Federer konfirmasi bakal berlaga di French Open

Saya mungkin akan bermain di French (Open)

Jakarta (ANTARA) – Legenda tenis Swiss Roger Federer mengonfirmasi pada Kamis bahwa ia akan bermain di French Open tahun depan.

“Saya akan bermain di French Open. Saya mungkin tidak akan banyak bermain karena saya perlu waktu untuk sedikit menjauh dari hal ini (tenis) dan saya perlu waktu bersama keluarga,” kata petenis 38 tahun itu kepada CNN.

Federer kembali ke Roland Garros pada tahun ini setelah absen selama tiga tahun. Pada ajang itu, ia mencapai semifinal Grand Slam untuk pertama kalinya sejak Australian Open 2018.

“Saya mungkin akan bermain di French (Open), Halle (Open), Wimbledon, Olimpiade, dan kemudian mungkin Cincinnati (Masters) dan US Open,” tambahnya.

Baca juga: Tampil di Olimpiade Tokyo, Federer dengarkan kata hatinya

Meski merupakan petenis legendaris bertabur 20 gelar Grand Slam, satu-satunya kesuksesan Federer menjuarai French Open terjadi pada sepuluh tahun silam. Saat itu ia menaklukkan petenis Swedia Robin Soderling dengan skor 6–1, 7–6(7–1), 6–4 pada pertandingan puncak.

Ketika French Open menjadi ajang Grand Slam yang paling sulit dijuarai oleh Federer, catatan gelarnya untuk tiga Grand Slam lain jauh lebih baik. Federer mengantungi delapan gelar Wimbledon, enam gelar Australian Open, dan lima gelar US Open.

Baca juga: Gauff tersemangati kalimat bijak dari Federer

Baca juga: Terpaut satu gelar, Federer tak merasa terancam Nadal

Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Langkah Priska di Osaka Mayor Cup terhenti di putaran ketiga

Jakarta (ANTARA) – Langkah petenis muda Indonesia Priska Madelyn Nugroho di Osaka Mayor Cup terhenti di putaran ketiga, setelah dikalahkan petenis Rusia Erika Andreeva pada Kamis sore WIB.

Dalam pertandingan yang dimainkan di Lapangan 3 Utsubo Tennis Center, Osaka, Jepang tersebut, Priska harus menyerah 5-7, 4-6 dari Erika, demikian dilansir dari laman resmi ITF.

Baca juga: Priska melaju ke putaran ketiga Osaka Mayor Cup

Nasib lebih baik diukir Aldila Sutjiadi yang berpasangan dengan Eudice Chong di ajang Hamamatsu Open W25. Pasangan Indonesia/Hong Kong tersebut sukses menaklukkan pasangan tuan rumah Funa Kozaki/Ari Matsumoto dengan skor 7-5, 6-1 untuk mengamankan tiket semifinal.

Sayangnya hal serupa gagal didapat pasangan Beatrice Gumulya/Jessy Rompies yang tampil di ajang Suzhou W100, China. Pasangan ini takluk 5-7, 6-7(5) dari pasangan tuan rumah yang merupakan unggulan kedua Xinyu Jiang/Qianhui Tang, sehingga tidak mampu menembus semifinal.

Baca juga: Priska nikmati pertandingan lapangan rumput Wimbledon

Baca juga: Priska Nugroho diramalkan jadi ‘the next’ Angelique Widjaja

Petenis putra Christopher Rungkat juga belum mampu berbuat banyak saat berpasangan dengan petenis Taiwan Jason Jung saat tampil di putaran pertama ATP Challenger Ningbo di China.

Mereka harus takluk 6(5)-7(7), 6-2, 4-10 dari pasangan China-Portugal Zhe Li/Goncalo Oliveira.

Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Wawrinka singkirkan Lopez untuk capai perempat final European Open

Jakarta (ANTARA) – Stan Wawrinka dibuat bekerja keras pada European Open di Antwerp, Belgia Rabu, saat petenis veteran asal Swiss itu menyingkirkan Feliciano Lopez dengan kemenangan 6-7(4), 6-4, 7-6(4) untuk mencapai perempat final.

Dikutip dari Reuters, Kamis, Wawrinka (34), sedang mengejar gelar ATP pertamanya sejak ia mengangkat trofi di Geneva dua tahun lalu, menghasilkan 17 as, — kurang satu dari Lopez — dan mengkonversi satu dari empat kesempatan break point untuk memenangi pertandingan yang ketat itu.

Selanjutnya petenis peringkat 18 dunia itu akan menghadapi pemain bukan unggulan Gilles Simon asal Prancis, yang berhasil mengatasi rekan senegaranya Jo-Wilfried Tsonga 6-4, 7-5.

Baca juga: Kisah Wawrinka berjuang di Monte Carlo usai cedera

Baca juga: Tsonga raih gelar di Montpellier

Wawrinka telah mengalahkan Simon empat kali dalam tujuh pertemuan namun petenis Prancis itu menang straight set dalam pertemuan terakhir mereka di lapangan keras di Shanghai pada 2016.

Petenis Argentina Guido Pella bergabung dengan kedua petenis itu pada babak delapan besar setelah mengalahkan Kwon Soon-woo dari Korea Selatan 7-5, 7-5 untuk bertemu dengan Ugo Humbert atau unggulan kedua David Goffin.

Pada pertandingan putaran pertama, Pablo Cuevas menundukkan Hugo Dellien 6-4, 6-3 dan akan bertemu petenis Inggris Raya Andy Murray. Petenis Amerika Frances Tiafoe mengatasi Yannick Maden dari Jerman 7-6(7), 6-3.

Tiafoe selanjutnya akan melawan petenis Jerman lainnya Jan Lennard-Struff yang menang atas Gregoire Barrere dari Prancis 6-2, 6-1.

Baca juga: Saudi adakan turnamen tenis internasional pertamanya

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Priska melaju ke putaran ketiga Osaka Mayor Cup

Jakarta (ANTARA) – Petenis muda Indonesia Priska Madelyn Nugroho melaju ke putaran ketiga Osaka Mayor Cup setelah mendulang kemenangan 6-4, 6-7 (3), 7-6 (1) atas lawannya Talia Gibson dalam pertandingan yang dimainkan di Utsubo Tennis Center, Osaka, Jepang, Rabu malam WIB.

Pada putaran ketiga, Priska akan bertemu petenis Rusia Erika Andreeva dalam laga yang akan dimainkan besok di Lapangan 3, demikian dilansir dari laman resmi ITF.

Sementara itu, petenis yang akan tampil di SEA Games Filipina, Aldila Sutjiadi, harus menyerah di tangan petenis tuan rumah Kanako Morisaki pada putaran pertama Hamamatsu Open W25, Jepang.

Aldila yang kesulitan beradaptasi dengan lapangan rumput berpasir harus takluk 1-6, 0-6 pada pertandingan yang dimainkan di Tokyo Resort Hamanako, Shizuoka, tersebut.

Pada kategori ganda, Aldila yang berpasangan dengan petenis Hong Kong Eudice Chong telah mengamankan tiket ke perempat final setelah menang 6-2, 7-5 atas pasangan Jepang Minami Shuto/Karin Terami pada pertandingan yang dimainkan pada Selasa kemarin.

Baca juga: Priska Nugroho diramalkan jadi ‘the next’ Angelique Widjaja

Baca juga: Priska cetak prestasi ke perempat final junior

Baca juga: Priska nikmati pertandingan lapangan rumput Wimbledon

Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: AA Ariwibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Stockholm Open turnamen ATP Tour terakhir Janko Tipsarevic

Jakarta (ANTARA) – Petenis Serbia Janko Tipsarevic akan mengakhiri 17 tahun karirnya pada turnamen Intrum Stockholm Open 2019 di Swedia, 14-20 Oktober.

Tipsarevic, Senin, mengumumkan bahwa Stockholm akan menjadi event ATP Tour terakhirnya sebelum ia pensiun setelah membela negaranya pada Final Davis Cup November mendatang, dikutip dari laman ATP Tour, Selasa.

Tapi Tipsarevic tidak puas dengan hanya menjadikan pekan ini momen nostalgia. Dia mengakhiri sesi malam dengan kemenangan meyakinkan 6-2, 6-4 atas petenis Prancis Corentin Moutet.

Tipsarevic mematahkan servis petenis Prancis itu empat kali dan mendominasi sebagian besar aksi dari baseline dalam pertandingan mereka selama 73 menit itu.

Pada putaran kedua Tipsarevic bertemu unggulan teratas asal Italia Fabio Fognini yang mendapat bye pada putaran pertama.

Tipsarevic telah memenangi empat gelar ATP Tour dalam karirnya, mencapai perempat final US Open dua kali (2011-2012) dan mencapai peringkat tertinggi dalam ATP Rankings pada peringkat delapan pada 2012.

Baca juga: Tipsarevic tampil memukau sekembalinya ke ATP

Baca juga: Menang di Linz, Coco Gauff juara WTA Tour termuda sejak 2004
 

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Peringkat Coco Gauff naik ke-71 setelah kemenangan di Linz

Jakarta (ANTARA) – Petenis Amerika Serikat Coco Gauff melanjutkan tren kenaikannya pada peringkat tenis putri, ketika ranking WTA, Senin, menunjukkan kenaikan 39 tingkat ke posisi 71 dunia.

Gauff mengawali pekan lalu di Linz pada urutan 110 dunia dan semula harus meninggalkan Austria lebih awal setelah kalah pada babak kualifikasi sebelum memperoleh lucky loser untuk melanjutkan aksinya.

Ia melanjutkan dengan mengalahkan juara Roland Garros 2017, Jelena Ostapenko pada final untuk meraih gelar perdananya.

Baca juga: Osaka kembali peringkat tiga teratas setelah kalahkan Barty di Beijing

Baca juga: Serena buat ranking baru

Itu menandai peningkatan yang melejit bak meteor bagi petenis remaja Amerika tersebut, pada akhir 2018, ia berada pada peringkat dunia 686.

Penampilan bagus di Luksembourg pekan ini bisa membawanya naik ke posisi top 50.

Sementara itu pada 20 peringkat teratas tidak ada pergerakan berarti dengan Ashleigh Barty mempertahankan posisi nomor satu dunia.

Baca juga: Peringkat Tur WTA

Berikut ini ranking WTA yang dirilis 14 Oktober 2019 seperti disiarkan AFP:

1. Ashleigh Barty (Australia) 7.096 poin

2. Karolína Pliskova (Ceko) 5.940

3. Naomi Osaka (Jepang) 5.621

4. Elina Svitolina (Ukraina) 5.495

5. Bianca Andreescu (Kanada) 5.041

6. Simona Halep (Rumania) 4.962

7. Petra Kvitova (Ceko) 4.776

8. Kiki Bertens (Belanda) 4.495

9. Serena Williams (AS) 3.935

10. Belinda Bencic (Swiss) 3.848

11. Johanna Konta (Inggris Raya) 3.063

12. Sloane Stephens (AS) 2.818

13. Angelique Kerber (Jerman) 2.775

14. Madison Keys (AS) 2.767

15. Sofia Kenin (AS) 2.615

16. Aryna Sabalenka (Belarusia) 2.580

17. Petra Martic (Kroasia) 2.458

18. Marketa Vondrousova (Ceko) 2.390

19. Elise Mertens (Belgia) 2.290

20. Alison Riske (AS) 2.185


Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tampil di Olimpiade Tokyo, Federer dengarkan kata hatinya

Kini saya ingin tampil lagi dan sangat bersemangat melakukannya

Jakarta (ANTARA) – Roger Federer mengaku dituntun kata hatinya sebelum akhirnya mengkonfirmasi keputusannya ambil bagian dalam Olimpiade 2020 di Tokyo.

Petenis Swiss itu sempat menyatakan perlu mempertimbangkan kesehatan dan keluarganya sebelum mengambil keputusan.

“Pada akhirnya, hati saya memutuskan untuk tampil di olimpiade lagi,” kata Federer di Tokyo, Jepang, demikian dilansir Reuters, Senin.

Petenis berusia 38 tahun itu pertama kali tampil di olimpiade pada edisi 2000 di Sydney, Australia.

Baca juga: Terpaut satu gelar, Federer tak merasa terancam Nadal

Dalam penampilannya di empat edisi olimpiade, Federer menyabet medali emas nomor ganda putra bersama Stan Wawrinka di Beijing pada 2008 dan meraih perak nomor tunggal empat tahun berselang di London.

Sayangnya, Federer absen pada 2016 di Rio de Janeiro Brasil, meninggalkan “utang” medali emas nomor tunggal untuk Swiss.

Menyusul keputusannya, di Tokyo nanti pengoleksi 20 kali gelar juara Grand Slam itu berpeluang melunasi utangnya tersebut.
  Petenis Swiss Roger Federer menyeka keringat saat bertanding melawan petenis Rusia Andrey Rublev dalam pertandingan putaran ketiga Turnamen Tenis Cincinnati Masters, di Mason, Ohio, AS, Kamis (15/8/2019). ANTARA FOTO/Reuters-Aaron Doster-USA TODAY Sports/hp.

Baca juga: Nadal tambah jarak dari Djokovic, perbesar asa tutup musim nomor wahid

“Beberapa pekan ini, berbulan-bulan sebenarnya, saya berdiskusi dengan tim tentang apa yang harus dilakukan pada musim panas 2020 di antara Wimbledon dan US Open,” kata Federer.

“Saya jadi pembawa bendera Swiss dua kali di Athena dan Beijing. Saya sudah meraih emas dan perak. Kini saya ingin tampil lagi dan sangat bersemangat melakukannya,” pungkas petenis yang bakal menginjak usia 39 tahun kala Olimpiade 2020 Tokyo digelar.

Baca juga: Nadal samakan total kemenangan “Big Title” Djokovic dan Federer

Pewarta: Shofi Ayudiana
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ronaldo akan hadiri pernikahan Nadal

Jakarta (ANTARA) – Bintang tenis Spanyol Rafael Nadal akan menikahi tunangannya Xisca (Maria Francisca) Parello, kekasihnya sejak 2005, pada 19 Oktober mendatang, dan bintang sepak bola asal Portugal Cristiano Ronaldo diperkirakan menjadi salah satu tamu undangan.

Mantan pemain Real Madrid itu merupakan teman baik Nadal.

Dikutip dari laman Tennis Tonic, Senin, selain Ronaldo, para pesohor yang kemungkinan menghadiri pernikahan ini adalah penyanyi Enrique Iglesias, bintang NBA Pau Gasol, petenis Spanyol Feliciano Lopez dan mantan raja Spanyol Juan Carlos.

