Cedera betis bayangi momentum Kvitova di Prancis Open

Jakarta (ANTARA) – Petra Kvitova menuju turnamen Prancis Open dengan dua gelar juara di tangannya sejak awal 2019, namun cedera betis saat pertandingan pemanasan turnamen pada pekan ini bakal menggagalkan momentum juara Wimbledon dua kali tersebut.

Kvitova yang berusia 29 tahun terpaksa mengundurkan diri dari ajang pemanasan besar terakhir sebelum memasuki Roland Garros karena cedera di betis kirinya setelah menghadapi petenis Yunani Maria Sakkari pada Kamis di babak ketiga sirkuit WTA di Roma 7-5, 5-7 , 4-0.

Kvitova belum berkomentar di jejaring media sosialnya dan juru bicaranya pun tidak bersedia membahas persiapan di Prancis Open atau seberapa parah cedera itu.

Sebelum Roma, Kvitova tampil dalam posisi bagus untuk meraih gelar pertama di turnamen lapangan tanah liat di Roland Garros yang dimulai pada 26 Mei.

Sebelumnya, petenis kidal itu berhasil melewati babak 16 besar di Prancis Open hanya ketika ia mencapai semifinal pada 2012, ia membawa rekor 27-7 di sirkuit WTA tahun ini dengan dua gelar dan penampilan di empat final.

Petenis Ceko itu, yang kalah di final di Australia Terbuka tahun ini oleh petenis Jepang Naomi Osaka, mengatakan sebelum turnamen Roma bahwa dia baru pulih dari cedera perut baru-baru ini pada saat bersiap mengikuti Prancis Open.

Kvitova, saat ini nomor lima dunia dalam peringkat WTA, kembali ke tenis profesional pada Mei 2017 setelah pulih dari luka parah di tangan kirinya saat ia dilukai oleh seorang penyusup di apartemennya pada Desember 2016.

Dia menandai kembalinya dari vakum selama 18 bulan setelah serangan dengan penampilan terakhir pertamanya di Australia Open 2019 serta kemenangan di Stuttgart dan Sydney.

Baca juga: Kvitova raih gelar di Stuttgart
Baca juga: Cedera berkepanjangan, Sharapova mundur dari Prancis Open
Baca juga: Setelah absen di Italia, Serena yakin bugar untuk Prancis Open

Mahasiswa Prancis belajar Islam di pesantren Deli Serdang

Pewarta: Junaydi Suswanto
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Taklukkan Verdasco, Nadal ke semifinal turnamen Italia Open

Jakarta (ANTARA) – Juara bertahan Rafael Nadal melaju ke semifinal Italia Open dan akan menghadapi Stefanos Tsitsipas setelah di perempat final, Jumat memetik kemenangan 6-4, 6-0 atas Fernando Verdasco.

Sepekan setelah dikalahkan petenis muda Yunani itu di semifinal Madrid Terbuka, Nadal yang berusia 32 tahun akan bersemangat membuktikan bahwa kekalahan dari Tsitsipas itu hanya sebuah kesilapan yang saat ia bisa atasi menjelang Prancis Open bulan ini.

Petenis Yunani berusia 20 tahun itu melaju ke semifinal setelah Roger Federer menarik diri lantaran cedera kaki kanan sebelum pertandingan perempat final mereka.

Nadal kalah 2-0 sebelum selamat dari tiga break point pada skor 4-4 di set pertama, tetapi ia kemudian mundur setelah memenangkan delapan pertandingan berturut-turut untuk melanjutkan perburuan gelar kesembilannya di Roma.

Sementara itu, Diego Schwartzman mencapai babak empat besar dengan kemenangan 6-4, 6-2 atas unggulan keenam dari Jepang, Kei Nishikori.

Dia akan menghadapi Novak Djokovic atau Juan Martin del Potro untuk mendapat tiket di final.

Baca juga: Perempat final Italia Open diramaikan duel petenis top dunia
Baca juga: Djokovic juarai Madrid Open

Mendag lepas ekspor furniture ke Italia

Pewarta: Junaydi Suswanto
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Djokovic dan Nadal perebutkan posisi final dari petenis muda

Jakarta (ANTARA) – Unggulan nomor satu Novak Djokovic dan unggulan nomor dua Rafael Nadal masing-masing akan berhadapan dengan petenis yang lebih muda di semifinal Italia Open 2019 untuk mengamankan posisi di babak final.

Djokovic, yang pekan lalu sudah memenangkan gelar ATP Masters 1000 ke-33 di Mutua Madrid Open, akan bertemu Diego Schwartzman dari Argentina, yang menjadi semifinal ATP Masters 1000 pertamanya.

Petenis Serbia ini memimpin FedEx ATP Head2Head melawan Schwartzman 2-0, tetapi mereka absen bertemu dalam dua tahun.

Ia juga telah melakukan upaya heroik dengan memenangkan dua pertandingan pada hari Kamis dan mengamankan dua matcch point untuk menumbangkan Juan Martin del Potro di perempat final yang epik.

Jalan Schwartzman di Italia Open juga cukup bagus, dengan mengalahkan pemain Top 6 untuk pertama kalinya, yaitu Kei Nishikori dan mencapai semifinal Masters 1000 pertamanya, menurut laporan atptour.com, Sabtu.

Sementara Nadal memiliki kesempatan untuk membalas dendam pada #NextGenATP Stefanos Tsitsipas asal Yunani setelah kekalahan di babak semifinal Mutua Madrid Open pekan lalu.

Namun, petenis Spanyol ini masih memimpin catatan FedEx ATP Head2Head mereka dengan 3-1, termasuk kemenangan semifinal di Australia Open tahun ini.

Nadal telah tampil brutal sejak babak pertama di Roma, hanya kalah enam gim untuk mencapai semifinal dan mencatat set 6-0 dalam ketiga kemenangannya.

Nadal tampil dengan rekor semifinal Masters 1000 ke-71 dan sedang berusaha mencapai final Masters 1000 ke-50, sementara Tsitsipas ingin mencapai final ketiganya di tingkat ini.

Juara delapan kali Roma itu mencari gelar pertamanya musim ini, dan meskipun ia memberikan pujian tinggi kepada Tsitsipas atas kualitas permainannya, ia yakin bisa membalikkan keadaan pada hari Sabtu.

“Teorinya selalu mudah, tetapi pelaksanaannya jauh lebih sulit. Tenis adalah olahraga sederhana. Setelah bertahun-tahun di sini, saya tahu apa yang terjadi minggu lalu dan saya akan mencoba untuk melakukannya dengan lebih baik besok,” tutur Nadal.

