Tenis AS Terbuka: Djokovic melaju ke babak keempat

Petenis Serbia Novak Djokovic mengangkat kedua tangannya setelah berhasil mengalahkan lawannya petenis AS Denis Kudla dalam pertandingan babak ketiga Turnamen Tenis AS Terbuka, di USTA Billie Jean King National Tennis Center, New York, AS Jumat (30/8/2019). Djokovic melaju ke babak keempat setelah menang 6-3, 6-4, dan 6-2. ANTARA FOTO/Reuters- Jerry Lai-USA TODAY Sports/hp.

Kalahkan Evans, Federer mulus ke babak empat

Jakarta (ANTARA) – Petenis Swiss Roger Federer pada hari kelima US Open memastikan langkahnya masuk ke babak 16 besar setelah mengalahkan Daniel Evans 6-2, 6-2, 6-1 di Stadion Arthur Ashe.

“Danny baru bermain kemarin jadi mungkin itu merupakan keunggulan kompetitif bagi saya. Bermain siang hari jauh lebih cepat dari pada di malam hari atau bahkan di dalam ruangan. Kuncinya adalah bisa menyesuaikan diri dengan angin, panas dan kelembaban. Itu membuat bola berjalan berbeda dan saya bisa mengelolanya dengan baik,” tutur Federer melansir ATPTour.com, Sabtu.

Petenis peringkat tiga dunia ini merupakan pemain yang lebih kuat bermain dari sisi baseline, dengan forehandnya yang keras dan cepat pada lapangan dengan kondisi sempurna dan cerah.

Federer menang hanya dalam satu jam dan 19 menit, meluncurkan 48 winners, termasuk 10 ace. Selain itu, Federer memenangkan 80 persen poin servis pertama dan 70 persen pada servis keduanya.

“Saya telah berbicara dengan tim dan berkeinginan tidak akan bermain berlebihan pada awalnya. Jaga servis. Seiring waktu, saya menjadi sangat nyaman dan sangat percaya diri. Saya punya perasaan yang baik setelah beberapa pertandingan kemarin,” pungkas Federer.

Juara lima kali US Open (2004-2008) ini memasuki babak 16 besar untuk tahun ke 18 berturut-turut.

Dia belum terkalahkan hingga pekan kedua US Open sejak penampilan debutnya pada tahun 2000, dan meningkatkan catatan kemenangannya menjadi 88-13 secara keseluruhan di Flushing Meadows.

“Yang paling penting adalah bahwa saya berada di babak keempat, setelah sebelumnya mengalami dua ‘start’ yang lambat. Beri saya kesempatan lain untuk melakukan yang lebih baik, dan saya lakukan. Lupakan apa yang terjadi dan harus bergerak maju,” katanya menambahkan.

Sementara itu, Evans mengakui bahwa pertandingannya menghadapi Federer merupakan tantangan yang terlampau sulit untuk ia lalui.

“Jelas saya tidak memainkan yang terbaik hari ini, tetapi dia menguasai saya lebih awal dan itu sulit. Saya rasa dia menguasai setiap pukulan. Menurutku dia menang 92%, saya melihat di papan, dari servis pertamanya, dan itu tidak baik bagi saya. Jadi saya tidak bisa masuk dalam permainannya,” kata Evans.

Federer selanjutnya akan menghadapi unggulan 15 David Goffin, yang mengalahkan semifinalis 2017 Pablo Carreno Busta dari Spanyol 7-6(5), 7-6(9), 7-5.

Goffin membuntuti Federer 1-8 dalam seri FedEx ATP Head2Head mereka. Goffin mencatat satu-satunya kemenangannya dua tahun lalu selama semifinal Nitto ATP Finals 2017.

Baca juga: Federer harus lebih konsisten jika ingin raih Grand Slam ke-21

Baca juga: Federer lolos ke babak ketiga US Open setelah atasi penggemarnya

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Wawrinka kemungkinan kontra Djokovic di babak keempat

Jakarta (ANTARA) – Petenis Swiss Stan Wawrinka sukses mengakhiri permainan petenis Italia Paolo Lorenzi 6-4, 7-6(9), 7-6(4) di babak ketiga US Open Jumat malam waktu setempat.

Unggulan ke-23 itu mengalahkan Lorenzi untuk menyiapkan pertarungan babak 16 besar, yang berpotensi besar akan bertemu dengan unggulan teratas Novak Djokovic.

“Tadi adalah pertarungan yang bagus di lapangan. Saya telah melakukan beberapa hal yang lebih baik di lapangan dan sangat senang bisa melewati itu,” kata Wawrinka melansir ATPTour.com, Sabtu.

Wawrinka mencatatkan kemenangan 5-19 melawan Djokovic, tetapi ia berhasil menundukkan petenis Serbia itu dalam dua pertemuan terakhir di lapangan keras Grand Slam, yaitu final US Open 2016 dan perempat final US Open 2014.

Petenis Swiss berusia 34 tahun ini juga mampu mengalahkan Djokovic pada final Roland Garros 2015.

“Saya melawannya dua kali di final Grand Slam. Saya penuh percaya diri karena bisa bermain dan bergerak dengan baik. Yang pasti saya hanya bisa bermain tenis terbaik saat final. Ketika saya memasuki permainan terbaik, saya tahu bahwa dia akan menjadikannya permainan reli besar, saya akan bermain bagus,” pungkas Wawrinka.

Kini Djokovic masih menjalani pertandingan babak ketiga menghadapi petenis tuan rumah Denis Kudla dalam usahanya mencapai babak keempat US Open.

Baca juga: Kisah Wawrinka berjuang di Monte Carlo usai cedera

Baca juga: Atasi rasa sakit, Djokovic ke putaran tiga

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Gauff hadapi unggulan pertama dunia Osaka di babak ketiga

Jakarta (ANTARA) – Petenis remaja wildcard Coco Gauff menunjukkan kebolehannya di babak kedua US Open dengan keunggulan 6-2, 4-6, 6-4 atas petenis kualifikasi asal Hongaria Timea Babos, dan bersiap untuk pertarungan babak ketiga dengan peringkat nomor satu dunia Naomi Osaka.

Gauff yang masih berusia 15 tahun mengalahkan petenis peringkat ke-112 Babos dalam pertandingan dua jam dan 21 menit, serta menjadi petenis putri termuda yang mencapai 32 besar di Flushing Meadows sejak Anna Kournikova yang lolos ke babak 16 besar pada tahun 1996.

Petenis wildcard tuan rumah ini memperpanjang kesuksesannya dalam ajang Grand Slam, setelah sebelumnya bermain hingga putaran keempatnya yang sensasional di nomor utama Wimbledon sebagai petenis kualifikasi.

Pertemuannya dengan petenis Jepang Osaka pada hari Sabtu akan menjadi pertandingan kedua Gauff melawan pemain Top 10, dengan pertandingan pertamanya menghadapi Simona Halep di Wimbledon yang berakhir kekalahan.

Menanggapi pertemuan di babak ketiga, Osaka mengatakan bahwa dirinya senang bisa bertemu Gauff di pertandingan sekelas Grand Slam.

“Dia sangat manis dan tentu saja saya ingin bermain dengannya. Bagi saya, ketika mendengar orang membicarakan pemain lain, saya jadi ingin punya kesempatan untuk bermain dengan mereka. Sebagai cara untuk menilai diri sendiri,” ujar Osaka melansir wtatennis.com, Jumat.

“Jadi, ya, pasti saya akan menyukainya. Tetapi pada saat yang sama saya tahu bahwa dia harus melewati lawan yang tangguh. Saya pun baik-baik saja dengan siapa pun yang saya hadapi,” katanya menambahkan.

Baca juga: Lalui Linette, Osaka dengan mudah ke babak ketiga
Baca juga: Serena bangkit dari kekalahan set pertama untuk kalahkan McNally

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Lalui Linette, Osaka dengan mudah ke babak ketiga

Jakarta (ANTARA) – Petenis unggulan nomor satu Naomi Osaka mempertahankan langkahnya di US Open melalui kemenangan atas Magda Linette dengan skor 6-2 dan 6-4 di babak kedua yang berlangsung selama satu jam 10 menit.

Petenis asal Jepang ini bermain lancar di set pertama tetapi sempat didahului 0-3 pada set kedua, sebelum mengakhiri set kedua dengan kemenangan langsung.

“Saya merasa bermain sangat baik. Tentu saja, ada saat-saat saya tidak bermain sebaik yang saya inginkan seperti tadi. Tapi yang utama adalah saya bisa menyesuaikan permainan setiap kali sadar ada sesuatu yang salah, dan saya sudah melakukannya dengan benar, ujar Osaka saat diwawancarai wtatennis.com, Jumat.

Osaka menyematkan 12 winners untuk meraih kemenangan keduanya atas Linette di turnamen utama tahun ini. Setelah kalah dalam pertemuan pertama mereka tahun lalu di Washington, Osaka membalas kekalahannya di putaran pertama Australia Open bulan Januari.

“Seperti dua pertemuan sebelumnya, saya tahu bahwa dia suka bermain konsisten, dan dia bergerak cukup baik. Jadi saya mencoba membuatnya bergerak dan bermain di bawah kendali saya,” katanya menceritakan pengalaman pertandingannya.

Tidak seperti pada pertandingan babak pertama saat melawan Anna Blinkova untuk pertama kalinya, pada pertandingan melawan petenis Polandia hari ini Osaka merasa lebih tenang.

Selanjutnya, Osaka di babak ketiga akan menghadapi petenis kualifikasi Timea Babos atau kemungkinan menjalani pertandingan besar melawan wildcard 15 tahun Coco Gauff.

“Saya sempat melihatnya di ruang ganti. Dia terlihat tidak banyak berbicara dengan siapa pun. Saya hanya ingi berbicara dengannya. Dia sangat muda, dan saya tahu ini agak sulit untuk menarik perhatiannya,” pungkas Osaka saat ditanyai soal Gauff.

Baca juga: Nadal ke babak ketiga usai Kokkinakis mundur akibat cedera
Baca juga: Hujan geser jadwal 22 pertandingan US Open

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Nadal ke babak ketiga usai Kokkinakis mundur akibat cedera

Jakarta (ANTARA) – Petenis Spanyol Rafael Nadal memasuki babak ketiga di Flushing Meadows setelah Thanasi Kokkinakis mundur akibat cedera bahu kanan jelang pertandingan babak kedua mereka, mengutip atptour.com, Jumat.

Awal pekan ini, Kokkinakis memenangkan pertandingan pertamanya di turnamen Grand Slam US Open, mengalahkan Ilya Ivashka dengan set langsung.

Ini adalah hasil yang tidak menguntungkan bagi petenis Australia berusia 23 tahun di turnamen ini, karena dia baru saja bangkit setelah masalah kesehatan di dada dan bahu.

Peringkat dua Nadal selanjutnya akan menghadapi rekan senegaranya Fernando Verdasco atau bintang Korea Hyeon Chung pada hari Sabtu.

Nadal yang sudah mencetak gelar juara tiga kali US Open (2010, 2013 & 2017) akan memasuki babak ketiga untuk kali ke-13 kalinya.

Baca juga: Djokovic melenggang ke babak kedua setelah kalahkan Baena

Baca juga: Dua petenis “Top 3” hadapi laga perdana US Open hari Senin

Kemenangan WO itu setidaknya mempermudah jalan bagi Nadal untuk melangkah lebih jauh di turnamen grand slam itu tahun ini.

Apalagi dalam undian, ia berada pada kelompok yang berbeda dengan rival utamanya, Novak Djokovic dan Roger Federer.

Lawan terberatnya menuju final kemungkinan akan datang dari Alexander Zverev, unggulan enam, setelah petenis Jerman itu dapat mengatasi perlawanan keras Frances Tiafon dari AS melalui pertarungan maraton 6-3, 3-6, 6-2, 2-6, 6-3.

Berikut ringkasan hasil putaran kedua tunggal putra US Open, Kamis waku setempat::

Denis Kudla (USA) – Dusan Lajovic (SRB x27) 7-5, 7-5, 0-6, 6-3

Stanislas Wawrinka (SUI x23) – Jeremy Chardy (FRA) 6-4, 6-3, 6-7 (3/7), 6-3

Paolo Lorenzi (ITA) – Miomir Kecmanovic (SRB) 7-6 (13/11), 6-7 (2/7), 7-6 (7/2), 3-6, 6-3

Nikoloz Basilashvili (GEO x17) – Jenson Brooksby (USA) 3-6, 7-6 (7/3), 7-5, 6-2

Feliciano Lopez (ESP) – Yoshihito Nishioka (JPN) 6-7 (7/9), 6-0, 6-4, 6-4

Daniil Medvedev (RUS x5) – Hugo Dellien (BOL) 6-3, 7-5, 5-7, 6-3

Daniel Evans (GBR) – Lucas Pouille (FRA x25) 6-4, 6-3, 6-7 (4/7), 6-4

Pablo Carreno-Busta (ESP) – Ricardas Berankis (LTU) 6-4, 6-7 (3/7), 6-2, 6-0

David Goffin (BEL x15) – Gregoire Barrere (FRA) 6-2, 6-2, 6-2

Kamil Majchrzak (POL) – Pablo Cuevas (URU) 6-7 (3/7), 6-4, 2-6, 6-4, 6-1

Alex De Minaur (AUS) – Christian Garin (CHI x31) 6-3, 7-5, 6-3

Andrey Rublev (RUS) – Gilles Simon (FRA) 6-2, retired

Nick Kyrgios (AUS x28) – Antoine Hoang (FRA) 6-4, 6-2, 6-4

Matteo Berrettini (ITA x24) – Jordan Thompson (AUS) 7-5, 7-6 (7/5), 4-6, 6-1

Alexei Popyrin (AUS) – Mikhail Kukushkin (KAZ) 2-6, 7-5, 6-3, 6-2

Gael Monfils (FRA x13) – Marius Copil (ROU) 6-3, 6-2, 6-2

Denis Shapovalov (CAN) – Henri Laaksonen (SUI) 6-4, 7-6 (7/2), 6-2

Pablo Andujar (ESP) – Lorenzo Sonego (ITA) 6-2, 6-4, 6-2

Alexander Bublik (KAZ) – Thomas Fabbiano (ITA) 6-7 (3/7), 5-7, 6-4, 6-3, 6-3

Alexander Zverev (GER x6) – Frances Tiafoe (USA) 6-3, 3-6, 6-2, 2-6, 6-3

Aljaz Bedene (SLO) – Benoit Paire (FRA x29) 4-6, 6-7 (3/7), 6-2, 7-5, 7-6 (7/4)

Diego Schwartzman (ARG x20) – Egor Gerasimov (BLR) 6-4, 6-2, 6-0

John Isner (USA x14) – Jan-Lennard Struff (GER) 6-3, 7-6 (7/4), 7-6 (7/5)

Rafael Nadal (ESP x2)  Thanasi Kokkinakis (AUS) WO
 

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Juara tenis Wimbledon 2019 Simona Halep terhenti langkahnya di putaran kedua US Open

TENNIS/

Petenis Rumania Simona Halep mengembalikan bola ke arah petenis Amerika Serikat Taylor Townsend pada babak penyisihan putaran kedua turnamen US Open 2019 di New York, Amerika Serikat, Kamis (29/8/2019) waktu setempat. Juara Wimbledon 2019 Simona Halep terhenti langkahnya usai kalah 2-6, 6-3, 7-6 (7-4) dari petenis peringkat 116 dunia Taylor Townsend. ANTARA FOTO/USA TODAY Sports/Robert Deutsch/wsj.

Halep terhenti di putaran dua US Open

Jakarta (ANTARA) – Juara Wimbledon Simona Halep terhenti pada putaran kedua US Open setelah kalah 2-6, 6-3, 7-6 (7/4) dari petenis Amerika Serikat peringkat 116 dunia Taylor Townsend, Kamis (Jumat pagi WIB).

Petenis Rumania yang menjadi unggulan keempat dalam turnamen grand slam di New York ini, juga mengalami hal yang sama pada 2017 dan 2018 di mana ia tersingkir di babak awal.

Townsend, 23 tahun, mengulang catatan terbaiknya di grand salam setelah mencapai putaran ketiga saat melalukan debut dalam babak utama Roland Garros 2014.

“Kemenangan ini bermakna banyak. Telah menjadi suatu perjalanan panjang,” kata Townsend seraya menyeka air matanya.

Baca juga: Halep juarai Wimbledon usai tundukkan Serena

Baca juga: Zverev singkirkan Tiafoe dalam pertarungan lima set

Halep mengamankan dua match point ketika Townsend melakukan servis di kedudukan 5-4 set terakhir, namun petenis kidal itu tampil impresif saat tie-break untuk memastikan kemenangan pertamanya atas pemain peringkat 10 besar dunia.