Baca juga: Nadal mundur dari Shanghai Masters pekan depan

Namun bintang tenis Swiss Roger Federer dikabarkan tidak akan menghadiri acara pernikahan rival sekaligus temannya sesama petenis, yang akan berlangsung di La Fortaleza dekat Mallorca, yang juga menjadi tempat Gareth Bale melangsungkan pernikahannya.

Disebutkan bahwa Federer akan bermain pada event indoor di Basel, Swiss pada akhir pekan ketika Nadal menggelar pernikahannya.

Nadal akan kembali mengikuti turnamen sepekan setelah pernikahannya pada kejuaraan Rolex Paris Masters.

Baca juga: Terpaut satu gelar, Federer tak merasa terancam Nadal
 

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Gauff tersemangati kalimat bijak dari Federer

Linz, Austria (ANTARA) – Coco Gauff menyanjung Roger Federer atas kalimat bijaknya kepada si remaja ajaib berusia 15 tahun dari AS itu yang beberapa jam lalu menjadi juara termuda WTA Tour sejak 2004.

Gauff mengalahkan juara Prancis Terbuka 2017 Jelena Ostapenko 6-3, 1-6, 6-2 pada final turnamen di Linz untuk merengkuh gelar juara pertamanya.

Gauff dilatih oleh Team8 yang dikelola Federer, tulis AFP.

Minggu waktu setempat dia mengungkapkan kalimat motivasi dari sang superstar Swiss setelah Gauff kalah secara menyesakkan pada babak pertama Australia Open 2018 untuk kategori junior, telah mendorong dia mencapai 16 besar Wimbledon dan babak ketiga US Open.

Baca juga: Menang di Linz, Coco Gauff juara WTA Tour termuda sejak 2004

“Dia memberi saya beberapa nasihat pada Australia Open 2018 ketika saya kalah pada babak pertama (setelah dimasukkan sebagai salah satu favorit),” kenang Gauff seperti dikutip AFP.

“Dia bilang jangan terlalu banyak fokus ke tekanan atau drama luar lapangan. Dia memberi saya perspektif. Kini saya berusaha menikmati tenis dan saya hampir tidak memikirkan kekalahan pada babak pertama dua tahun kemudian.”

Gauff juga memastikan 100 persen siap tampil pada turnaman WTA di Luksemburg pekan ini di mana dia masuk gelanggang dengan menyandang predikat 70 besar dunia.

Pada turnamen Linz yang baru saja dijuarainya, Gauff mengawali laga dengan status nomor 110 dunia. Perjalanan kariernya demikian cepat karena akhir 2018 dia barulah petenis berperingkat 686 di dunia.

Baca juga: Medvedev lumat Zverev untuk rengkuh gelar Shanghai Masters 2019

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menang di Linz, Coco Gauff juara WTA Tour termuda sejak 2004

Jakarta (ANTARA) – Petenis remaja asal Amerika Serikat Coco Gauff meraih gelar tunggal WTA pertamanya pada turmanen Upper Austria Ladies Linz, Minggu (13/10), untuk menjadi juara WTA Tour termuda sejak 2004.

Dikutip dari AFP, Senin, Gauff mengalahkan juara Roland Garros 2017 Jelena Ostapenko dari Latvia 6-3, 1-6, 6-2 pada final, yang membawa petenis berusia 15 tahun itu meraih gelar pertamanya.

“Saya masih terhanyut dan syok,” kata Gauff kepada pers seusai kemenangannya sebagaimana dikutip laman resmi WTA Tour.

“Saya kira gila mengatakan ini adalah gelar WTA pertama saya. Ini jelas tidak ada di kalender pada awal tahun, karena saya tidak berpikir saya akan memiliki kesempatan untuk masuk, dan sekarang saya juara, jadi ini gila.”

Baca juga: Tentang si sensasional Cori ‘Coco’ Gauff

Baca juga: Petenis remaja Cori “Coco”Gauff kejutkan ayahnya di Wimbledon

Ini adalah akhir yang menakjubkan pada pekan yang sudah layak dicatat oleh Gauff, yang berubah dari kalah pada babak final kualifikasi namun memasuki babak utama sebagai lucky loser dan meraih kemenangan atas petenis Top 10 untuk pertama kalinya atas Kiki Bertens pada perempat final WTA perdananya.

Petenis remaja Amerika itu melanjutkan untuk mencapai semifinal tingkat tur dan final pertamanya sebelum kemenangan 99 menit atas Ostapenko memberinya trofi.

Sudah dijamin mencapai Top 100 untuk pertama kalinya setelah beberapa kemenangan pertamanya minggu ini, Gauff diproyeksikan akan naik ke Top 75 pada peringkat WTA yang akan diumumkan Senin ini.

“Benar-benar gila bahwa saya masuk sebagai lucky loser dan sekarang saya juara,” kata Gauff.

“Ayah saya memberi tahu saya ketika saya masuk, sebelum pertandingan pertama babak utama, dia berkata, ‘Kamu tidak bisa kalah dua kali di turnamen yang sama!'” Gauff melanjutkan. “Aku yakin dia tidak pernah mengira akan sejauh ini, menjadi juara, tapi kurasa dia benar!”

Gauff (15), yang mengawali musim ini pada peringkat di luar Top 600, menjadi peraih gelar WTA termuda sejak Nicole Vaidisova dari Republik Ceko yang memperoleh juara di Vancouver dan Tashkent pada usia 15 tahun, lima bulan pada 2004.

Gauff juga menjadi pemain kedua pada dua musim terakhir yang meraih debut gelar WTA tunggal sebagai lucky loser, menyamai sesama petenis remaja Olga Danilovic, yang menjadi lucky loser ketika ia memperoleh trofi pada Moscow River Cup musim lalu.

Petenis Amerika itu sudah mempunyai rencana untuk menggunakan sebagian hadiah uang dari gelar tunggal pertamanya. “Saya tahu Halloween sebentar lagi, dan ini adalah salah satu favorit saya setiap tahun, maka saya kira saya akan sedikit berbelanja untuk kostum saya dan memastikan ini tepat,” kata Gauff yang merahasiakan kostumnya.

“Rahasia, karena saya tahu tahun lalu mereka mengadakan kontes WTA untuk kostum terbaik dan saya juara ketiga. Tahun ini target saya menjadi yang pertama,” katanya kepada laman WTA.

Baca juga: Serena dan Coco sama-sama terinspirasi wanita ini

Baca juga: Coco Gauff ingin tetap selesaikan sekolah

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Medvedev lumat Zverev untuk rengkuh gelar Shanghai Masters 2019

Jakarta (ANTARA) – Petenis Rusia Daniil Medvedev melumat petenis Jerman Alexander Zverev dengan skor 6-4, 6-1 untuk merengkuh gelar juara keempatnya musim ini pada partai final Shanghai Masters 2019 di China, Minggu.

Dalam empat pertemuan sebelumnya, Zverev mengukir rekor menang-kalah 4-0 saat berhadapan dengan Medvedev. Namun ia mengakui bahwa Medvedev adalah lawan yang sulit dan dinilainya sebagai salah satu pemain terbaik di dunia saat ini.

Runner up US Open 2019 Medvedev memulai pertandingan dengan meyakinkan. Ia berhasil mematahkan servis Zverev dua kali untuk merebut set pertama.

Baca juga: Medvedev tundukkan Tsitsipas untuk mencapai final Shanghai

Petenis berusia 23 tahun itu semakin tampil dominan di set kedua hingga ia unggul 5-0. Ia berhasil mengalahkan Zverev dengan sebuah servis ace yang keras.

Dengan demikian, kemenangannya itu menjadi gelar keduanya pada ATP Masters 1000 setelah sebelumnya juga juara di Cincinnati pada Agustus lalu.

Baca juga: Medvedev kalahkan Goffin untuk juarai Cincinnati Masters

Ketika ditanya alasan mengapa dirinya jarang merayakan kemenangannya di lapangan, ia menjawab, “saya sudah mengatakannya saat di Cincinnati dan saya pikir semua orang juga ingin melihat sesuatu yang berbeda. Jadi saya tidak merayakan kemenangan. Menang, lalu ya sudah selesai,” katanya seperti dikutip Reuters.

Petenis nomor empat dunia itu semakin kokoh dengan mengukir rekor menang-kalah menjadi 59-17 di musim ini.

Dia juga sudah dipastikan lolos menuju Final ATP di London bersama Novak Djokovic, Rafael Nadal, Roger Federer, Dominic Thiem, dan Stefanos Tsitsipas.

Dengan prestasi yang ditorehkannya di musim ini, Medvedev diprediksi dapat menggantikan dominasi “The Big Three” – Djokovic, Nadal, dan Federer.

Baca juga: Daniil Medvedev juara St Petersburg Open
 

Pewarta: Shofi Ayudiana
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Duel dua petenis muda di final Shanghai Masters 2019

Petenis Daniil Medvedev asal Rusia (kiri) dan petenis Alexander Zverev asal Jerman (kanan) memegang trofinya masing-masing usai pertandingan babak final tunggal putra Kejuaraan Shanghai Masters di Qi Zhong Tennis Center, Shanghai, China, Minggu (13/10/2019). Duel antara dua petenis muda tersebut dimenangkan oleh Daniil Medvedev dengan skor 6-4, 6-1. ANTARA FOTO/REUTERS/Aly Song/wsj.

PELTI pertimbangkan partisipasi petenis senior sebelum adakan turnamen

Jakarta (ANTARA) – Pengurus Pusat Persatuan Lawn Tenis Indonesia (PP PELTI) mempertimbangkan partisipasi para petenis senior sebelum mengadakan turnamen-turnamen, demikian disampaikan Ketua Umum PP Pelti Rildo Anwar.

“Jangan sampai kita adakan pertandingan, kualitasnya jadi menurun karena mereka (para petenis senior) tidak hadir,” kata Rildo saat ditemui setelah pertandingan final tunggal putri Moya Open di Lapangan Tenis Hotel Sultan, Jakarta, Minggu.

Selain sebagai ajang pemanasan uuntuk para atlet yang akan tampil di Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua, penyelenggaraan Moya Open juga dinyatakan Rildo sebagai jawaban atas keluhan minimnya jumlah pertandingan tenis dari kalangan atlet.

“Kalau kita lihat sampai akhir tahun ada dua-tiga (turnamen) lagi,” tambahnya.

Rildo berharap pada turnamen-turnamen sistem Open di kemudian hari, para petenis luar negeri, terutama asal Asia Tenggara dapat berpartisipasi. Sebaliknya, ia pun mendorong agar para petenis muda menambah jam terbangnya dengan bertanding di negara-negara tetangga.

Terkait penyelenggaraan Moya Open, Rildo menyatakan dirinya puas dengan jalannya turnamen. Terutama karena para petenis muda mampu memberikan perlawanan berat terhadap lawan-lawannya yang lebih senior.

Dalam pandangan Rildo, kualitas pukulan para petenis muda yang tampil di ajang itu sudah cukup bagus. Mereka hanya kurang menguasai penempatan bola dibanding para petenis yang lebih berpengalaman.

Moya Open 2019 menghadirkan kejutan pada sektor tunggal putra, di mana Althaf Dhaifullah menjadi juara setelah mengalahkan Aditya Hari Sasongko. Pada kategori tunggal putri, petenis yang membela Kalimantan Selatan Fadona Titalyana menjadi jawara setelah menundukkan Fitrana Sabrina di final.

Gelar juara ganda putri direbut pasangan senior Beatrice Gumulya/Jessy Rompies. Sedangkan pasangan Anthony Susanto/Andery Styawanto menjuarai kategori ganda putra.

Baca juga: Ketua Pelti upayakan perbanyak jam terbang bagi Ari Fahresi

Baca juga: PP Pelti tak bebankan atlet juara di Combiphar Tennis Open

Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Aris Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Fadona jawara tunggal putri Moya Open

Jakarta (ANTARA) – Fadona Titalyana menjadi jawara tunggal putri Moya Open 2019 setelah mengalahkan Fitriana Sabrina dengan skor 6-3, 7-5 pada final yang dimainkan di Lapangan Tenis Hotel Sultan, Jakarta, Minggu.

Fadona sangat mensyukuri keberhasilannya menjadi juara, terlebih ia menjalani pertandingan final dengan kondisi fisik yang tidak 100 persen bugar.

“Alhamdulillah senang banget. Sebenarnya dari semi (final) sudah kram semua. Bahkan sempat mau retire. Tapi setelah dicoba ternyata saya masih kuat, jadi lanjut terus,” kata Fadona saat ditemui setelah pertandingan.

Petenis yang akan membela Kalimantan Selatan pada PON Papua itu mengaku dirinya sempat banyak ditekan selama pertandingan, terlebih permainan Fitriana sangat mengandalkan tenaga.

Pertarungan antara kedua petenis muda ini berlangsung ketat pada fase awal set pertama. Kedudukan sempat imbang 3-3.

Namun setelah itu Fadona berhasil menguasai tiga gim berikutnya, untuk mengamankan kemenangan 6-3.

Pada set kedua, Fadona kembali memegang kendali permainan. Fitriana sempat memberi perlawanan, namun petenis yang memiliki saudara kembar ini harus takluk dengan keunggulan 7-5 bagi Fadona.

Meski menjadi juara Moya Open, ia merasa keberhasilan ini sedikit kurang karena ia tidak bertanding melawan para petenis putri yang lebih senior.

“Mudah-mudahan pada event-event berikutnya saya bisa ketemu para senior. Apapun hasilnya nanti, yang penting bikin rame lah,” ujar Fadona.

Baca juga: Althaf juara tunggal putra Moya Open setelah libas Adhitya di final

Baca juga: Beatrice/Jessy melaju mulus ke final Moya Open

Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Althaf juara tunggal putra Moya Open setelah libas Adhitya di final

Jakarta (ANTARA) – Althaf Dhaifullah menjuarai Moya Open kategori tunggal putra setelah melibas Adhitya Hari Sasongko dalam pertandingan final yang dimainkan di Lapangan Tenis Hotel Sultan, Jakarta, Minggu.

Althaf memenangi pertandingan final ini melalui kemenangan dua set 6-4, 6-3.

“Senang sekali. Ini pertama kali Saya juara di (kategori) senior. Apalagi perjalanan ke final ketemu Ari (Fahresi) dan Anton (Susanto),” kata Althaf saat ditemui setelah pertandingan.

Althaf mengalahkan kedua petenis tim Piala Davis itu saat menuju final. Ia mengalahkan Ari pada babak pertama, dan menyingkirkan Anthony pada semifinal.

Set pertama berlangsung ketat sejak awal. Kejar-mengejar poin terjadi di mana selisih poin sering sangat tipis di mana Althaf selalu memimpin.

