam dan di luar tur ATP.

“Jika petenis ini mengharapkan memenangkan turnamen utama sekarang, saya pikir itu masih terlalu jauh kecuali dia bisa mengatasi kesenjangan fisik antara dia dan petenis besar lainnya,” kata Courier yang empat kali jadi juara Grand Slam kepada Tennis Channel di BNP Paribas Open di Indian Wells, California.

“Tapi dari sudut pandang bakat, dia menunjukkan tidak adanya celah di sana karena capaian itu adalah hasil sulit yang dia lalui.”

Kyrgios memiliki rekor gabungan 6-6 melawan Novak Djokovic, Roger Federer dan Nadal, statistik yang tidak mengejutkan Courier.

“Itu adalah pertandingan bebas tekanan untuknya. Dia memiliki kemampuan serangan pertama untuk mengambil raket dari tangan mereka dengan servisnya dan kemudian dia memberikan kejutan dengan backhand-nya.

“Dia berbahaya tetapi dia juga berbahaya untuk dirinya sendiri pada pertandingan-pertandingan di luar lapangan ketika dia berjalan seperti orang Australia, dan dia tidak fokus.”

Kyrgios yang berusia 23 tahun melompat ke peringkat 33 dunia dengan kemenangannya di Acapulco.

Ia diunggulkan di urutan ke-31 di Indian Wells yang memberinya kemudahan pada putaran pertama, meskipun ia harus bertemu unggulan teratas Djokovic di babak ketiga.

Pertandingan babak pertama petenis ini akan dimulai pada Kamis.
 

Pewarta: Junaydi Suswanto
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Perang bintang kemungkinan terjadi di putaran awal Paribas Terbuka

Jakarta (ANTARA) – Turnamen BNP Paribas Terbuka berlangsung di gurun California, Amerika Serikat, tetapi hasil ‘drawing’ menunjukkan adanya potensi banjir pemain top di putaran awal.

Petenis nomor satu Dunia Novak Djokovic bisa bertemu Nick Kyrgios yang jadi pemenang Acapulco Terbuka di babak ketiga, sementara juara lima kali Roger Federer dapat menghadapi rekan senegaranya dan mantan nomor tiga dunia yaitu Stan Wawrinka pada putaran yang sama di agenda ATP Masters 1000 ini.

Potensi putaran ketiga antara Djokovic dan Kyrgios akan mempertemukan dua pemain yang paling bugar di ATP Tour, melansir atptour.com, Rabu.

Djokovic dengan tegas menjadi pemain No. 1 di ATP Rankings, bersaing untuk pertama kalinya sejak memenangkan mahkota Australia Terbuka ketujuh pada bulan Januari.

Tapi minggu lalu di Acapulco, Kyrgios menunjukkan kemampuannya untuk bersaing dengan siapa pun di ATP Tour, termasuk mengalahkan bintang-bintang seperti peringkat dua dunia Rafael Nadal dan juara bertahan Final Nitto ATP Alexander Zverev.

Jika Kyrgios menghadapi Philipp Kohlschreiber atau Pierre-Hugues Herbert di babak kedua dan Djokovic mengalahkan kualifikasi, maka petenis asal Australia ini bisa melaju dengan percaya.

Dan patut diingat, ia mampu menundukkan Djokovic di Indian Wells dua tahun lalu, selain fakta bahwa Kyrgios sudah dua kali mengalahkan petenis asal Serbia itu dalam petemuan di FedEx ATP.

Pewarta:
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Juara putri Paribas 2009 tampil di laga kualifikasi

Jakarta (ANTARA) – Petenis Rusia yang pernah menjuarai turnamen BNP Paribas Terbuka 2009, Vera Zvonareva, kembali tampil dalam kualifikasi di urnamen yang sama pada Senin, 10 tahun setelah ia menikmati kemenangannya di Indian Wells.

Satu dasawarsa yang lalu, dia merupakan juara tunggal putri dan mantan pemain nomor dua dunia ini akan kembali ke jalur kemenangannya di BNP Paribas.

Zvonareva yang kini peringkat 80 dunia saat ini meninggalkan rekan senegaranya Irina Khromacheva dalam pertandingan kualifikasi babak pertama Indian Wells dengan 6-2 dan 6-3 dalam aksi pada hari pertama, melansir laporan wtatennis.com, Rabu.