“Pertandingan tadi memberi saya kepercayaan diri untuk untuk mengatasi halangan dan saya merasa bisa,” kata Townsend, seperti dikutip AFP.

Sebelumnya Townsend tiga kali kalah dalam pertemuannya dengan Halep, namun dalam laga di Stadion Arthur Ashe itu ia dapat mengubah anggapan lama dan dapat membalikkan keadaan.

“Ketika saya bertanding dengannya sebelumnya, saya hanya berusaha untuk dapat melawan agar tidak kalah. Hari ini saya memutuskan bermain untuk menang,” tambahnya.

Sementara itu, pada pertandingan lainnya, unggulan pertama Naomi Osaka dari Jepang tidak menemui kesulitan untuk mengalahkan petenis Polandia Magda Linette 6-2, 6-4.

Baca juga: Kvitova tersingkir di putaran dua US Open

Berikut hasil-hasil pertandingan tunggal putri putaran kedua US Open Kamis:

Naomi Osaka (JPN x1) – Magda Linette (POL) 6-2, 6-4

Anett Kontaveit (EST x21) – Ajla Tomljanovic (AUS) 4-6, 7-5, 6-2

Yulia Putintseva (KAZ) – Aryna Sabalenka (BLR x9) 6-3, 7-6 (7/3)

Taylor Townsend (USA) – Simona Halep (ROU x4) 2-6, 6-3, 7-6 (7/4)

Sorana Cirstea (ROU) – Aliona Bolsova (ESP) 3-6, 6-4, 6-2

Bianca Andreescu (CAN x15) – Kirsten Flipkens (BEL) 6-3, 7-5

Jelena Ostapenko (LAT) – Alison Riske (USA) 6-4, 6-3

Elise Mertens (BEL x25) – Kristyna Pliskova (CZE) 6-2, 6-2

Andrea Petkovic (GER) – Petra Kvitova (CZE x6) 6-4, 6-4

Dayana Yastremska (UKR x32) – Rebecca Peterson (SWE) 6-4, 6-1

Sofia Kenin (USA x20) – Laura Siegemund (GER) 7-6 (7/4), 6-0

Johanna Konta (GBR x16) – Margarita Gasparyan (RUS) 6-1, 6-0

Shuai Zhang (CHN x33) – Ekaterina Alexandrova (RUS) 7-6 (7/5), 4-6, 6-3

Ons Jabeur (TUN) – Aliaksandra Sasnovich (BLR) 3-6, 6-4, 6-2

Karolína Muchova (CZE) – Hsieh Su-Wei (TPE x29) 6-1, 4-6, 7-6 (7/2)

Petra Martic (CRO x22) – Ana Bogdan (ROU) 6-2, 6-4

Anastasija Sevastova (LAT x12) – Iga Swiatek (POL) 3-6, 6-1, 6-3

Fiona Ferro (FRA) – Kristina Mladenovic (FRA) 6-4, 6-7 (3/7), 6-3

Wang Qiang (CHN x18) – Alison Van Uytvanck (BEL) 7-5, 6-4

Maria Sakkari (GRE x30) – Peng Shuai (CHN) 6-7 (5/7), 6-4, 6-2

Oleh Teguh Handoko
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Zverev singkirkan Tiafoe dalam pertarungan lima set

Jakarta (ANTARA) – Petenis unggulan keenam Alexander Zverev menyingkirkan petenis Amerika Serikat Frances Tiafoe dalam pertarungan lima set yang berakhir 6-3 3-6 6-2 2-6 6-3 pada babak kedua turnamen US Open di New York, Kamis (Jumat WIB).

Petenis muda Jerman tersebut sepertinya telah melupakan kekecewaanya ketika tersingkir pada babak pertama Wimbledon Juli lalu dan kini dia meningkatkan reputasinya sebagai salah satu pemain muda terbaik dari cabang olahraga tersebut.

Zverev memperlihatkan keunggulan daya tahan yang selama ini menjadi ciri khasnya dalam pertandingan di bawah panas terik matahari di Arthur Ashe Stadium. Dia mampu lolos delapan dari 11 break point yang diciptakan Tiafoe ketika Zverev memegang servis.

Zverev, yang mencetak 22 ace terlihat kehabisan tenaga setelah pertandingan yang menghabiskan waktu lebih dari tiga jam itu.

“Frances memberi saya pertarungan yang luar biasa. Bagaimanapun juga, saya senang meraih kemenangan ini. Kadang-kadang saya ingin meraih kemenangan dengan lebih mudah ketimbang selalu lima set,” kata Zverev seperti dikutip dari Reuters.

Petenis berusia 22 tahun itu sudah tidak asing bagi Tiafoe karena mereka pernah bersaing bersama sejak kompetisi junior. Dalam beberapa pertemuan terakhir, Zverev kini unggul 3-1 atas Tiafoe.

Baca juga: Kvitova tersingkir di putaran dua US Open

Baca juga: Atasi rasa sakit, Djokovic ke putaran tiga

Pewarta: Irwan Suhirwandi
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kvitova tersingkir di putaran dua US Open

Jakarta (ANTARA) – Juara Wimbledon dua kali dan unggulan keenam asal Ceko Petra Kvitova tersingkir dari turnamen Grand Slam US Open pada Kamis, setelah dikalahkan petenis peringkat 88 dunia asal Jerman Andrea Petkovic 4-6, 4-6.

Petkovic, yang penampilan terbaiknya di US Open menembus perempat final pada tahun 2011, melaju ke babak ketiga untuk pertama kalinya sejak 2015 dan akan menghadapi petenis Ceko lainnya, Kristyna Pliskova, atau unggulan ke-25 dari Belgia Elise Mertens.

Baca juga: Barty tundukkan petenis tuan rumah dan melaju ke babak ketiga

Baca juga: Svitolina tambah keunggulan 5-4 atas Venus di babak kedua US Open

Sementara itu sebelumnya, juara enam kali US Open Serena Williams berhasil melewati tantangan keras di putaran kedua melalui kemenangan atas Catherine McNally 5-7, 6-3, 6-1 .

Petenis unggulan kedelapan ini mempertahankan rekor sempurna dalam pertandingan babak kedua di US Open dengan catatan kemenangan menjadi 19-0.

Pada babak ketiga, Serena yang sudah mengantongi 23 gelar juara Grand Slams ini akan akan menghadapi pemain cerdik lainnya antara petenis unggulan ke-29 Hsieh Su-wei dari China Taipei atau petenis Ceko Karolina Muchova, demikian dilaporkan AFP.

Pewarta: Junaydi Suswanto
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Barty tundukkan petenis tuan rumah dan melaju ke babak ketiga

Jakarta (ANTARA) – Juara bertahan Roland Garros (French Open) Ashleigh Barty tanpa kesulitan berarti berhasil menundukkan petenis tuan rumah Lauren Davis 6-2, 7-6(2) dan mencapai babak ketiga US Open 2019.

Berdasarkan laporan wtatennis.com, Kamis, Barty sukses mengalahkan Davis dalam dua jam dan tiga menit pada Rabu malam waktu setempat.

Saat sebagian besar pertandingan babak kedua dibatalkan karena hujan terus-menerus, pertandingan Barty bisa terus berlanjut berkat lapangan yang beratap di Stadion Louis Armstrong.

Baca juga: Hujan geser jadwal 22 pertandingan US Open

Dengan mampu mematahkan servis lawannya sebanyak dua kali, petenis peringkat dua asal Australia ini segera mengamankan set pertama untuk menempatkan Davis pada ketertinggalan.

Di set kedua, kembali Barty mengambil kendali dengan memenangkan reli panjang melalui voli backhand yang sigap sebagai cara mempertahankan keunggulannya.

Secara keseluruhan, Barty terbukti jauh lebih agresif pada pertandingan ini dengan menciptakan 35 winners, termasuk delapan ace, serta memenangkan 76% poin mengesankan yang dimainkan pada servis pertamanya.

Di babak ketiga Barty akan dihadang pemenang antara Maria Sakkari dan Peng Shuai yang pertandingannya tertunda akibat hujan deras.

Sakkari dan Barty terakhir berselisih dua pekan lalu di perempat final Western & Southern Open, dengan kemenangan telak tiga set bagi Barty.

Baca juga: Serena bangkit dari kekalahan set pertama untuk kalahkan McNally

Baca juga: Svitolina tambah keunggulan 5-4 atas Venus di babak kedua US Open

Baca juga: Atasi rasa sakit, Djokovic ke putaran tiga

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Serena bangkit dari kekalahan set pertama untuk kalahkan McNally

Jakarta (ANTARA) – Pemegang gelar juara enam kali Serena Williams berhasil melewati tantangan keras di putaran kedua US Open melalui kemenangan atas Catherine McNally 5-7, 6-3, 6 -1 kemenangan.

“Ini (pertandingan) luar biasa karena saya bisa memenangkan pertandingan di mana saya tidak bermain maksimal, menghadapi petenis hebat, dan saya tetap bisa melaluinya,” kata Serena saat diwawancarai wtatennis.com, Kamis.

Petenis unggulan kedelapan ini mempertahankan rekor sempurna dalam pertandingan babak kedua di US Open dengan catatan kemenangan menjadi 19-0.

Pada pertandingan babak pertama, petenis tuan rumah ini juga mencatatkan kemenangan 19-0 saat menundukkan Maria Sharapova.

“Pasti tidak ada yang suka menjalani pertandingan yang sulit, tapi setelah melihat ke belakang, saya ternyata bisa menikmati pertandingan yang sulit,” katanya usai melawan rekan senegaranya itu.

Mantan petenis peringkat satu dunia itu menyelesaikan pertandingan selama satu jam dan 54 menit dengan 32 winners, termasuk sepuluh ace, dan 28 kesalahan sendiri. Williams memenangkan 81 persen poin pada servis pertamanya, dan mematahkan McNally empat kali dari 12 poin break.

“Saya membuat banyak kesalahan dalam dua set pertama. Itu terlalu banyak. Kamu tidak bisa memenangkan turnamen membuat banyak kesalahan. Aku tahu aku harus bermain lebih baik, dan saya tahu saya bisa,” pungkas Serena.

Pada babak ketiga, Serena yang sudah mengantongi 23 gelar juara Grand Slams ini akan akan menghadapi pemain cerdik lainnya antara petenis unggulan ke-29 Hsieh Su-wei dari China Taipei atau petenis Ceko Karolina Muchova.

Baca juga: Hujan geser jadwal 22 pertandingan US Open
Baca juga: Pliskova melesat ke putaran ketiga

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tenis AS Terbuka; Serena melaju ke babak ketiga

Petenis AS Serena Williams melakukan service bola ke arah lawannya yang juga rekan senegaranya Catherine McNally dalam pertandingan babak kedua Turnamen Tenis AS Terbuka, di USTA Billie Jean King National Tennis Center, New York, AS, Rabu (28/8/2019). Serena melaju ke babak ketiga setelah mengalahkan McNally 5-7, 6-3, dan 6-1. ANTARA FOTO/Reuters-Robert Deutsch-USA TODAY Sports/hp.

Atasi rasa sakit, Djokovic ke putaran tiga

Jakarta (ANTARA) – Unggulan pertama Novak Djokovic mengatasi rasa sakit akibat cedera pada bahunya untuk mengalahkan Juan Ignacio Londero pada pertandingan putaran kedua turnamen tenis grand slam US Open di New York, Rabu (Kamis pagi WIB).

Juara bertahan US Open dari Serbia itu sempat mendapat perawatan medis di lapangan sebelum memastikan kemenangan 6-4, 7-6 (7/3), 6-1 atas Londero, petenis Argentina peringkat 56 dunia.

“Cedera ini sangat mempengaruhi pukulan servis dan backhand saya. Tapi saya tidak ingin membicarakan hal ini terlalu banyak,” kata Djokovic seperti dikutip AFP.

“Dengan rasa sakit, pertandingan tadi jadi tidak mudah, namun kita harus berharap mendapat kesempatan dan menemukan jalan untuk melawan,” katanya.

Baca juga: Djokovic termotivasi oleh ide salip rekor Federer

Lawan Djokovic berikutnya adalah pemenang antara unggulan ke-27 Dusan Lajocvic dan Denis Kudia dari AS.

Ia baru bertanding pada Jumat, sehingga punya kesempatan untuk pemulihan bahunya.

“Saya mungkin akan mengistirahatkan tangan saya selama 48 jam, tidak melakukan apa-apa dan kita lihat apa yang terjadi,” ujarnya.

Sementara itu pada tunggal putri juara French Open 2018 Ashleigh Barty lolos ke putaran tiga setelah berhasil mengalihkan pemain peringkat 73 dunia Lauren Davis dari AS.

Barty selanjutnya akan menghadapi pemenang antara Maria Saikkan dari Yunani dan petenis China Peng Shuai, yang pertandingannya ditunda hingga Kamis karena hujan.

Baca juga: Baena sangat antusias hadapi Djokovic di putaran pertama US Open

Baca juga: Djokovic dan Osaka jadi unggulan teratas pada US Open
 

Pewarta: Teguh Handoko
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tenis AS Terbuka: Djokovic melaju ke babak ketiga

Petenis Serbia Novak Djokovic mengembalikan bola ke arah lawannya petenis Argentina Juan Ignacio Londero dalam pertandingan babak kedua Turnamen Tenis AS Terbuka di  USTA Billie Jean King National Tennis Center, New York, AS, Rabu (28/8/2019).  Djokovic melaju ke babak ketiga menang 6-4, 7(7)-6(3), dan 6-1. ANTARA FOTO/Reuters-Robert Deutsch-USA TODAY Sports/hp.

Hujan geser jadwal 22 pertandingan US Open

Jakarta (ANTARA) – Hujan deras memaksa digesernya jadwal 22 pertandingan putaran kedua turnamen tenis Grand Slam US Open yang semula bisa selesai hari Rabu menjadi Kamis.

Di antara laga yang tertunda adalah penampilan sejumlah pemain bintang, seperti unggulan kelima Daniil Medveded dan juara Grand Slam tiga kali Stan Wawrinka.

Seperti dilaporkan AFP, sejumlah pertandingan Rabu sudah dipindahkan ke stadion beratap Arthur Ashe, dimana Serena William dan Novak Djokovic berlaga pada malam hari, serta di Stadion Louis Armstrong.

Baca juga: Medvedev merendah disebut calon juara

Namun, hanya 10 pertandingan yang dapat dimainkan, sementara 22 laga partai tunggal putaran kedua lainnya terpaksa digeser ke hari Kamis, dimana sebenarnya sudah direncanakan ada 32 pertandingan.

Tiga pertandingan akan dimulai di lapangan terbuka sebelum hujan deras turun.

Medvedev akan berhadapan dengan petenis Bolivia Hugo Dellien, sedangkan Wawrinka akan ditantang Jeremy Chardi dari Prancis.

Baca juga: Djokovic melenggang ke babak kedua setelah kalahkan Baena

Baca juga: Raonic mundur dari US Open

Pewarta: Teguh Handoko
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Svitolina tambah keunggulan 5-4 atas Venus di babak kedua US Open

Jakarta (ANTARA) – Petenis tunggal putri Elina Svitolina meraih kebanggaan dalam putaran kedua US Open setelah berhasil mengalahkan Venus Williams dengan skor 6-4, 6-4 dalam satu jam 51 menit.

Menghadapi mantan petenis nomor satu dunia di pekan pertama Grand Slam untuk kedua kalinya tahun ini, Svitolina melakukan perlawanan luar biasa untuk mengulang kemenangan putaran pertamanya di Roland Garros dan meraih kemenangan ketiganya secara beruntun atas Williams.

Dengan kemenangan terakhir ini, selain lolos ke babak ketiga US Open, petenis unggulan ke-5 asal Ukraina tersebut kini juga unggul 5-4 dalam catatan pertemuan dengan petenis tuan rumah.

Svitolina bermaian dengan pukulan tajam dari awal set, mengalahkan Williams dengan umpan rendah dan mengambil keuntungan dari ketidakmampuannya membalas pukulan, melansir laporan wtatennis.com, Kamis.

Sukses mengantisipasi pukulan Williams dan mengatur permainannya, petenis 24 tahun ini pun dengan gemilang menumpulkan kekuatan lawannya untuk memimpin 5-2 di set pertama.

Berkat forehand dan kecepatan responnya, dia bisa menuntaskan set pertama dengan 6-4.

Di set kedua, Williams sangat bersemangat dan mengawali tiga gim secara baik melalui permainan backhand, counterdrop yang halus, dan serangkaian voli forehand untuk akhirnya bergerak naik 3-0.