Setelah kedudukan menunjukkan 4-4, Aditya tidak mampu lagi menambah poin. Althaf pun melaju pada dua gim berikutnya untuk mengunci kemenangan 6-4.

Althaf juga mendominasi permainan pada set kedua, di mana ia kembali tidak pernah dalam posisi tertinggal.

Melalui penempatan bola yang akurat, Althaf mencuri satu demi satu poin dari Adhitya. Lawannya yang lebih senior itu hanya mampu memenangi tiga gim, dan Althaf memenangi set kedua dengan skor 6-4.

Baca juga: Indonesia turunkan debutan sebagai tunggal kedua Piala Davis
Baca juga: Beatrice/Jessy melaju mulus ke final Moya Open

Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Medvedev tundukkan Tsitsipas untuk mencapai final Shanghai

Jakarta (ANTARA) – Daniil Medvedev mencapai final kesembilannya tahun ini saat mengalahkan sesama bintang yang sedang menanjak Stefanos Tsitsipas pada Shanghai Masters, Sabtu.

Finalis US Open dari Rusia itu akan melawan Alexander Zverev dari Jerman atau petenis Italia Matteo Berrettini pada laga penentuan juara, Minggu, ketika para petenis generasi selanjutnya menguasai panggung di China.

Petenis berusia 23 tahun Medvedev, yang telah mengangkat tiga gelar pada 2019, mengalahkan petenis Yunani Tsitsipas 7-6 (7/5), 7-5.

Medvedev sekarang telah mengalahkan petenis 21 tahun itu, yang mengalahkan pemain nomor satu dunia Novak Djokovic pada Jumat, dalam seluruh pertandingan mereka.

Setelah memainkan tenis berkualitas tinggi selama 43 menit, permainan memasuki tiebreak set pertama.

Peringkat tujuh dunia Tsitsipas yang tersendat lebih dulu, memberi set point ketika ia melontarkan pukulan forehand, dan selanjutnya melakukan hal yang sama beberapa saat kemudian untuk menempatkan petenis Rusia unggulan keempat itu unggul satu set.

Medvedev mematahkan servis petenis Yunani itu pada gim ketiga set kedua.

Petenis Rusia itu melakukan servis untuk menutup pertandingan pada kedudukan 5-4, namun Tsitsipas bangkit dan mematahkan servis untuk menyamakan kedudukan 5-5, sebelum Medvedev melakukan hal serupa.

Tsitsipas memukul bola ke luar lapangan dengan marah, sebelum Medvedev memastikan kemenangan pada gim ke-12 set kedua.

Petenis berusia 22 tahun Zverev, yang menyingkirkan Roger Federer pada Jumat, dan Berrettini (23), memainkan semifinal mereka pada laga selanjutnya, Sabtu, demikian AFP.

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Beatrice/Jessy tundukkan pasangan kembar untuk juarai Moya Open

Jakarta (ANTARA) – Pasangan Beatrice Gumulya/Jessy Rompies merebut gelar ganda putri Moya Open, setelah mengungguli lawannya pasangan kembar Fitriana Sabrina/Fitriani Sabatini dengan skor 4-6, 6-3, 10-8 dalam pertandingan final yang dimainkan di Lapangan Tenis Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu sore WIB.

Meski memenangi pertandingan dan menjadi juara, Beatrice dan Jessy menyadari bahwa masih banyak sisi permainannya yang perlu dibenahi menjelang partisipasinya di SEA Games 2019.

“Ada ya (yang perlu dibenahi). Seperti servis, karena servis yang ngontrol poin dari awal. Servis dan return masih harus dimatengin lagi,” kata Beatrice saat ditemui setelah pertandingan.

Baca juga: Andery/Anthony juara ganda putra Moya Open

“Itu dua hal yang penting banget untuk main ganda. Terus fokus dan konsentrasi kami masih harus dimaksimalkan lagi,” tambah Jessy.

Pertandingan berjalan alot pada awal set pertama. Kedua pasangan bergantian memenangi enam gim awal.

Namun setelah Beatrice/Jessy menggenggam keunggulan 3-2, justru Fitriana/Fitriani mampu mengejar dan berbalik unggul. Setelah skor 4-5, Beatrice/Jessy tidak mampu lagi menambah poin dan takluk 4-6.

Pada set kedua, Beatrice/Jessy mendominasi permainan lewat pukulan-pukulan akurat mereka. Pasangan Jawa Timur ini menggenggam keunggulan 4-1, di saat Fitriani/Fitriana kesulitan menambah poin.

Baca juga: Beatrice/Jessy melaju mulus ke final Moya Open

Fitriani/Fitriana hanya mampu memenangi tiga gim lagi pada set kedua, sebelum kemudian Beatrice/Jessy mengamankan kemenangan 6-4 pada set tersebut.

Skor imbang 1-1 menyebabkan pemenang harus ditentukan dengan super tiebreak.

Pada super tiebreak, Beatricr/Jessy memimpin sejak awal untuk unggul 3-1. Fitriana/Fitriani mampu mengejar sesaat untuk mengubah skor menjadi 3-3 namun lawannya yang lebih berpengalaman kembali unggul 5-3.

Skor ketat terus berlangsung, di mana kedudukan sempat menjadi 6-6 dan 8-8. Tetapi kematangan Beatrice/Jessy menjadi penentu. Mereka memenangi dua poin terakhir untuk mengunci kemenangan 10-8.

Baca juga: Beatrice dan Jessie jadikan Moya Open sebagai ajang jaga kekompakan

Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Andery/Anthony juara ganda putra Moya Open

Jakarta (ANTARA) – Pasangan Andery Setyawanto/Anthony Susanto menjuarai Moya Open 2019 kategori ganda putra, setelah menundukkan Lucky Candra Kurniawan/Tegar Abdi dengan skor 6-4, 7-5 dalam pertandingan final yang dimainkan di Lapangan Tenis Hotel Sultan, Sabtu siang.

Anthony menyatakan dirinya puas dengan kemenangan ini, terutama karena tampil di Moya Open memberi dia jam terbang lebih menjelang SEA Games 2019.

“Kalau fisik sih dari turnamen ini kan bisa membantu ya. Semakin kita banyak main, fisiknya naik sendiri,” kata Anthony saat ditemui setelah pertandingan.

Baca juga: Beatrice/Jessy melaju mulus ke final Moya Open

Duet asal Jawa Timur Andery/Anthony relatif tidak terlalu mendapat kesulitan untuk memenangi set pertama. Mengandalkan permainan dari baseline, beberapa kali mereka mendulang poin dari kesalahan-kesalahan lawan.

Senar raket Andery sempat putus pada gim kedua set pertama. Tetapi permainan dapat segera dilanjutkan setelah ia mengganti raket.

Permainan pada set kedua berlangsung lebih ketat. Pasangan Lucky/Tegar mampu menandingi lawannya, dan beberapa kali skor sempat imbang.

Tetapi setelah sempat tertinggal 3-5, perlahan-lahan Andery/Anthony mampu mengejar dan membalikkan kedudukan.

Baca juga: Para petenis unggulan belum temui masalah di Moya Open

Hal itu tidak terlepas dari sejumlah kesalahan pengembalian bola yang dilakukan Lucky/Tegar. Akhirnya pada gim ke-12, Andery/Anthony mampu menutup set dan memastikan kemenangan.

Anthony juga menambahkan bahwa ia mengapresiasi permainan yang ditampilkan kedua juniornya yang ia taklukkan, Lucky dan Tegar.

“Lawan hari ini mereka memang masih junior. Tapi mereka masih dapat banyak berkembang,” kata adik petenis nasional David Susanto tersebut.

Baca juga: Duo Susanto tantang Erasu/Shimabukuro di perempat final

Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tsitsipas tundukkan Djokovic pada perempat final Shanghai

Ia pantas meraih kemenangan, ia pemain yang lebih baik

Jakarta (ANTARA) – Petenis putra nomor satu dunia Novak Djokovic kalah tiga set pada perempat final Shanghai Masters melawan petenis muda Yunani Stefanos Tsitsipas, Jumat.

Petenis berusia 21 tahun itu sekarang telah mengalahkan semua “Big Three” tahun ini — Djokovic, Roger Federer dan Rafael Nadal — dan menghadapi talenta besar lainnya pada semifinal Sabtu, petenis berusia 23 tahun Daniil Medvedev.

Ia bangkit dari kehilangan tiga gim pertama hanya dalam tujuh menit untuk mengejutkan sang juara bertahan dengan kemenangan 3-6, 7-5, 6-3.

“Ia pantas meraih kemenangan, ia pemain yang lebih baik,” kata petenis Serbia berusia 32 tahun ini seperti dikutip AFP, Jumat.

“Set kedua dan ketiga saya memulai dengan baik, tapi kemudian saya tidak tajam. Saya kurang sedikit gerakan dinamis dan akselerasi dalam pukulan-pukulan saya.”

“Saya tidak mendapat break point pada dua set. Maksud saya, ia melakukan servis dengan baik, pujian buat dia, tapi tidak suka dengan cara main saya.”

Baca juga: Fognini anggap Murray sama dengannya tukang mengeluh

Ditanya apakah petenis peringkat tujuh dunia Tsitsipas mempunyai potensi menjadi nomor satu, Djokovic menjawab: “Tentu saja dia punya, ya.”

Selain merayakan kemenangan, petenis muda Yunani ini juga memastikan tempatnya pada turnamen bergengsi akhir musim, ATP Finals.

Ia memperolehnya setelah petenis peringkat empat dunia Medvedev menundukkan Fabio Fognini 6-3, 7-6 (7/4) untuk maju ke semifinal.

Djokovic mengatakan dia sudah sepenuhnya pulih dari cedera bahu.

Ia tidak kehilangan satu set pun dalam memenangi gelar di Tokyo dan melanjutkan penampilan itu ke Shanghai — sampai ia bertemu Tsitsipas.

Baca juga: Manfaat jauhi media sosial bagi Stefanos Tsitsipas

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Beatrice/Jessy melaju mulus ke final Moya Open

mungkin speed-nya lebih pelan dari biasanya jadi dari situ harus ada penyesuaian

Jakarta (ANTARA) – Pasangan ganda putri Beatrice Gumulya/Jessy Rompies melaju mulus ke final Moya Open setelah menang 7-5, 6-3 melawan Nadya Syarifah/Kadek Gita dalam pertandingan yang dimainkan di lapangan tenis Hotel Sultan, Jakarta, Jumat sore.

“Kalau aku main kan seringnya (level) lawan ada di atas, kalau ini kan mungkin speed-nya lebih pelan dari biasanya jadi dari situ harus ada penyesuaian,” kata Beatrice setelah pertandingan.

Turnamen Moya Open memang dijadikan pasangan Beatrice/Jessy sebagai ajang persiapan menuju SEA Games 2019, apalagi Beatrice/Jessy ditargetkan mendapat medali emas pada pesta olahraga multi cabang Asia Tenggara itu.

Selain pasangan Beatrice/Jessy, terdapat dua petenis lain yang dipersiapkan untuk mewakili Indonesia pada Sea Games yang tampil dalam Moya Open, yakni Anthony Susanto dan Ari Fahresi.

Anthony sukses melaju sampai semifinal, sedangkan langkah Ari dihentikan Althaf Dhaifulah pada putaran pertama. Anthony juga berhasil melaju ke semifinal ganda putra di mana ia berpasangan dengan Andery Styawanto.

Baca juga: Para petenis unggulan belum temui masalah di Moya Open

Hasil pertandingan Jumat, 11/10/2019

Perempat final tunggal putra
Anthony Susanto vs Sebastian Da Costa WO
Althaf Dhaifullah vs Arief Rahman 6-3, 6-1
Aditya Hari Sasongko vs Faisal Aidil 5-2, ret
M. Ali Akbar vs Rafly Feby Tri Prasetyo 6-3, 7-5

Semifinal ganda putra
Andery Styawanto/Anthony Susanto vs Prima Simpatiaji/Sunu Wahyu Trijati 6-3, 6-3
Lucky Chandra Kurniawan/Tegar Abdi vs Faisal Aidil/Iqbal Bilal Saputra 6-3, 1-6, [12-10]

Perempat final tunggal putri
Fadona Titalyana vs Carolina Martha Sanjaya 6-3, 6-3
Fitriani Sabatini vs Anggi Dwi Hidayati 6-3, 6-1
Fitriana Sabrina vs Niken Ferlyana 6-2, 6-2
Oxi Gravitasi Putri vs Kadek Gita 6-2, 6-3

Semifinal ganda putri
Jessy Rompies/Beatrice Gumulya vs Nadya Syarifah/ Kadek Gita 7-5, 6-3
Fitriana Sabrina/Fitriani Sabatini vs Dwi Nurul Hidayati/Siti Sarah 6-0, 6-0

Baca juga: Beatrice dan Jessie jadikan Moya Open sebagai ajang jaga kekompakan
 

Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Shanghai Masters: Djokovic dikalahkan Tsitsipas

Ekspresi petenis putra Serbia Novak Djokovic saat pertandingan Perempat Final turnamen Shanghai Masters melawan petenis Yunani Stefanos Tsitsipas di Qi Zhong Tennis Center, Shanghai, China, Jumat (11/10/2019).  Djokovic kalah dengan tiga set 6-3, 5-7, 3-6. ANTARA FOTO/REUTERS/Aly Song/aww.

Para petenis unggulan belum temui masalah di Moya Open

Jakarta (ANTARA) – Para petenis unggulan belum menemui masalah di Moya Open, setelah mereka sukses menjalani pertandingan hari kedua turnamen yang dimainkan di Lapangan Tenis Hotel Sultan, Jakarta, Kamis.

Pasangan ganda putri Beatrice Gumulya/Jessy Rompies sukses menaklukkan pasangan Anggi Dwi Hidayati/Niken Ferlyana dengan skor 6-4, 6-2. Dengan kemenangan ini Beatrice/Jessy melaju ke semifinal untuk bertemu pasangan Nadya Syarifah/Kadek Gita.

Jessy mengakui bahwa dirinya masih perlu beradaptasi dengan kondisi lapangan yang dipakai untuk turnamen tersebut.

“Ini lapangannya licin, lama gak dipakai, jadi beda lah,” kata Jessy saat ditemui setelah pertandingan usai.

Baca juga: Beatrice dan Jessie jadikan Moya Open sebagai ajang jaga kekompakan

Meski demikian, Beatrice/Jessy tetap memasang target juara, sebagai salah satu bentuk mematangkan permainan menjelang SEA Games 2019. Jessy menuturkan sampai SEA Games, mereka akan tampil pada lima turnamen.