Baca juga: Cedera kaki paksa Federer mundur dari perempat final

Mabes Polri beberkan 11 tersangka kerusuhan 22 Mei

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Arantxa Sanchez: Osaka tertekan akibat ketenaran instan

Jakarta (ANTARA) – Mantan petenis top dunia Arantxa Sanchez Vicario menilai penampilan fluktuatif Naomi Osaka akhir-akhir ini menjelang Prancis Terbuka adalah pertanda bahwa petenis Jepang itu sedang berjuang menghadapi tekanan sebagai petenis nomor satu dunia.

Seperti dikutip Reuters, Osaka (21), mengejutkan dunia tenis ketika dia mengalahkan Serena Williams di final AS Terbuka September 2018 untuk merebut gelar Grand Slam kedua berturut-turut setelah Australia Terbuka tahun ini.

Prestasi tersebut langsung melambungkan Osaka ke peringkat teratas dunia dan menjadi petenis Asia pertama yang menjadi petenis nomor satu dunia di sektor tunggal.

Dia juga petenis putri pertama yang memenangi dua turnamen secara beruntun setelah Jennifer Capriati pada 2001, tetapi prestasi Osaka yang meroket mulai anjlok menjelang Prancis Terbuka.

Dia menarik diri dari Italia Terbuka pada Jumat karena cedera tangan, sehingga diragukan untuk bisa tampil maksimal di Roland Garros.

“Itu bisa terjadi pada semua orang,” kata Sanchez Vicario, juara tiga kali Prancis Terbuka kepada wartawan di India, tak lama sebelum penarikan terakhir Osaka.

“Ketika Anda mencapai nomor satu, tekanannya berlipat ganda dan semua orang ingin mengalahkan Anda,” kata Sanchez yang sekarang berusia 47 tahun.

Sukses Osaka telah menjadikannya salah satu pemain paling laku di pasaran dan keputusannya beralih dari Adidas ke Nike bulan lalu menjadi bahan berita utama di seluruh dunia.

Namun, belakangan ia harus berjuang melawan cedera dan penampilan yang terus menurun. Keputusannya memecat pelatih Sascha Bajin kurang dari sebulan setelah kemenangannya di Melbourne pada Januari lalu, juga menimbulkan tanda tanya besar.

Sanchez Vicario yang berada di Bengaluru, India untuk mempromosikan TCS World 10K, menyadari akan bahaya perangkap ketenaran dan menyatakan empati dengan usaha penyeimbangan yang dilakukan Osaka.

Sanchez berusia 17 tahun ketika membuat kejutan dengan menjungkalkan Steffi Graf di final Prancis Terbuka 1989 untuk memenangi gelar Grand Slam pertama dari empat gelar yang telah diraihnya

Tapi, berbeda dengan Osaka, Sanchez harus menunggu lima tahun untuk meraih gelar juara Grand Slam yang kedua.

“Saya tidak punya beban saat melawan Steffi, tetapi setelah itu semua mengharapkan saya menang terus dan langsung menjadi nomor satu. Bukanlah hal yang mudah untuk mengatasinya ketika Anda masih muda,” katanya.

Osaka mengundurkan diri dari Qatar Terbuka karena masalah punggung pada Februari dan dikalahkan oleh Kristina Mladenovic dalam pertandingan pertamanya di Dubai beberapa minggu kemudian.

Dia kalah dari Belinda Bencic dari Swiss di babak 16 besar di Indian Wells pada bulan Maret dan perempat final Madrid Terbuka awal bulan ini.

Kekalahan putaran ketiga oleh Hsieh Su-wei Taiwan di Miami Open diikuti dengan pengunduran dirinya dari semifinal Stuttgart akibat cedera perut.

Meskipun mengalami kemunduran baru-baru ini, Sanchez Vicario yakin bahwa Osaka akan segera kembali mendapatkan penampilan terbaiknya.

“Jika dia bebas dari cedera, pastinya dia adalah pemain yang harus diawasi setelah dominasi Serena Williams. Jika dia sehat, (Osaka) salah satu penantang gelar juara, “kata Sanchez Vicario.

Baca juga: Sanchez dan Martinez Dukung Pemboikot Piala Fed
 

Flash – Jokowi tiba di GBK

Pewarta: Atman Ahdiat
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Beatrice gagal di tunggal, juara di ganda Singapore W25

Jakarta (ANTARA) – Langkah petenis Indonesia Beatrice Gumulya terhenti pada semifinal nomor tunggal, namun menjadi juara pada nomor ganda bersama rekan senegaranya Jessy Rompies pada turnamen Singapore W25.

Bertanding pada nomor tunggal terlebih dahulu di Kallang Tennis Centre, Singapura, Sabtu, Beatrice kalah pada semifinal oleh petenis Rusia Valerie Savinykh 0-6, 3-6.

Namun pada final nomor ganda yang digelar belakangan, Beatrice bersama Jessy yang menjadi unggulan teratas meraih gelar dengan menundukkan pasangan unggulan ketiga Rutuja Bhosale (India) dan Abigail Tere-Apisah (PNG) 6-4, 0-6, 10-6.

Jessy kepada tennisindonesia.com mengaku memaksa agar bisa memenangi set kedua, namun lawan lebih agresif sehingga lawan meraih kemenangan 6-0.

“Yang penting bisa kembali fokus di super tie break. Meski sempat ketat sampai dengan 6-6, kami bisa tuntaskan.”

“Setelah kalah set ke-2 6-0 sempet down tapi kunci kemenangannya di supertiebreak kita bisa fight dan stay positive. Take the risk and stay focus point by point,” ujar Jessy.

Setelah mengikuti turnamen tersebut, kedua petenis Indonesia itu pulang ke Tanah Air untuk mempersiapkan diri mengikuti turnamen WTA 125K di Kroasia.

Baca juga: Indonesia akui kurang pengalaman hadapi unggulan Asia
Baca juga: Aldila petik pelajaran hadapi tim unggulan China

Batam pastikan keamanan berinvestasi dan berwisata

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Konta dan Nadal melaju ke final Italia Open

Petenis Spanyol Rafael Nadal mengembalikan bola ke lawannya petenis Yunani Stefanos Tsitsipas pada pertandingan semifinal Italia Open di Roma, Sabtu (18/5/2019). Nadal menang dengan skor 6-3 6-4 dan melajku ke final. ANTARA FOTO/REUTERS/Giuseppe Maffia/pras.

Christo/Hsieh kembali juara

Jakarta (ANTARA) – Petenis Indonesia Christopher Rungkat yang berpasangan dengan petenis Taiwan Hsieh Cheng-peng kembali meraih gelar juara setelah memenangi final ganda putra di Gwangju Open, Korea Selatan.

Pada final yang digelar Minggu, Christo/Hsieh yang menjadi unggulan teratas mengalahkan pasangan Song Min-Kyu dan Nam Ji-sung dari Korea Selatan 6-3, 3-6, 10-6.