Petenis berusia 34 tahun itu bukan satu-satunya mantan finalis Grand Slam yang menang pada hari Senin, ada juga petenis Italia Sara Errani yang mengalahkan peringkat 18 Heather Watson dengan 6-2, 6-7(3), dan 6-4.

Sementara mantan semifinalis AS Terbuka Yanina Wickmayer juga menjadi pemenang melalui skor 6-2 dan 6-3 atas unggulan peringkat 12 Mandy Minella.

Unggulan kualifikasi teratas, Anastasia Potapova berada dalam kekecewaan pada hari pertama, ketika dia kalah oleh petenis Australia Priscilla Hon dengan 6-7(3), 6-4, dan 6-0.

Secara keseluruhan, delapan pemain unggulan jatuh pada rintangan kualifikasi pertama, termasuk unggulan No.7 Lara Arruabarrena yang tunduk pada juara tunggal putri Wimbledon 2018 Iga Swiatek dari Polandia dengan 6-1, 6-7(6), dan 6-2.

Sedangkan unggulan ke-8 Kristyna Pliskova juga mengalami nasib buruk saat dikalahkan 2-6, 7-6(6), 7-5 oleh wildcard Amerika berusia 17 tahun Catherine McNally.

Baca juga: Vera Zvonareva absen di Australia terbuka

Baca juga: Zvonareva Tantang Wozniacki di Final Qatar Terbuka
 

Pewarta:
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bintang tenis kemungkinan bertemu di putaran awal Paribas Terbuka

Jakarta (ANTARA) – Turnamen BNP Paribas Terbuka meski berlangsung di gurun California, Amerika Serikat, namun hasil ‘drawing’ menunjukkan adanya potensi banjir pemain top di putaran awal.

Petenis nomor satu Dunia Novak Djokovic bisa bertemu Nick Kyrgios yang jadi pemenang Acapulco Terbuka di babak ketiga, sementara juara lima kali Roger Federer dapat menghadapi rekan senegaranya dan mantan nomor tiga dunia yaitu Stan Wawrinka pada putaran yang sama di agenda ATP Masters 1000 ini.

Potensi putaran ketiga antara Djokovic dan Kyrgios akan mempertemukan dua pemain yang paling bugar di ATP Tour, melansir atptour.com, Rabu.

Djokovic dengan tegas menjadi pemain No. 1 di ATP Rankings, bersaing untuk pertama kalinya sejak memenangkan mahkota Australia Terbuka ketujuh pada bulan Januari.

Tapi minggu lalu di Acapulco, Kyrgios menunjukkan kemampuannya untuk bersaing dengan siapa pun di ATP Tour, termasuk mengalahkan bintang-bintang seperti peringkat dua dunia Rafael Nadal dan juara bertahan Final Nitto ATP Alexander Zverev.

Jika Kyrgios menghadapi Philipp Kohlschreiber atau Pierre-Hugues Herbert di babak kedua dan Djokovic mengalahkan kualifikasi, maka petenis asal Australia ini bisa melaju dengan percaya.

Dan patut diingat, ia mampu menundukkan Djokovic di Indian Wells dua tahun lalu, selain fakta bahwa Kyrgios sudah dua kali mengalahkan petenis asal Serbia itu dalam petemuan di FedEx ATP.

Pewarta:
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Serena berpeluang jumpa Azarenka di putaran dua Indian Wells

Jakarta (ANTARA) – Petarungan antara mantan petenis nomor satu dunia dan juara Grand Slam tampaknya akan terjadi lebih awal pada turnamen BNP Paribas Terbuka di Indian Wells, Amerika Serikat, ketika unggulan 10 Serena Williams berpeluang berjumpa dengan Victoria Azarenka pada putaran kedua.

Menurut hasil pengundian pertandingan yang disiarkan laman WTA, Senin, Serena Williams menghadapi jalan yang berat pada turnamen tersebut.
Baca juga: Serena Williams naik lagi ke peringkat 10 besar

Serena yang memainkan tour event pertamanya di Indian Wells tahun lalu setelah melahirkan putrinya, mendapat pengundian pada seperempat yang sama dengan unggulan keempat Sloane Stephens dan unggulan ketujuh Kiki Bertens di paruh bawah bagan pertandingan. Ia akan menghadapi Azarenka atau Vera Lapko setelah mendapat bye pada putaran pertama.