Pada kategori tunggal putri, unggulan pertama Fadona Titalyana dan unggulan kedua Oxi Gravitasi Putri juga mengamankan langkah ke perempat final. Fadona menang 6-1, 6-1 atas Siti Sarah, sedangkan Oxi menundukkan Suryaningsih dengan skor 7-5, 0-6, 7-5.

Unggulan pertama ganda putra Andery Styawanto/Anthony Susanto melenggang ke semifinal berkat kemenangan 6-0, 6-3 atas M Rizal Muzaqir/Rifqy Sukma Ramadhan.

Pada sektor tunggal putra, unggulan pertama Anthony Susanto menundukkan M Rezky Nugraha dengan skor 6-1, 6-1 untuk mengamankan langkah ke perempat final. Sedangkan salah satu anggota tim Piala Davis Indonesia, Ari Fahresi telah disingkirkan Althaf Daifullah pada putaran pertama.

Baca juga: Ketua Pelti upayakan perbanyak jam terbang bagi Ari Fahresi

Hasil pertandingan babak kedua, Kamis (10/10):

Tunggal putra
Anthony Susanto vs M Rezky Nugraha 6-1, 6-1
Sebastian Da Costa vs Tegar Abdi 7-5, 6-4
Althaf Dhaifullah vs Iqbal Bilal Saputra 6-3, 6-1
Arief Rahman vs Lucky Chandra Kurniawan 3-6, 6-4, 7-5
Aditya Hari Sasongko vs Jones Pratama 6-1, 6-2
Faisal Aidil vs Rifqy Sukma Ramadhan 6-2, 6-3
Rafly Feby Tri Prasetyo vs Dimas Kolopita 6-4, 4-6, 6-3
M Ali Akbar vs Andery Styawanto 6-4, 2-1, ret

Ganda putra
Andery Styawanto/Anthony Susanto vs M Rizal Muzaqir/Rifqy Sukma Ramadhan 6-0, 6-3
Prima Simpatiaji/Sunu Wahyu Trijati vs Arief Rahman/Irfandi Hendrawan 7-5, 7-5
Lucky Chandra Kurniawan/Tegar Abdi vs M Rezky Nugraha/Ega Uneputty 7-5, 6-4
Faisal Aidil/Iqbal Bilal Saputra vs Bagus Laksono/Rindosa Wijaya 6-4, 6-2

Tunggal putri
Fadona Titalyana vs Siti Sarah 6-1, 6-1
Carolina Martha Sanjaya vs Ayu Maharani 6-3, 6-2
Fitriani Sabatini vs Angie Bong 6-2, 6-1
Anggi Dwi Hidayati vs Monica Putri Kusuma 6-3, 6-3
Niken Ferlyana vs Ni Putu Armini 6-4, 6-3
Fitriana Sabrina vs Nadya Syarifah 6-1, 6-1
Kadek Gita vs Nisrina Dwi Fajarini 6-1, 6-1
Oxi Gravitasi Putri vs Suryaningsih 7-5, 0-6, 7-5

Ganda putri
Beatrice Gumulya/Jessy Rompies vs Anggi Dwi Hidayati/Niken Ferlyana 6-4, 6-2
Nadya Syarifah/Kadek Gita vs Kadek Ayu/Khairunissa 6-2, 6-0
Dwi Nurul Hidayati/Siti Sarah vs Nisrina Dwi Fajarini/Indah Permatasari 6-2, 7-5
Fitriana Sabrina/Fitriani Sabatini vs Ni Putu Armini/Angie Bong 6-3, 7-6(3)
 

Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Fognini anggap Murray sama dengannya tukang mengeluh

Shanghai, China (ANTARA) – Fabio Fognini mengatakan Kamis bahwa Andy Murray dan dirinya punya kemiripan karena mereka berdua suka mengeluh setelah pertandingan antara kedua petenis di Shanghai Masters berakhir dengan adu mulut.

Pertengkaran pecah Selasa lalu ketika petenis Italia itu mengalahkan petenis Inggris tersebut dalam pertandingan tiga set yang keras di mana Murray sempat menyuruh Fognini “diam”.

Setelah pertandingan itu, mantan petenis nomor satu dunia itu menuduh Fognini yang kini berperingkat 12 dunia berteriak-teriak ketika Murray sedang berada di poin menentukan.

Tetapi Fognini yang berusia 32 tahun berusaha melupakan adu mulut itu.

“Saya harus ngomong apa? Haruskah saya ngomong?” jawab Fognini ketika ditanya AFP apa tanggapan dia terhadap tudingan Murray.

“Saya tak mau membela diri. Yang sudah ya sudah, saya kenal dia sejak kami usia 14 tahun. Bagi saya biarkan sengketa itu di lapangan, cuma itu, tidak ada yang harus saya omongkan.”

Baca juga: Fognini jumpa Medvedev di perempat final Shanghai Masters

Ketika didesak apakah dia marah disuruh “diam” oleh Murray, Fognini menjawab, “Saya tak marah, tidak. Dia punya karakter, saya juga punya, dan itu saja.”

Fognini, yang mengalahkan petenis Rusia Karen Khachanov untuk mencapai delapan besar di Shanghai Masters hari ini, ditanya apakah dia harus berdamai dengan tiga kali juara Grand Slam itu.

“Damai? Saya sudah bilang pada Anda, kami kenal baik satu sama lain,” kata Fognini seperti dikutip AFP. “Di dalam lapangan kami hampir sama karena sering saya mengeluh dan dia mengeluh. Itu bagian dari kerja kami, jadi saya tak bisa ngomong apa-apa lagi.”

Menurut dia, setelah pertandingan selesai, mereka langsung berbaikan. “Kami sudah berbicara seperti biasa,” kata petenis Italia itu.

Setelah menang 6-3, 7-5 melawan Khachanov, pada babak perempatfinal Fognini akan menjajal petenis nomor empat dunia dari Rusia yang juga finalis US Open tahun ini, Daniil Medvedev.

Baca juga: Andy Murray hadapi Fabio Fognini pada babak kedua Shanghai Masters

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Aris Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Fognini jumpa Medvedev di perempat final Shanghai Masters

Jakarta (ANTARA) – Petenis Italia Fabio Fognini akan menghadapi petenis Rusia unggulan ketiga Daniil Medvedev pada perempat final Shanghai Masters setelah keduanya berhasil memenangi pertandingan babak 16 besar.

Fognini yang menjadi unggulan 10 mengalahkan petenis Rusia unggulan ketujuh Karen Khachanov 6-3, 7-5 dalam pertandingan yang berlangsung selama satu jam 47 detik, Kamis.

Sementara unggulan ketiga Medvedev memperoleh tempat di babak delapan besar dengan menyisihkan petenis kualifikasi asal Kanada Vasek Pospisil dalam laga ketat 7-6(7), 7-5 selama dua jam dan lima menit.

Menurut catatan laman ATP Tour, Fognini dan Medvedev mempunyai rekor pertemuan 1-1 di lapangan keras.

“Saya rasa ini pemain terburuk yang bisa saya lawan saat ini karena ia berubah sepenuhnya pada musim panas,” kata Fognini seperti dikutip AFP.

“Tentu saja ia hebat juga sebelumnya, tapi ia membuat perubahan luar biasa selama turnamen di AS dan ia berbahaya, dia sangat berbahaya,” katanya tentang Medvedev, petenis peringkat empat dunia dan finalis US Open.

Fognini sedang berusaha untuk pertamakalinya meraih tempat pada ATP Finals yang akan digelar di London. Saat ini ia menempati posisi ke-11.

Sedangkan petenis peringkat empat dunia Medvedev sudah lolos ke turnamen penutup musim yang akan berlangsung 10-17 November mendatang itu.

Baca juga: Andy Murray hadapi Fabio Fognini pada babak kedua Shanghai Masters

Baca juga: Fognini siap buat debut di Laver Cup

Baca juga: Refleksi Fognini di masa depan usai juara di Monte Carlo

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Aris Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Djokovic ke perempat final Shanghai Masters

Shanghai, China (ANTARA) – Novak Djokovic melangkah ke perempat final Shanghai Masters setelah petenis nomor satu dunia itu menang mudah melawan petenis Amerika Serikat John Isner hari ini.

Petenis Serbia yang menjadi juara bertahan turnamen ini menghentikan perlawanan petenis unggulan ke-16 dengan 7-5, 6-3 dalam waktu 74 menit.

Pada babak delapan besar dia akan ditantang pemenang pertandingan Stefanos Tsitsipas dari Yunani melawan petenis Polandia Hubert Hurkacz.

Roger Federer, juara 20 kali Grand Slam, menghadapi unggulan ke-13 David Goffin dari Belgia segera hari ini, demikian AFP.

Baca juga: Fognini jumpa Medvedev di perempat final Shanghai Masters

Baca juga: Djokovic awali upaya pertahankan gelar Shanghai dengan menang mudah

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Marin Cilic punya anak tahun depan

Jakarta (ANTARA) – Marin Cilic telah mengalami banyak hal hebat di lapangan pada tahun-tahun terakhir, namun petenis peraih 18 gelar ATP Tour itu mengumumkan bahwa ia akan menikmati momen tonggak sejarah di luar lapangan pada 2020.

Berbicara kepada 170.000 follower-nya di Twitter, petenis Kroasia itu membagi kabar bahwa ia akan menjadi seorang ayah tahun depan. Kabar tersebut datang hanya 18 bulan setelah Cilic menikahi Kristina Milkovic di Dubrovnik.

Pengumuman Cilic dibarengi dengan foto petenis berusia 31 tahun itu berbelanja kereta dorong bayi.
 

Menurut laman ATP Tour, Cilic akan bertanding pada VTB Kremlin Cup di Moscow pekan depan, tempat ia berharap dapat mencapai kemenangan ke-500 dalam pertandingan level tour. Jika Cilic mencapai target tersebut, ia akan menjadi pemain aktif ke-10 pada ATP Tour yang mencapai catatan tersebut.

Baca juga: Osaka bidik perempat final, Nadal hadapi Marin Cilic dan Kyrgios dikenai hukuman tambahan akibat berperilaku buruk
 

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Juara tertua Roland Garros di era modern, Andres Gimeno meninggal

Jakarta (ANTARA) – Andres Gimeno, juara French Open putra tertua pada era Open, meninggal dunia pada usia 82, demikian pengumuman Federasi Tenis Spanyol (RFET), Rabu waktu setempat.

Pencapaian terbesar Gimeno adalah menjuarai Roland Garros ketika berusia 34 tahun pada 1972, namun ia juga mencapai final Australia Open pada 1969 dan semifinal di Wimbledon pada 1970.

“Salah satu figur ikonik tenis Spanyol, Andres Gimeno, meninggal pada Rabu di Barcelona pada usia 82 setelah lama sakit,” demikian tertulis dalam pernyataan RFET sebagaimana dikutip AFP, Kamis.

“Federasi Tenis Kerajaan Spanyol ingin menyampaikan belasungkawa bagi keluarga dan kerabatnya.”

Petenis nomor dua dunia Rafael Nadal, 12 kali juara Roland Garros, menulis pada Twitter bahwa Gimeno telah menjadi “pelopor” bagi olahraga tersebut di Spanyol.

“Saya baru diberitahu kabar sedih atas meninggalnya #AndresGimeno,” tulis Nadal. “Tanpa diragukan salah satu pelopor tenis di Spanyol dan atlet hebat. Belasungkawa sepenuh hati bagi keluarnya. RIP.”
 

Gimeno memenangi 44 gelar sepanjang karirnya dan mewakili Spanyol pada Davis Cup mulai 1958 hingga 1960 dan 1972 sampai 1973. Ia masuk dalam International Tennis Hall of Fame pada 2009.

Mantan juara Wimbledon dan US Open Stan Smith menggambarkan Gimeno sebagai “pesaing yang tidak pernah lelah”.

“Setelah menghadapi dia pada beberapa pertandingan besar, saya bisa menjamin itu. Umumnya, saya akan mengingat Andres sebagai orang yang sangat baik,” kata Smith, yang sekarang menjadi presiden International Tennis Hall of Fame.

“Apakah Anda kalah dari dia atau Anda mengalahkan dia, sulit untuk tidak menyukai Andres.”

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Beatrice dan Jessie jadikan Moya Open sebagai ajang jaga kekompakan

Jakarta (ANTARA) – Ganda putri Beatrice Gumulya/Jessy Rompies menjadikan turnamen Moya Open 2019 sebagai ajang jaga kekompakan, demikian disampaikan Jessy.

“Moya Open ini menjadi ajang kami untuk menjaga kekompakan sebagai pasangan ganda di lapangan,” kata Jessy di Jakarta, Rabu.

Pasangan Beatrice/Jessy mendapat bye pada babak pertama. Selanjutnya unggulan teratas itu akan berhadapan dengan pasangan Anggi Dwi Hidayati/Niken Ferlyana pada turnamen yang dimainkan di lapangan tenis Hotel Sultan, Jakarta, pada Kamis.

Baca juga: Jessy/Beatrice terhenti di laga pembuka Washington

Setelah mengikuti Moya Open, Beatrice/Jessy akan melakukan perjalanan ke China dan AS selama lima pekan. Di China, mereka akan mengikuti turnamen seri ITF World Tennis di Suzhou.

Sedangkan di AS, Beatrice/Jessy akan tampil di tiga turnamen yakni W8.0 Macon, W80 Tyler, dan w60 Las Vegas.

Selain Beatrice/Jessy, Moya Open juga diikuti oleh dua petenis putra yang dipersiapkan untuk tampil di SEA Games 2019, yakni Ari Fahresi dan Anthony Susanto.