Namun keunggulan itu tidak bertahan lama, yang dibalas oleh Svitolina melalui servis-servis yang mantap dan menyerang dari baseline.

Kesabaran yang dilakukan Svitolina membuahkan hasil dan mengakhiri set kedua dengan 6-4, sekaligus mengirimnya ke babak ketiga untuk menghadapi rekan senegaranya Dayana Yastremska atau Rebecca Peterson.

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Federer harus lebih konsisten jika ingin raih Grand Slam ke-21

New York, Amerika Serikat (ANTARA) – Meskipun sudah melenggang ke babak ketiga, Roger Federer harus lebih konsisten lagi dalam bermain jika ingin meraih gelar Grand Slam ke-21 yang menjadi rekornya.

Baca juga: Djokovic termotivasi oleh ide salip rekor Federer

Pada dua pertandingan pertama US Open, petenis gaek Swiss ini belum tampil pada permainan terbaiknya. Ia harus kehilangan set pertama sebelum bangkit dan menang.

​Roger Federer mengatasi awal lamban kedua kalinya berturut-turut dengan mengalahkan petenis Bosnia Damir Dzumhur 3-6 6-2 6-3 6-4, Rabu waktu setempat, untuk melangkah ke babak ketiga US Open.​​​​​

​Meskipun menang, pertandingan ini membuat Federer terlihat rentan. Pada babak pertama dia juga harus menyerahkan set pertama kepada petenis kualifikasi Sumit Nagal.

Dzumhur yang berperingkat 99 dunia mematahkan juara lima kali US Open pada dua service game pertamanya untuk melesat 4-0 sebelum atap Arthur Ashe Stadium ditutup karena guyuran hujan.

Meskipun tidak terlalu bagus dalam melepaskan servis, Dzumhur merebut set pertama akibat 17 kali unforced error yang dilakukan Federer.

Pendulum bergeser sejak gim pertama set kedua sampai Federer break point pada kedudukan 30-40 menyusul reli panjang dari sudut ke sudut sebelum Dzumhur melepaskan forehand menyangkut net.

Sejak itu superioritas servis Federer tak bisa dilawan lagi setelah dia tuntas dengan 16 ace melawan dua ace dari Dzumhur sampai kemudian petenis Swiss itu mengonversi match point untuk memastikan kemenangan.

“Saya sudah sering kali berada pada posisi itu,” kata dia seperti dikutip Reuters, ketika dia tidak mengawali pertandingan dengan baik.

“Saya hanya bisa bermain lebih baik,” sambung dia, seraya menyatakan yang paling penting adalah terus maju.

Federer akan ditantang pemenang pertandingan Lucas Pouille melawan Dan Evans guna memperebutkan satu tempat pada 16 besar.

Baca juga: Tersingkir di Cincinnati, Federer fokus US Open

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Federer lolos ke babak ketiga US Open setelah atasi penggemarnya

Jakarta (ANTARA) – Petenis peringkat tiga dunia Roger Federer akhirnya mengatasi Damir Dzumhur 3-6, 6-2, 6-3, 6-4 dalam pertandingan putaran kedua US Open meski sempat dikalahkan di set pertama.

Federer yang bersaing dalam pertandingan ke-100 di ajang US Open, kembali mengalami kekalahan di set pertama seperti di babak pertama saat meladeni petenis kualifikasi asal India Sumit Nagal.

Namun Juara US Open lima kali berhasil melewati cobaan tersebut dan kini bersiap menghadapi pertandingan lainnya di babak ketiga.

Di sisi lain, Dzumhur yang dikalahkan Federer mengaku senang bisa berbagi lapangan dengan idolanya itu meski harus dikalahkan, termasuk dalam dua pertemuan sebelumnya.

“Dia adalah idola saya. Dia petenis yang saya kagumi baik di luar dan di lapangan. Menurut saya jelas, dia pemain terbaik dalam sejarah tenis,” kata peringkat ke-99 itu ATPTour.com, Kamis.

“Saya hanya berpikir untuk mengikuti pertandingan dan mencoba bermain bagus, melakukan apa yang saya lakukan dalam latihan. Jika saya bermain sangat bagus, saya bisa menjadi masalah bagi pemain mana pun,” pungkas Dzumhur.

Lawan berikutnya untuk Federer adalah unggulan ke-25 Lucas Pouille dari Prancis atau Daniel Evans dari Inggris. Federer mencatatkan skor 2-0 melawan kedua petenis tersebut dan belum pernah kehilangan satu set pun dari keduanya.

Baca juga: Borna Coric mundur gara-gara cedera punggung

Baca juga: Nishikori maju ke babak ketiga

Baca juga: Tundukkan Millman, Nadal melaju ke babak dua US Open

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Nishikori maju ke babak ketiga

New York, Amerika Serikat (ANTARA) – Unggulan ketujuh dari Jepang, Kei Nishikori, melangkah ke babak ketiga US Open, Rabu waktu setempat, setelah menang 6-2, 4-6, 6-3, 7-5 melawan petenis Amerika Bradley Klahn.

Nishikori, runner up US Open 2014, memerluukan lima match point untuk akhirnya menghempaskan petenis berperingkat 108 dunia itu.

“Saya tahu pertandingan ini akan menjadi pertarungan keras karena dia memiliki serve hebat dan dia melakukannya hari ini,” kata Nishikori yang sempat melesat 5-1 pada set terakhir sebelum disusul lawannya.

“Agak sedikit kehilangan fokus. Setelah 5-1 saya memegang serve untuk match point di 5-2 dan dia juga mulai membaik permainannya. Tentu saja saya bahagia bisa menang, ini pertandingan yang bagus dan saya menunggu bermain untuk pertandingan berikutnya,” papar dia.

Nishikori mencapai perempat final atau lebih baik dibandingkan dengan lima turnamen Grand Slam terakhir dan akan menghadapi unggulan ke-31 asal Chile Cristian Garin atau petenis Australia Alex de Minaur untuk memperebutkan satu tempat pada 16 besar.

“Selalu menyenangkan bermain di sini di New York. Benar-benar menyenangkan di lapangan ini dan saya harap saya bisa terus bermain bagus,” tutup dia seperti dikutip AFP.

Baca juga: Sloane Stephens tersisih oleh petenis kualifikasi Rusia di AS Terbuka

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pliskova melesat ke putaran ketiga

New York, Amerika Serikat (ANTARA) – Karolina Pliskova, runner up US Open 2016, menjadi perempuan pertama yang lolos ke babak ketiga US Open yang sedang diguyur hujan, setelah dengan singkat menuntaskan perlawanan petenis kualifikasi asal Georgia, Mariam Bolkvadze.

Unggulan ketiga Pliskova melepaskan sembilan ace untuk menang 6-1, 6-4 dalam tempo 66 menit untuk memperkuat asanya untuk merengkuh kembali status peringkat satu dunia.

“Ini penampilan yang solid. Saya tak perlu memainkan yang terbaik hari ini,” kata petenis Republik Ceko yang tengah memburu gelar juara Grand Slam pertamanya ini seperti dikutip AFP.

Baca juga: Tundukkan Millman, Nadal melaju ke babak dua US Open

Petenis berusia 27 tahun itu perlu lolos paling tidak babak perempat final di New York untuk memiliki peluang menggusur juara bertahan US Open Naomi Osaka dari puncak peringkat.

Pliskova memenangkan 26 dari 29 poin serve pertamanya dan berhasil pada 67 persen serve pertamanya.

Pada babak berikutnya dia akan ditantang petenis Tunisia Ons Jabeur atau Aliaksandra Sasnovich dari Belarus yang tengah berebut satu tempat lainnya pada babak ketiga seri Grand Slam terakhir musim ini.

Baca juga: Zverev dan Tiafoe akan bertemu di babak kedua US Open

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Borna Coric mundur gara-gara cedera punggung

New York, Amerika Serikat (ANTARA) – Petenis Kroasia unggulan ke-12 Borna Coric mundur dari jadwal pertandingan babak kedua melawan Grigor Dimitrov pada US Open tahun ini, Rabu waktu Amerika Serikat, karena cedera punggung bagian bawah.

WO ini membuat mantan nomor tiga dunia Dimitrov melenggang untuk menghadapi pemenang pertandingan Pablo Cuevas dari Uruguay melawan petenis Polandia Kamil Majchrzak, guna memperebutkan satu tempat pada babak 16 besar.

Coric mengalahkan petenis Rusia Evgeny Donskoy 7-6 (9/7), 6-3, 6-0 pada pertandingan pembukanya dan berusaha maju ke babak ketiga di New York yang bisa merupakan tahun ketiga berturut-turut.

Perjalanan terjauh Dimitrov di Flushing Meadows adalah saat dia mencapai babak keempat turnamennini edisi 2014 dan 2016, demikian AFP.

Baca juga: Sloane Stephens tersisih oleh petenis kualifikasi Rusia di AS Terbuka

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Zverev dan Tiafoe akan bertemu di babak kedua US Open

Jakarta (ANTARA) – Untuk kelima kalinya dalam karir mereka, petenis Jerman Alexander Zverev dan Frances Tiafoe sebagai atlet tuan rumah berhasil menuntaskan babak pertama dan akan bertemu di babak kedua US Open.

Di babak pertama, Zverev selamat dari pertarungan lima set melawan juara Delray Beach, Radu Albot dengan skor 6-1, 6-3, 3-6, 4-6, 6-2 dalam tiga jam 10 menit.

Sementara Tiafoe, yang bertanding di lapangan 17, menyudahi perlawanan Ivo Karlovic dengan skor 6-2, 6-3, 1-2, menurut laporan ATPTour.com, Rabu.

Zverev dan Tiafoe akan bertemu pada babak kedua di hari Kamis, yang akan menjadi pertemuan pertama di tahun ini.

Baca juga: Naomi Osaka lolos dari ujian babak pertama US Open

Baca juga: Serena atasi Sharapova di laga pembuka US Open

Zverev, peringkat enam dunia, memimpin catatan FedEx ATP head2head mereka dengan skor 3-1, termasuk kemenangan di ajang Grand Slam Australia Open dan Wimbledon 2017, serta kemenangan ATP Masters 1000 di Paris pada tahun 2018.

Sedangkan kemenangan tunggal Tiafoe berasal dari hasil yang ditetapkan pada Western & Southern Open 2017.

Zverev mengaku puas dengan kemenangan maraton atas Albot pada hari Selasa karena menandai kemenangannya yang ke-30 dalam pertandingan Grand Slam dan kemenangan ke-12 dalam pertandingan lima set.

“Saya senang bisa menang. Melawan pemain seperti Radu tidak akan pernah mudah. ​​Dia adalah salah satu pemain terberat yang pernah ada. Saya senang bisa melewatinya,” tutur petenis berusia 22 tahun itu.

Sementara Tiafoe adalah satu dari enam petenis Amerika yang lolos ke putaran kedua di rumah mereka sendiri, bersama Reilly Opelka, Bradley Klahn, Denis Kudla dan Jenson Brooksby, serta Tennys Sandgren.

Sedangkan Steve Johnson akan berusaha menjadi petenis AS ketujuh, jika berhasil mengalahkan Nick Kyrgios dalam pertandingan siang ini.

Lawan Tiafoe di babak pertama, Karlovic, terpaksa menghentikan permainannya di set ketiga saat ia mengeluh mengalami sakit perut kepada tim medis.

“Permainan saya hari ini tidak bisa dipercaya, tapi saya sedih melihat kondisinya (Karlovic) seperti itu,” ujar Tiafoe.

Baca juga: Dominic Thiem langsung tersingkir pada babak pertama US Open

Baca juga: Simona Halep akhiri rangkaian kekalahan babak pertama US Open

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tundukkan Millman, Nadal melaju ke babak dua US Open

Saya sangat senang dengan kemenangan ini dan bisa kembali di New York

Jakarta (ANTARA) – Petenis peringkat dua dunia Rafael Nadal menunjukkan dominasinya saat menghadapi John Millman selama dua jam tujuh menit dan mengalahkannya di babak pertama US Open dengan skor 6-3, 6-2, 6-2.

Kemenangan atas Millman ini menggandakan catatan pertemuan keduanya menjadi 2-0, sekaligus mempertebal catatan kemenangan babak pertama di Flushing Meadows menjadi 15-0.

“Saya sangat senang dengan kemenangan ini dan bisa kembali di New York. Pertandingan pertama selalu berbeda, meski pun saya sudah bermain di sini berkali-kali tapi permulaannya tidak mudah,” tutur petenis Spanyol itu, mengutip laporan ATPTour.com, Rabu.

Petenis berusia 33 tahun ini kini mencatatkan kemenangan 34-1 melawan petenis di luar peringkat 50 besar ATP Rankings di ajang Grand Slam US Open.

Nadal telah memenangkan semua enam set dalam dua pertemuan FedEx ATP Head2Head melawan Millman, dengan pertandingan lainnya terjadi di babak pertama Wimbledon dua tahun lalu.

Menunggu di babak berikutnya, Nadal akan kembali menghadapi petenis Australia lainnya yaitu Thanasi Kokkinakis.

Petenis wildcard ini berjuang melewati Ilya Ivashka dari Belarusia 6-3, 7-6(8), 6-7(4), 6-2 setelah melalui pertandingan melelahkan selama tiga jam dan 48 menit.

Kemenangan itu menjadi yang pertama baginya di US Open.

Kokkinakis mendapat kesempatan melawan Nadal pertama kalinya di Australia Open 2014, ketika ia baru berusia 17 tahun, dengan hasil kemenangan bagi Nadal 6-2, 6-4, 6-2.

Baca juga: Nadal dalam kondisi prima dan siap berlaga di US Open

Baca juga: Rafael Nadal juga tarik diri dari Cincinnati Masters

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sloane Stephens tersisih oleh petenis kualifikasi Rusia di AS Terbuka

Jakarta (ANTARA) – Mantan juara Sloane Stephens tersisih oleh petenis kualifikasi asal Rusia Anna Kalinskaya 6-3 6-4 pada putaran pertama AS Terbuka 2019 pada Selasa.

Unggulan ke-11 asal Amerika yang menjadi juara pada tahun 2017 itu berjuang keras mendapatkan dua match point, tetapi kemudian menyerah pada yang ketiga tatkala pukulan backhand petenis Rusia itu berhasil memotong net dan bola mendarat di ruang kosong.

Dikutip dari Reuters, Rabu, hanya satu servis Kalinskaya yang bisa dipatahkan Stephens di pertandingan itu, sementara dia berhasil mengonversi tiga dari empat peluang break point-nya,

Kalinskaya, yang memainkan pertandingan perdananya di Grand Slam untuk pertama kalinya dan yang pertama pula menjajal lapangan tenis di Arthur Ashe Stadium, tidak tampak tertekan saat menghadapi Stephens yang pemanasan menjelang turnamen AS Terbuka berhasil masuk babak 16 besar di Cincinnati.

“Rasanya luar biasa bisa memenangkan pertandingan pertama di lapangan ini,” ujar Kalinskaya yang terlihat tenang saat wawancara di lapangan. “Saya hanya mencoba untuk fokus dan tidak terlalu memikirkannya. Hanya memikirkan permainan saya.”

Pewarta: Junaydi Suswanto
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Dominic Thiem langsung tersingkir pada babak pertama US Open

Jakarta (ANTARA) – Petenis unggulan keempat Dominic Thiem yang sedang mengincar gelar pertama pada turnamen Grand Slam secara mengejutkan langsung tersingkir pada babak pertama US Open setelah dikalahkan oleh petenis bukan unggulan Thomas Fabiano dalam pertandingan yang berakhir 6-4 3-6 6-3 6-2 di New York, Selasa (Rabu WIB).

Servis keras petenis asal Austria Dominic Thiem menghasilkan 14 ace namun itu tidak cukup untuk mengatasi petenis berusia 30 tahun Fabiano yang dengan pukulan forehand dapat meloloskan diri sembilan dari 10 break point yang dia hadapi.

Thiem yang berusia 25 tahun juga melakukan 48 unforced error sepanjang pertandingan yang digelar di Arthur Ashe Stadium itu, 28 kali lebih banyak ketimbang yang dilakukan lawannya yang asal Italia itu.

“Apakah saya mengalahkan petenis 10 teratas di Wimbledon dan satu lagi di sini,” kata Fabiano, yang menumbangkan petenis peringkat delapan dunia Stefanos Tsitsipas pada babak pertama turnamen Wimbledon di All England Club pada Juli lalu.

Sementara itu Thiem mengatakan bahwa dia kelelahan setelah set kedua dan bahwa dia “jauh dari 100 persen”.