Azarenka mengalahkan Williams pada final 2016, sebelum ia mengumumkan kehamilannya.

Selanjutnya tidak akan lebih mudah bagi dua kali juara Indian Wells itu seandainya ia berhasil melewati ujian tersebut, ia berpeluang menghadapi pertandingan putaran ketiga dengan unggulan 20 dan dua kali juara turnamen besar Garbiñe Muguruza sebelum kemungkinan putaran keempat dengan Bertens dan pertemuan di perempat final dengan Stephens.

Pada perempat final lainnya di bagian bawah bagan pertandingan, unggulan kedua Simona Halep akan memulai dengan bertemu pemenang antara Barbora Strycova atau petenis kualifikasi, dan diproyeksikan ke putaran keempat untuk bertemu runner up tahun lalu, unggulan 14 Daria Kasatkina, atau unggulan 22 Jelena Ostapenko.

Pada bagian atas bagan pertandingan, petenis nomor satu dunia, yang memenangi gelar pertamanya sepanjang karir di California hingga melejit ke panggung dunia tahun lalu, akan menghadapi pemenang antara Kristina Mladenovic atau Zheng Saisai pada pertandingan pertamanya.

Juara Australia Terbuka itu kalah dari Mladenovic pada laga pertamanya setelah juara di Australia, serta pertandingan pertama sebagai petenis nomor satu dunia di Dubai Duty Free Tennis Championships bulan lalu.

Yang mengintai Osaka berikutnya adalah unggulan 25 dan semifinalis Australia Terbuka Danielle Collins.

Sementara proyeksi berdasarkan unggulan menunjukkan peluang pemenang putaran ketiga antara juara Dubai sekaligus unggulan 23 Belinda Bencic dengan unggulan 13 Caroline Wozniacki, bertemu Osaka pada babak 16 besar, sebelum kemungkinan mengulang pertandingan di Melbourne dengan unggulan kelima Karolina Pliskova pada perempat final.

Pada perempat final lainnya di bagian atas bagan pertandingan, unggulan ketiga Petra Kvitova, berpeluang bertemu Venus Williams jika petenis Amerika bukan unggulan itu berhasil melewati ujian pertamanya melawan Andrea Petkovic lebih dulu, sementara unggulan delapan Angelique Kerber, unggulan sembilan Aryna Sabalenka dan unggulan 24 yang juga mantan perempatfinalis Lesia Tsurenko ada di bagian yang sama.
Baca juga: Serena Williams pakai gaun putri duyung di Oscar 2019

Pewarta:
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Novak incar rekor Rafa di Indian Wells

Jakarta (ANTARA) – Dalam turnamen pertamanya usai meraih gelar juara di Australia Terbuka, kini Novak Djokovic mengincar memecahkan rekor Rafa Nadal di ATP Masters 1000 BNP Paribas Terbuka.

Petenis nomor 1 dunia asal Serbia ini, baru memiliki 32 piala di tingkat elit, dan akan mengejar Nadal yang sudah memiliki 33 piala, melansir atptour.com, Selasa.

Djokovic, juara lima kali di Indian Wells, punya kesempatan meraih rekor trofi BNP Paribas Terbuka keenam. Namun ini tidak akan mudah baginya karena Nadal dalam kondisi yang baik.

Saat perhatian akan terpusat pada upaya Djokovic untuk mengejar rekor Nadal, kedua pemain juga memiliki kesempatan untuk menempatkan lebih banyak jarak poin antara mereka.

Meski begitu, turnamen ATP World Tour Masters 1000 tahun pertama menawarkan banyak peluang lebih jauh bagi para pesertanya.

Ketika Peringkat ATP baru dirilis pada hari Senin, Djokovic si nomor satu dunia dengan 10.955 poin akan memimpin 2.590 poin dari Nadal yang menjadi peringkat kedua dengan 8.365 poin.

Sedangkan Nadal akan memiliki keunggulan 1.770 poin atas petenis nomor tiga dunia Alexander Zverev.

Mempertimbangkan bahwa Djokovic hanya mempertahankan 10 poin dari kekalahan pada babak pembukaan saat melawan Taro Daniel tahun lalu, dan Nadal tidak mempertahankan poin apa pun karena tidak bermain akibat cedera pada tahun 2018, dua pemain top dunia inin memiliki kesempatan untuk memperkuat genggaman mereka di posisi masing-masing.