Baca juga: Jessy/Beatrice tersingkir di Baltic Open

Hasil Pertandingan:

Babak Pertama, Rabu (9/10)

TunggalPutra

JonesPratama vs Odeda Muhammad Arazza 6-4, 4-1 retired (mundur)
Rifqy Sukma Ramadhan vs Rafi Rasendriya 6-1, 6-2
Aditya Hari Sasongko vs TioJuliandi 6-3, 6-2
M.Rezky Nugraha vs Owissa Makuta Annas 6-1, 6-3
Andery Styawanto vs Giovann Lumenta 6-1, 6-3
Dimas Kolopita vs Daniel Gunawan 7-5,5-7, 2-1 retired (mundur)
Sebastian Da Costa vs Budi Juliansyah 7-5,6-3
Iqbal Bilal Saputra vs Indra Adhiguna Utama 6-4,6-2

TunggalPutri
Ayu Maharani vs Aurellia Azzahra Putri 6-0, 6-4
Monica Kusuma Putri vs Nazwa Syamsabila 6-4, 6-3
Ni Putu Armini vs Shilva Audy, 6-7(4), 6-0, 6-3
Nisrina Dwi Fajar vs Bramila Shofia 7-5, 3-6, 6-2

Ganda putri
Anggi Dwi Hidayati/Niken Ferlyana vs Feity Lesmana/Vania Prakusya WO
Nadya Syarifah/Kadek Gita vs Suryaningsih/ Ni Luh Sintha Eka Putri 6-4, 6-3
Kadek Ayu/Khairunissa vs Carolina Martha Sanjaya/Nazwa Syamsabila 6-3, 6-2
Dwi Nurul Hidayati/Siti Sarah vs Aurelia Azzahra Putri/Bramila Shofia 6-1, 6-4
Ni Putu Armini/Agie Bong vs Ayu Maharani/Monica Putri Kusuma 6-3, 5-7 (7)
Fitriani Sabrina/Sabatini Fitriana vs Fadona Titalyana/Oxi Gravitasi Putri 7(6)-3, 6-3

Ganda putra
Andery Setyawanto/Anthony Susanto vs Hendrawan Susanto/Indra Adhiguna Utama 6-2, 6-4
M Rizal Muzaqir/Rifqy Sukma Ramadhan vs Dimas Kolopita/Giovan Lumenta 6-1 retired (mundur)
Prima Simpatiaji/Sunu Wahyu Trijati vs Odeda M. Arazza/M. Rizky Widianto 6-2, 6-0
Arief Rahman/Irfandi Hendrawan vs Aditya Hari Sasongko/Jeremy Nahor 6-3, 6-2
Lucky Chandra Kurniawan/Tegar Abdi W vs Fahmi Seff/Tio Juliandi 7-5, 7-6(4)
M.Rezky Nugraha/Ega Uneputty vs Rafi Rasendriya/Rafly Feby Tri Prasetyo 6-2, 7-6(4)
Bagus Laksono/Rindosa Wijaya vs Ari fahresi/M.Ali Akbar 6-4, 1-6 (10)
Faisal Aidil/Iqbal Bilal Saputra vs I Made Bagas Krisnamukti/Althaf Dhaifullah 6-2, 6-2

Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Djokovic awali upaya pertahankan gelar Shanghai dengan menang mudah

Jakarta (ANTARA) – Novak Djokovic mengawali upayanya untuk mempertahankan gelar Shanghai Masters, Rabu, dengan kemenangan mudah atas petenis muda Kanada Denis Shapovalov dalam dua set langsung.

Baru saja meraih gelar ke-76 dalam karirnya di Tokyo, petenis nomor satu dunia itu selanjutnya akan melawan pemain dengan servis keras asal Amerika John Isner pada babak 16 besar setelah kemenangan 6-3, 6-3 tersebut, Rabu.

Dikutip dari AFP, petenis berusia 32 tahun Djokovic hanya membutuhkan waktu 70 menit untuk memenangi pertarungan melawan Shapovalov yang baru berusia 20 tahun itu.

Petenis Serbia tersebut sedang menuju kembali ke penampilan terbaiknya setelah menarik diri dari US Open pada babak 16 besar karena cedera bahu.

Baca juga: Insiden dialami Zverev sebelum maju ke 16 besar Shanghai Masters

Baca juga: Federer lewati hadangan pertamanya di Shanghai Masters

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Manfaat jauhi media sosial bagi Stefanos Tsitsipas

Jakarta (ANTARA) – Bintang tenis yang sedang naik daun Stefanos Tsitsipas, Rabu, mengatakan bahwa ia menuai keuntungan baik di dalam maupun di luar lapangan dengan menjauh dari media sosial.

Petenis Yunani berusia 21 tahun itu berbicara setelah mengalahkan talenta menjanjikan lainnya, petenis berusia 19 tahun Felix Auger-Aliassime, untuk mencapai babak 16 besar Shanghai Masters.

Tsitsipas, yang telah memenangi dua gelar tahun ini, namun kalah pada final China Open, Minggu, oleh Dominic Thiem, masih mempunyai akun Twitter, YouTube dan Instagram.

Baca juga: Youtube Tsitsipas banjir subscriber saat ia berhasil ke semifinal

Namun, ia sekarang memakai jasa orang lain untuk menjalankannya.

“Saya merasa jauh lebih terhubung dibanding sebelumnya dengan orang yang saya sayangi, saya menghabiskan quality time lebih banyak,” kata petenis peringkat tujuh Tsitsipas seperti dikutip AFP, Rabu.

“Saya merasa lebih manusiawi dan lebih seperti saya dibanding sebelumnya.

“Saya merasa seperti saya juga bisa lebih konsentrasi pada olahraga yang saya mainkan, dengan cara berusaha menghabiskan lebih banyak jam di lapangan daripada dengan telepon saya.

“Saya juga merasa sangat dekat dengan orang-orang yang saya ajak berbicara, dan saya selalu berusaha mencapai yang terbaik dan tidak terlalu banyak memikirkan kehidupanku yang lain, kehidupan media sosial, yang sebelumnya menyita pikiran saya, konsentrasi saya.”

Kemenangan sulit pada Rabu, 7-6 (7/3), 7-6 (7/3) adalah pertama kalinya Tsitsipas mengalahkan petenis Kanada Auger-Aliassime dalam pertandingan sejak mereka masih junior.

Selanjutnya Tsitsipas akan melawan petenis Polandia Hubert Hurkacz.

Baca juga: Djokovic awali upaya pertahankan gelar Shanghai dengan menang mudah

Baca juga: Insiden dialami Zverev sebelum maju ke 16 besar Shanghai Masters

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Insiden dialami Zverev sebelum maju ke 16 besar Shanghai Masters

Jakarta (ANTARA) – Alexander Zverev mengalami berbagai insiden mulai dari kehilangan raket hingga memukul bola mengenai juru kamera sebelum akhirnya berhasil melaju ke babak 16 besar Shanghai Masters.

Zverev meraih kemenangan 7-6 (15/13), 7-6 (7/3) atas petenis underdog asal Prancis Jeremy Chardy dan melaju ke babak 16 besar Shanghai Masters, Rabu.

Pertandingan yang diwarnai berbagai insiden tersebut membuat Zverev meminta maaf kepada seorang juru kamera televisi setelah petenis muda Jerman itu secara tidak sengaja memukul bola mengenai rahangnya untuk memenangi satu poin.

Petenis berusia 22 tahun itu juga ditemui oleh dokter pada set pertama dan pada momen lainnya yang penuh warna Zverev memukulkan raketnya ke lantai selama tiebreak set pertama yang panjang.

Zverev, peringkat enam dunia namun mengalami musim yang menyedihkan, menghadapi tekanan dari petenis peringkat 71 dunia Chardy sebelum akhirnya meraih kemenangan dalam waktu satu jam dan 48 menit.

Insiden yang lebih ringan terjadi saat tiebreak set kedua. Zverev kehilangan pegangan saat memukul bola, dan raketnya melayang ke penonton.

Zverev sudah lama dibicarakan sebagai nama besar berikutnya dalam tenis putra, tetapi hanya satu dari 11 gelar dalam karirnya yang diperoleh tahun ini. Dia belum pernah menjuarai Grand Slam.

Unggulan kelima tersebut selanjutnya akan berhadapan dengan Andrey Rublev dari Rusia, demikian AFP.

Baca juga: Federer lewati hadangan pertamanya di Shanghai Masters

Baca juga: Andrey Rublev kalahkan Borna Coric di Shanghai Masters

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Federer lewati hadangan pertamanya di Shanghai Masters

Shanghai, China (ANTARA) – Petenis tangguh Roger Federer mencatat kemenangan pada partai pembukanya dalam Shanghai Masters, Selasa, setelah menaklukkan petenis Spanyol Albert Ramos-Vinolas dengan straight-set.

Petenis Swiss berusia 38 tahun itu menang 6-2, 7-6 (7/5) untuk menghadapi pemenang pertandingan antara unggulan ke-13 Belgia David Goffin melawan Mikhail Kukushkin dari Kazakhstan pada 16 besar.

Federer yang kini peringkat ketiga dunia berusaha menutup musim ini dengan gelar keempatnya, sekalipun dia gagal memenangkan gelar ke-21 Grand Slam musim ini.

Mengutip AFP, Ramos-Vinolas yang berperingkat 46 dunia tampil lebih baik pada set kedua hingga memaksakan tie break serta sempat memimpin 2-0 dan kemudian 4-1.

Tetapi disemangati penonton yang membentangkan spanduk “manusia super” untuk Federer, petenis Swiss itu memenangkan tie break ini dan sekaligus set tersebut setelah menutupnya dengan forehand smash.

Baca juga: Andrey Rublev kalahkan Borna Coric di Shanghai Masters

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Saudi adakan turnamen tenis internasional pertamanya

Riyadh, Arab Saudi (ANTARA) – Arab Saudi untuk pertama kalinya bakal menggelar turnamen tenis internasional yang merupakan turnamen eksibisi putra, kata pejabat puncak olah raga negeri ini seperti dikutip AFP, Selasa waktu setempat.

Juara Grand Slam tiga kali dari Swiss, Stanislas Wawrinka, dan bintang baru Daniil Medvedev adalah dua nama besar yang sudah menyatakan siap tampil pada turnamen lapangan keras diikuti delapan pemain yang diadakan pada 12-14 Desember tersebut.

“Menuanrumahi tenis internasional kelas dunia di Arab Saudi untuk pertama kalinya adalah momen balik baru untuk Kerajaan ini,” kata Pangeran Abdulaziz Bin Turki Al Faisal Al Saud, ketua Otoritas Olah Raga Arab Saudi.

Baca juga: Andrey Rublev kalahkan Borna Coric di Shanghai Masters

Turnamen berhadiah total 3 juta dolar AS itu diadakan di Diriyah di pinggiran Riyadh yang menjadi tempat diselenggarakannya pertarungan ulang tinju kelas berat dunia antara Anthony Joshua dan Andy Ruiz Jr pada 7 Desember.

Penguasa Saudi menggunakan olah raga untuk melembutkan citra internasionalnya dan menciptakan ajang untuk reformasi di dalam negara kaya minyak tersebut.

Pada Februari mereka menjadi tuan rumah turnamen golf European Tour pertama dan tahun depan akan menggelar Reli Dakar.

Semua itu ditempuh setelah Saudi menghadapi kemunduran diplomatik besar akibat pembunuhan wartawan Jamal Khashoggi di dalam konsulat Saudi di Istanbul pada Oktober tahun lalu.

Baca juga: Andy Murray kembali ke Grand Slam di Australia Open

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Shanghai Masters: Roger Federer melaju ke babak selanjutnya

Petenis Roger Federer asal Swiss melambaikan tangannya usai mengalahkan petenis Albert Ramos-Vinolas asal Spanyol pada pertandingan babak kualifikasi Turnamen Shanghai Masters di Shanghai, China, Selasa (8/10/2019). Roger Federer melaju ke babak selanjutnya usai menang 6-2, 7-6 (7-5). ANTARA FOTO/REUTERS/Aly Song/wsj.

Andrey Rublev kalahkan Borna Coric di Shanghai Masters

Jakarta (ANTARA) – Petenis Rusia Andrey Rublev mengalahkan petenis unggulan ke-12 asal Kroasia Borna Coric 6-4, 7-6 (4) pada babak pertama turnamen Shanghai Masters di Shanghai, China, Selasa.

Petenis berusia 21 tahun Rublev melepaskan 15 ace dan hanya kehilangan empat dari poin-poin servis pertamanya untuk mengalahkan finalis St Petersburg Open Coric dalam waktu satu jam, 36 menit, demikian dilaporkan laman resmi ATP.

Pada pertandingan selanjutnya Rublev akan menghadapi petenis Australia John Millman, yang menundukkan petenis Argentina Guido Pella 6-3, 7-5 dalam waktu satu jam 51 menit.

Millman adalah petenis yang dikalahkan petenis nomor satu dunia Novak Djokovic pada final turnamen Japan Open di Tokyo, Jepang, pada Minggu (6/10).

Pada pertandingan lain, petenis Amerika Serikat John Isner mencatat 18 ace dan tidak menghadapi ancaman break point untuk meraih kemenangan 7-6 (1), 6-4 atas petenis Australia Alex de Minaur.

Pada babak kedua, Isner akan menghadapi petenis Prancis Lucas Pouille, yang bangkit dari kekalahan satu set dan ketinggalan 0-3 untuk berbalik mengalahkan petenis China Zhe Li 6-7 (4), 6-4, 6-4 dalam waktu dua jam, 12 menit.

Petenis Amerika Serikat lainnya Reilly Opelka, yang dikalahkan Millman di semifinal Japan Open, meraih kemenangan 6-3, 6-4 atas Dusan Lajovic dari Serbia dalam waktu 65 menit.

Pada pertandingan selanjutnya, Opelka akan menghadapi unggulan kedelapan asal Spanyol Roberto Bautista Agut yang pernah menjadi finalis di Shanghai Masters pada 2016.

Pewarta: Irwan Suhirwandi
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Andy Murray kembali ke Grand Slam di Australia Open

Jakarta (ANTARA) – Andy Murray akan kembali beraksi pada turnamen Grand Slam pada Australia Open Januari mendatang, setahun setelah operasi pinggul yang menyelamatkan kariernya, demikian pengumuman penyelenggara, Selasa.

Juara tiga kali Grand Slam asal Inggris Raya itu perlahan-lahan kembali ke kebugarannya dan sekarang menempati peringkat 289, naik dari 503 hanya seminggu yang lalu.

Murray (32), memenangi pertandingan pembukanya di Shanghai Masters, Senin, mengalahkan petenis kualifikasi asal Argentina Juan Ignacio Londero dalam tiga set.

Baca juga: Peringkat Murray naik lebih dari 200, Djokovic bertahan di puncak

Dengan kepercayaan dirinya yang meningkat hari demi hari, penyelenggara Australia Open mengatakan mantan peringkat satu dunia itu telah berkomitmen untuk memperpanjang comeback-nya hingga turnamen besar pada Januari.

“Konfirmasi: Andy Murray akan kembali berkompetisi pada #AusOpen 2020,” cuit mereka.

Baca juga: Maju sampai perempat final, Murray senang dengan kemajuannya

Laman resmi Australia Open mengatakan Murray “akan kembali ke babak utama dengan peringkat nomor dua yang diproteksi dan kekuatan fisik yang sudah pulih”.

Ia telah mencapai final lima kali di Melbourne Park, kalah empat kali dari Novak Djokovic dan sekali dari Roger Federer, demikian dikutip dari AFP.