“Selamat (untuk Fabbiano) dan saya bahagia untuknya. Tapi tadi itu bukan saya yang sebenarnya di lapangan. Saya tidak tahu seberapa bagus penampilannya karena tadi itu bukan melawan saya yang sebenarnya,” kata Thiem.

Bagi Thiem, yang mengalahkan Roger Federer awal tahun ini pada final di Indian Wells, kekalahan ini juga menandai kegagalan terbarunya dalam perburuan gelar Grand Slam.

Thiem dikalahkan raja lapangan tanah liat Rafa Nadal pada final turnamen French Open 2018 dan 2019, demikian juga pada perempat final US Open tahun lalu, demikian dilaporkan Reuters.

Baca juga: Thiem tawari Serena berduet sebagai ganda campuran

Baca juga: Naomi Osaka lolos dari ujian babak pertama US Open

Baca juga: Serena atasi Sharapova di laga pembuka US Open

Pewarta: Irwan Suhirwandi
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Simona Halep akhiri rangkaian kekalahan babak pertama US Open

Jakarta (ANTARA) – Juara Wimbledon Simona Halep mengakhiri serangkaian kekalahannya pada babak pertama turnamen US Open sebelumnya, dengan meraih kemenangan 6-3 3-6 6-2 atas petenis Amerika Serikat Nicole Gibbs dan mencapai babak kedua turnamen Grand Slam itu di New York, Selasa (Rabu WIB).

Petenis unggulan keempat asal Rumania yang selalu gagal melewati rintangan pertamanya pada turnamen US Open dua tahun terakhir, awalnya terlihat seperti akan tersingkir kembali pada babak pertama, tapi dia kemudian dengan cepat berhasil bangkit setelah menelan kekalahan pada set kedua pertandingan itu.

“Dia mulai bermain jauh lebih baik pada set kedua. Energi saya sedikit lebih rendah, sehingga didominasi pada set kedua,” kata Halep dalam wawancara di lapangan setelah pertandingan usai, seperti dilaporkan Reuters.

“Tapi kemudian saya menyegarkan pikiran saya dan berusaha untuk menyerang dia kembali dan sedikit lebih maju lagi,” kata Halep.

Baca juga: Halep terima anugerah tertinggi “Bintang Rumania”

Petenis peringkat 135 Gibbs mendapat lima set point ketika memegang servis dalam kedudukan 5-2 pada set kedua, tapi Halep dengan dingin mementahkannya satu per satu sebelum berbalik memenangi gim tersebut. Pada gim berikutnya Gibbs membalas mencuri angka dari servis Halep dan memaksakan digelarnya set ketiga.

Halep memulai set penentuan itu dengan bersemangat, mencuri angka servis lawan dan kemudian meraih kendali dengan keunggulan 5-1 yang terbukti terlalu berat bagi Gibbs, yang semula gagal lolos ke babak utama, namun kemudian bisa masuk setelah ada peserta yang mengundurkan diri.

“Apakah saya diperkenankan untuk bermimpi besar lagi untuk turnamen ini?, “ kata Halep, yang mencapai semifinal US Open pada 2015 dan perempat final pada 2016 sebelum kemudian dua kali berturut-turut langsung tersingkir pada babak pertama.

Halep, yang sedang bersaing untuk menjadi petenis putri pertama, sejak Serena Williams pada 2012, yang bisa menindaklanjuti gelar di Wimbledon dengan gelar juara di US Open, pada pertandingan berikutnya akan menghadapi petenis kualifikasi asal Amerika Serikat Taylor Townsend.

Baca juga: Bouzkova melaju di Toronto setelah juara Wimbledon Halep mundur

Baca juga: Anisimova mundur dari US Open karena ayah meninggal

Pewarta: Irwan Suhirwandi
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Naomi Osaka lolos dari ujian babak pertama US Open

Jakarta (ANTARA) – Petenis putri nomor satu dunia Naomi Osaka mendapat sedikit ujian dalam pertandingan melawan petenis Rusia Anna Blinkova, namun kekuatan dan keterampilan tembakan sang juara bertahan asal Jepang itu akhirnya terbukti masih terlalu perkasa bagi lawannya dengan meraih kemenangan 6-4 6-7(5) 6-2 pada babak pertama US Open di New York, Selasa (Rabu WIB).

Petenis bukan unggulan Blinkova sempat melaju untuk meraih keunggulan 4-1 pada set pertama dan kejutan sepertinya sedang berlangsung, tapi kemudian Osaka mampu mengurangi kesalahannya untuk memenangi lima gim beruntun dan merebut set pembuka.

Blinkova yang gigih menolak menyerah dan berhasil lolos dari satu match point pada servis Osaka di set kedua, sebelum berbalik mencuri angka dari servis lawan untuk memaksakan tiebreak, yang dimenangi petenis Rusia itu saat pengembalian Osaka mendarat di net.

Osaka yang berusia 21 tahun menjaga ketenangannya pada set ketiga, mencuri angka dari servis Blinkova untuk meraih keunggulan 3-1 sebelum memastikan kemenangan dengan pukulan forehand keras yang tidak tertahan.

Osaka mengatakan ketegangan yang datang karena untuk pertama kalinya tampil sebagai juara bertahan menjadi salah satu penyebab penampilan awalnya yang lambat, tapi dia juga memberi pujian pada Blinkova atas penampilannya yang mengesankan.

“Saya pikir saya tidak pernah segugup ini dalam hidup saya,” katanya dalam wawancara di lapangan setelah pertandingan usai.

“Saya pikir saya tidak pernah benar-benar menemukan ritme saya, tapi saya berjuang sekuat tenaga,” kata Osaka.

Osaka memilih untuk melihat sisi baik dari pertandingan kompetitif yang tidak diduga sebelumnya melawan petenis peringkat 84 dunia itu.

“Itu banyak membantu saya karena saya belajar dari pertandingan-pertandingan yang lebih sulit. Itu membantu saya mempersiapkan diri untuk menyesuaikan rencana permainan saya sepanjang pertandingan,” kata Osaka.

Pada pertandingan babak kedua, Osaka akan menghadapi petenis Polandia Magda Linette pada Kamis (Jumat WIB), demikian dilaporkan Reuters.

Baca juga: Osaka siap untuk pertahanan gelar di US Open

Baca juga: Naomi Osaka kembail puncaki peringkat dunia WTA

Pewarta: Irwan Suhirwandi
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Petenis Kanada Bianca Andreescu maju ke babak kedua US Open

Jakarta (ANTARA) – Petenis putri Kanada yang sedang menanjak Bianca Andreescu maju ke babak kedua setelah mengalahkan petenis 17 tahun Katie Volynets dari Amerika Serikat dengan skor 6-2 6-4 pada babak pertama turnamen US Open di New York, Selasa (Rabu WIB).

Petenis unggulan ke-15 itu membuat lawannya yang menempati peringkat 413 itu harus terus bergerak dengan permainan net yang lebih unggul dan menangkis empat break point dengan penampilan bertahan yang berani.

Andreescu yang berusia 19 tahun mencatat 29 winner pada pertandingan tersebut dibanding lawannya yang hanya enam kali.

Petenis Kanada tersebut menjadi subjek spekulasi menyangkut apakah dia akan mampu menjadi bintang terkini dari cabang olahraga tersebut meskipun hingga saat ini belum bisa melewati putaran kedua sebuah turnamen Grand Slam.

Andreescu menumbangkan juara tiga kali Grand Slam asal Jerman Angelique Kerber pada final turnamen Indian Wells tahun ini dan merebut gelar juara pada turnamen Rogers Cup bulan ini setelah Serena Williams terpaksa harus mundur karena mengalami masalah otot punggung, demikian dilaporkan Reuters.

Baca juga: Serena atasi Sharapova di laga pembuka US Open

Baca juga: Medvedev merendah disebut calon juara

Baca juga: Christopher Rungkat hadapi ganda Spanyol pada putaran pertama US Open

Pewarta: Irwan Suhirwandi
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Federer pastikan jadi petenis ketiga yang lolos di ATP Finals 2019

Jakarta (ANTARA) – Petenis Swiss Roger Federer lolos ke Nitto ATP Finals untuk ke-17 kalinya setelah memenangkan pertandingan putaran pertama US Open menghadapi Sumit Nagal pada Senin malam.

Peringkat tiga dunia ini akan berusaha merebut gelar kemenangan ketujuh pada kejuaraan akhir musim bersama dengan mantan juara lima kali Novak Djokovic dan Rafael Nadal, yang sudah lebih dulu memastikan posisi mereka di ATP Final yang akan berlangsung di London pada 10-17 November.

“Saya benar-benar berharap untuk kembali ke London untuk bermain di The O2. Itu selalu menjadi salah satu tujuan utama untuk lolos ke acara akhir tahun. Saya suka bersaing di sana di antara para pemain top lainnya,” kata Federer melansir ATPTour.com, Rabu.

Federer yang kini berusia 38 tahun berkompetisi di ajang delapan pemain elit pada 2002-15 dan 2017-18, dengan catatan pertandingan 57-15 (0,792).

Ia memenangi gelar ATP Final pada tahun 2003-04, 2006-07, 2010-11, dan juga mencapai final pada empat kesempatan lain seperti menjadi runner-up setelah kalah dari David Nalbandian di 2005 dan Djokovic pada 2012, 2014-15.

Federer telah mengumpulkan 1.224 kemenangan pertandingan dan 102 gelar sepanjang 22 musimnya sebagai pemain pro, berada di belakang Jimmy Connors dari 1.274 kemenangan pertandingan dan 109 gelar.

Dia telah memenangkan tiga gelar ATP Tour pada tahun 2019, termasuk meraih kemenangan ke-100 dalam karirnya melalui kemenangan kedelapan di Duba Duty Free Tenis Championships pada bulan Maret, diikuti kemenangan Miami Open keempatnya yang sekaligus menjadi piala ATP Mastersnya ke-28.

Pada bulan Juni, Federer meraih gelar ke-10 di Noventi Open, yang menjadikannya peraih juara tingkat tur tertua sejak Ken Rosewall yang berusia 43 tahun di Hong Kong pada tahun 1977.

Selain itu, Federer mencapai final Wimbledon ke-12 di All England Club, di mana ia menjadi pemain pertama yang mencatat 100 kemenangan dalam kejuaraan Grand Slam dengan kemenangan atas Kei Nishikori di perempat final.

Dia juga mencapai final BNP Paribas Open kesembilan di Indian Wells.

Federer saat ini berada di posisi ketiga dalam ATP Race To London 2019, namun ia ingin berada di posisi pertama di ATP Tour akhir tahun untuk keenam kalinya (2004-07, ’09), yang akan menyamai rekor Pete Sampras tahun ini.

Sementara itu, di posisi setelah Federer ada Dominic Thiem, diikuti oleh Daniil Medvedev, Stefanos Tsitsipas, Roberto Bautista Agut dan Kei Nishikori, yang masuk dalam delapan besar. Alexander Zverev, juara ATP Final 2018 Nitto, saat ini berada di posisi ke-10.

Acara mahkota ATP ini akan diadakan di The O2 di London hingga 2020, yang sudah dilaksanakan di lokasi tersebut sejak 2009.

Acara ini juga berhasil menjadikannya sebagai salah satu acara olahraga tahunan utama di seluruh dunia, yang disiarkan di lebih dari 180 wilayah dengan angka pemirsa global mencapai rata-rata 95 juta orang setiap tahun.

Baca juga: Dua petenis “Top 3” hadapi laga perdana US Open hari Senin

Baca juga: Tersingkir di Cincinnati, Federer fokus US Open

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Aris Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tenis AS Terbuka: Federer melaju ke babak kedua

Petenis Swiss Roger Federer mengembalikan bola ke arah lawannya petenis India Sumit Nagal dalam pertandingan putaran pertama di hari pertama Turnamen Ternis AS Terbuka 2019, di USTA Billie Jean King National Tennis Center, Flushing, New York, AS,  Senin (26/8/2019). Federer melaju ke babak kedua setelah menang atas lawannya 4-6, 6-1. dan 6-2. ANTARA FOTO/Reuters-ADanielle Parhizkaran-USA TODAY Sports/hp.

Djokovic melenggang ke babak kedua setelah kalahkan Baena

Jakarta (ANTARA) – Unggulan teratas Novak Djokovic memulai US Open dengan mulus melalui kemenangan atas petenis Spanyol Roberto Carballes Baena 6-4, 6-1, 6-4 di babak pertama.

“Senang bisa kembali dan saya bersyukur bahwa pada tahap ini masih bisa bersaing di Grand Slam. Saya cukup senang dengan hasil hari ini dan menantikan putaran berikutnya,” tutur Djokovic melansir ATPTour.com, Selasa.

Petenis Serbia itu tetap sempurna pada babak pertama di New York dengan catatan kemenangan 14-0, dan belum pernah kalah di semifinal dalam 11 penampilan terakhirnya.

Carballes Baena yang melakukan servis 4-5 di set pembuka, dibalas dengan pukulan voli backhand oleh Djokovic dan mencetak dua set poin hingga akhirnya bisa memimpin lebih dulu.

Petenis nomor satu dunia ini terus membalas tanpa henti hingga akhirnya mematahkan servis Carballes Baena tiga kali lagi dan akhirnya menang dalam satu jam dan 52 menit.

Di babak kedua ia akan bertemu Juan Ignacio Londero, petenis asal Argentina yang baru pertama kalinya akan ia hadapi.

Londero meraih kemenangan lapangan keras tingkat tur ketiganya pada hari Senin, setelah melewati petenis tuan rumah Sam Querrey 3-6, 6-1, 7-6(3), 7-5.

Baca juga: Baena sangat antusias hadapi Djokovic di putaran pertama US Open

Baca juga: Dua petenis “Top 3” hadapi laga perdana US Open hari Senin

Penerjemah: Roy Rosa Bachtiar
Editor: AA Ariwibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Medvedev merendah disebut calon juara

New York, Amerika Serikat (ANTARA) – Bintang tenis Rusia Daniil Medvedev yakin dia masih jauh disebut penantang sejati juara Grand Slam setelah lolos cepat ke babak kedua US Open.

Unggulan kelima itu hanya perlu waktu 85 menit untuk menyudahi perlawanan petenis India Prajnesh Gunneswaran 6-4, 6-1, 6-2, Selasa pagi, untuk bertemu dengan petenis Bolivia Hugo Dellien.

“Saya tak bisa bilang saya merasa luar biasa atas pertandingan saya tetapi memenangkan dengan skor seperti itu pada babak pertama adalah menyenangkan,” kata Medvedev seperti dikutip AFP. “Saya harap saya terus bermain bagus.”

Medvedev untuk pertama kalinya menembus lima besar tenis dunia menyusul keberhasilan menjuarai Cincinnati Masters bulan ini setelah mengalahkan Novak Djokovic dalam perjalanan ke final turnamen itu, menjadi runner-up di Montreal dan Washington.

Dianggap sebagai calon potensial yang bisa mengakhiri dominasi Djokovic, Rafael Nadal dan Roger Federer pada Grand Slam, Medvedev, yang belum pernah mencapai babak sejauh 16 besar turnamen Grand Slam, merendah.

Baca juga: Kei Nishikori melaju ke babak kedua US Open

“Saya selalu mencoba bertahan pada saat bersamaan agak sedikit jauh (dari pembicaraan ini) karena saya selalu mengatakan pada momen karir saya ini saya belum pernah mencapai perempatfinal satu pun (turnamen Grand) Slam,” kata dia.

“Oleh karena itu hal pertama yang dilakukan, dan seandainya saya membuat langkah ini, maka saya bisa bisa mengenai tujuan-tujuan yang lebih besar dan pencapaian-pencapaian yang lebih besar.”

Petenis berusia 23 tahun itu memuncaki ATP Tour dengan 45 kemenangan selama musim ini dan enam penampilan final yang merupakan paling banyak di antara petenis mana pun.

“Saya kira membicarakan kepercayaan di dalam diri saya, saya akan bilang saya sudah percaya diri di Grand Slam yang lain,” kata Medvedev.

Medvedev terutama tampil mengesankan saat memenangkan pertandingan semifinal melawan Djokovic di Cincinnati dengan bermain agresif yang membuat sang juara bertahan bertekuk letut dalam tiga set.

“Pertandingan itu memberi banyak kepercayaan diri kepada saya bahwa saya mampu,” tegas si Rusia. “Semoga saya bisa membawa kepercayaan diri ini ke lapangan (US Open).”

Baca juga: Christopher Rungkat hadapi ganda Spanyol pada putaran pertama US Open

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kei Nishikori melaju ke babak kedua US Open

Jakarta (ANTARA) – Kei Nishikori melaju ke babak kedua turnamen US Open setelah lawannya pada babak pertama petenis kualifikasi asal Argentina Marco Trungelliti tidak bisa melanjutkan pertandingan saat petenis Jepang itu unggul 6-1, 4-1.