Djokovic dan Nadal telah memenangkan lebih banyak gelar Master 1000 (65) dari gabungan semua pemain aktif lainnya (55) dan telah merebut delapan dari 12 trofi terakhir BNP Paribas Terbuka.

Pewarta:
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pella memenangkan gelar ATP pertama di Brazil

Jakarta (ANTARA) – Pemain Argentina Guido Pella mengklaim gelar ATP pertamanya ketika ia mengalahkan Christian Garin 7-5 dan 6-3 di Brazil Terbuka, Sao Paulo.

Pella, yang sebelumnya telah mencapai empat final ATP dan hanya tampil secara singkat, tidak melakukan kesalahan terhadap lawannya yang merupakan pemain muda asal Chile dan menyelesaikan pekan yang luar biasa tanpa menjatuhkan satu set pun.

Tercatat di peringkat ke-48 di dunia sebelum kemenangannya, petenis berusia 28 tahun ini akan melompat ke posisi 34 pada hari Senin, yang menjadikannya sebagai titik karir terbaik, melansir laporan Reuters, Senin.

Pella menghentikan Garin yang akan menjadi pemain Chili pertama sejak Fernando Gonzalez satu dasawarsa lalu untuk mengangkat trofi ATP dan merupakan pemain ketujuh yang mengklaim gelar ATP pertama mereka musim ini.

Pemenang pertama kali lainnya adalah Alex de Minaur (Sidney), Tennys Sandgren (Auckland), Juan Ignacio Londero (Cordoba), Reilly Opelka (New York), Laslo Djere (Rio de Janeiro) dan Radu Albot (Pantai Delray).

Pewarta:
Editor: M Razi Rahman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Federer sampaikan kebahagiaan atas gelar ke-100 lewat instagram

Jakarta (ANTARA) – Roger Federer yang baru meraih gelar juara yang ke-100 seusai mengalahkan Stevanos Tsitsipas pada final Dubai Duty Free Tennis Championships menyampaikan kegembiraannya di akun Instagram miliknya.

Dalam rekaman gambar yang diunggah di akun Instagramnya, petenis Swiss ini menyampaikan rasa terima kasih kepada semua yang telah mendukungnya menciptakan rekor tersebut.

“Halo semuanya, saya hanya ingin mengatakan terima kasih. Itu adalah pertandingan yangg hebat dengan capaian gelar juara ke-100 saya, mengesankan,” tutur Federer.

Dalam rekaman gambar itu, Federer juga memamerkan piala yang baru ia dapatkan dari turnamen yang sudah ia menangi delapan kali tersebut.

“Ini lah piala (berbentuk) kapal besar, membuat saya bahagia dengan apa yg sudah dilakukan oleh saya, tim, penggemar dan semuanya. Saya harap semua ikut bahagia, sampai jumpa lagi,” katanya melanjutkan.

Federer menjadi petenis kedua yang memenangi 100 gelar tingkat tur, setelah Jimmy Connors dengan 109 gelar.

Prestasi itu juga turut mengundang decak kagum banyak kalangan, termasuk Connors sendiri, yang turut mengeluarkan cuitan di akun Twitternya.

“Selamat datang ke klub kemenangan turnamen “Tiga Angka”. Saya sebelumnya merasa kesepian, namun akhirnya bersyukur ada yang menemani (dengan gelar ini).”

Tidak hanya kalangan petenis yang turut bangga, pujian juga diutarakan aktor Hollywood Hugh Jackman yang dikenal lewat perannya sebagai Wolverine di seri X-Men.

“Selamat yang sebesar-besarnya untuk kawanku, Federer yang keren,” tulis aktor asal Australia ini melalui akun Twitternya.

Baca juga: Kalahkan Tsitsipas, Federer menangkan gelar ATP ke-100 di Dubai

Baca juga: Media sosial bereaksi terhadap gelar juara ke-100 Federer

A post shared by Roger Federer (@rogerfederer) on

Pewarta:
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Media sosial bereaksi terhadap gelar juara ke-100 Federer

Jakarta (ANTARA) – Capaian Roger Federer dengan mencetak gelar kemenangan ke-100 membuat jagat dunia maya, khususnya media sosial, turut bereaksi atas prestasi petenis asal Swiss tersebut.