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sudah ada lima petenis yang lolos ke ATP Finals di London

Jakarta (ANTARA) – Sudah ada lima petenis papan atas dunia yang dipastikan lolos ke turnamen penutup musim ATP Finals yang akan digelar di London pada 10-17 November mendatang.

Petenis Austria Dominic Thiem, yang menjadi juara China Open di Beijing akhir pekan lalu, menjadi petenis kelima yang dipastikan lolos ke turnamen yang hanya berhak diikuti oleh delapan petenis terbaik dunia itu.

Seperti dilansir laman resmi ATP, Dominic Thiem bergabung bersama empat petenis lainnya yang sudah lebih dulu dipastikan lolos ke turnamen ATP Finals yaitu petenis Serbia Novak Djokovic, petenis Spanyol Rafael Nadal, petenis Swiss Roger Federer, dan petenis Rusia Daniil Medvedev.

Baca juga: Djokovic menangi turnamen pertama usai mundur di US Open

Petenis Yunani Stefanos Tsitsipas saat ini menempati posisi keenam dalam perburuan tiket untuk turnamen ATP Finals tersebut, diikuti oleh petenis Spanyol Roberto Bautista Agut, dan juara bertahan Alexander Zverev dari Jerman.

Petenis Belgia David Goffin, petenis Italia Matteo Berrettini, petenis Jepang Kei Nishikori, dan petenis Prancis Gael Monfils juga sedang berusaha keras memanfaatkan sisa waktu enam pekan untuk bisa meraih tiket ke turnamen bergengsi tersebut.

Baca juga: Peringkat Murray naik lebih dari 200, Djokovic bertahan di puncak

Pewarta: Irwan Suhirwandi
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Andy Murray hadapi Fabio Fognini pada babak kedua Shanghai Masters

Jakarta (ANTARA) – Mantan petenis nomor satu dunia Andy Murray akan menghadapi petenis Italia Fabio Fognini pada babak kedua turnamen Shanghai Masters pada Selasa sore.

Murray yang asal Skotlandia itu sedang bersaing pada turnamen di Shanghai untuk pertama kalinya sejak merebut gelar turnamen ATP Masters 1000 tersebut pada 2016.

Petenis 32 tahun itu sedang membangun kembali bentuk permainan terbaiknya dengan mengikuti beberapa turnamen di Asia musim ini setelah menjalani operasi pinggul pada Januari lalu.

Baca juga: Peringkat Murray naik lebih dari 200, Djokovic bertahan di puncak

Murray sebelumnya mencapai perempat final China Open di Beijing pekan lalu sebelum dikalahkan juara turnamen itu Dominic Thiem.

Pada pertandingan babak pertama Senin kemarin, Murray yang juara tiga kali Grand Slam itu mengalahkan petenis kualifikasi asal Argentina Juan Ignacio Londero 2-6, 6-2, 6-3.

Sementara itu Fabio Fognini yang pada turnamen ini menempati unggulan ke-10 maju ke babak kedua setelah mengalahkan petenis Amerika Serikat Sam Querrey 6-4, 6-2.

Fognini sedang berupaya menambah poin kemenangan agar bisa lolos ke turnamen penutup musim ATP Finals yang akan digelar di London pada 10-17 November mendatang.

Baca juga: Maju sampai perempat final, Murray senang dengan kemajuannya

Pertandingan lain pada babak kedua Shanghai Masters yang akan digelar Selasa, seperti dilansir laman resmi ATP, adalah antara petenis unggulan kedua asal Swiss Roger Federer dan petenis Spanyol Albert Ramos-Vinolas.

Petenis Rusia Daniil Medvedev yang menempati unggulan ketiga dijadwalkan menjalani pertandingan babak kedua menghadapi petenis kualifikasi asal Inggris Cameron Norrie.

Unggulan kesembilan asal Prancis Gael Monfils akan menghadapi petenis Polandia Hubert Hurkacz, sementara petenis Polandia Joao Sousa akan melawan petenis kualifikasi asal Kanada Vasek Pospisil pada babak kedua.

Sementara itu beberapa pertandingan babak pertama masih akan dimainkan pada Selasa, di antaranya petenis unggulan ke-12 asal Kroasia Borna Coric yang akan menghadapi petenis Rusia Andrey Rublev.

Petenis Italia unggulan ke-11 Matteo Berrettini akan menghadapi petenis Jerman Jan-Lennard Struff, dan juga pertandingan unggulan ke-13 David Goffin asal Belgia menghadapi petenis Prancis Richard Gasquet.

Baca juga: Nadal mundur dari Shanghai Masters pekan depan

Pewarta: Irwan Suhirwandi
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Petra Kvitova lolos ke turnamen WTA Finals di Shenzhen

Jakarta (ANTARA) – Petenis peringkat tujuh dunia Petra Kvitova menjadi petenis keenam yang lolos ke turnamen penutup musim WTA Finals di Shenzhen, China, 27 Oktober hingga 3 November mendatang.

Petenis berusia 29 tahun asal Republik Ceko yang memenangi gelar WTA Finals dalam debutnya pada 2011, akan bergabung bersama Ashleigh Barty, Karolina Pliskova, Simona Halep, Bianca Andreescu, dan Naomi Osaka, dalam turnamen yang tahun ini memperebutkan total hadiah 14 juta dolar AS, demikian diumumkan WTA.

Baca juga: Juara US Open Bianca Andreescu lolos ke turnamen WTA Finals

Baca juga: Karolina Pliskova lolos ke WTA Finals di Shenzhen

Baca juga: Halep duduki peringkat dua Shenzhen WTA Finals

“Saya sangat senang lolos,” kata Kvitova yang memenangi gelar di Sydney dan Stuttgart, dan menjadi runner-up di Australia Open tahun ini, dalam sebuah pernyataan yang dikutip Reuters.

“Setelah awal yang bagus untuk tahun ini di Australia, saya benar-benar bangga telah mengamankan tempat saya untuk ketujuh kalinya. Ini akan menjadi kota ketiga yang saya kunjungi untuk WTA Finals, jadi saya senang untuk melihat apa yang ada di toko di Shenzhen,” kata Kvitova.

Delapan petenis terbaik dunia akan bertarung dalam format round robin pada turnamen WTA Finals, dengan pemenang akan membawa pulang Billie Jean King Trophy.

Baca juga: Kvitova raih gelar di Stuttgart

Pewarta: Irwan Suhirwandi
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Peringkat Murray naik lebih dari 200, Djokovic bertahan di puncak

Jakarta (ANTARA) – Mantan petenis nomor satu dunia Andy Murray naik lebih dari 200 tingkat pada peringkat ATP baru yang dirilis Senin, sementara Novak Djokovic memperpanjang keunggulannya atas Rafael Nadal di puncak.

Petenis Skotlandia Murray, yang berada di jalur comeback setelah operasi pinggul yang menyelamatkan karirnya, mencapai perempat final China Open namun kalah oleh petenis yang akhirnya menjadi juara Dominic Thiem.

Keberhasilan tersebut mengangkat petenis berusia 32 tahun itu dari posisi peringkat 503 dunia menjadi 289.

Dia bisa naik ke 250 teratas jika dia mengalahkan Juan Ignacio Londero pada Senin, pada babak pertama Shanghai Masters tempat Murray menjadi ]juara tiga kali.

Kemenangan Djokovic di Tokyo pada akhir pekan lalu membawa petenis Serbia itu berada di posisi nomor satu untuk minggu ke-271 dalam karirnya, unggul satu dari Ivan Lendl dan hanya tertinggal dari Roger Federer (310) dan Pete Sampras (286).

Djokovic menuju ke Shanghai sebagai juara bertahan sementara Nadal, yang posisinya terdekat dengan selisih 1.140 poin di bawahnya, harus menarik diri karena cedera pergelangan tangan yang ia alami selama Laver Cup bulan lalu.

Kemenangan Thiem atas Stefanos Tsitsipas di Beijing membuat petenis Austria itu nyaris hanya 50 poin di belakang Daniil Medvedev dari Rusia.

Berikut ini ATP Ranking per 7 Oktober seperti disiarkan AFP:

1. Novak Djokovic (Serbia) 10.365 poin

2. Rafael Nadal (Spanyol) 9.225

3. Roger Federer (Swiss) 7.130

4. Daniil Medvedev (Rusia) 4.965

5. Dominic Thiem (Austria) 4.915

6. Alexander Zverev (Jerman) 4.185

7. Stefanos Tsitsipas (Yunani) 3.630

8. Kei Nishikori (Jepang) 3.040

9. Karen Khachanov (Rusia) 2.945

10. Roberto Bautista (Spanyol) 2.575

11. Gael Monfils (Prancis) 2.375

12. Fabio Fognini (Italia) 2.280

13. Matteo Berrettini (Italia) 2.221

14. David Goffin (Belgia) 2.190 (+1)

15. Borna Coric (Kroasia) 2.130 (-1)

16. Diego Schwartzman (Argentina) 1.995

17. John Isner (AS) 1.895 (+2)

18. Kevin Anderson (Afrika Selatan) 1.780

19. Felix Auger-Aliassime (Kanada) 1.719 (+1)

20. Stan Wawrinka (Swiss) 1.670 (+1)

Baca juga: Maju sampai perempat final, Murray senang dengan kemajuannya

Baca juga: Kalah di perempat final China Open, Murray ambil hikmahnya

Baca juga: Murray dijegal Thiem pada perempatfinal

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Aris Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Osaka kembali peringkat tiga teratas setelah kalahkan Barty di Beijing

Jakarta (ANTARA) – Kemenangan Naomi Osaka atas peringkat satu dunia Ashleigh Barty di Beijing pada akhir pekan lalu mengangkat petenis Jepang itu kembali ke posisi tiga teratas pada peringkat WTA yang baru dirilis Senin.

Ini merupakan gelar WTA Tour berturut-turut bagi petenis berusia 21 tahun, yang memenangi Australia Open pada Januari, namun kemudian gagal menyamai standar tinggi tersebut pada tiga Grand Slam berikutnya.

Juara French Open Barty mempertahankan posisi teratas dan bahkan memperpanjang kepemimpinannya menyusul kegagalan Karolina Pliskova melewati putaran pertama di China.

Naiknya Osaka ke urutan ketiga membuat Elina Svitolina, perempat-finalis di Beijing, turun ke posisi keempat.

Juara US Open Bianca Andreescu, yang kalah oleh Osaka pada perempat final yang menegangkan pekan lalu, juga naik satu tingkat ke urutan kelima mendorong Simona Halep turun ke posisi keenam.

Baca juga: Osaka ke final setelah hanya tidur dua jam pascataklukkan Andreescu

Baca juga: Osaka juara China Open usai taklukkan Barty

Berikut ini Ranking WTA pada 7 Oktober seperti disiarkan AFP:

1. Ashleigh Barty (Australia) 7.096 poin

2. Karolína Plíšková (Ceko) 6.015

3. Naomi Osaka (Jepang) 5.621 (+1)

4. Elina Svitolina (Ukraina) 5.525 (-1)

5. Bianca Andreescu (Kanada) 5.041 (+1)

6. Simona Halep (Rumania) 4.962 (-1)

7. Petra Kvitová (Ceko) 4.776

8. Kiki Bertens (Belanda) 4.495

9. Serena Williams (AS) 3.935

10. Belinda Bencic (Swiss) 3.848

11. Johanna Konta (Inggris Raya) 3.063

12. Sloane Stephens (AS) 2.818

13. Angelique Kerber (Jerman) 2.775

14. Madison Keys (AS) 2.767 (+1)

15. Sofia Kenin (AS) 2.615 (+1)

16. Aryna Sabalenka (Belarusia) 2.580 (-2)

17. Petra Martic (Kroasia) 2.517

18. Marketa Vondroisova (Ceko) 2.390 (+3)

19. Elise Mertens (Belgia) 2.290 (+4)

20. Alison Riske (AS) 2.185 (+4)

Penerjemah: Fitri Supratiwi
Editor: AA Ariwibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Osaka juara China Open usai taklukkan Barty

Jakarta (ANTARA) – Naomi Osaka sukses menjuarai China Open 2019 usai menaklukkan petenis nomor satu dunia Ashleigh Barty dengan skor 3-6, 6-3, 6-2 dalam partai final yang berlangsung di Beijing, Minggu (6/10).

Gelar tersebut menjadi titel yang kedua dalam turnya di Asia setelah Pan Pacific Open di Jepang September lalu. Usai tersingkir dari perempat final US Open, ia belum pernah terkalahkan sehingga menambah catatan kemenangannya menjadi 10 pada musim ini.

Baca juga: Osaka ke final setelah hanya tidur dua jam pascataklukkan Andreescu

Pada pertandingan antara kedua peraih gelar Grand Slam itu, pemenang Australia Open sukses mematahkan servis juara French Open Barty tiga kali dan hanya kehilangan satu set dalam laga yang berlangsung selama 1 jam 50 menit itu.

Pada set pertama, Osaka melakukan tiga double fault pada satu gim dan membuat Barty unggul 4-2 setelah menyelamatkan satu break point.

“Aku memberi tahu diriku sendiri untuk terus berjuang meskipun sikapku (di lapangan) seperti sampah. Ini final dan aku merasa istimewa bisa ada di sini,” kata Osaka dikutip Reuters.

“Aku merasa seperti aku tidak bisa tenang (dalam turnamen). Aku melempar raketku. Aku benar-benar ingin juara di sini, aku harus membuktikan sesuatu,” ujarnya menambahkan.

Baca juga: Sudahi kemenangan beruntun Andreescu, Osaka: Saya masih di sini

Pada set kedua, petenis Jepang itu berhasil membalikkan keadaan saat ia mematahkan servis Barty untuk unggul 4-2. Ia melancarkan pukulan backhand untuk mendapatkan break point keempatnya.

Osaka tidak membiarkan satu pun break point diambil oleh Barty pada set kedua hingga ia berhasil merebut set untuk meraih keunggulan.

Memasuki set ketiga, Osaka tampil semakin agresif dengan memperpanjang relli di area baseline. Barty pun kerepotan dan mulai banyak melakukan kesalahan hingga petenis Jepang itu pun berhasil mematahkan servisnya.

Servis buruk dari Barty membuatnya semakin tertinggal saat Osaka meraih delapan poin beruntun pada set ketiga untuk unggul 5-2 dan merebut kemenangannya.