Pekan lalu, Christo/Hsieh juga menjuarai turnamen Busan Open.

Baca juga: Christo/Hsien juara Busan Open

Kemenangan si Gwangju menjadi gelar keempat pasangan itu tahun ini, setelah sebelumnya juga menang di Da Nang Vietnam dan Pingshan Open, serta Busan.

Christo akan ditargetkan sebagai salah satu penyumbang medali emas dari cabang tenis pada SEA Games 2019 di Filipina akhir tahun ini.

Petenis yang difokuskan ke nomor ganda itu diharapkan mampu berprestasi di nomor ganda campuran seperti saat ia menyumbang emas Asian Games tahun lalu bersama Aldila Sutjiadi.

Baca juga: Pasangan Christopher Rungkat dan Cheng-Peng runner-up Sofia Terbuka

Baca juga: Rahasia Christo/Aldila juara Asian Games 2018

Indonesia juara tenis ganda campuran

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pliskova juarai Italia Open

Jakarta (ANTARA) – Karolina Pliskova menghapus impian Johanna Konta menjuarai turnamen tenis lapangan tanah liat dengan menang 6-3 6-4 pada final Italia Open pada Minggu.

Petenis nomor tujuh dunia asal Ceko itu tidak kehilangan satu pun game saat memegang servis ketika memastikan gelar tanah liat ketiga dalam karirnya dan yang pertama di Roma dalam tempo satu jam 25 menit.

Konta yang menjadi petenis nomor satu Inggris menciptakan kejutan dalam meretas jalan ke final setelah menumbangkan dua petenis yang pernah menjuarai Grand Slam –Sloane Stephens dan Venus Williams, selain juara Madrid Open Kiki Bertens.

Namun dia kesulitan menghadapi servis petenis Ceko ketika Pliskova mencatat kemenangan ketujuh dalam delapan pertemuannya dengan Konta. Hasil di Roma ini membuat Pliskova menjadi unggulan nomor dua pada Prancis Terbuka bulan ini selain naik ke peringkat kedua dalam ranking dunia yang dirilis Senin esok.

“Saya agak sedikit gugup hari ini, ini pertandingan final sehingga Anda harus bagus. Jo memperagakan permainan hebat sehingga dia sangat menyulitkan saya,” kata petenis asal Ceko itu seperti dikutip Reuters.

Mengenai peluangnya di Roland Garros, dia berkata, “Saya cuma berharap saya bisa memainkan pertandingan seperti di sani di Paris nanti. Saya kira akan ada peluang bagi saya jika saya bermain seperti ini tetapi akan banyak lawan tangguh yang akan menampilkan permainan tenis yang bagus di tanah liat.”

Sementara itu Konta mengaku senang tahun ini mengalami kemajuan pada setiap pertandingan.

“Lolos ke final di sini adalah final terbesar kedua saya setelah Miami, ini momen besar bagi saya,” kata dia seperti dikutip Reuters.

Baca juga: Arantxa Sanchez: Osaka tertekan akibat ketenaran instan

Mendag lepas ekspor furniture ke Italia

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Gilang Galiartha
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Nadal hentikan Novak Djokovic untuk juarai Italia Open

Jakarta (ANTARA) – Petenis Rafael Nadal menghentikan laju Novak Djokovic untuk juarai Italia Open, Minggu waktu setempat dengan skor 6-0 4-6 6-1 dan menjadikan kemenangan itu sebagai gelar juara ATP Masters 1000 ke-34 kalinya.

Petenis Spanyol yang sama-sama mencetak 33 gelar Masters dengan Djokovic si nomor satu dunia, melakukan pemanasan yang manis menjelang Prancis Terbuka dengan memastikan gelar Italia Open kesembilan kalinya.

Nadal langsung melambung pada set pertama. Ini pertama kali terjadi sebuah set berakhir 6-0 selama pertemuan kedua petenis berseteru ini.

Djokovic mencuri set kedua dengan mematahkan servis Nadal untuk pertama kalinya sewaktu memimpin 5-4. Tetapi Nadal yang unggulan kedua, menjawab kekalahan pada set kedua itu dengan tampil sangat agresif pada set penentuan, demikian Reuters.

Baca juga: Pliskova juarai Italia Open

Aa Gym imbau jaga keberkahan Ramadhan dari soal politik

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

ATI Ciputra Golfpreneur masukkan regulasi baru JGTA

Jakarta (ANTARA) – Turnamen ATI Ciputra Golfpreneur Junior World 2019 akan memasukkan aturan baru pertandingan untuk pemain berdasarkan peraturan yang diberikan The Junior Golf Tour of Asia (JGTA) sebagai bentuk peningkatan standar dan kualitas turnamen yang sudah digelar sejak 1993 tersebut.

“Tentu ada perubahan setelah JGTA terlibat. Untuk format yang dulu 72 hole sekarang 54. Tapi tidak mengurangi tingkat kesulitan bagi pemain karena ada trap-trap yang cukup banyak. Sehingga pemain nanti bisa lebih detil untuk menentukan jarak pukulan,” tutur Direktur Turnamen ATI-CGJW 2019 Rizal Arya dalam konferensi pers di Jakarta, Senin.

Menurut dia, dengan terlibatnya JGTA maka standar turnamen diharapkan meningkat baik dari sisi pemain maupun pembinaan calon atlet nasional.

Sehubungan dengan perubahan regulasi ini, PB Persatuan Golf Indonesia menyebut peraturan baru tersebut bisa berdampak positif bagi perkembangan bibit atlet golf nasional.

“Di pembinaan kami punya program pengembangan nasional, yang salah satunya dari kelas junior. Turnamen ini kami anggap sangat penting untuk feedback di masa datang, bahkan sudah ada beberapa pegolf junior yang punya potensi bagus,” tutur Ketua Bidang Pembinaan PB PGI Ari Hidrijantoro dalam kesempatan yang sama.

PB PGI pun sangat mengapresiasi turnamen yang akan berlangsung pada 21-23 Mei ini.

Perubahan lainnya dalam ATI-CGJW 2019 antara lain kategori umur yang semula empat divisi kini menjadi tiga divisi, hari pertandingan yang menjadi tiga hari dari sebelumnya empat hari, serta ketentuan pelarangan penggunaan caddy bagi peserta berusia 12-18 tahun.

Dengan perubahan ini diharapkan para pegolf muda bisa lebih tertempa dalam tingkat kompetisi internasional yang lebih ketat.