Ia menjadi pemain kedua yang memenangkan 100 gelar tingkat tur, setelah Jimmy Connors dengan 109 gelar, melalui kemenangan di Dubai Duty Free Tennis Championships yang sekaligus menjadi kemenangan kedelapan di gelaran ini.

Reaksi yang paling memancing perhatian tentu datang dari akun Twitter Jimmy Connors, yang menulis “Selamat datang ke klub kemenangan turnamen ‘Tiga Angka’. Saya sebelumnya merasa kesepian, namun akhirnya bersyukur ada yang menemani (dengan gelar ini).”

Petenis kawakan lainnya pun tak ketinggalan menyampaikan pujian bagi Federer, seperti misalnya petenis senior asal Australia Rod Laver.

“Selamat yang mendalam bagi Federer. Memenangkan gelar ke-100 dalam kiprah hebatmu merupakan pencapaian yang memukau. Saya berharap kau akan lebih hebat di tahun ini dan nanti!” tulis Lover dalam akun Twitternya, melansir laporan atptour.com.

Tidak hanya kalangan petenis yang turut bangga, pujian juga diutarakan aktor Hollywood Hugh Jackman yang dikenal lewat perannya sebagai “Wolverine” di seri X-Men.

“Selamat yang sebesar-besarnya untuk kawanku, Federer yang keren,” tulis aktor asal Australia ini melalui akun Twitternya.

Baca juga: Kalahkan Tsitsipas, Federer menangkan gelar ATP ke-100 di Dubai

Pewarta:
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kalahkan Tsitsipas, Federer menangkan gelar ATP ke-100 di Dubai

Jakarta (ANTARA) – Roger Federer berhasil memenangkan gelar Tur ATP ke-100 pada Kejuaraan Tenis Dubai, 6.600 hari setelah memenangkan gelar pertamanya di Milan.

Petenis Swiss berusia 37 tahun tersebut mengalahkan petenis Yunani Stefanos Tsitsipas dengan 6-4, 6-4.

Gelar ATP pertama Federer diraihnya di Milan Terbuka pada 4 Februari 2001, ketika ia mengalahkan petenis asal Prancis Julien Boutter.

“Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan saat ini,” kata Federer, yang akan kembali ke peringkat empat dunia pada Senin.

Ia adalah orang kedua, setelah petenis Amerika Jimmy Connors pada 1983 yang mampu mencapai angka itu.

“Saya senang. Senang bisa memenangkan gelar kedelapan saya di Dubai dan dikombinasikan dengan gelar tunggal ke-100 saya,” tambahnya yang dilansir BBC Sports pada Minggu.

“Untuk menang di Marseille dan kemudian datang ke sini sulit bagi Stefanos.”

“Saya tidak tahu apakah Stefanos sudah lahir ketika saya memenangkan gelar pertama saya (pada Agustus 1998). Merupakan sebuah keistimewaan (untuk bermain melawan calon juara masa depan) karena saya akan menonton mereka di TV.

“Sungguh menyenangkan bermain dengan Pete Sampras dan Andre Agassi, saya yakin Stefanos akan memiliki karier yang luar biasa.”

Petenis nomor nomor 11 dunia Tsitsipas adalah lawan pertandingan final ke-50 Federer. Pertandingan itu adalah kali kedua mereka bertemu, dengan Tsitsipas mengalahkan Federer dalam empat set di Australia Terbuka pada 16 Januari lalu.

Federer harus memenangkan 10 gelar lagi untuk mengalahkan rekor Connors dengan 109 gelar, sedangkan Martina Navratilova masih memegang rekor sepanjang masa setelah memenangkan 167 trofi tunggal putri selama kariernya.

Baca juga: Federer awali perburuan gelar ATP ke-100 di Dubai
 

Pewarta:
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Federer hadapi Tsitsipas di final Dubai

Jakarta (ANTARA) – Roger Federer melaju lebih dekat ke mahkota ATP ke-100 seusai melibas Borna Coric dua set dengan skor sama 6-2 di semi-final Dubai Duty Free Tennis Championships dan selanjutnya akan menghadapi petenis muda Yunani Stefanos Tsitsipas di final.

Federer belum bermain apik di babak sebelumnya, namun nampak berbeda dalam empat pertandingan terakhir saat ia mematahkan perlawanan Coric dan hanya membutuhkan 67 menit untuk melaju ke final di Aviation Club, Sabtu.

