Lima fakta final tunggal putra Wimbledon

Jakarta (ANTARA) – Berikut ini adalah lima fakta final tunggal putra Wimbledon antara Novak Djokovic dan Roger Federer yang berlangsung Minggu waktu setempat, menurut catatan AFP:

Dominasi ‘Tiga Besar’
Dengan majunya Djokovic dan Federer ke final, pemenang pada pertandingan Minggu ini akan memperpanjang rangkaian gelar Grand Slam yang dimenangi oleh ‘Tiga Besar’ yakni kedua finalis dan Rafael Nadal menjadi 11 gelar utama berturut-turut.

Sejak Federer memenangi gelar Grand Slam pertamanya di Wimbledon pada 2003, hanya lima final Grand Slam yang dipertandingkan oleh dua pemain di luar ‘Tiga Besar’ tersebut.

Federer, tua perkasa
Pada usia 37 tahun 340 hari, Federer sedang berusaha menjadi pemain tertua pada era Open yang memenangi gelar tunggal putra Grand Slam.

Ken Rosewall adalah satu-satunya pemain berusia 37 tahun yang memenangi gelar tunggal turnamen utama pada waktu itu – ia menjuarai Australia Open 1972 pada usia 37 tahun 62 hari.

30 tahun ke atas masih spesial
Juara pada Wimbledon kali ini akan memperpanjang deretan gelar Grand Slam yang dimenangi oleh pemain berusia 30 tahun atau lebih tua. Sebanyak 12 gelar Grand Slam terakhir – termasuk pada Wimbledon tahun ini – telah terbagi di antara pemain berusia 30 tahun atau lebih.

Djokovic buru gelar Wimbledon kelima
Juara bertahan Djokovic sedang berusaha memenangi gelar Wimbledon kelimanya dan menyamai Bjorn Borg dan Laurie Doherty di urutan keempat dalam daftar juara sepanjang masa. Ia juga mengejar gelar utama ke-16 sepanjang karirnya.

Federer akan samai Navratilova?
Federer sedang berusaha menjadi petenis kedua dalam sejarah yang memenangi sembilan gelar tunggal Wimbledon setelah Martina Navratilova yang memenangi sembilan tunggal putri. Federer juga mengejar gelar Grand Slam ke-21.

Baca juga: Taklukkan Nadal, Federer hadapi Djokovic di final Wimbledon

Baca juga: Final Wimbledon, Djokovic menanti calon lawan

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019