Pada turnamen yang digelar di New York, Amerika Serikat, Senin (Selasa WIB), Nishikori yang menjadi finalis edisi 2014 dalam pertandingan ini memenangi 90 persen poin servis pertamanya dan tidak pernah terancam kehilangan angka dari servisnya dalam pertandingan yang hanya berlangsung selama 47 menit di Grandstand.

Petenis unggulan ketujuh itu mengatakan pertandingan yang singkat tersebut kemungkinan akan lebih baik bagi fisiknya namun tidak sepenuhnya sesuai dengan kesukaannya.

“Itu akan membantu saya secara fisik. Tapi sejujurnya saya ingin bermain sedikit lebih banyak lagi, karena saya tadi merasa enak di lapangan dan saya ingin sedikit lebih percaya diri dan meraih lebih banyak poin. Saya pikir ritme saya berjalan,” kata Nishikori.

Baca juga: Dua petenis “Top 3” hadapi laga perdana US Open hari Senin

Nishikori mengatakan jalan menuju gelar pertama Grand Slam dia akan melalui “tiga besar” Novak Djokovic, Rafa Nadal, dan Roger Federer, yang menempati tiga unggulan teratas.

“Saya berharap dapat menjadi salah seorang yang mengalahkan tiga teratas itu, tapi saya merasa ketiga orang itu masih berada di level yang berbeda,” kata Nishikori seperti dikutip Reuters.

“Saya pikir beberapa orang semakin dekat,” kata Nishikori sembari menyebut dirinya, Dominic Thiem, Felix Auger-Aliassime, Denis Shapovalov, Daniil Medvedev, dan Nick Kyrgios sebagai pemain yang sedang menanjak.

Pada pertandingan selanjutnya Rabu mendatang (Kamis WIB), Nishikori akan menghadapi petenis Amerika Bradley Klahn yang pada babak pertama mengalahkan Thiago Monteiro 6-3 6-2 6-3.

Baca juga: Christopher Rungkat hadapi ganda Spanyol pada putaran pertama US Open

Pewarta: Irwan Suhirwandi
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Christopher Rungkat hadapi ganda Spanyol pada putaran pertama US Open

Jakarta (ANTARA) – Petenis Indonesia Christopher Rungkat bakal tampil pada nomor ganda putra berpasangan dengan petenis Taiwan Hsieh Cheng-Peng dalam turnamen level Grand Slam ketiganya musim ini, US Open 2019.

Christo/Hsieh akan berhadapan dengan ganda asal Spanyol Pablo Carreno Busta/Feliciano Lopez pada putaran pertama US Open pada Rabu (28/8), demikian jadwal laman resmi turnamen.

Baca juga: Christo tunggu hasil undian US Open, Grand Slam ketiganya tahun 2019

Secara peringkat ATP, ganda Spanyol itu sedikit lebih unggul dibandingkan Christo/Hsieh. Lopez menempati peringkat tertinggi nomor ganda di antara keempatnya yakni di urutan ke-50 disusul Hsieh (66), Christo (70) dan Busta (119).

Tak seperti Christo/Hsieh yang selalu berpasangan selama hampir dua musim terakhir, Busta/Lopez terakhir kali tampil bersama di Wimbledon saat mereka mencapai putaran 32 besar.

Sisanya mereka lebih sering berganti-ganti pasangan, termasuk Lopez yang musim ini tiga kali berpasangan dengan mantan petenis nomor satu dunia jawara tiga kali Grand Slam, Andy Murray, di beberapa turnamen.

Baca juga: Christo, Jakarta dan hilangnya kompleks tenis bersejarah

Jika berhasil melewati Busta/Lopez, Christo/Hsieh berpeluang bertemu dengan unggulan ke-13 asal Belanda Robin Haase/Wesley Koolhof di putaran kedua.

Haase/Koolhof terlebih dulu bertemu pasangan Matwe Middelkoop/Roman Jebavy (Belanda/Republik Ceko) di pertandingan putaran pertama.

Haase/Koolhof bisa jadi bakal memberikan tantangan besar bagi Christo/Hsieh yang sebelumnya membidik bisa mencapai putaran ketiga di Grand Slam ketiga mereka musim ini.

Baca juga: Raonic mundur dari US Open

Baca juga: Dua petenis “Top 3” hadapi laga perdana US Open hari Senin

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Babos-Mladenovic pimpin draw ganda putri US Open

Jakarta (ANTARA) – Juara French Open dan finalis US Open 2018 Timea Babos dan Kristina Mladenovic menjadi unggulan teratas di nomor ganda putri US Open 2019, sementara peringkat satu dunia Barbora Strycova yang berpasangan dengan Hsieh Su-Wei menjadi unggulan kedua.

Menurut laporan wtatennis.com, Senin, Victoria Azarenka dan Asleigh Barty diperkirakan akan menjadi lawan di perempat final, yang akan membuka laga mereka dengan menghadapi Margarita Gasparyan dan Monica Niculescu.

Hsieh Su-Wei dan Barbora Strycova adalah unggulan nomor dua dan sempat meraih gelar juara ganda utama di Wimbledon atas Gabriela Dabrowski dan Xu Yi-Fan.

Hsieh-Strycova diprediksi akan menjadi lawan Babos-Mladenovic di semifinal.

Strycova, yang sempat menjadi semifinalis US Open di nomor tunggal putri, kini menjadi peringkat pertama di nomor ganda putri dengan modal memenangkan Wimbledon bersama Hsieh.

Dengan Hsieh pula ia berhasil memenangkan gelar pada tiga kejuaraan dengan permukaan yang berbeda pada tahun 2019, yaitu Duty Free Tennis Championships (lapangan keras), Mutua Madrid Open (tanah liat), Birmingham Open (lapangan rumput).

Mereka akan mengawali kejuaraan Grand Slam terakhir di tahun ini dengan melawan duet all-American Lauren Davis dan Maria Sanchez.

Namun, Hsieh dan Strycova akan menghadapi babak kedua yang berpotensi sulit karena melawan juara bertahan Vandeweghe dan Mattek-Sands, yang sebelumnya memenangkan BNP Paribas Open pada 2016.

Separuh drawing terbawah juga menampilkan petenis bersaudari Chan Hao-Ching dan Latisha Chan, yang memenangkan Qatar Total Open awal musim ini, serta unggulan keempat Elise Mertens dan Aryna Sabalenka yang memenangkan Indian Wells-Miami “Sunshine Double” pada bulan Maret.

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Baena sangat antusias hadapi Djokovic di putaran pertama US Open

Jakarta (ANTARA) – Roberto Carballes Baena, petenis 32 tahun asal Spanyol, untuk pertama kalinya akan menjadi penantang nomor satu dunia Novak Djokovic dalam laga perdana US Open yang berlangsung hari Senin.

“Bagi saya itu adalah pengalaman hebat. Saya sangat senang karena ini pertama kalinya saya bermain di lapangan megah dan bisa bermain melawan petenis nomor satu dunia,” kata Baena mengutip ATPTour.com, Senin.

Ia menceritakan bahwa mulai bermain tenis ketika baru berusia tiga tahun dan belajar memukul bola dengan ayahnya, yang bukan seorang pelatih, namun sebatas penggemar tenis yang rajin menonton pertandingan.

Ayahnya bekerja selama 20 tahun di London sebagai manajer restoran, dan kala itu ia selalu datang ke Wimbledon untuk menyaksikan bintang tenis beraksi.

Sekarang putranya justru akan menghadapi pemain terbaik dunia dalam salah satu panggung tenis termegah.

“Saya pikir ini adalah stadion terbesar di dunia. Tapi saya sudah bermain di lapangan tengah di Barcelona dan lapangan lainnya dengan banyak orang. Saya akan mencoba melakukan yang terbaik dan menikmati pertandingan,” katanya.

Carballes Baena telah menghadapi petenis peringkat tinggi sebelumnya, termasuk mantan nomor satu dunia Rafael Nadal di Barcelona tahun lalu.

Namun, petenis peringkat 76 di ATP Rankings ini belum pernah mengalahkan lawan Top 10, dengan catatan pertandingan 0-3.

Ia juga tahu bahwa bertarung melawan Djokovic, yang hanya satu kali gagal mencapai final US Open 2014 dalam delapan penampilan ini, akan menjadi tugas yang sulit.

“Saya sedikit gugup karena dia adalah pemain paling solid di dunia. Dia memainkan backhand dan forehand yang menakjubkan. Dia melakukan semuanya dengan baik. Jadi saya tidak tahu, mungkin besok saya akan bermain dengan sangat baik dan memainkan pertandingan yang hebat,” pungkas Cabaena.

Cabaena sudah menyaksikan banyak pertandingan Djokovic, khususnya final Australia Open tahun ini saat melawan Nadal dan kemenangan Wimbledon baru-baru ini melawan Roger Federer.

Tapi apapun pertaruhannya, Carballes Baena akan berjuang keras, sama seperti idolanya David Ferrer yang sudah memberikan saran dan masukan bagi dirinya menghadapi US Open.

“Saya harus bekerja keras, karena cara saya mendapatkan poin adalah dengan rally yang menurut saya sulit. Saya harus memperhatikan kebugaran. Kebugaran saya adalah hal yang paling penting,” katanya.

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Raonic mundur dari US Open

Jakarta (ANTARA) – Petenis peringkat 22 dunia asal Kanada Milos Raonic mengundurkan diri dari US Open karena mengalami cedera, penyelenggara turnamen mengatakan, Minggu waktu setempat.

Dilansir dari Reuters, Senin, Raonic yang sepanjang musim 2019 dilanda cedera, belum pernah berkompetisi lagi sejak ia menyerah pada babak kedua pertandingan di Montreal menjelang pemanasan US Open di awal Agustus.

Mantan finalis Wimbledon berusia 28 tahun itu mencapai putaran keempat di New York tahun lalu, dan pada tahun ini hanya membatasi diri tampil pada 11 event karena masalah cedera di punggung dan lututnya.

Raonic, yang kini telah absen di tiga dari tujuh turnamen Grand Slam terakhir, sedianya akan menghadapi petenis asal Chile, Nicolas Jarry, dalam pertandingan putaran pertama, Senin. Tetapi karena dia mundur, maka tempatnya akan diisi petenis Polandia Kamil Majchrzak.

Baca juga: Raonic atasi Kecmanovic untuk capai semifinal Indian Wells

Baca juga: Daftar juara tunggal putra US Open

Baca juga: Turnamen US Open dalam angka
 

Pewarta: Junaydi Suswanto
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Daftar juara tunggal putri US Open

Jakarta (ANTARA) – Turnamen tenis Grand Slam US Open akan digelar di New York, Amerika Serikat mulai Senin mendatang dan berikut ini daftar juara tunggal putri turnamen tersebut sejak
tenis beralih menjadi profesional pada 1968, seperti dilansir Reuters:

2018 – Naomi Osaka (Jepang) mengalahkan Serena Williams (AS) 6-2 6-4

2017 – Sloane Stephens (AS) mengalahkan Madison Keys (AS) 6-3 6-0

2016 – Angelique Kerber (Jerman) mengalahkan Karolina Pliskova (Republik Ceko) 6-3 4-6 6-4

2015 – Flavia Pennetta (Italia) mengalahkan Roberta Vinci (Italia) 7-6(4) 6-2

2014 – Serena Williams (AS) mengalahkan Caroline Wozniacki (Denmark) 6-3 6-3

2013 – Serena Williams mengalahkan Victoria Azarenka (Belarusia) 7-5 6-7(6) 6-1

2012 – Serena Williams mengalahkan Azarenka 6-2 2-6 7-5

2011 – Samantha Stosur (Australia) mengalahkan Serena Williams 6-2 6-3

2010 – Kim Clijsters (Belgia) mengalahkan Vera Zvonareva (Rusia) 6-2 6-1

2009 – Clijsters mengalahkan Wozniacki 7-5 6-3

2008 – Serena Williams mengalahkan Jelena Jankovic (Serbia) 6-4 7-5

2007 – Justine Henin (Belgia) mengalahkan Svetlana Kuznetsova (Rusia) 6-1 6-3

2006 – Maria Sharapova (Rusia) mengalahkan Henin 6-4 6-4

2005 – Clijsters mengalahkan Mary Pierce (Prancis) 6-3 6-1

2004 – Kuznetsova mengalahkan Elena Dementieva (Rusia) 6-3 7-5

2003 – Henin mengalahkan Clijsters 7-5 6-1

2002 – Serena Williams mengalahkan Venus Williams (AS) 6-4 6-3

2001 – Venus Williams mengalahkan Serena Williams 6-2 6-4

2000 – Venus Williams mengalahkan Lindsay Davenport (AS) 6-4 7-5

1999 – Serena Williams mengalahkan Martina Hingis (Swiss) 6-3 7-6

1998 – Davenport mengalahkan Hingis 6-3 7-5

1997 – Hingis mengalahkan Venus Williams 6-0 6-4

1996 – Steffi Graf (Jerman) mengalahkan Monica Seles (AS) 7-5 6-4

1995 – Graf mengalahkan Seles 7-6 0-6 6-3

1994 – Arantxa Sanchez-Vicario (Spanyol) mengalahkan Graf 1-6 7-6 6-4

1993 – Graf mengalahkan Helena Sukova (Republik Ceko) 6-3 6-3

1992 – Seles mengalahkan Sanchez-Vicario 6-3 6-3

1991 – Seles (Yugoslavia) mengalahkan Martina Navratilova (AS) 7-6 6-1

1990 – Gabriela Sabatini (Argentina) mengalahkan Graf 6-2 7-6

1989 – Graf mengalahkan Navratilova 3-6 7-5 6-1

1988 – Graf mengalahkan Sabatini 6-3 3-6 6-1

1987 – Navratilova mengalahkan Graf 7-6 6-1

1986 – Navratilova mengalahkan Sukova 6-3 6-2

1985 – Hana Mandlikova (Cekoslowakia) mengalahkan Navratilova 7-6 1-6 7-6

1984 – Navratilova mengalahkan Chris Evert-Lloyd 4-6 6-4 6-4

1983 – Navratilova mengalahkan Evert-Lloyd 6-1 6-3

1982 – Evert-Lloyd mengalahkan Mandlikova 6-3 6-1

1981 – Tracy Austin (AS) mengalahkan Navratilova 1-6 7-6 7-6

1980 – Evert-Lloyd mengalahkan Mandlikova 5-7 6-1 6-1

1979 – Austin mengalahkan Evert-Lloyd 6-4 6-3

1978 – Evert mengalahkan Pam Shriver (AS) 7-5 6-4

1977 – Evert mengalahkan Wendy Turnbull (Australia) 7-6 6-2

1976 – Evert mengalahkan Evonne Goolagong (Australia) 6-3 6-0

1975 – Evert mengalahkan Goolagong 5-7 6-4 6-2

1974 – Billie Jean King (AS) mengalahkan Goolagong 3-6 6-3 7-5

1973 – Margaret Smith Court (Australia) mengalahkan Goolagong 7-6 5-7 6-2

1972 – King mengalahkan Kerry Melville (Australia) 6-3 7-5

1971 – King mengalahkan Rosemary Casals (AS) 6-4 7-6

1970 – Smith Court mengalahkan Casals 6-2 2-6 6-1

1969 – Smith Court mengalahkan Nancy Richey (AS) 6-2 6-2

1968 – Virginia Wade (Britania) mengalahkan King 6-4 6-4

Pewarta: Irwan Suhirwandi
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Daftar juara tunggal putra US Open

Jakarta (ANTARA) – Turnamen tenis Grand Slam US Open akan digelar di New York, Amerika Serikat mulai Senin mendatang dan berikut ini daftar juara tunggal putra US Open sejak Open Era dimulai pada 1968:

