Maju sampai perempat final, Murray senang dengan kemajuannya

Jakarta (ANTARA) – Petenis asal Skotlandia Andy Murray mengatakan bahwa kemajuan yang ia alami setelah kembali beraksi pasca operasi pinggul untuk menyelamatkan karirnya, lebih baik dari yang ia perkiraan kendati kalah dalam pertempuran di perempat final.

Petenis Inggris Raya berusia 32 tahun itu kalah 2-6, 6-7 (7/3) oleh unggulan teratas Dominic Thiem, namun mengatakan: “Saya rasa (pekan) ini mungkin yang terbaik dalam hal bagaimana saya bermain sejak saya kembali.

“Ini hebat bagi saya, saya memainkan tiga pertandingan dalam empat hari, yang sudah cukup banyak.

“Sebenarnya saya juga merasa lebih baik dari yang saya perkirakan hari ini,” kata mantan petenis nomor satu dunia, yang menjalani operasi besar pada Januari dan baru kembali ke nomor tunggal pada Agustus seperti dikutip AFP, Sabtu.

Baca juga: Murray dijegal Thiem pada perempatfinal

Baca juga: Kalah di perempat final China Open, Murray ambil hikmahnya

Ditanya oleh AFP apakah ia maju lebih jauh dari yang ia harapkan dalam comeback-nya, ia menjawab: “Yah, mungkin.

“Saya sedang menuju ke sana, pekan ini lebih baik dari pekan lalu, saya berharap pekan depan lebih baik dari pekan ini,” kata juara tiga kali Grand Slam itu.

“Begitu lah aku harus berusaha untuk terus mencari di mana batas saya, saya kira saya belum sampai batas itu sekarang.”

Petenis Austria berusia 26 tahun Thiem akan melawan Karen Khachanov dari Rusia pada babak empat besar.

Unggulan ketiga Stefanos Tsitsipas dari Yunani akan melawan unggulan kedua Alexander Zverev pada semifinal lainnya.

Petenis Jerman Zverev, pada usia 22 tahun, setahun lebih tua dari Tsitsipas, melaju ke babak empat besar dengan belum kehilangan satu set pun sepanjang pekan.

Baca juga: Andy Murray dapat hadiah dari penggemar

Baca juga: Goffin jadi penantang Djokovic di semifinal China Open 2019

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019