Baca juga: Golf car mudahkan difabel dan lansia menuju lokasi kampanye Jokowi

Mabes Polri beberkan 11 tersangka kerusuhan 22 Mei

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Azarenka sempat khawatir tutup karir gara-gara hamil

Jakarta (ANTARA) – Mantan petenis putri nomor satu dunia Victoria Azarenka pernah khawatir kehamilannya pada 2016 bakal mengakhiri karir tenisnya, alih-alih kini dia malah merasa lebih tangguh setelah melahirkan anak laki-lakinya.

Juara Grand Slam dua kali itu berperingkat enam dunia ketika dia meninggalkan tour WTA pada Juli 2016 dan kembali ke sirkuit tenis itu pada Juni tahun kemudian.

“Saya pernah takut,” kata Azarenka kepada BBC seperti dikutip Reuters. “Saya tahu saya akan kembali, tetapi yang pertama di benak saya adalah ‘Oh Tuhan saya tak pernah bisa main tenis lagi.’

“Tetapi kemudian saya tahu akan kembali, dan kapan saya akan kembali. Saya merasa diberkati, tetapi ingin punya impian sendiri dan karir sendiri. Saya merasa jauh lebih baik setelah hamil. Saya merasa secara fisik kuat sekali, dan tubuh saya menjadi jauh lebih baik. Saya merasakan tubuh saya dewasa menjadi wanita.”

Baca juga: Nadal hentikan Novak Djokovic untuk juarai Italia Open

Azarenka dan Serena Williams yang sama-sama menjadi ibu pada 2017 adalah bagian dari sekelompok pemain yang mengampanyekan peringkat petenis putri tidak turun karena absen hamil dan melahirkan agar petenis-petenis ini tidak kesulitan saat kembali bermain.

WTA sudah mengubah aturan menjelang musim 2019 dengan menjamin ibu-ibu muda memiliki hak untuk masuk 12 turnamen selama periode tiga tahun dengan peringkat sebelumnya untuk menghindari bertemu dengan petenis unggulan pada babak pertama.

“Kami punya kuasa untuk mengubah aturan dan kami berhasil,” kata petenis Belarus berusia 29 tahun itu. “Saya kira bentuk warisan seperti itulah yang saya inginkan, saya berjuang demi wanita agar lebih nyaman, menghapus stereotipe-stereotipe. Evolusi akan terus menembus batas dan ilusi wanita dalam olahraga,” tutup dia seperti dikutip Reuters.

Baca juga: Pliskova juarai Italia Open
 

Mahasiswa Prancis belajar Islam di pesantren Deli Serdang

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Karolina Pliskov naik ke peringkat kedua dunia

Jakarta (ANTARA) – Karolina Pliskova naik lima tingkat dalam peringkat WTA yang diumumkan hari ini dalam laman WTA setelah sukses menjuarai Italia Open akhir pekan lalu dan kini dia menempel petenis nomor satu dunia Naomi Osaka.

Petenis berusia 27 tahun itu menyisihkan petenis Inggris Johanna Konta untuk merebut gelar WTA ke-13 dia di Roma.

Dia akan menjadi unggulan kedua pada Prancis Terbuka yang akan dimulai Minggu pekan ini. Dia berambisi naik prestasi di Roland Garros yang pada 2017 cuma bisa sampai semifinal.

Tahta Osaka di peringkat satu terancam dirongrong meskipun juara bertahan Prancis Terbuka Simona Halep turun ke peringkat ketiga.

Melesatnya Pliskova membuat juara Grand Slam tiga kali Angelique Kerber dan Petra Kvitova turun dua dan satu tingkat.

Serena Williams kembali ke 10 besar setelah memainkan pertandingan pertamanya sejak Maret silam di Italia kendati harus mundur dari lapangan sebelum bertemu dengan saudaranya Venus pada babak kedua.

Baca juga: Pliskova juarai Italia Open

Berikut 20 besar WTA
1. Naomi Osaka (Jepang) 6.486 poin
2. Karolina Pliskova (Ceko) 5.685 (+5)
3. Simona Halep (Rumania) 5.533 (-1)
4. Kiki Bertens (Belanda) 5.405
5. Angelique Kerber (Jerman) 5.095 (-2)
6. Petra Kvitova (Ceko) 5.055 (-1)
7. Sloane Stephens (Amerika Serikat) 4.552 (+1)
8. Ashleigh Barty (Australia) 4.430 (+1)
9. Elina Svitolina (Ukraina) 3.967 (-3)
10. Serena Williams (Amerika Serikat) 3.521 (+1)
11. Aryna Sabalenka (Belarus) 3.500 (-1)
12. Anastasija Sevastova (Latvia) 3.136 (+1)
13. Caroline Wozniacki (Denmark) 3.063 (-1)
14. Madison Keys (Amerika Serikat) 2.965
15. Belinda Bencic (Swiss) 2.893
16. Wang Qiang (China) 2.815 (+1)
17. Anett Kontaveit (Estonia) 2.565 (-1)
18. Julia Goerges (Jerman) 2.520
19. Garbine Muguruza (Spanyol) 2.465
20. Elise Mertens (Belarus) 2.305

Baca juga: Azarenka sempat khawatir tutup karir gara-gara hamil

Menempatkan generasi milenial dalam pemerintahan

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Nadal ketatkan persaingan “Big Titles” dengan Djokovic dan Federer

Jakarta (ANTARA) – Perjalanan petenis Rafael Nadal untuk mendapatkan piala ATP Masters 1000 di tahun 2019 membutuhkan waktu lebih lama, jika dibandingkan tahun 2004 saat dia mendapatkan piala tur pertamanya.

Meski begitu, kemenangan yang diraih petenis Spanyol ini usai mengalahkan nomor satu dunia Novak Djokovic di babak final Italia Open 2019 tidak hanya menorehkan gelar juara, namun juga rekor gelar ke-34 di kelas ATP Masters 1000.

Dengan kemenangannya, Nadal semakin dekat dengan Djokovic dan Roger Federer dalam perebutan Big Titles, sebuah kombinasi gelar dari Grand Slam, Nitto ATP Finals dan Masters 1000.

Petenis berusia 32 tahun itu sekarang mengantongi 51 gelar, tertinggal dua dari Djokovic (53 gelar) dan tiga dari Federer (54 gelar), mengutip data atptour.com, Selasa.

Roland Garros, Grand Slam kedua tahun ini, pelaksanaannya hanya kurang dari satu minggu, sementara itu Nadal pun telah bersiap untuk pemanasan menghadapi Federer dan Djokovic.

Nadal tentu punya kesempatan untuk mempertipis selisih gelar dengan keduanya melalui Roland Garros.

Lima pemain (tidak termasuk Nadal) telah memenangkan setidaknya 10 Big Titles secara keseluruhan sejak tahun 1990, sedangkan Nadal telah sendiri sudah mengangkat piala Roland Garros sebanyak 11 kali.