2018 – Novak Djokovic (Serbia) mengalahkan Juan Martin del Potro (Argentina) 6-3 7-6(4) 6-3
2017 – Rafa Nadal (Spanyol) mengalahkan Kevin Anderson (Afrika Selatan) 6-3 6-3 6-4
2016 – Stan Wawrinka (Swiss) mengalahkan Djokovic 6-7(1) 6-4 7-5 6-3
2015 – Djokovic mengalahkan Roger Federer (Swiss) 6-4 5-7 6-4 6-4
2014 – Marin Cilic (Kroasia) mengalahkan Kei Nishikori (Jepang) 6-3 6-3 6-3
2013 – Nadal mengalahkan Djokovic 6-2 3-6 6-4 6-1
2012 – Andy Murray (Britania) mengalahkan Djokovic 7-6(10) 7-5 2-6 3-6 6-2
2011 – Djokovic mengalahkan Nadal 6-2 6-4 6-7(3) 6-1
2010 – Nadal mengalahkan Djokovic (Serbia) 6-4 5-7 6-4 6-2
2009 – Juan Martin Del Potro mengalahkan Federer 3-6 7-6(5) 4-6 7-6(4) 6-2
2008 – Federer mengalahkan Murray 6-2 7-5 6-2
2007 – Federer mengalahkan Djokovic 7-6(4) 7-6(2) 6-4
2006 – Federer mengalahkan Andy Roddick (AS) 6-2 4-6 7-5 6-1
2005 – Federer mengalahkan Andre Agassi (AS) 6-3 2-6 7-6(1) 6-1
2004 – Federer mengalahkan Lleyton Hewitt (Australia) 6-0 7-6 6-0
2003 – Roddick mengalahkan Juan Carlos Ferrero (Spanyol) 6-3 7-6 6-3
2002 – Pete Sampras (AS) mengalahkan Agassi 6-3 6-4 5-7 6-4
2001 – Hewitt mengalahkan Sampras 7-6(4) 6-1 6-1
2000 – Marat Safin (Rusia) mengalahkan Sampras 6-4 6-3 6-3
1999 – Agassi mengalahkan Todd Martin (AS) 6-4 6-7 6-7 6-3 6-2
1998 – Patrick Rafter (Australia) mengalahkan Mark Philippoussis (Australia) 6-3 3-6 6-2 6-0
1997 – Rafter mengalahkan Greg Rusedski (Britania) 6-3 6-2 4-6 7-5
1996 – Sampras mengalahkan Michael Chang (AS) 6-1 6-4 7-6(3)
1995 – Sampras mengalahkan Agassi 6-4 6-3 4-6 7-5
1994 – Agassi mengalahkan Michael Stich (Jerman) 6-1 7-6 7-5
1993 – Sampras mengalahkan Cedric Pioline (Prancis) 6-4 6-4 6-3
1992 – Stefan Edberg (Swedia) mengalahkan Sampras 3-6 6-4 7-6 6-2
1991 – Edberg mengalahkan Jim Courier (AS) 6-2 6-4 6-0
1990 – Sampras mengalahkan Agassi 6-4 6-3 6-2
1989 – Boris Becker (Jerman) mengalahkan Ivan Lendl (Cekoslowakia) 7-6 1-6 6-3 7-6
1988 – Mats Wilander (Swedia) mengalahkan Lendl 6-4 4-6 6-3 5-7 6-4
1987 – Lendl mengalahkan Wilander 6-7 6-0 7-6 6-4
1986 – Lendl mengalahkan Miloslav Mecir (Cekoslowakia) 6-4 6-2 6-0
1985 – Lendl mengalahkan John McEnroe (AS) 7-6 6-3 6-4
1984 – McEnroe mengalahkan Lendl 6-3 6-4 6-1
1983 – Jimmy Connors (AS) mengalahkan Lendl 6-3 6-7 7-5 6-0
1982 – Connors mengalahkan Lendl 6-3 6-2 4-6 6-4
1981 – McEnroe mengalahkan Bjorn Borg (Swedia) 4-6 6-2 6-4 6-3
1980 – McEnroe mengalahkan Borg 7-6 6-1 6-7 5-7 6-4
1979 – McEnroe mengalahkan Vitas Gerulaitis (AS) 7-5 6-3 6-3
1978 – Connors mengalahkan Borg 6-4 6-2 6-2
1977 – Guillermo Vilas (Argentina) mengalahkan Connors 2-6 6-3 7-5 6-0
1976 – Connors mengalahkan Borg 6-4 3-6 7-6 6-4
1975 – Manuel Orantes (Spanyol) mengalahkan Connors 6-4 6-3 6-3
1974 – Connors mengalahkan Ken Rosewall (Australia) 6-1 6-0 6-1
1973 – John Newcombe (Australia) mengalahkan Jan Kodes (Cekoslowakia) 6-4 1-6 4-6 6-2 6-2
1972 – Ilie Nastase (Rumania) mengalahkan Arthur Ashe (AS) 3-6 6-3 6-7 6-4 6-3
1971 – Stan Smith (AS) mengalahkan Kodes 3-6 6-3 6-2 7-6
1970 – Rosewall mengalahkan Tony Roche (Australia) 2-6 6-4 7-6 6-3
1969 – Rod Laver (Australia) mengalahkan Roche 7-9 6-1 6-2 6-2
1968 – Arthur Ashe mengalahkan Tom Okker (Belanda) 14-12 5-7 6-3 3-6 6-3.

Baca juga: Turnamen US Open dalam angka
Baca juga: Kevin Anderson mundur dari US Open karena cedera lutut
Baca juga: Djokovic termotivasi oleh ide salip rekor Federer
Baca juga: Para petenis putri yang ditunggu penampilannya di US Open

 

Pewarta: Irwan Suhirwandi
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Turnamen US Open dalam angka

Jakarta (ANTARA) – US Open segera digelar mulai Senin waktu AS atau Selasa dini hari WIB lusa dan berikut beberapa catatan dalam angka turnamen Grand Slam penutup yang tahun ini memasuki penyelenggaraan ke-139 seperti dilansir oleh Reuters:

Hadiah uang
Juara tunggal putra/putri: 3,85 juta dolar AS
Posisi kedua tunggal putra/putri: 1,9 juta dolar AS
Total hadiah: 57 juta dolar AS

Arena pertandingan
-Arthur Ashe Stadium
Kapasitas: 23.771
Stadion ini diberi nama Arthur Ashe yang memenangi gelar tunggal putra pada US Open pertama pada 1968, Australian Open pada 1970, dan Wimbledon pada 1975.

– Louis Armstrong Stadium
Kapasitas : 14.053
Stadion ini dibuka pada penyelenggaraan US Open 2018 untuk menggantikan stadion 1978 dengan nama yang sama. Atap stadion ini bisa dibuka-tutup dan merupakan yang terbesar di antara stadion nomor dua di arena-arena pertandingan Grand Slam.

– Grandstand
Kapasitas : 8.125
Lapangan ini mulai digunakan pada 29 Agustus 2016, hari pertama turnamen US Open 2016.

Petenis unggulan
Tunggal putra
1-Novak Djokovic (Serbia)
2-Rafa Nadal (Spanyol)
3-Roger Federer (Swiss)
4-Dominic Thiem (Austria)
5-Daniil Medvedev (Rusia)
6-Alexander Zverev (Jerman)
7-Kei Nishikori (Jepang)
8-Stefanos Tsitsipas (Yunani)

Tunggal putri
1-Naomi Osaka (Jepang)
2-Ash Barty (Australia)
3-Karolina Pliskova (Republik Ceko)
4-Simona Halep (Rumania)
5-Elina Svitolina (Ukraina)
6-Petra Kvitova (Republik Ceko)
7-Kiki Bertens (Belanda)
8-Serena Williams (AS)

Gelar juara terbanyak
Tunggal putra
Sebelum 1968
7 – Bill Tilden (AS), William Larned (AS), Richard Sears (AS)
Era Open
5 – Roger Federer (Swiss), Pete Sampras (AS), Jimmy Connors (AS)

Tunggal putri
Sebelum 1968
8 – Molla Mallory (AS)
Era Open
6 – Serena Williams (AS), Chris Evert (AS)

Juara termuda
Tunggal putra – Pete Sampras (AS) (1990): usia 19 tahun, 28 hari
Tunggal putri – Tracy Austin (AS) (1979): usia 16 tahun, 8 bulan, 28 hari

Juara tertua
Tunggal putra – William Larned (AS) (1911): usia 38 tahun, 8 bulan, 3 hari
Tunggal putri – Molla Mallory (AS) (1926): usia 42 tahun, 5 bulan, 27 hari

Rekor serve
Ace terbanyak dalam satu turnamen (sejak 1991)

Tunggal putra
144 – Pete Sampras (AS) pada 2002

Tunggal putri
70 – Serena Williams (AS) pada 1999

Baca juga: Kevin Anderson mundur dari US Open karena cedera lutut
Baca juga: Djokovic termotivasi oleh ide salip rekor Federer
Baca juga: Para petenis putri yang ditunggu penampilannya di US Open
Baca juga: Osaka siap untuk pertahanan gelar di US Open
Baca juga: Nadal dalam kondisi prima dan siap berlaga di US Open

Pewarta: Irwan Suhirwandi
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Magda Linette rebut gelar WTA pertamanya di Bronx Open

Jakarta (ANTARA) – Petenis putri Polandia yang menapak jalan dari babak kualifikasi Magda Linette bangkit dari kekalahan set pertama untuk mengalahkan petenis Italia Camila Giorgi 5-7, 7-5, 6-4 dan merebut gelar WTA pertamanya pada turnamen Bronx Open di New York, Sabtu (Minggu WIB).

Petenis peringkat 80 dunia Linette, yang sedang bermain pada pertandingan kedelapannya dalam turnamen pemanasan US Open itu, menikmati dorongan besar sebelum pertandingan babak pertama dia melawan petenis Australia Astra Sharma di Flushing Meadows pekan depan.

Setelah tertinggal 0-2 pada set terakhir, petenis 27 tahun Linette bisa keluar dari empat break point dan kemudian melaju memenangi empat gim beruntun untuk menundukkan petenis Italia yang memiliki tembakan keras tersebut, demikian dilaporkan Reuters.

Baca juga: Tumbangkan unggulan teratas, petenis Italia Giorgi ke final Bronx Open

Pewarta: Irwan Suhirwandi
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kevin Anderson mundur dari US Open karena cedera lutut

Jakarta (ANTARA) – Petenis yang pernah mencapai final Kevin Anderson mengundurkan diri dari turnamen US Open karena mengalami cedera lutut, demikian diumumkan penyelenggara turnamen, Minggu.

Petenis asal Afrika Selatan yang mencapai final pada turnamen di New York itu pada 2017, yang kemudian dikalahkan Nadal, sudah tidak berkompetisi sejak menelan kekalahan pada babak ketiga Wimbledon bulan lalu.

Anderson, yang ditempatkan sebagai unggulan ke-16 pada turnamen Grand Slam terakhir tahun ini tersebut, berada dalam bagian yang sama pada babak utama dengan juara bertahan Novak Djokovic, dan bisa berjumpa dengan unggulan teratas asal Serbia itu pada babak keempat.

Dengan mundurnya Anderson maka tempatnya di babak utama akan diisi oleh lucky loser Paolo Lorenzi dari Italia, demikian dilaporkan Reuters.

Baca juga: Djokovic termotivasi oleh ide salip rekor Federer

Pewarta: Irwan Suhirwandi
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Djokovic termotivasi oleh ide salip rekor Federer

New York, Amerika Serikat (ANTARA) – Petenis nomor satu dunia yang juga juara bertahan US Open, Novak Djokovic, mengambil inspirasi dari ide bahwa dia bisa melewati Roger Federer sebagai pemegang rekor juara tunggal Grand Slam paling banyak sepanjang masa.

Namun bintang Serbia berusia 32 tahun itu terlebih dahulu harus bekerja sebelum itu terjadi di tengah persiapan merebut gelar berikutnya pada US Open mulai esok Senin (Selasa pagi WIB) di New York.

“Saya sadar itu, pastinya. Maksud saya, saya bagian dari dunia ini. Tentu saja saya tidak bisa sepenuhnya mematikan dan menghilangkan apa yang dibicarakan orang-orang,” kata Djokovic seperti dikutip AFP.

Djokovic merasa jalan yang ditempuh masih jauh dan mengakui bahwa menyamai rekor Federer sudah pasti menjadi salah ambisi dan tujuannya.

“Segalanya agak berbeda dibandingkan dengan sepuluh tahun lalu, tetapi saya tetap merasa muda di dalam dan di luar. Dan saya tetap sangat termotivasi untuk terus, khususnya sekarang, lebih atau kurang segalanya tentang Grand Slam.”

Baca juga: Para petenis putri yang ditunggu penampilannya di US Open

Djokovic, yang mengalahkan Federer dalam pertandingan lima set pada final Wimbledon bulan lalu untuk merebut gelar Grand Slam ke-16 yang direbutnya, masih tertinggal empat gelar juara di bawah pencapaian bintang Swiss berumur 38 tahun itu. Terselip di antara mereka ada Rafael Nadal dengan 18 gelar juara Grand Slam.

Tetapi Djokovic lagi panas setelah menjuarai empat dari lima nomor tunggal Grand Slam terakhir, termasuk saat menaklukkan Juan Martin del Potro pada final US Open tahun lalu. Itu adalah juga gelar US Open ketiganya setelah edisi 2011 dan 2015.

Djokovic, yang mengawali US Open tahun ini dengan melawan petenis Spanyol berperingkat 76 dunia, Roberto Carballes Baena, Senin nanti, menceritakan keberhasilannya pada malam sebelum teriakan dukungan dari penggemarnya di Arthur Ashe Stadium membawa dia sukses di New York kala itu.

“Saya jarang kalah pada banyak pertandingan dalam karir saya sewaktu bermain malam hari. Oleh karena itu saya sungguh menikmati atmosfer bisinya yang terjadi di sana,” kata dia.

“Kamu hanya perlu menyesuaikan diri dengan hal itu. Kamu beradaptasi dengan itu. Kamu menerimanya. Kamu merangkulnya. Saya merangkulnya karena saya kira itu baik untuk olahraga kita dapat memiliki berbagai atmosfer berbeda di lapangan utama dari empat Slam berbeda.”

Baca juga: Osaka siap untuk pertahanan gelar di US Open

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Hurkacz kalahkan Paire untuk juarai ATP pertamanya

Los Angeles, Amerika Serikat (ANTARA) – Petenis Polandia Hubert Hurkacz menumbangkan unggulan utama Benoit Paire dalam tiga set pada turnamen ATP Winston-Salem untuk memastikan gelar juara pertama dalam karirnya.

Pemuda jangkung berusia 22 tahun itu menjadi petenis Polandia pertama yang menjuarai nomor tunggal tour sejak Wojtek Fibak mengangkat trofi WCT Chicago pada 1982, setelah menang 6-3, 3-6, 6-3.

Hurkacz mencatat lima kali mematahkan jatah servis lawan dalam meretas kemenangan yang dicapai dalam waktu 2 jam 9 menit melawan petenis Prancis berusia 30 tahun tersebut.

AFP melaporkan, Hurkacz adalah petenis ke-14 yang menjadi yang langsung juara turnamen kelas ATP Tour pada 2019.

Kemenangan yang terjadi Sabtu malam waktu AS itu menuntaskan pekan mengesankan untuk Hurkacz, yang menghempaskan unggulan ke-16 Feliciano Lopez, unggulan kesepuluh Frances Tiafoe dan unggulan kedua Denis Shapovalov dalam perjalanan menuju gelar juara pertamanya ini.

Baca juga: Petenis Prancis Paire bertemu Hurkacz pada final Winston Salem Open

Baca juga: Madison Keys juara Cincinnati Masters

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Para petenis putri yang ditunggu penampilannya di US Open

Jakarta (ANTARA) – Berikut ini beberapa petenis putri yang ditunggu penampilannya pada turnamen US Open yang akan berlangsung mulai Senin mendatang di New York, seperti dicatat oleh Reuters: (Angka di depan menunjukkan posisi unggulan).

1-Naomi Osaka (Jepang)

Menjadi konsisten adalah sesuatu yang belum bisa dikuasai oleh Osaka. Selama musim 2019, Osaka menjuarai Australian Open tapi kemudian tersingkir lebih awal pada dua turnamen Grand Slam berikutnya. Dia tersingkir pada babak ketiga French Open, diikuti kemudian dengan terhenti pada babak pertama Wimbledon.

Gelar kedua beruntun di US Open nanti mungkin akan terasa pas setelah kemenangannya pada tahun lalu dibayangi percekcokan runner-up Serena Williams dengan wasit.

2-Ashleigh Barty (Australia)

Petenis Australia itu menikmati lompatan besar musim ini dengan memenangi gelar pertama Grand Slam dia di French Open dan juga secara singkat naik ke puncak peringkat dunia.

Dia juga mendapat hasil yang beragam sejak merebut gelar di Roland Garros, namun masih tetap menjadi ancaman utama.

3-Karolina Pliskova (Republik Ceko)

Dengan US Open merupakan turnamen Grand Slam paling sukses baginya, Pliskova akan berharap dapat melaju lebih baik dibanding saat menjadi runner-up pada 2016.

Meskipun telah menikmati posisi nomor satu dunia, Pliskova masih memburu gelar Grand Slam pertamanya.