Juara Grand Slam 20 kali ini akan berusaha membalas kekalahan mengejutkannya dari Tsitsipas yang berusia 20 tahun di babak keempat Australia Terbuka pada Januari, melansir Reuters.

Kemenangan bagi petenis Swiss ini akan membuatnya menjadi orang kedua di Era Terbuka yang memenangkan 100 gelar setelah pemain hebat Amerika Jimmy Connors yang memiliki 109 gelar.

Dalam pertandingan yang dijalani Tsitsipas sebelumnya, ia pulih dari kekalahan di set pertama hingga akhirnya melampaui Gael Monfils dengan 4-6, 7-6(4), dan 7-6(4), mendorongnya ke 10 besar untuk pertama kalinya dalam karirnya.

“Seluruh pertandingan berubah entah dari mana. Saya sudah membaik sejak tahun lalu. Mengalahkan pemain besar, pemain yang masuk 10 besar, itu sangat berarti,” kata Tsitsipas.

Baca juga: Federer awali perburuan gelar ATP ke-100 di Dubai

Baca juga: Federer hentikan Fucsovics untuk capai semifinal Dubai

Baca juga: Federer dalam tekanan hadapi Tsitsipas

Pewarta:
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Federer hentikan Fucsovics untuk capai semifinal Dubai

Jakarta (ANTARA) – Roger Federer berhasil melewati dua penundaan akibat hujan dengan sukses dan menghentikan langkah Marton Fucsovics menuju semifinal Dubai Duty Free Tennis Championships melalui skor 7-6(6) dan 6-4, Jum’at dinihari WIB.

Setelah penundaan pada skor 5-5 di set pembuka, Federer melesapkan dua set point dalam tiebreak dan bertahan untuk mendapatkan posisi teratas dalam kontes ini.

Pada skor 4-4 di set kedua, cuaca kembali tak bersahabat namun Federer mempercepat permainan, mengunci break penentuan dan melangkah menjadi 5-4, hingga akhirnya menutup pertandingan dalam satu jam 56 menit.

Pemenang Grand Slam 20 kali yang sedang mencari gelar ATP ke-100-nya ini, selanjutnya akan menghadapi pemenang perempat final antara unggulan keenam Borna Coric dan Nikoloz Basilashvili dari Georgia.

Sementara itu, Gael Monfils melanjutkan penampilan bagusnya dengan melewati petenis kualifikasi asal Lithuania Ricardas Berankis dengan 6-1, 6-7(3), dan 6-2.

Petenis Prancis yang memenangkan gelar pertamanya tahun ini di Rotterdam awal bulan ini, akan menghadapi semifinalis Australia Terbuka, Stefanos Tsitsipas, di babak empat besar.

Tsitsipas (20) selamat dari hadangan petenis kualifikasi Polandia Hubert Hurkacz 7-6 (4) 6-7 (1) 6-1.

“Kami berdua bermain dengan sangat baik. Kami memiliki gaya permainan yang serupa. Saya sedikit lebih agresif daripada dia, tetapi dia jauh lebih cepat,” kata Tsitsipas tentang Monfils, melansir laporan Reuters.

Kedua pemain ini memiliki rekor adu 1-1 dengan petenis nomor 23 dunia Monfils memenangi pertemuan terakhir mereka di Sofia tahun ini.

“Saya harus bersabar, bermain dengan penuh semangat juga, menunggu kesempatan untuk mengalahkannya. Saya harus menghadapinya dengan baik,” ujar Tsitsipas.

Baca juga: Federer dalam tekanan hadapi Tsitsipas
Baca juga: Usai bungkam Federer, Tsitsipas tantang Batista di perempat final Australia Terbuka

 

Pewarta:
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Osaka gandeng Jermaine Jenkins ke dalam tim

Jakarta (ANTARA) – Petenis putri nomor satu dunia Naomi Osaka menggandeng Jermaine Jenkins dari Amerika Serikat sebagai bagian dari tim pendukungnya.

Juara Australia Terbuka yang sebelumnya berpisah dengan mantan pelatih Sascha Bajin awal bulan ini, membuat pengumuman di media sosial tetapi tidak merinci tentang peran Jenkins di timnya.

“Makan malam yang menyenangkan bersama tim. Saya juga mengambil momen ini untuk berterima kasih kepada Jermaine karena bergabung dengan kami,” tulis Naomi di akun media sosialnya, seperti dikutip dari Reuters, Kamis.