Nadal kini telah memenangkan setidaknya satu Big Titles dalam 15 tahun terakhir, dan dengan lima kemenangannya di Foro Italico pekan lalu dibandingkan dengan dua kemenangan milik Federer, Nadal hampir melampaui rekor petenis Swiss itu untuk sebagian besar kemenangan di tingkat Masters 1000.

Federer memimpin Nadal 378-377 saat memasuki Roland Garros.

Langkah Nadal juga bergerak mendekati Djokovic untuk tingkat rekor Big Titles.

Kedua rival ini secara total sudah bermain di 178 Grand Slam, Nitto ATP Finals, dan turnamen Masters 1000.

Angka kemenangan Djokovic adalah per 3,4 turnamen di tingkat tersebut, sementara Nadal perkiraannya ialah satu kemenangan per 3,5 turnamen.

Kedua pemain jauh di depan Federer dalam kategori itu, karena perhitungan kemenangan pemain berusia 37 tahun ialah satu piala per 4.2 turnamen.

“Apa yang paling berarti bagi saya adalah piala ini. Roma adalah salah satu turnamen terpenting tahun ini, bagian dari sejarah olahraga kita. Untuk bisa menang di sini lagi menjadi hal utama,” tutur Nadal.

Baca juga: Djokovic dan Nadal perebutkan posisi final dari petenis muda
Baca juga: Nadal ke perempatfinal Italia Open

Aksi tanam 1000 mangrove, cegah abrasi pantai

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Aris Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tenis mulai uji coba jelang SEA Games 2019

Jakarta (ANTARA) – Cabang olahraga tenis mulai melakukan uji coba dengan mengikuti sejumlah turnamen internasional guna menggenjot kesiapan jelang pelaksanaan SEA Games 2019 yang akan berlangsung di Filipina pada November mendatang.

“Mereka mulai uji coba, minggu depan sudah mulai,” ujar pelatih tim nasional tenis Indonesia Febi Widhianto saat dihubungi Antara, Rabu.

Febi mengatakan turnamen terdekat yang akan diikuti adalah Croatia Bol Open 2019 WTA 125K pada 4-9 Juni 2019. Pasangan ganda putri Beatrice Gumulya/Jessy Priskila Rompies akan diturunkan pada turnamen tersebut.

Kemudian dalam waktu yang hampir berdekatan, kata Febi, pasangan ganda putra David Agung Susanto/Ignatius Anthony Susanto juga akan terbang ke Singapura mengikuti ajang M15 Singapore ITF World Tennis Tour 2019 yang akan berlangsung pada 10 – 16 Juni 2019.

Febi mengatakan, keikutsertaan anak asuhnya pada sejumlah turnamen penting dilakukan untuk mengukur kemampuan mereka sebelum berlaga dalam pesta olahraga dua tahunan di Asia Tenggara.

Selain itu, turnamen tersebut juga dijadikan sebagai ajang memperoleh poin untuk memperbaiki peringkat.

“Karena kalau peringkat dia naik, otomatis di SEA Games pun akan jadi unggulan, itu target jangka pendeknya. Tapi kalau jangka panjang kita ya SEA Games,” ujar Febi.

Saat ini para atlet tenis tengah menjalani pemusatan latihan nasional (pelatnas) di Wisma Sanita Pejompongan, Jakarta. Terdapat 16 atlet, terdiri atas delapan putra dan delapan putri yang mengikuti pelatnas tersebut.

Mereka adalah Christopher Rungkat, David Agung Susanto, Ignatius Anthony Susanto, Muhammad Rifqi Fitriadi, Odeda Muhammad Arazza, Ari Fahresi, Muhammad Ali Akbar, Nauvaldo Jati Agatra.

Berikutnya Beatrice Gumulya, Aldila Sutjiadi, Jessy Priskila Rompies, Deria Nurhaliza, Priska Madelyn Nugroho, Janice Tjen, Fitriana Sabrina, dan Fitriani Sabatini.

Meski sebagian atlet tengah menjalani ibadah puasa, Febi mengatakan para anak asuhnya tersebut tetap menjalani pelatnas secara intensif.

“Yang puasa tetap latihan, tapi porsinya dikurangi, berbeda dengan yang tidak puasa. Kalau yang puasa kita izinin mereka buat latihan sore. Kalau yang tidak puasa latihannya pagi dan sore,” kata dia.

Baca juga: Hadapi SEA Games, pelatnas jaring dua petenis muda putra
Baca juga: Indonesia bidik dua emas SEA Games dari ganda

Keren, Ada Barongan Di Kolam Sea World Ancol

Pewarta: Fathur Rochman
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pelatnas tenis tetap latihan intensif selama Ramadhan

Jakarta (ANTARA) – Pemusatan latihan nasional (pelatnas) cabang olahraga tenis di lapangan Wisma Sanita Pejompongan, Jakarta tetap dilakukan secara intensif selama bulan Ramadhan.

“Tetap berlatih intensif, karena di pelatnas ini atletnya tidak semua puasa ya,” ujar pelatih tim nasional tenis Indonesia, Febi Widhianto di Jakarta, Rabu.

Febi mengatakan pihaknya telah mengatur jadwal latihan para anak asuhnya, atlet yang tidak berpuasa menjalankan latihan seperti biasa, yakni pada pagi dan sore hari.

Sedangkan atlet yang menjalani ibadah puasa, diberi keringanan dengan menjalankan latihan hanya pada sore hari.

Meski demikian, para atlet yang tidak puasa, tetap harus menjaga kebugaran fisik dengan melakoni sejumlah latihan ringan.

“Kalau dia tidak main tenis, dia bisa latihan fisik, aerobik, biar tetap bugar,” kata Febi.

“Karena sebagai atlet kita kalau tidak melakukan apa-apa, kondisi kita bisa turun sampai 30 persen. Jadi harus tetap main walau bulan puasa. Tetap aktif lah,” tambah dia.

Dalam waktu dekat, sejumlah atlet akan mulai mengikuti turnamen internasional sebagai ajang ujicoba jelang pelaksanaan SEA Games 2019 yang akan berlangsung di Filipina pada November mendatang.

Febi mengatakan turnamen terdekat yang akan diikuti adalah Croatia Bol Open 2019 WTA 125K pada 4-9 Juni. Pasangan ganda putri Beatrice Gumulya/Jessy Priskila Rompies akan diturunkan pada turnamen tersebut.

Kemudian dalam waktu yang hampir berdekatan, kata Febi, pasangan ganda putra David Agung Susanto/Ignatius Anthony Susanto juga akan terbang ke Singapura mengikuti ajang M15 Singapore ITF World Tennis Tour 2019 di Singapura, 10 – 16 Juni.

