Fakta mengenai Novak Djokovic, juara Australia Terbuka 2019

Jakarta (ANTARA News) – Berikut fakta-fakta mengenai petenis Serbia Novak Djokovic yang menjuarai turnamen Grand Slam Australia Terbuka di Melbourne, Minggu, dikutip dari Reuters.

Lahir : Beograd, 22 Mei 1987

Gelar juara Grand Slam : 15 kali (Australia Terbuka 2008, 2011, 2012, 2013, 2015, 2016, 2019; Prancis Terbuka 2016; Wimbledon 2011, 2014, 2015, 2018; AS Terbuka 2011, 2015, 2018)

Awal karir:
Mulai mengenal tenis di usia empat tahun. Ayahnya seorang atlet ski profesional dan ingin agar anaknya mengikuti jejaknya atau menjadi pemain sepak bola profesional. Namun berubah ketika melihat Djokovic bagus di tenis saat masih kecil.

Karir:
2005 – Mulai mengikuti turnamen tour secara penuh. Debut grand slam sebagai peserta babak kualifikasi di Australia Terbuka, dimana ia kalah pada putaran pertama oleh petenis Rusia Marat Safin. Menjadi petenis termuda (usia 18 tahun lima bulan) dalam peringkat 100 besar dunia.

2006 – Memenangi gelar ATP Tour pertamanya di Amersfoort. Mundur dalam laga perempat final Prancis Terbuka 2006 saat menghadapi Rafa Nadal.

2007 – Menjuarai lima trofi (di Adelaide, Miami, Estoril, Montreal dan Wina). Mencapai final Grand Slam untuk pertama kalinya di AS Terbuka sebelum dikalahkan Roger Federer.

2008 – Meraih trofi Grand Slam pertamanya setelah di final Australia Terbuka mengalahkan petenis Prancis Jo-Wilfried Tsonga.

2009 – Gagal mempertahankan trofi Australia Terbuka setelah mundur saat menghadapi Andy Roddick di perempat final karena kelelahan akibat cuaca panas.

2010 – Memimpin tim Serbia menjuarai turnamen Piala Davis.

2011 – Menjuarai Australia Terbuka, setelah tiga tahun tanpa gelar grand slam. Memenangi turnamen level tour di Dubai, Indian Wells, Miami, Beograd, Madrid dan Roma. Untuk pertama kalinya menjadi pemain nomor satu dunia dalam peringkat yang dirilis ATP 4 Juli.
Menjuarai Wimbledon, trofi pertama di turnamen lapangan rumput.
Menjuarai AS Terbuka sehingga menjadi petenis ketujuh yang mampu meraih tiga trofi grand slam dalam setahun sejak tenis profesional tahun 1968.

2012 – Meraih juara Australia Terbuka untuk ketiga kalinya

2013 – Kembali menjadi juara Australia Terbuka sehingga menjadi satu-satunya petenis yang mampu tiga kali berturut-turut memenangi turnamen di Melbourne tersebut.

2014 – Juara Wimbledon setelah main lima set melawan Roger Federer

2015 – Untuk kelima kalinya menjuarai Australia Terbuka, namun gagal di Prancis Terbuka.
Menyamakan rekor Boris Becker setelah menjuarai Wimbledon ketika kalinya.
Mengalahkan Federer di final AS Terbuka, sehingga untuk kedua kalinya Djokovic meraih tiga trofi grand slam dalam setahun.

2016 – Untuk pertama kalinya menjuarai Prancis Terbuka sehingga semua turnamen Grand Slam sudah dimenanginya.

2017 – Mundur di perempat final Wimbledon saat menghadapi Tomas Berdych karena cedera siku, sehingga harus istirahat enam bulan.

2018 – Meraih gelar Grand Slam ke-13 setelah mengalahkan Kevin Anderson di final Wimbledon 2018.
Memenangi AS Terbuka yang ketiga kalinya.

2019 – Menjuarai Australia Terbuka, sebagai gelar Grand Slam dia yang ke-15, setelah di final mengalahkan Rafa Nadal 6-3 6-2 6-3.

Baca juga: Djokovic juarai Australia Terbuka
 

Pewarta: Teguh Handoko
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019