Baca juga: Maju sampai perempat final, Murray senang dengan kemajuannya

Pewarta: Shofi Ayudiana
Editor: Gilang Galiartha
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Djokovic menangi turnamen pertama usai mundur di US Open

Jakarta (ANTARA) – Petenis nomor satu dunia Novak Djokovic berhasil memenangkan gelar juara tingkat tur ke-76 pada hari Minggu di Japan Open 2019, setelah mengalahkan John Millman 6-3, 6-2 .

Kemenangan itu menjadi kali ke-10 bagi petenis Serbia itu mengangkat trofi pada debut undian utamanya di turnamen tingkat tur.

“Ini adalah pekan yang fantastis dalam segala hal. Saya merasa hebat di lapangan, merasa sangat disambut oleh orang-orang Jepang, di luar lapangan juga. Mereka membuat saya merasa seperti di rumah,” kata Djokovic dalam wawancara dengan atptour.com, Minggu.

Petenis Serbia itu tiba di ibukota Jepang untuk turnamen pertamanya sejak mengundurkan diri dari pertandingan putaran keempatnya di US Open karena cedera bahu.

Namun Djokovic menunjukkan bahwa ia secara fisik dalam kondisi puncak.

Djokovic tidak kehilangan satu set pun di ajang ATP 500 ini, dengan set terdekat, 7-5, melawan petenis favorit Go Soeda di babak kedua.

Dalam tiga pertandingan terakhirnya, melawan unggulan kelima Lucas Pouille, unggulan ketiga David Goffin dan Millman, yang semuanya pernah mencapai perempat final Grand Slam, Djokovic hanya kehilangan total 15 gim.

Atas kemenangan ini Djokovic berhak atas hadiah utama mencapai 391.430 dolar amerika atau lebih dari Rp5,5 miliar dan mendapat 500 poin.

Sedangkan Millman, petenis kualifikasi yang menyelamatkan tiga match point pada babak pertama kualifikasi di Tokyo, berusaha menjadi petenis Australia kelima yang mengangkat piala di ajang ini (terbaru adalah Nick Kyrgios, 2016) dan pemain kualifikasi pertama yang muncul sebagai pemenang di ATP Tur musim ini.

Petenis berusia 30 tahun ini mendapat hadiah sebesar 196.590 dolar amerika atau sekitar Rp2,7 miliar, serta mendapat tambahan 300 poin.

Baca juga: Djokovic ungkap kiat suksesnya berkarir di tenis
Baca juga: Djokovic awali debutnya di babak pertama Japan Open dengan mulus

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Novak Djokovic raih gelar Jepang Terbuka pertamanya

Petenis Serbia Novak Djokovic mencium trofi usai menang melawan petenis Australia John Millman pada final tunggal putra Japan Open 2019 di Ariake Coliseum, Tokyo, Jepang, Minggu (6/10/2019). Petenis nomor satu dunia Novak Djokovic memenangkan gelar Jepang Terbuka pertamanya dan yang ke 76 dalam karirnya dengan kemenangan dominan 6-3 6-2 atas petenis Australia John Millman di final tersebut. ANTARA FOTO/REUTERS/Kim Kyung-Hoon/wsj.

Osaka ke final setelah hanya tidur dua jam pascataklukkan Andreescu

Jakarta (ANTARA) – Naomi Osak yang sukses melangkah ke final China Open 2019 menyatakan masih terbayang-bayang sampai hanya bisa tidur dua jam setelah menaklukkan Andreescu pada babak perempat final, Jumat (4/10).

Juara Australia Open 2019 itu mengaku terlalu bersemangat setelah mengalahkan Bianca Andreescu dalam tiga set yang menegangkan sehingga sulit untuk bisa tertidur pulas.

“Saya tidur pukul 04.00 pagi, dan bangun pukul 06.00 pagi. Saya tidak bisa tertidur setelah pertandingan (melawan Andreescu),” kata Osaka seperti dikutip AFP. “Saya merasa adrenalin saya membuncah ketika menghadapi pertandingan yang lebih sulit jadi membuat saya susah tidur.”

Sebelumnya Osaka berhasil menumbangkan Caroline Wozniacki pada babak semifinal dengan skor 6-4, 6-2 dalam pertandingan yang berlangsung 84 menit itu. Osaka berhasil mengonversi tujuh break point saat menghadapi Wozniacki.

Ia juga sempat terlihat gusar dan melempar raketnya saat Wozniacki menyamakan kedudukan 3-3 pada set pertama. Namun pada gim sembilan, Osaka sukses memberikan tekanan pada Wozniacki saat ia mematahkan servisnya dengan pukulan forehand.

Memasuki set kedua, petenis nomor empat dunia itu lagi-lagi sukses mematahkan servis Wozniacki untuk kemudian merebut set dan kemenangannya.

Baca juga: Sudahi kemenangan beruntun Andreescu, Osaka: Saya masih di sini

Selanjutnya, Osaka akan berhadapan dengan petenis unggulan pertama asal Australia Ashleigh Barty pada partai final yang berlangsung Minggu (6/10).

Sementara itu, Barty, yang telah berhadapan dengan Osaka tiga kali itu mengatakan bahwa dia sangat bahagia setelah berhasil menyelamatkan poin saat melawan Kiki Bertens pada semifinal.

Peraih titel juara Grand Slam di Roland Garros 2019 itu melakukan 52 unforced erros namun mampu meraih kemenangan dalam laga yang menegangkan dengan skor 6-3, 3-6, 7-6 (9/7).

Barty yang naik ke posisi puncak Juni lalu mengaku mengalami banyak perubahan secara mental saat harus tertinggal poin di lapangan.

“Perubahan itu berjalan beriringan dengan menambahkan orang-orang baru ke dalam tim saya. Saya mencoba bekerja sama dengan mereka,” kata Barty.

“Tidak hanya untuk tenis, tetapi juga untuk kesehatan (mental) dan kehidupan saya untuk bisa lebih baik lagi. Saya tidak pernah sebahagia ini baik ketika di dalam maupun di luar lapangan.”

Baca juga: Maju sampai perempat final, Murray senang dengan kemajuannya

Pewarta: Shofi Ayudiana
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Stefanos Tsitsipas melaju ke final China Open

Petenis Yunani Stefanos Tsitsipas merayakan kemenangan atas petenis Jerman Alexander Zverev pada pertandingan semifinal China Open di National Tennis Center, Beijing, China, Sabtu (5/10/2019). Tsitsipas melaju ke final setelah menang dengan skor 7-6(6) 6-4. ANTARA FOTO/REUTERS/Thomas Peter/pras.

Naomi Osaka ke final China Open

Petenis Jepang Naomi Osaka melangkah ke final China Open setelah mengalahkan petenis Denmark Caroline Wozniacki pada pertandingan semifinal di National Tennis Center, Beijing, China, Sabtu (5/10/2019). Naomi menang dengan skor 6-4 6-2 . ANTARA FOTO/Reuters/pras.

Maju sampai perempat final, Murray senang dengan kemajuannya

Jakarta (ANTARA) – Petenis asal Skotlandia Andy Murray mengatakan bahwa kemajuan yang ia alami setelah kembali beraksi pasca operasi pinggul untuk menyelamatkan karirnya, lebih baik dari yang ia perkiraan kendati kalah dalam pertempuran di perempat final.

Petenis Inggris Raya berusia 32 tahun itu kalah 2-6, 6-7 (7/3) oleh unggulan teratas Dominic Thiem, namun mengatakan: “Saya rasa (pekan) ini mungkin yang terbaik dalam hal bagaimana saya bermain sejak saya kembali.

“Ini hebat bagi saya, saya memainkan tiga pertandingan dalam empat hari, yang sudah cukup banyak.

“Sebenarnya saya juga merasa lebih baik dari yang saya perkirakan hari ini,” kata mantan petenis nomor satu dunia, yang menjalani operasi besar pada Januari dan baru kembali ke nomor tunggal pada Agustus seperti dikutip AFP, Sabtu.

Baca juga: Murray dijegal Thiem pada perempatfinal

Baca juga: Kalah di perempat final China Open, Murray ambil hikmahnya

Ditanya oleh AFP apakah ia maju lebih jauh dari yang ia harapkan dalam comeback-nya, ia menjawab: “Yah, mungkin.

“Saya sedang menuju ke sana, pekan ini lebih baik dari pekan lalu, saya berharap pekan depan lebih baik dari pekan ini,” kata juara tiga kali Grand Slam itu.

“Begitu lah aku harus berusaha untuk terus mencari di mana batas saya, saya kira saya belum sampai batas itu sekarang.”

Petenis Austria berusia 26 tahun Thiem akan melawan Karen Khachanov dari Rusia pada babak empat besar.

Unggulan ketiga Stefanos Tsitsipas dari Yunani akan melawan unggulan kedua Alexander Zverev pada semifinal lainnya.

Petenis Jerman Zverev, pada usia 22 tahun, setahun lebih tua dari Tsitsipas, melaju ke babak empat besar dengan belum kehilangan satu set pun sepanjang pekan.

Baca juga: Andy Murray dapat hadiah dari penggemar

Baca juga: Goffin jadi penantang Djokovic di semifinal China Open 2019

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sudahi kemenangan beruntun Andreescu, Osaka: Saya masih di sini

Jakarta (ANTARA) – Naomi Osaka bercanda bahwa dia tidak ingin menghadapi Bianca Andreescu lagi setelah petenis Jepang itu dipaksa berjuang dari ketinggalan satu set untuk mencapai semifinal China Open di Beijing, Jumat (4/10).

Pada pertemuan pertama yang memikat antara dua talenta muda paling cemerlang di tenis itu, petenis Jepang berusia 21 tahun itu meraih kemenangan 5-7, 6-3, 6-4 dalam waktu lebih dari dua jam.

Osaka akan melawan pemegang gelar Caroline Wozniacki pada babak empat besar, Sabtu.

Baca juga: Osaka kalahkan Andreescu pada perempat final China Open

Baca juga: Andreescu tantang Osaka di perempat final China Open

Pertemuan pertama tersebut yang mungkin akan menjadi awal dari persaingan panjang, tidak mengecewakan ketika Osaka menyudahi laju kemenangan remaja Kanada itu dalam 17 pertandingan beruntun.

“Dengar, saya tidak ingin melawan dia lagi, saya baik baik saja, satu dan selesai,” canda mantan nomor satu dunia, Osaka, mengenai kemungkinan lebih banyak lagi pertandingan-pertandingan menegangkan di masa depan melawan Andreescu yang berusia 19 tahun.

Berubah menjadi lebih serius, Osaka yang dua kali menjuarai Grand Slam mengatakan bahwa ia merasa sedang “tidak diperhitungkan” setelah tampil buruk pasca kemenangannya di Australia Open pada Januari.

“Saya masih di sini,” kata Osaka, peringkat empat dunia, lalu menambahkan bahwa keberhasilan Andreescu yang menakjubkan baru-baru ini, termasuk memenangi final US Open melawan Serena Williams, telah mendorongnya.

Andreescu, yang peningkatannya sangat pesat dan dia bahkan tidak bermain di Beijing setahun lalu, mengatakan ia lebih senang menghadapi Osaka lebih sering lagi di masa mendatang.

Keduanya saling memberi kata-kata hangat di depan net pada akhirnya.

Petenis Kanada, peringkat enam dunia, mengungkapkan: “Saya bilang, ‘Selamat, Kamu bermain luar biasa.’

“Ia mengatakan, ‘Kamu luar biasa.’

“Saya mengatakan, ‘Kita akan menghadapi sangat banyak pertandingan seperti ini lagi. Saya tidak sabar untuk melihat apa yang akan terjadi di masa depan.'”

Pada semifinal lainnya, Sabtu, petenis nomor satu dunia Ashleigh Barty dari Australia akan melawan Kiki Bertens dari Belanda.

Baca juga: Bertens akan hadapi Barty di semifinal China Open 2019

Baca juga: Kalah di perempat final China Open, Murray ambil hikmahnya

Baca juga: Goffin jadi penantang Djokovic di semifinal China Open 2019

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Osaka kalahkan Andreescu pada perempat final China Open

Jakarta (ANTARA) – Naomi Osaka berjuang untuk bangkit dari kehilangan satu set untuk mengalahkan Bianca Andreescu pada pertemuan pertama antara dua petenis muda paling berbakat itu, Jumat (4/10).

Petenis Jepang berusia 21 tahun itu maju ke semifinal China Open dengan kemenangan 5-7, 6-3, 6-4 dalam waktu lebih dari dua jam di Beijing.

Selanjutnya ia akan melawan pemegang gelar Caroline Wozniacki, Sabtu, pada babak empat besar.

Baca juga: Andreescu tantang Osaka di perempat final China Open

Laga pertama dalam apa yang seharusnya menjadi awal persaingan panjang itu tidak mengecewakan karena Osaka mengakhiri laju kemenangan petenis muda Kanada itu dalam 17 pertandingan beruntun.

Belum lama mengalahkan Serena Williams pada final US Open, Andreescu yang berusa 19 tahun melaju untuk memimpin 5-1 pada set pertama.

Namun Osaka, juara Australia Open dan mantan nomor satu dunia, bangkit mengejar untuk menyamakan kedudukan 5-5.

Namun Andreescu mematahkan servis sekali lagi, sebelum merebut set pertama.

Peringkat empat dunia Osaka, petenis Jepang yang mengalahkan Williams untuk menjadi juara US Open 2018, segera berada di bawah tekanan pada set kedua.

Baca juga: Bertens akan hadapi Barty di semifinal China Open 2019

Andreescu yang menempati peringkat enam dunia memimpin 3-1, namun Osaka kemudian unggul dalam lima gim beruntun untuk memenangi set kedua dan membuat kedudukan menjadi imbang masing-masing satu set dan memaksa digelarnya set penentuan.

Osaka memenangi pertandingan pada match point ketiganya dengan menghasilkan pukulan as, yang ke-11 dalam pertandingan tersebut, demikian AFP.

Baca juga: Kalah di perempat final China Open, Murray ambil hikmahnya

Baca juga: Goffin jadi penantang Djokovic di semifinal China Open 2019

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Gilang Galiartha
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Djokovic ungkap kiat suksesnya berkarir di tenis

Jakarta (ANTARA) – Novak Djokovic bermain sangat baik di perempat final Japan Open pada Jumat, setelah mengalahkan petenis peringkat 24 Lucas Pouille dengan skor 6-1, 4-0 hanya dalam waktu 50 menit.

Djokovic, yang bermain sebagai unggulan teratas, mengakui bahwa kemenangan cepat seperti hari ini tidak sering terjadi dalam karirnya.