Baca juga: Indonesia bidik dua emas SEA Games dari ganda

Mabes Polri beberkan 11 tersangka kerusuhan 22 Mei

Pewarta: Fathur Rochman
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Christo/Hsieh ke perempat final Jeneva Open

Jakarta (ANTARA) – Pasangan petenis Indonesia Christopher Rungkat dengan petenis Taiwan Hsieh Cheng-Peng melangkah ke perempat final Banque Eric Sturdza Jeneva Open setelah memenangi laga tiga set, Rabu malam waktu setempat.

Pasangan yang pekan lalu juara di Gwangju Open itu membukukan kemenangan 6-2, 3-6, 10-7 atas pasangan Marcelo Arevalo dari El Salvador dengan Miguel Angel Reyes-Varela dari Meksiko.

Selanjutnya, Christo-Hsieh akan melawan unggulan teratas Oliver Marach (Austria) dan Mate Pavic (Kroasia).

Pasangan unggulan teratas itu membukukan kemenangan 6-4, 7-6(3) atas Ricardas Berankis dari Lithuania yang berpasangan dengan petenis Jepang Yoshihito Nishioka untuk memastikan tempat di babak delapan besar.

Jika berhasil lolos ke semifinal, lawan sudah meninggu, pasangan Fabrice Martin (Prancis) dan Andreas Mies (Jerman) yang maju ke empat besar tanpa tanding setelah lawannya pasangan asal Argentina Federico Delbonis dan Leonardo Mayer mengundurkan diri.

Masjid Cheng Hoo, tempat ibadah sembari berwisata

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Serena masih jadi harapan terbesar AS di Prancis Open

Jakarta (ANTARA) – Serena Williams masih menjadi harapan terbaik kontingen AS untuk merebut gelar juara tunggal putri turnamen tenis Prancis Open 2019, tetapi ada kekhawatiran mengenai kebugarannya setelah terpaksa mundur dari Italia Open pekan lalu karena cedera lutut.

Williams, juara Prancis Open tiga kali yang memiliki rekor 28-4 di tanah liat merah Roland Garros, bisa muncul sebagai pemain berbahaya jika dia bebas dari cedera dan bisa memulai pertandingan dengan baik.

Baca juga: Cedera lutut, Serena Williams mundur dari Italia Open
Baca juga: Setelah absen di Italia, Serena yakin bugar untuk Prancis Open

“Semoga Serena cukup sehat untuk bermain,” kata Martin Blackman, manajer umum pembinaan pemain dari Asosiasi Tenis Amerika Serikat (USTA), seperti dikutip Reuters.

“Dia sangat profesional sehingga dia tidak akan bermain jika tidak dalam kondisi sehat, terutama Grand Slam,” katanya tentang Serena, juara 23 kali di turnamen besar dan saat ini berada di peringkat nomor 10 di dunia.

“Jadi jika dia dalam kondisi siap tanding, saya pikir di setiap pertandingan dia akan menjadi ancaman besar.”

Sementara kakaknya Venus yang sepanjang tahun itu kurang meyakinkan, tetap diperhitungkan mengingat pengalamannya di turnamen grand slam, termasuk penampilan final di Prancis Open 2002.

Petenis putri AS lainnya, Sloane Stephens yang memiliki kecepatan dan permainan bertahan yang tampil di final Prancis Open tahun lalu dan juara AS Terbuka 2017, berpeluang untuk memperbaiki prestasinya tahun ini.

“Lapangan tanah liat cocok untuk Sloane,” kata Blackman.

“Dia bisa bergerak dengan cepat, dia sangat bagus dalam membuka pertahanan lawan di lapangan, dan dia punya banyak cara berbeda untuk meraih angka. Dan dia semakin nyaman bila bermain di depan net,” katanya.

Meski AS punya segudang pemain tunggal putri yang siap bersaing, namun penggemar tenis AS merasa kurang optimistis dengan peluang di sektor tunggal putra.

Petenis terbaik AS yang menempati peringkat nomor sepuluh dunia, John Isner, pekan lalu menyatakan mundur dari Prancis Open karena cedera kaki di Miami Open.

Baca juga: John Isner ungkap jenis kelamin anaknya melalui pukulan servis

Harapan terbaik AS hanyalah Sam Querrey, petenis dengan servis keras yang telah sukses di tanah liat dalam kompetisi Piala Davis, tetapi tidak pernah melewati putaran ketiga di Prancis Open.

Baca juga: Cedera betis bayangi momentum Kvitova di Prancis Open
Baca juga: Cedera berkepanjangan, Sharapova mundur dari Prancis Open

 

Mahasiswa Prancis belajar Islam di pesantren Deli Serdang

Pewarta: Atman Ahdiat
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Christo/Hsieh terhenti di perempat final Geneva Open

Jakarta (ANTARA) – Pasangan Christopher Rungkat (Indonesia) dengan Hsieh Cheng-Peng (Taiwan) tersisih pada perempat final turnamen Banque Eric Sturdza Geneva Open, Kamis waktu setempat.

Pasangan yang dua pekan lalu menjuarai turnamen berturut-turut di Busan dan Gwangju Open itu, kalah oleh unggulan pertama Oliver Marach (Austria) dan Mate Pavic (Kroasia) 6-7(5), 3-6.

Dengan kekalahan tersebut, berakhir pula perjalanan Christo dan Hsieh pada turnamen ATP Tour di Jenewa, Swiss tersebut.

Christo mengatakan ia akan ambil bagian pada turnamen Grand Slam Prancis Open di Roland Garros.

“Kami ikut ATP Tour Jeneva berharap dapat beberapa match sebelum Roland Garros,” kata Christo dikutip tennisindonesia.com.

Christo, peraih medali emas ganda campuran Asian Games 2018 bersama Aldila Sutjiadi, akan kembali menjadi andalan Indonesia pada SEA Games di Filipina akhir tahun ini.

Petenis yang sekarang lebih fokus di nomor ganda itu diharapkan memperkuat tim Indonesia di nomor ganda putra dan campuran.

Polri siapkan tas ransel untuk angkut kotak suara di medan sulit

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Aldila juara ganda Singapore W25 dan ke final nomor tunggal

Jakarta (ANTARA) – Petenis Indonesia Aldila Sutjiadi yang berpasangan dengan Paige Hourigan dari Selandia Baru meraih gelar juara pada turnamen ITF Singapore W25 setelah mengalahkan pasangan Amily Appleton (Inggris Raya) dan Catherine Harrison (AS) pada final Sabtu.

Aldila/Paige menang dua set langsung dengan skor 6-1, 7-6(5) dalam pertandingan yang digelar di Kallang Tennis Centre, Singapura.

“KIta bagus mainnya, paling oke pas final,” kata Aldila seusai kemenangan seperti dikutip tennisindonesia.com.