4-Simona Halep (Rumania)

Setelah mengalahkan Serena Williams pada final Wimbledon, petenis Rumania itu membuktikan bahwa dia bisa meraih kesuksesan di lapangan rumput seperti juga di lapangan tanah liat. Dia memenangi gelar Grand Slam pertamanya di French Open pada 2018.

Mantan petenis nomor satu dunia itu akan berharap membawa kepercayaan diri itu ke US Open. Pada dua penampilan terakhirnya di US Open, Halep tersingkir pada babak pertama.

5-Elina Svitolina (Ukraina)

Tahun ini merupakan masa paceklik bagi Svitolina setelah mewarnai musim 2018 dengan menjuarai WTA Finals, yang merupakan gelar keempatnya pada tahun itu.

Sejak merebut gelar WTA pertamanya pada 2012, Svitolina telah memenangi setidaknya satu trofi pada setiap musimnya. Namun sejauh ini pada 2019, dia gagal mencapai satu pun final.

Tapi bagaimanapun juga, laju dia ke semifinal Wimbledon akan memberi dia dorongan besar yang sangat dibutuhkan dan dia akan membangunnya di New York nanti.

8-Serena Williams (Amerika Serikat)

Petenis AS itu terpaku pada 23 gelar Grand Slam selama lebih dari dua setengah tahun dan sangat ingin memenangi gelar lainnya untuk menyamai rekor sepanjang masa 24 gelar Grand Slam yang disandang petenis Australia Margaret Court.

Terbukti menjadi tugas yang sulit bagi petenis berusia 37 tahun itu, yang menelan kekalahan pada final tiga Grand Slam terakhirnya, termasuk kekalahan kontroversial dari Osaka di Flushing Meadows pada September 2018.

Dia akan bersemangat sejak dari awal pada turnamen tahun ini, meskipun lawan pertamanya merupakan musuh lamanya, Maria Sharapova.

10-Madison Keys (Amerika Serikat)

Petenis asal AS dan pukulan forehand dia yang keras terlihat akan cocok untuk turnamen US Open, di mana dia mencapai final pada 2017 dan semifinal pada tahun lalu.

Setelah menjuarai turnamen Western & Southern Open dalam pemanasan menjelang US Open, dia akan memasuki turnamen itu dalam penampilan puncak.

Cori Gauff (Amerika Serikat)

Petenis berusia 15 tahun itu menggebrak dunia tenis ketika sebagai petenis kualifikasi berperingkat 313 dunia berhasil menumbangkan juara lima kali Venus Williams pada babak pertama Wimbledon.

Kisah heroik Gauff tidak berhenti di sana, karena dia juga bisa keluar dari dua match point ketika melawan Polona Hercog untuk mencapai babak 16 besar.

Laju sensasional itu menbuahkan wildcard babak utama di Flushing Meadows, di mana dia akan bersemangat menunjukkan kualitasnya sebagai petenis yang memiiki masa depan cerah.

Baca juga: Osaka siap untuk pertahanan gelar di US Open

Baca juga: Stephens pisah jalan dengan pelatihnya jelang US Open

Pewarta: Irwan Suhirwandi
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Petenis Prancis Paire bertemu Hurkacz pada final Winston Salem Open

Jakarta (ANTARA) – Petenis Prancis yang menempati unggulan teratas Benoit Paire bangkit dari kekalahan set pertama untuk mengalahkan petenis Amerika Serikat Steve Johnson 1-6, 6-0, 6-0 pada semifinal Winston Salem Open di North Carolina pada Jumat (Sabtu WIB), yang membuat dia maju ke final untuk bertemu petenis Polandia Hubert Hurkacz.

Bagi Paire ini merupakan hari yang sibuk karena sebelumnya pada hari yang sama dia harus lebih dulu mengalahkan petenis Spanyol Pablo Carreno Busta dalam pertandingan perempat final yang tertunda akibat hujan.

Pertandingan perempat final itu seharusnya berlangsung pada Kamis waktu setempat namun karena hujan, membuat dua putaran (perempat final dan semifinal) harus dipertandingkan pada hari Jumat (Sabtu WIB).

“Pada set pertama saya merasa kurang baik, dan Stevie bermain bagus. Tidak mudah. Tapi setelah saya merasa lebih baik, saya melakukan servis lebih bagus,” kata Paire kepada para pewarta.

“Jadi ini penting bagi saya untuk bertahan dengan diri saya sendiri. Saya bergerak dengan sangat baik. Saya sangat senang dengan kemenangan saya hari ini,” kata Paire.

Pada pertandingan final nanti, Paire akan menghadapi petenis Polandia Hubert Hurkacz, yang mengalahkan petenis berusia 20 tahun yang masuk dari babak kualifikasi Denis Shapovalov dengan skor 6-3, 6-4.

Hurkacz, yang akan bermain pada final pertamanya pada ATP Tour, meraih break penting saat kedudukan 4-4 pada set kedua dan menghasilkan angka dari servisnya sendiri untuk memastikan kemenangan.

“Rasanya luar biasa. Hari yang panjang tapi itu hari yang sangat menyenangkan bagi saya,” kata Hurkacz, yang sebelumnya menundukkan petenis Amerika Serikat Frances Tiafoe 4-6, 7-6(1), 6-1 pada perempat final.

“Tujuan bagi saya bersama Craig (Boynton), pelatih saya, dan tim saya adalah untuk lebih baik lagi setiap hari, untuk menjadi seorang pemain yang lebih baik. Saya sangat senang bahwa kami mampu meningkatkan permainan kami, dan jelas bermain di final adalah keberhasilan besar bagi saya,” kata Hurkacz, seperti dilaporkan Reuters.

Baca juga: Dua unggulan teratas lolos ke semifinal Winston-Salem

Baca juga: Petenis Prancis Benoit Paire ke perempat final Winston-Salem Open

Pewarta: Irwan Suhirwandi
Editor: Aris Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Osaka siap untuk pertahanan gelar di US Open

Jakarta (ANTARA) – Cedera lutut yang dialami Naomi Osaka dalam persiapannya menuju pertahanan gelar US Open mengalami perbaikan dan petenis Jepang itu berharap masalah tersebut tidak membatasi penampilannya pada turnamen Grand Slam terakhir tahun ini yang akan dimulai Senin mendatang di New York.

Keikutsertaan petenis nomor satu dunia pada turnamen tersebut dalam keragu-raguan yang serius pada pekan lalu, saat dia harus berhenti dari pertandingan semifinal turnamen Cincinnati. Osaka merasakan sakit di sekitar lutut kirinya selepas melakukan servis.

“Semakin membaik, Seperti, saya telah bermain lebih banyak, lebih lama setiap hari. Rasanya lebih baik,” kata Osaka dalam acara US Open Media Day di dalam Louis Armstrong Stadium pada Jumat (Sabtu WIB).

“Untungnya saya seorang penyembuh yang cepat, jadi saya pikir itu terlihat bagus,”kata Osaka seperti dilaporkan Reuters.

Osaka sempat meminta perawatan dan dengan cepat kembali ke lapangan untuk bermain dua poin lagi, tapi kemudian tertinggal 0-2 pada set ketiga melawan petenis Amerika Serikat Sofia Kenin sebelum akhirnya berhenti dari pertandingan itu.

Tapi Osaka, yang akan memulai penampilannya pada turnamen di New York itu dengan menghadapi petenis Rusia Anna Blinkova, mengatakan dia merasa nyaman kembali ke lapangan tempat dia merebut gelar Grand Slam pertama dalam kariernya itu.

Pada Maret lalu, Osaka hadir di Indian Wells untuk pertahanan gelar pertamanya dalam kariernya. Dia kalah pada putaran keempat, tapi mengatakan bahwa pengalaman belajar bagaimana ”tekanan juara bertahan” seperti akan membantunya di Flushing Meadows nanti.

“Saya hanya merasa lebih lepas dan nyaman di sini,” kata Osaka yang lahir di Jepang namun tumbuh besar di Amerika Serikat itu.

“Saya tidak yakin apakah itu karena beberapa bulan terakhir agak bergejolak. Tapi jelas, saya merasa sangat nyaman dan saya tahu, terlepas dari segalanya, saya bermain bagus di sini setiap tahun, Jadi saya tidak terlalu khawatir tentang itu,” kata Osaka.

Baca juga: Cedera di Cincinnati, Osaka terancam absen di US Open

Baca juga: Osaka ke perempat final Cincinnati Masters

Pewarta: Irwan Suhirwandi
Editor: Aris Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Nadal dalam kondisi prima dan siap berlaga di US Open

Jakarta (ANTARA) – Rafa Nadal terpaksa mundur saat pertandingan semifinal US Open tahun lalu karena cedera lutut, tapi kini petenis asal Spanyol tersebut menyatakan dirinya dalam kondisi prima dan siap berlaga pada turnamen lapangan keras yang digelar di Flushing Meadows tersebut.

Harapan Nadal mempertahankan gelar US Open 2017 dia tahun lalu harus musnah, saat masalah pada lututnya yang sudah menahun itu memaksa dia berhenti dari pertandingan saat tertinggal dari Juan Martin del Potro dalam kedudukan 7-6(3) 6-2, setelah menjalani serangkaian pertandingan yang berlangsung lama dan melelahkan.

Tapi kini Nadal, yang meraih kemenangan dalam turnamen pemanasan US Open di Montreal sekaligus memperbesar rekor gelar ATP Masters 1000 dia menjadi 35, hadir pada turnamen US Open kali ini dengan perasaan yang lebih baik mengenai kesehatannya.

“Perasaan saya mengenai lutut lebih baik pada tahun ini ketimbang tahun lalu. Tahun lalu masalahnya adalah saat saya bermain tiga atau empat pertandingan yang sangat, sangat panjang. Itu sulit,” kata Nadal dalam acara US Open Media Day di dalam Louis Armstrong Stadium pada Jumat (Sabtu WIB).

“Saya berharap bisa siap untuk itu. Saya pikir saya sedang bermain bagus. Saya berlatih dengan cara yang benar selama hari-hari ini. Tentu saja, menang di Montreal itu membantu. Saya siap beraksi,” katanya.

Petenis berusia 33 tahun, yang menyebut kelelahan sebagai alasan dia melewatkan turnamen pemanasan US Open di Cincinnati pekan lalu setelah menjadi juara di Montreal, mengatakan bahwa dia telah fokus dengan kehadirannya di New York itu dan beradaptasi dengan kondisi.”

Nadal, yang jika juara di US Open kali ini akan terpaut satu gelar dari rekor sepanjang masa 20 gelar Grand Slam yang dipegang Roger Federer, mengatakan bahwa dia berlatih dengan baik sepanjang pekan ini dan penuh kepercayaan diri.

“Turnamen-turnamen terakhir saya adalah meraih kemenangan di Roma, menang di Roland Garros, semifinal di Wimbledon, dan menjadi juara di Montreal,” kata Nadal.

“Itu perasaan positif, kenangan positif dalam pikiran saya. Itu membantu untuk kepercayaan diri, membantu untuk perasaan positif,” kata Nadal, seperti dilaporkan Reuters.

Baca juga: Rafael Nadal juga tarik diri dari Cincinnati Masters

Baca juga: Petenis Ceko Marketa Vondrousova mundur dari US Open karena cedera
Baca juga: Djokovic dan Osaka jadi unggulan teratas pada US Open
 

Pewarta: Irwan Suhirwandi
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tumbangkan unggulan teratas, petenis Italia Giorgi ke final Bronx Open

Jakarta (ANTARA) – Petenis putri Italia Camila Giorgi berhasil lolos dari empat match point dalam tiebreak set ketiga yang menegangkan sebelum akhirnya menumbangkan petenis unggulan teratas Wang Qiang sekaligus mencapai final turnamen Bronx Open di New York, AS, Jumat (Sabtu WIB).

Giorgi merebut kemenangan atas petenis asal China itu dengan skor 4-6, 6-4, 7-6(6) dan akan menghadapi petenis Polandia yang menapak jalan dari babak kualifikasi Magda Linette pada final yang akan digelar Sabtu (Minggu WIB).

“Aneh, karena saya tidak memiliki begitu banyak pertandingan tahun ini,” kata Giorgi, yang mencapai final keduanya musim ini meskipun tiga bulan absen karena cedera pergelangan tangan.

“Tapi saya pikir saya sangat konsisten dan tadi saya memokuskan diri pada setiap poin,” katanya seperti dilaporkan Reuters.

Giorgi sempat tertinggal 3-6 pada saat tiebreak sebelum kemudian memenangi lima poin beruntun untuk mencapai final ketiga selama kariernya.

Pertandingan awalnya dibuka dengan Giorgi mencuri angka dari servis Wang, tapi kemudian petenis unggulan teratas itu membalasnya dan memenangi lima gim beruntun untuk memenangi set pertama.

Wang kembali bangkit dari kehilangan poin dari servisnya lagi pada set kedua, tapi gagal pada gim ke-10, memaksakan sebuah pukulan forehand yang melebar, yang membuat Giorgi menyamakan kedudukan set dalam pertandingan itu.

Sementara itu Linette pada semifinal menghentikan petenis Ceko unggulan kelima Katerina Siniakova dalam dua set langsung 7-6(3), 6-2.

Linette membutuhkan enam set-point sebelum akhirnya memenangi tiebreak set pertama dengan pukulan backhand.

Dia kemudian meluncur untuk memenangi pertandingan saat Siniakova beberapa kali melakukan double-fault dan kesalahan dalam groundstroke.

Baca juga: Qatar Terbuka, Bertens lewati mimpi buruk kalahkan giorgi

Baca juga: Giorgi sumbang kemenangan untuk Italia di Piala Fed

Pewarta: Irwan Suhirwandi
Editor: Aris Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Petenis Ceko Marketa Vondrousova mundur dari US Open karena cedera

Jakarta (ANTARA) – Petenis putri Ceko yang pada turnamen French Open lalu menempati posisi kedua Marketa Vondrousova mengundurkan diri dari US Open karena mengalami cedera pergelangan tangan, demikian diumumkan penyelenggara turnamen Jumat (Sabtu WIB).

Petenis berusia 20 tahun itu tidak berkompetisi dalam turnamen-turnamen pemanasan apapun menjelang US Open dan sudah tidak bermain lagi sejak tersingkir pada babak pertama Wimbledon.

Vondrousova semula ditempatkan sebagai unggulan ke-17 dalam babak utama tunggal putri turnamen US Open yang akan dimulai Senin mendatang di Flushing Meadows.

Petenis kidal Vondrousova hampir saja menjadi petenis putri Ceko pertama yang menjuarai French Open dalam 38 tahun, tapi dia dikalahkan oleh petenis Australia Ashleigh Barty pada final turnamen di Roland Garros itu, demikian dilaporkan Reuters.

Baca juga: Anisimova mundur dari US Open karena ayah meninggal

Baca juga: Djokovic dan Osaka jadi unggulan teratas pada US Open

Baca juga: Christo tunggu hasil undian US Open, Grand Slam ketiganya tahun 2019

Pewarta: Irwan Suhirwandi
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Dua unggulan teratas lolos ke semifinal Winston-Salem

Los Angeles, Amerika Serikat (ANTARA) – Dua unggulan teratas Benoit Paire dan Denis Shapovalov lolos ke semifinal ATP Winston-Salem Open, Jumat waktu AS atau Sabtu pagi WIB, di tengah upaya mereka membangun landasan menuju US Open.

Paire dari Prancis dan berperingkat 30 dunia, menghentikan perjalanan petenis Spanyol Pablo Carreno-Busta 7-6 (7/5), 1-6, 6-3.

Dia maju ke semifinal untuk menghadapi petenis Amerika Serikat Steve Johnson yang menyudahi perlawanan John Millman dari Australia dengan 4-6, 7-6 (7/5), 6-4.

Paire sedang memburu gelar juara ketiganya pada 2019 setelah menjadi juara di Marrakesh dan Lyon, sedangkan unggulan kedua dari Kanada, Shapovalov, mencapai semifinal keduanya musim ini.

Baca juga: Petenis Prancis Benoit Paire ke perempat final Winston-Salem Open

Mengutip AFP, bintang baru Kanada ini tak pernah menang berturut-turut dalam semifinal sejak mencapai empat besar di Miami, Maret tahun ini.

Tetapi dia sepertinya akan membalikkan peruntungan di tengah kian dekatnya US Open yang akan mulai Senin pekan depan di Flushing Meadows, berkat dukungan pelatih baru Mikhail Youzhny.

Shapovalov mengalahkan petenis Rusia Andrey Rublev 6-3, 7-6 (7/4) untuk meretas pertandingan semifinal menghadapi unggulan ketiga Hubert Hurkacz dari Polandia yang menaklukkan petenis Amerika Frances Tiafoe 4-6, 7-6 (7/1), 6-1.