Jenkins, yang baru-baru ini ditunjuk sebagai pelatih nasional puri Asosiasi Tenis Amerika Serikat, sebelumnya merupakan pelatih Venus Williams.

Osaka berpisah dengan Bajin setelah memenangkan Australia Terbuka bulan lalu.

Petenis berusia 21 tahun itu menikmati kenaikan spektakuler selama mereka bekerja bersama, dengan menjadi pemain Jepang pertama yang memenangkan turnamen Grand Slam ketika dia mengalahkan Serena Williams pada final AS Terbuka pada bulan September 2018.

Baca juga: Naomi Osaka, petenis nomor satu dunia pertama dari Asia

Baca juga: Osaka pecah kongsi dengan pelatih Bajin bukan karena uang
 

Pewarta:
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Operasi pundak tunda kembalinya Sharapova ke lapangan

Jakarta (ANTARA) – Maria Sharapova telah menjalani prosedur bedah kecil di bahu kanannya dan akan kehilangan kesempatannya untuk kembali bermain di lapangan pada agenda Miami Terbuka bulan depan di Florida.

Sharapova tidak bermain sejak Trofi St Petersburg empat pekan lalu, saat dia mengundurkan diri sebelum pertandingan babak kedua, melansir laporan Reuters, Kamis.

Mantan pemain nomor satu dunia berusia 31 tahun itu mengatakan, dirinya tidak akan bermain di BNP Paribas Terbuka pada 6-17 Maret di Indian Wells, California.

Sementara Miami Terbuka dimulai pada 19 Maret.

“Saya telah berjuang dengan nyeri bahu sejak musim panas lalu,” tulis Sharapova di akun media sosial Instagram miliknya.

“Selama 10 minggu pasca AS Terbuka, saya fokus untuk pengobatan dan pemulihan pundak usai dilakukan pembedahan akibat adanya robekan labrum kecil. Meskipun pundak saya menguat, tetapi tidak membantu dengan rasa sakit yang masih terasa,” tulis Sharapova.

Dengan berbekal masukan dari sejumlah kenalan, dia pun melakukan prosedur pembedahan kecil yang akan membutuhkan waktu beberapa minggu untuk sembuh.

Sharapova, yang sempat mengalahkan juara bertahan Australia Terbuka Caroline Wozniacki, mengatakan bahwa dia sangat berkomitmen untuk kembali masuk ke kompetisi.

Pewarta:
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Nishikori bersinar di Dubai saat unggulan lain berguguran

Jakarta (ANTARA) – Kei Nishikori harus berusaha keras menghadapi pemain Prancis Benoit Paire, sebelum akhirnya menang 6-4 dan 6-3 untuk mencapai putaran kedua turnamen tenis “Dubai Duty Free Tennis Championships”.

Petenis nomor enam dunia ini melakukan debutnya di Dubai, dengan menyelamatkan tujuh break point pada set pertama sebelum mengambil keuntungan penuh dari cedera lutut kanan yang diderita Paire dalam 81 menit.

“Tidak pernah mudah saat menghadapi Benoit. Dia memiliki servis hebat dan pukulan backhand yang hebat,” kata Nishikori, melansir Reuters, Rabu.

“Saya pikir kuncinya adalah permainan terpanjang 2-1 di set pertama. Saya bisa bermain dan lebih percaya diri. Jika dia membalas, apa pun bisa terjadi. Itu pertandingan yang bagus,” tutur petenis Jepang itu melanjutkan.

Nishikori selanjutnya akan menghadapi petenis kualifikasi dari Polandia Hubert Hurkacz yang mengalahkan petenis Prancis lainnya di Corentin Moutet dengan 6-3 dan 7-5.

Pemain unggulan terus berguguran saat Daniil Medvedev dan Marin Cilic tersingkir di babak pembukaan.

Petenis nomor 113 dunia Ricardas Berankis mengejutkan unggulan kedelapan Medvedev dengan 6-3 dan 6-3, sementara petenis Prancis Gael Monfils menyingkirkan unggulan ketiga dan mantan juara AS Terbuka Cilic 6-3, 4-6, 6-0.

“Saya merasa baik hari ini. Saya sangat senang dengan permainan saya,” kata Berankis yang berusi 28 tahun ini.

Pewarta:
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019