Baca juga: Aldila Sutjiadi incar medali emas SEA Games Filipina

Sebelumnya, pada semifinal nomor tunggal, Aldila Sutjiadi mengalahkan pasangan gandanya itu, Paige Hourigan (Selandia Baru) yang menjadi unggulan keenam dengan skor 6-1, 6-0, untuk maju ke babak perebutan gelar.

Aldila mengaku menerapkan strategi banyak memberi pukulan pendek sehingga membuat Paige banyak berlari, terutama pada sisi backhand-nya.

Pada final yang akan digelar Minggu (26/5), Aldila akan melawan petenis Thailand Nudnida Luangnam yang mengalahkan unggulan pertama Valeria Savinykh dari Rusia 6-2, 6-4.

Dari tiga pertemuan sebelumnya, Aldila memenangi pertemuan terakhir dengan Nudnida pada pertandingan Piala Fed di Kazakhstan tahun ini, sementara dua pertemuan sebelumnya pada tahun lalu dimenangi petenis Thailand tersebut.

Baca juga: Tenis mulai uji coba jelang SEA Games 2019

Baca juga: Pelatnas tenis tetap latihan intensif selama Ramadhan

Batam pastikan keamanan berinvestasi dan berwisata

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Gilang Galiartha
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ke perempat final, petenis top harus cetak kemenangan ganda pada Kamis

Jakarta (ANTARA) – Para petenis top harus mencetak kemenangan ganda di Italia Open 2019 pada pertandingan Kamis untuk mendapatkan tiket perempat final, termasuk pula Novak Djokovic, Rafael Nadal, dan Roger Federer yang akan memulai laga pertama mereka di Roma.

Capaian itu harus dilakukan akibat pada hari Rabu hujan yang sangat lebat mengguyur arena, sehingga semua pertandingan yang sudah dijadwalkan pada hari itu terpaksa dibatalkan.

Akibatnya sebanyak 20 pertandingan nomor tunggal harus diselesaikan pada hari Kamis untuk mengembalikan jadwal turnamen seperti semula, demikian dilaporkan atptour.com, Kamis.

Petenis nomor satu dunia Djokovic yang sudah mengantongi gelar juara di Mutua Madrid Open pekan lalu, akan menghadapi Denis Shapovalov dari Kanada, sementara Federer yang baru baru kembali ke Italia Open sejak tahun 2016 akan berhadapan dengan Joao Sousa dari Portugal, sedangkan Nadal akan menghadapi Jeremy Chardy.

Djokovic mengalahkan Shapovalov dalam pertemuan Head2Head FedEx ATP mereka sebelumnya di Australia Open tahun di bulan Januari.

Unggulan teratas ini mengikat rekor Nadal dari 33 gelar Master 1000 dengan menang pekan lalu di Madrid setelah mengalahkan Stefanos Tsitsipas dan memiliki kesempatan untuk merebut rekor tersebut dengan merebut gelar pada hari Minggu.

Petenis Serbia yang memegang empat kali gelar juara di Roma juga akan mengikat rekor “Big Titles” Federer dengan kemenangan lain di sini.

Djokovic dan Shapovalov akan berebut posisi untuk kembali bertanding pada malam hari, untuk menghadapi unggulan ketiga asal Italia Marco Cecchinato atau Philipp Kohlschreiber dari Jerman.

Unggulan ketiga Federer memenangkan satu-satunya pertemuan sebelumnya FedEx ATP Head2Head dengan Sousa di lapangan rumput Gerry Weber Open pada tahun 2014.

Finalis empat kali di Roma ini juga memegang rekor karir 32-16 di ajang ini.

Petenis Swiss ini dengan cepat menemukan bentuknya di lapangan tanah liat pekan lalu di Madrid dengan mencapai perempat final dan menahan dua poin pertandingan melawan Dominic Thiem sebelum kalah dalam tiga set.

Lawannya, yaitu Sousa, sedang mencari kemenangan Top 10 kelimanya dan yang pertama di tanah liat. Pemenang pertandingan ini akan menghadapi Borna Coric dari Kroasia, unggulan ke-13.

Nadal memulai usahanya untuk meraih gelar kesembilan di arena Foro Italico, dengan bekal catatan kemenangan 2-0 atas Chardy yang terakhir kali diraih empat tahun lalu.

Unggulan asal Spanyol ini masih mencari gelar pertamanya pada 2019 setelah tiga kali hanya mencapai babak semifinal secara berturut-turut berturut-turut di lapangan tanah liat, yaitu di Madrid, Barcelona Open Banc Sabadell dan Rolex Monte-Carlo Masters.

Pemenang pertandingan ini akan bertanding dengan unggulan keempat asal Georgia Georgian Nikoloz Basilashvili.

Baca juga: Susul Serena Williams, Wozniacki juga mundur dari Italia Open

Baca juga: Setelah absen di Italia, Serena yakin bugar untuk Prancis Open

Baca juga: Federer pastikan terlibat di persaingan Italia Open 2019

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Aldila Sutjiadi incar medali emas SEA Games Filipina

Jakarta (ANTARA) –
Peraih medali emas tenis ganda campuran Asian Games 2018 Jakarta-Palembang, Aldila Sutjiadi menargetkan meraih medali emas pada SEA Games 2019 Manila, Filipina yang dilangsungkan pada 30 November – 11 Desember mendatang.

“Di SEA Games 2019 Manila, target saya meraih medali emas ganda campuran,” kata Aldila saat dikonfirmasi dari Jakarta, Kamis.

Wanita kelahiran Jakarta, 2 mei 1995 ini mengatakan untuk persiapan mengikuti pesta olahraga se-Asia Tenggara tersebut, selain menjaga kebugaran serta meningkatkan kemampuan fisiknya, saat ini ia lebih banyak menambah jam terbang dengan mengikuti berbagai turnamen.

“Kalau untuk persiapan sendiri, saya lebih banyak mengikuti turnamen tenis agar jam terbang saya juga bertambah,” kata dia.

Aldila mengatakan lawan terberat yang akan ia hadapi di SEA Games 2019 nanti adalah petenis dari Negeri Gajah Putih, Thailand.

“SEA Games nanti semua lawan berat, karena mereka juga pasti akan mengeluarkan kemampuan terbaiknya untuk mengharumkan negaranya, namun lawan yang terberat itu dari Thailand,” kata dia.

Saat ini, Aldila tengah mengikuti turnamen Singapore W25. Di nomor ganda putri berpasangan dengan petenis Australia Paige Hourigan dan berhasil melaju ke babak perempat final setelah mengalahkan petenis Swiss Simona Waltert yang berpasangan dengan petenis Singapura Charmaine Shi Yi Seah dengan skor 6-2, 6-2.