Baca juga: Kian fokus ke tunggal, Murray terjun ke Challenger Tour

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kian fokus ke tunggal, Murray terjun ke Challenger Tour

Paris, Prancis (ANTARA) – Mantan petenis nomor satu dunia Andy Murray bertambah kuat tekad turun kembali pada nomor tunggal dengan berencana tampil pada Challenger Tour pertamanya dalam 14 tahun terakhir pada ATP Open Rafael Nadal di Manacor, Spanyol.

Turnamen ini akan diadakan di akademi tenis Rafael Nadal di Pulau Mallorca mulai Senin pekan depan.

Petenis Skotlandia itu memastikan untuk membatalkan bermain ganda pada US Open untuk fokus kepada pertandingan tunggalnya di Spanyol dan untuk membangun kepercayaan dirinya.

Setelah menjalani operasi Januari lalu usai tersingkir pada babak pertama Australia Open, Murray mulai bermain tenis kembaali dengan bermain ganda, mulai dari turnamen Queens pada Juni.

Namun dia kemudian memilih meninggalkan ganda untuk fokus kembali ke tunggal belum lama bulan ini. Dia kemudian dihempaskan straight set oleh Richard Gasquet dalam Cincinatti Masters.

Baca juga: Murray lagi-lagi gagal pada “comeback” tunggalnya

Mengutip AFP, itu adalah pertandingan tunggal pertamanya sejak tersingkir dari Australia Open Januari tahun ini.

Dia kemudian takluk di tangan petenis Amerika Serikat Tennys Sandgren pada babak pertama Winston-Salem Open pekan lalu.

Juara Grand Slam tiga kali ini kini memutuskan untuk turun derajat ke turnamen kelas dua ini yang pertama kali terjadi sejak 2005 ketika dia bermain pada turnamen Challenger di Mons dalam usia 18 tahun.

Nadal sendiri tidak akan muncul pada event-nya sendiri itu karena akan bertanding pada US Open.

Baca juga: Djokovic dan Osaka jadi unggulan teratas pada US Open

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Petenis Prancis Benoit Paire ke perempat final Winston-Salem Open

Jakarta (ANTARA) – Petenis Prancis unggulan teratas Benoit Paire bisa keluar dari match point dan kemudian bangkit untuk mengalahkan petenis senegaranya Ugo Humbert 3-6, 7-6(2), 6-3 sekaligus maju ke perempat final turnamen Winston-Salem Open di North Carolina, AS, pada Rabu (Kamis WIB).

Paire (30) menghabiskan waktu dua jam dan 27 menit untuk mengalahkan petenis 21 tahun Humbert, yang menjadi petenis termuda tersisa pada babak utama Wimbledon bulan lalu sebelum tersingkir pada babak 16 besar oleh sang juara Novak Djokovic.

“Saya sungguh senang meraih kemenangan melawan dia. Saat anda bermain melawan seorang pemain muda dari negara anda, anda ingin meraih kemenangan. Ini bagus untuk kepercayaan diri,”kata Paire.

Humbert sebenarnya hampir merebut kemenangan pada set kedua saat dia memegang servis dalam kedudukan 6-5, namun Paire mencuri angka dari servisnya itu untuk membawa set tersebut pada tiebreak.

Pada perempat final Paire akan menghadapi petenis Spanyol unggulan ke-11 Pablo Carreno Busta yang mengalahkan petenis Italia Lorenzo Sonego 7-6(7) 6-0.

Pada pertandingan lain, petenis Kanada unggulan kedua Denis Shapovalov mencetak delapan ace dan mengonversi lima break point untuk menundukkan petenis Serbia Miomir Kecmanovic 6-2 6-3.

Shapovalov akan menghadapi petenis Rusia Andrey Rublev, yang menumbangkan unggulan keenam asal Amerika Serikat Sam Querrey dalam dua set langsung, membalas kekalahannya pada babak kedua Wimbledon.

Dengan kedua pemain saling mencuri angka dari servis lawan dua kali pada setiap set, Rublev akhirnya tampil sebagai pemenang setelah kedua set memasuki tiebreak dan berakhir 7-6(4), 7-6(10).

Petenis AS Frances Tiafoe dan petenis Polandia Hubert Hurkacz juga melaju saat petenis Serbia Filip Krajinovic mundur karena sakit, sementara petenis Spanyol Feliciano Lopez terlalu kelelahan untuk melanjutkan pertandingan, demikian dilaporkan Reuters.

Pewarta: Irwan Suhirwandi
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Petenis China Wang Qiang ke perempat final Bronx Open

Jakarta (ANTARA) – Petenis putri China unggulan teratas Wang Qiang melangkah ke perempat final turnamen Bronx Open dengan mencatat kemenangan meyakinkan 6-1, 6-4 atas petenis kualifikasi asal Prancis Fiona Ferro di New York, AS, pada Rabu (Kamis WIB).

Wang, yang mendapat bye untuk masuk babak 16 besar, mengonversi enam dari delapan break point untuk merebut kemenangan pertamanya sejak babak kedua Wimbledon bulan lalu.

“Saya berusaha membangun keyakinan diri saya untuk turnamen ini. Bagi saya ini persiapan menghadapi US Open, sehingga saya akan berusaha sebaik mungkin pada turnamen ini,” kata Wang, seperti dilaporkan Reuters.

Pertandingan dimulai dengan kedua pemain sama-sama gagal menghasilkan angka dari servisnya, sebelum Wang mencatat keunggulan 3-1.

Dia kemudian memenangi lima gim berikutnya secara beruntun setelah Ferro melakukan serangkaian kesalahan sendiri dan juga kesalahan ganda sebanyak lima kali pada set pertama.

Wang akan menghadapi petenis Rusia Anna Blinkova, yang bangkit dari kekalahan set pertama untuk mengalahkan petenis Rumania Mihaela Buzarnescu 1-6, 6-3, 6-3.

Petenis Polandia Magda Linette juga melaju ke perempat final dengan kemenangan 6-1, 6-4 atas unggulan kesembilan Aliaksandra Sasnovich dari Belarus.

Petenis bukan unggulan Linette mencetak 10 ace untuk bersiap menghadapi unggulan ke-10 asal Ceko Karolina Muchova yang menyisihkan petenis AS Kristie Ahn 6-3, 6-1.

Pewarta: Irwan Suhirwandi
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Djokovic dan Osaka jadi unggulan teratas pada US Open

Jakarta (ANTARA) – Para petenis nomor satu dunia Novak Djokovic dan Naomi Osaka menempati unggulan teratas pada turnamen Grand Slam US Open yang akan dimulai pada Senin  (26/8) di New York.

Juara US Open tiga kali Djokovic, yang memasuki turnamen tersebut dengan mengantongi gelar Wimbledon kelimanya, menjadi unggulan teratas diikuti oleh juara US Open 2017 Rafael Nadal.

Roger Federer akan memulai perburuan gelar Grand Slam dia yang ke-21 dengan menempati unggulan ketiga. Setelah Federer posisi unggulan selanjutnya ditempati petenis Austria Dominic Thiem, petenis Rusia Daniil Medvedev, dan petenis Jerman Alexander Zverev.

Para petenis yang pernah menjadi juara US Open ada dalam daftar 32 unggulan putra termasuk Marin Cilic (2014) dari Kroasia yang menempati unggulan ke-22 dan Stan Wawrinka (2016) dari Swiss yang jadi unggulan ke-23.

Juara tunggal putri French Open Ashleigh Barty menempati unggulan kedua, di bawah Osaka, diikuti petenis Ceko Karolina Pliskova dan juara Wimbledon Simona Halep.

Petenis Amerika Serikat Serena Williams, finalis tahun lalu yang sedang mengincar penyamaan rekor 24 gelar Grand Slam, menempati unggulan kedelapan, sementara petenis yang pernah menjadi juara lainnya Sloane Stephens menempati unggulan ke-11.

Angelique Kerber yang juara US Open 2016 menempati unggulan ke-14, demikian dilaporkan Reuters.

Pewarta: Irwan Suhirwandi
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Conchita Martinez kandidat tunggal petenis wanita di Hall of Fame 2020

Jakarta (ANTARA) – Sebanyak empat legenda tenis dinobatkan sebagai kandidat dalam pemungutan suara untuk International Tennis Hall of Fame’s (ITHF) Class of 2020, dan Conchita Martrinez menjadi kandidat tunggal petenis wanita.

Sementara tiga kandidat lainnya adalah Jonas Bjorkman dari Swedia, pemenang sembilan gelar ganda utama dan mantan nomor satu ganda putra, Sergi Bruguera dari Spanyol yang pernah memenangkan Roland Garros, dan petenis Kroasia Goran Ivanisevic yang pernah memenangi Wimbledon 2001.

Conchita yang berasal dari Spanyol memiliki prestasi menjuarai Wimbledon tahun 1994, meraih tiga medali Olimpiade dan anggota lima tim kejuaraan Piala Fed.

Masuk ke International Tennis Hall of Fame adalah kehormatan tertinggi dalam tenis, karena mewakili jumlah prestasi atlet sebagai yang terbaik di antara yang terbaik dalam olahraga ini.

“Sepanjang karier mereka, Conchita Martínez, Sergi Bruguera, Jonas Björkman, dan Goran Ivanisevic masing-masing secara konsisten menunjukkan keunggulannya. Hasilnya, mereka mencapai kesuksesan tingkat tertinggi sebagai juara Grand Slam, pesaing ATP dan WTA teratas, peraih medali Olimpiade, dan juara Davis dan Fed Cup,” tutur Presiden Hall of Fame Stan Smith, melansir wtatennis.com, Rabu.

Pemungutan suara telah ditetapkan untuk nominasi 2020 dan akan dipilih oleh kelompok pemilih ITHF yang terdiri dari media tenis, sejarawan, dan anggota Hall of Fame.

Selain itu, penggemar tenis di seluruh dunia juga didorong untuk menyuarakan pendapat mereka tentang siapa yang pantas mendapatkan posisi Hall of Fame dengan ikut serta dalam Vote Fan.

Fitur ini akan dibuka pada hari Senin, 26 Agustus di vot.tennisfame.com dan dibuka hingga 29 September.

“Tujuan kami di balik Fan Voting adalah menawarkan cara unik bagi penggemar tenis untuk terlibat dalam sejarah olahraga dan para pemainnya yang paling menginspirasi. Kami senang menjadikan Fan Voting sebagai bagian rutin dari proses pemilihan dan mendorong para penggemar untuk menentukan pilihan, ” kata Kepala ITHF Todd Martin.

Berlokasi di Newport, Rhode Island, ITHF adalah organisasi nirlaba yang berkomitmen untuk melestarikan dan mempromosikan sejarah tenis dan merayakan juara terbaiknya.

Sejak didirikan pada tahun 1954, gelar kehormatan Hall of Fame telah diberikan kepada 257 juara dan kontributor olahraga dari 24 negara yang berbeda.

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Murray lagi-lagi gagal pada “comeback” tunggalnya

Washington, Amerika Serikat (ANTARA) – Andy Murray langsung terhenti pada babak pertama ATP Winston-Salem Open, Senin waktu AS, di mana sang juara Grand Slam tiga kali itu melakukan eksperimen kedua kalinya pada nomor tunggal setelah absen lama menyusul operasi panggul.

Petenis Inggris yang Januari silam sempat mengaku khawatir karirnya tutup masa, mendapatkan wild card pada turnamen di North Carolina setelah gagal pada comeback tunggal pertamanya di Cincinnati pekan lalu.

Dia kembali sekilas menunjukkan dominasinya tetapi tidak konsisten sehingga menyerah 6-7 (8-10), 5-6, kepada peringkat 73 dunia dari Amerika Serikat,Tennys Sandgren, dalam pertandingan yang berlangsung selama dua jam 10 menit.

“Saya kira banyak hal yang agak lebih baik hari ini. Saya memukul bola agak lebih bersih ketimbang yang saya lakukan di Cincinnati…Saya merasa saya bergerak lebih bagus untuk memukul drop shot yang mungkin minggu lalu tidak bisa saya lakukan,” kata Murray seperti dikutip Reuters.

“Jadi ada beberapa hal baik di sana tetapi juga ada beberapa hal yang ingin saya lakukan lebih baik lagi.”

Baca juga: Lee Duck-hee, petenis tuna rungu pertama menangi laga ATP

Dalam pertandingan yang awalnya sempat ditunda hujan ini, Sandgren harus melalui set pembuka dengan sembilan kali deuce, mengonversi satu break point ketika mereka hendak melangkah ke set penentuan tanpa break serve.

Petenis Amerika itu perlu empat poin dan satu break point saat menutup tiebreak.

Murray sempat tertinggal jauh 0-3 saat break serve set kedua. Dia bangkit dan tetap memberikan perlawanan keras saat Sandgren tengah memegang serve untuk match point pada kedudukan 5-4. Tapi akhirnya set ini pun dirampas Sandgren dengan 6-5.

“Secara fisik, saya baik-baik saja, jika melihat, ada ada sakit, tidak ada yang tidak nyaman. Hanya agak sedikit lebih lelah dibandingkan dengan biasanya,” tutup Murray.

Baca juga: Stephens pisah jalan dengan pelatihnya jelang US Open

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Aris Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Stephens pisah jalan dengan pelatihnya jelang US Open

Jakarta (ANTARA) – Petenis Amerika Serikat Sloane Stephens memutuskan berpisah dengan pelatihnya, Sven Groeneveld, kurang dari satu pekan sebelum US Open digelar, kata mantan juara turnamen Grand Slam itu seperti dikutip Reuters.

Stephens, yang baru dilatih pelatih asal Belanda itu Mei lalu, sudah mengumumkan pengganti pelatihnya itu sebelum seri Grand Slam terakhir (US Open) mulai digelar Senin pekan depan.

“Setelah dipikir banyak, Sven Groeneveld dan saya memutuskan untuk berjalan terpisah,” cuit juara edisi 2017 itu dalam Twitter.

Baca juga: Anisimova mundur dari US Open karena ayah meninggal

“Perubahan itu enggak gampang, tetapi saya mengapresiasi sekali waktu kebersamaan kami. Maju terus!”

Groeneveld, yang sebelumnya melatih dua mantan petenis nomor satu dunia Ana Ivanovic dan Maria Sharapova, berterima kasih awat kebersamaan mereka.

“Saya doakan kamu seorang tangguh (di) @usopen, kamu punya segalanya untuk meraihnya, saya yakin kepadamu!” tulis dia dalam Twitter.

Baca juga: Muchova melenggang, Zhang terhenti di Bronx Open

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Aris Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Muchova melenggang, Zhang terhenti di Bronx Open

New York, Amerika Serikat (ANTARA) – Unggulan kesepuluh asal Republik Ceko, Karolina Muchova, mengalahkan petenis Slowakia Viktoria Kuzmova 7-5 6-2 untuk maju ke babak kedua Bronx Open, sebaliknya unggulan keempat Zhang Shuai terhenti akibat kalah straight set, Senin waktu AS.

Muchova, yang mencapai perempat final Grand Slam pertamanya di Wimbledon bulan lalu, memenangkan 93 persen serve pertamanya. Dia tidak menghadapi sekali pun break point pada pertandingan ini dengan cuma menghabiskan waktu 69 menit.

Petenis Ceko berusia 22 tahun itu akan menghadapi petenis peraih wildcard dari Amerika Serikat, Kristie Ahn, yang menghempaskan wakil Swiss, Jil Teichmann, pada hari yang sama.

Zhang, salah satu perempat finalis Wimbledon tahun ini, dihentikan oleh petenis Jerman Andrea Petkovic yang menyudahi perjalanan petenis China dengan 6-3, 6-4.

Baca juga: Lee Duck-hee, petenis tuna rungu pertama menangi laga ATP

Mengutip Reuters, Petkovic yang 55 level di bawah lawannya, berulang kali mengembalikan serve kedua Zhang dengan pengembalian bertenaga. Sekalipun Zhang memenangkan empat gim berturut-turut pada set kedua, dia tidak bisa mengimbangi lawannya yang tampil agresif.

Coco Vandeweghe, petenis wildcard Amerika lainnya menyerah 3-6, 0-6 kepada Anna Blinkova dari Rusia, sedangkan unggulan kelima Katerina Siniakova maju usai membabat Wang Yafan 6-3, 6-2.

Petenis Rumania Mihaela Buzarnescu bangkit setelah kalah pada set pertama untuk berbalik mengalahkan Laura Siegemund dari Jerman dengan 3-6, 6-0, 6-4.

Baca juga: Serena kembali ke Auckland untuk pemanasan Aussie Open

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019