“Anda selalu berharap itu bisa terjadi secara teratur dan di setiap pertandingan yang kita mainkan, tetapi nyatanya tidak. Jadi itu tergantung pada berbagai hal, bukan hanya cara memukul bola, tetapi juga memahami kemampuan fisik, mental, emosional. Itu semua harus diselaraskan agar kita memiliki kinerja mengesankan,” kata Djokovic menceritakan kepada atptour.com, Jumat.

Pria berjuluk Joker ini jelas menampilkan permainan yang bukan sekedar kebetulan saat melawan Pouille.

Meskipun dia tidak menemukan tingkat permainan yang sama tinggi setiap hari, namun terbukti ia bisa menempatkan performanya untuk tampil baik di setia pertandingan yang ia lakoni.

“Setiap hari anda bangun dan harus merasa semangat. (Kemampuan) itu tidak datang kepada secara alami, kita juga harus berlatih. Anda harus memahami apa yang baik bagi kita, rutinitas, perasaan keseluruhan di lapangan. Kita tidak hanya melangkah ke zona itu, tetapi juga merasakan dan mendalami seluruh pertandingan,” katanya.

Usai mengalahkan Pouille, ia mengaku itu merupakan salah satu pertandingan terbaik yang pernah ia mainkan di tahun ini.

Pertandingan sejauh ini merupakan debut yang luar biasa di Tokyo untuk petenis Serbia itu, yang mencoba memenangkan turnamen pada debut seri utamanya untuk ke-10 kalinya, dengan kemenangan terakhir pada Eastbourne 2017.

“Saya sangat menikmati waktu di sini. Ini adalah pertama kalinya saya bermain di Japan Open dan merasa sangat nyaman. Orang-orang sangat baik kepada saya dan tim. Saya juga mendapat banyak dukungan di lapangan, yang selalu sangat dibutuhkan dan sesuatu yang Anda harapkan,” kata Djokovic.

Baca juga: Djokovic atasi Pouille untuk maju ke semifinal Tokyo

Baca juga: Djokovic awali debutnya di babak pertama Japan Open dengan mulus

Baca juga: Djokovic siap tempur di Japan Open usai didera cedera bahu

Penerjemah: Roy Rosa Bachtiar
Editor: AA Ariwibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Goffin jadi penantang Djokovic di semifinal China Open 2019

Jakarta (ANTARA) – Petenis unggulan ketiga David Goffin akan menghadapi peringkat pertama Novak Djokovic dalam babak semifinal China Open 2019, setelah mengatasi petenis Korea Selatan Hyeon Chung dengan skor 6-2, 6-2 dalam 54 menit.

Petenis Belgia ini sekarang mengantongi angka kemenangan 12-1 di Tokyo, dan berhasil menjejakkan langkahnya hingga babak empat besar di tiga turnamen ATP 500 terakhir yang ia ikuti.

“Saya memainkan pertandingan yang sangat sangat bagus. Benar-benar senang dengan cara saya bermain hari ini,” ujar Goffin saat diwawancarai atptour.com, Jumat.

Goffin mencatatkan persentase kemenangan terbaik ketiga dalam sejarah Rakuten Japan Open Tennis Championships.

Empat petenis lain yang bersama dengan Goffin memiliki lima rekor teratas di turnamen ini ialah Pete Sampras (15-0), Stefan Edberg (27-2), Manuel Orantes (10-1) dan Jim Courier (14-2), yang semuanya adalah anggota dari “Hall of Fame Tenis Internasional”.

Goffin akan menghadapi tantangan keras di babak empat menghadapi Djokovic, yang hanya membutuhkan 50 menit untuk mengirim unggulan kelima Lucas Pouille untuk pulang lebh awal di turnamen ini.

Goffin, yang menyandang gelar runner-up Nitto ATP Finals 2017, kini unggul 2-1 dari Chung dengan pertemuan terakhir mereka di Basel 2017 atau hampir dua tahun lalu.

Goffin mematahkan servis empat kali dan tidak menghadapi break point sendiri.

Baca juga: Bertens akan hadapi Barty di semifinal China Open 2019

“Kuncinya mungkin di servis saya, yang sepertinya saya lakukan sangat baik.,” pungkas Goffin.

Goffin hampir tersingkir dari turnamen ini di babak pertama, tetapi sejak saat itu ia terus maju. Dalam pertandingan pembuka melawan petenis Spanyol Pablo Carreno Busta, ia sempat tertinggal 1-6, 2-4, dan kemudian juga tertinggal 1/5 pada tie-break set kedua.

Tapi Goffin berhasil melewati pertandingan itu, berlanjut menggulingkan Denis Shapovalov dalam dua tie-break, dan kemudian mengalahkan Chung.

Meskipun Chung tidak masuk empat besar, dia adalah orang Korea Selatan pertama yang maju ke perempat final Tokyo sejak Hyung-Taik Lee, yang mencapai semi-final pada tahun 2006.

Pertandingan tersebut akan menjadi perjalanan pertama bagi petenis peringkat 145 dunia itu untuk mencoba peruntungan ke posisi empat besar di acara ATP Tour sejak Munich 2018.

Baca juga: David Goffin capai perempat final Japan Open

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kalah di perempat final China Open, Murray ambil hikmahnya

Saya akan mencoba untuk bermain lebih konsisten dan berkata bahwa saya adalah pemain peringkat 20 besar

Jakarta (ANTARA) – Andy Murray menyatakan bahwa ia masih bersyukur dan dapat mengambil hikmah atas kekalahannya di perempat final China Open 2019, Jumat, mengingat ini merupakan debut comeback-nya usai pulih dari operasi pinggul.

Petenis 32 tahun itu kalah 6-2, 7-6 (7/3) oleh petenis unggulan teratas Dominic Thiem. Meskipun harus menderita kekalahan tapi dia menyatakan, “saya pikir ini adalah pekan terbaik sejak saya kembali (berkompetisi).”

Baca juga: Murray dijegal Thiem pada perempatfinal

“Pertandingan ini berjalan dengan baik. Saya bermain tiga pertandingan dalam empat hari. Saya merasa lebih baik daripada yang saya kira,” ujar mantan petenis nomor satu itu, dikutip dari AFP.
  Petenis Inggris Raya Andy Murray (REUTERS/Stefan Wermuth)

Murray yang sekarang berada di peringkat 503 itu gagal mengonversi servisnya di gim pertama set pertama sehingga ia tampil di bawah tekanan.

Begitu pun saat memasuki set kedua, Thiem selalu berhasil mematahkan servis petenis Briton itu. Murray pun tampak gusar ketika Thiem menyamakan kedudukan menjadi 5-5 di set kedua. Saat poin menjadi 6-5, penentuan pun ditentukan melalui tiebreak.

Selanjutnya, Murray akan langsung tampil di Shanghai Masters, di mana itu akan menjadi turnamen yang lebih sulit baginya dalam menantang petenis top dunia.

“Saya rasa saya butuh beberapa laga yang seperti ini, mungkin dua, tiga, atau empat pertandingan dalam seminggu. Saya akan mencoba untuk bermain lebih konsisten dan berkata bahwa saya adalah pemain peringkat 20 besar,” ujarnya.

Pada semi final, Thiem akan berhadapan dengan Karen Khachanov pada Sabtu (5/10).

Baca juga: Murray catatkan kemenangan perdana sejak Januari

Baca juga: Murray lagi-lagi gagal pada “comeback” tunggalnya

Pewarta: Shofi Ayudiana
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

China Open 2019: Murray terjegal Thiem di babak perempat final

Petenis Austria Dominic Thiem (kiri) menyalami petenis Inggris Andy Murray usai bertanding pada babak perempat final turnamen tenis China Open di National Tennis Center, Beijing, China, Jumat (4/10/2019). Dominic Thiem mengalahkan Andy Murray dengan dua set langsung 6-2, 7-6 (3) untuk lolos ke babak empat besar. ANTARA FOTO/REUTERS/Thomas Peter/wsj.

Bertens akan hadapi Barty di semifinal China Open 2019

Jakarta (ANTARA) – Petenis Belanda Kiki Bertens berhasil mengamankan tempat di semifinal China Open 2019 pada Jumat, setelah melewati unggulan ketiga Elina Svitolina (Ukraina) dengan kemenangan 7-6(6), 6-2.

Kemenangan ini sekaligus meningkatkan angka kemenangannya melawan petenis Top 5 menjadi 4-2 selama tahun 2019, menurut laporan wtatennis.com, Jumat.

Pada pertandingan ini, Bertens cukup sabar menghadapi Svitolina dan sempat menyelamatkan break point pada dua gim servis pertamanya, memimpin hingga jeda dengan menciptakan keunggulan 4-1.

Baca juga: Barty susah payah lolos ke semifinal China Open

Bertens masih memimpin hingga 5-1 hingga kemudian Svitolina bangkit dengan menambah poin menjadi 4-2.

Sejak break point tersebut, Svitolina lebih mampu mengimbangi permainan lawannya hingga memberinya tambahan tiga break point dengan kedudukan menjadi 5-5.

Namun Bertens yang kerap melakukan pukulan forehand kembali memegang kendali dan mengakhiri set pertama dengan kemenangan.

Berlanjut di set kedua, Bertens menghadapi Svitolina tidak sesulit di set pertama dengan menciptakan keunggulan 3-1.

Baca juga: China Open, Andreescu tak sabar hadapi Naomi Osaka di perempat final

Svitolina sempat menghentikan kemenangan beruntun lima gim yang dicetak Bertens dengan skor 5-2, tetapi Bertens tidak terpengaruh saat ia mengonversi match point kedua dengan pukulan forehand yang memukau di garis depan.

Bertens selanjutnya akan bertemu peringkat pertama asal Australia Ashleigh Barty di babak empat besar, setelah dia meraih kemenangan tiga set atas unggulan ketujuh Petra Kvitova (Republik Ceko) di hari yang sama.

Barty mencatatkan kemenangan 4-0 melawan Bertens, termasuk dua kemenangan awal musim ini.

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Murray dijegal Thiem pada perempatfinal

Jakarta (ANTARA) – Dominic Thiem mengalahkan Andy Murray dengan straight set 6-2, 7-6(3) untuk lolos ke babak empat besar turnamen tenis China Open. Petenis Austria itu adalah unggulan utama di Beijing.

Murray yang memainkan perempatfinal ATP Tour pertamanya tahun ini tak bisa berbuat apa-apa melawan sang unggulan utama.

Sempat terjadi pertukaran pukulan yang menawan namun setelah merebut set pertama, Thiem bermain lebih klinis.

Sekalipun melakukan kesalahan ganda saat memegang servis pada kedudukan match point 5-3 pada set kedua, Thime tetap terlalu tangguh untuk Murray sehingga mengamankan tempatnya ke semifinal turnamen ini.
 

Unggulan utama turnamen ini tersebut kini tinggal satu kemenangan lagi untuk memastikan tempatnya pada ATP World Tour Finals di London bulan depan.

Murray yang untuk pertama kalinya sejak turun lapangan lagi setelah sembuh dari cedera menghadapi salah satu petenis 10 besar dunia. Dia mencatat 29 pukulan winner, tetapi Thiem lebih banyak lagi dengan 48 winner.

Dia melakukan 16 unforced error, tetapi 66 persen berhasil pada servis pertama, di samping menghasilan tujuh ace.

Mengutip euronews.com, pada semifinal Thiem akan ditantang Karen Khachanov.

Baca juga: Barty susah payah lolos ke semifinal China Open

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Djokovic atasi Pouille untuk maju ke semifinal Tokyo

Jakarta (ANTARA) – Petenis nomor satu dunia Novak Djokovic melanjutkan penampilan dominannya di Tokyo untuk mengungguli petenis Prancis Lucas Pouille 6-1, 6-2 dan maju ke semifinal Japan Open Tennis Championships, Jumat.

Petenis Serbia Djokovic melakukan servis dengan sangat efisien pada dua pertandingan sebelumnya dan penampilan kurang lebih sama ditunjukkan saat petenis berusia 32 tahun itu melontarkan delapan as dan memenangi 82 persen poin pada servis pertamanya untuk menyisihkan unggulan kelima Pouille dalam 50 menit.

Lawan selanjutnya bagi juara 16 kali Grand Slam, yang belum kehilangan satu set pun pada Japan Open pertamanya itu, adalah juara 2017 David Goffin atau Chung Hyeon, yang akan bertanding belakangan.

Djokovic sedang memainkan turnamen pertamanya sejak mundur dari pertandingan putaran keempat US Open melawan Stan Wawrinka karena masalah pada bahu kirinya.

Baca juga: Djokovic awali debutnya di babak pertama Japan Open dengan mulus

Ia sekarang sudah mencapai sedikitnya semifinal pada enam dari tujuh turnamen terakhirnya sejak Madrid Open Mei lalu.

Petenis Amerika Reilly Opelka mengakhiri harapan pemain favorit tuan rumah Yasutaka Uchiyama untuk mencapai semifinal ATP Tour pertamanya dengan mengalahkannya 6-3, 6-3.

Opelka, yang memenangi gelar pertamanya di New York Open Februari lalu, selanjutnya akan melawan petenis kualifikasi asal Australia John Millman yang akan menjadi pertemuan pertama dalam karirnya.

Millman menang atas petenis Jepang Taro Daniel 6-4, 6-0, demikian AFP.

Baca juga: Barty susah payah lolos ke semifinal China Open
 

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Barty susah payah lolos ke semifinal China Open

Beijing, China (ANTARA) – Petenis putri nomor satu dunia Ashleigh Barty harus berjuang keras untuk bisa lolos ke semifinal China Open, Jumat, setelah menang tiga set melawan seteru familiarnya Petra Kvitova.

Petenis Australia itu membalikkan ketertinggalan untuk menang 4-6, 6-4, 6-3 dan akan ditantang pemenang pertandingan antara petenis Ukraina Elina Svitolina melawan petenis Belanda Kiki Bertens pada babak empat besar di Beijing.

Ini adalah pertemuan keenam Barty dengan Kvitova si juara dua kali Wimbledon, di mana si Australia cuma bisa menang satu kali dalam pertemuan-pertemuannya terdahulu dengan si Ceko.

Barty (23) yang mengalami cedera betis kiri sudah dalam keadaan tertekan pada set penentuan setelah Kvitova yang menempati urutan ketujuh mematahkan servis gimnya yang pertama.

Tetapi sanga juara French Open akhirnya menyudahi set ini setelah memakan waktu dua jam pertandingan ketika mematahkan lagi servis Kvitova saat kedudukan 5-3, demikian AFP.

Baca juga: Andreescu tantang Osaka di perempat final China Open

Baca juga: Ashleigh Barty siap tanding di China Open setelah pulih cedera

Baca juga: Barty dirongrong Pliskova di puncak peringkat WTA

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Aris Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019