Sedangkan di nomor tunggal putri langkah Aldila terhenti di babak 32 besar setelah dikalahkan petenis putri Thailand Jundakate Chompoothip dengan skor 6-1, 3-6, 3-6.

Aldila juga akan turun di nomor tunggal putri dan ganda putri turnamen Hong Kong W25, 27 mei-2 Juni 2019 di Victora Park Tennis Courts, Hong Kong.

Sebelumnya, Ketua Umum PP Pelti Rildo Ananda Anwar pada SEA Games 2019 menargetkan dua medali emas pada nomor ganda putri melalui Beatrice Gumulya/Jessy Rompies dan ganda campuran Aldila Sutjiadi /Christopher Rungkat.

Pewarta: Nova Wahyudi
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Beatrice melaju, Jessy terhenti di Singapore W25

Jakarta (ANTARA) – Petenis putri Indonesia Beatrice Gumulya melaju ke perempat final, sementara langkah Jessy Rompies terhenti pada turnamen Singapore W25.

Beatrice mengamankan posisinya di babak perempat final setelah bangkit dari kehilangan set pertama untuk mengalahkan petenis India Rutuja Bhosale di Kallang Tennis Centre, Singapura, Kamis dengan skor akhir 1-6, 6-4, 6-1, demikian hasil dari laman ITF Tennis.

Pada set pertama, Beatrice tidak mampu berbuat banyak ketika hanya diberi kesempatan memperoleh satu poin. Ia harus mengakui keunggulan lawannya yang merebut empat gim terakhir untuk memenangi set pembuka 6-1.

Set kedua menjadi babak yang mendebarkan, Beatrice kembali tertinggal saat lawannya kembali memenangi empat gim, beruntung mampu membalikkan keadaan dan memimpin 4-1.

Namun, itu menjadi titik balik Beatrice untuk menyamakan kedudukan masing-masing satu set.

Ia mematahkan servis lawannya hingga dua kali pada gim ketujuh dan gim kesembilan untuk mengejar poin-poin yang tertinggal, kegigihannya menghasilkan skor 6-4 pada set kedua.

Selanjutnya Beatrice menguasai pertandingan pada set penentuan, ia mengalahkan lawannya secara telak dengan skor akhir 6-1. Poin-poinnya diraih antara lain berkat pukulan as dan mematahkan servis lawannya masing- masing sebanyak dua kali.

Kemenangannya ini berhasil membawa Beatrice melangkah ke babak perempat final yang akan melawan petenis unggulan 8 asal India Riya Bhatia.

Sementara itu, Jessy harus pulang lebih awal setelah langkahnya dihentikan petenis Thailand Jundakate Chompootip dengan skor akhir 7-5, 4-6, 4-6 pada hari yang sama.

Set pertama merupakan awal yang baik bagi wanita kelahiran Jakarta itu, ia memimpin pertandingan dengan merebut set pembuka 7-5.

Namun, ia tidak mampu mempertahankan keunggulan sehingga kehilangan dua set berikutnya 4-6, 4-6.

Baca juga: Beatrice Gumulya ke babak 16 besar Singapore W25

Baca juga: Aldila Sutjiadi incar medali emas SEA Games Filipina
 

Pewarta: Livia Kristiani
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Federer lanjutkan pertarungan lawan Coric usai tundukkan Sousa

Jakarta (ANTARA) – Langkah Roger Federer akan berlanjut dengan menghadapi Borna Coric usai menundukkan Joao Sousa dengan 6-4 dan 6-3 di babak pertama Internazionali BNL d’Italia (Italia Open 2019) hari Kamis.

Kemenangan di Roma ini jadi yang pertama bagi petenis Swiss itu sejak 12 Mei 2016 sekaligus menjadi turnamen tanah liat terakhir yang diikutinya di musim ini.

“Saya senang kami bertanding dengan bagus, meskipun harus saya katakan bahwa lapangannya sangat licin. Pasti semua pemain akan sulit untuk bermain dengan kondisi ini. Namun, saya keluar dari hambatan dengan baik, memiliki perasaan yang baik. Pertandingan di babak pertama ini adalah pertanda baik,” tutur Federer melansir atptour.com, Kamis.

Penantian ribuan penggemar tentu terbayar atas kemenangan Federer mengingat pertandingannya melawan Sousa seharusnya berlangsung hari Rabu (15/5), yang terpaksa dibatalkan akibat hujan deras yang mengguyur arena.

Selain Federer, petenis unggulan teratas seperti Novak Djokovic dan Rafael Nadal juga dijadwalkan akan bermain ganda pada hari ini.

Federer bermain dengan nyaman melalui pukulan-pukulan bertubinya, termasuk ketika dia mematahkan Sousa pada gim pembuka ketujuh.

Finalis Roma empat kali itu membawa momentumnya hingga ke set kedua, dengan mematahkan serangan Sousa dan berlanjut ke gim kesembilan.

Federer menyelamatkan semua tujuh break point yang dihadapinya.

Unggulan ketiga ini selanjutnya akan menghadapi Borna Coric dari Kroasia di hari yang sama dalam pertemuan FedEx ATP Head2Head keenam mereka dan yang kedua musim ini.

Federer memimpin catatan kemenangan dengan 3-2, termasuk kemenangan semifinal di Dubai Duty Free Tennis Championships bulan Februari.

Coric adalah satu dari hanya empat pemain yang telah mencapai babak ketiga sebelum jadwal pertandingan hari Rabu, dimana petenis Kroasia itu sebelumnya mengalahkan Brit Cameron Norrie 6-2 dan 6-2 pada Selasa malam.

“Yang menarik adalah saya sudah bermain hari ini, dia belum. Apakah itu keuntungan atau kerugian? Saya tidak tahu. Borna itu tangguh. Saya kalah dengannya beberapa kali tahun lalu. Dia bermain sangat bagus melawan saya di Halle, Shanghai. Terlepas dari lapangan, saya tahu ini akan sulit,” pungkas Federer.

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Verdasco dan Struff lalui pertandingan hari Kamis dengan kemenangan

Jakarta (ANTARA) – Fernando Verdasco bermain dengan kekuatan besar pada hari Kamis di Internazionali BNL d’Italia (Italia Open 2019) dengan kemenangan atas Dominic Thiem 4-6, 6-4, dan 7-5 selama dua jam dan 44 menit.

“Bagi saya Dominic sekarang adalah Top 3 di tanah liat. Namun, jelas rekor 3-0 darinya di pertandingan sebelumnya memberi saya kepercayaan ekstra. Ini adalah pertandingan yang sulit dipercaya, karena kami berdua memiliki peluang untuk memenangkan pertandingan,” ujar Verdasco mengutip atptour.com, Kamis malam.

Petenis Spanyol berusia 35 tahun itu sempat melakukan dua pukulan yang meleset ketika ia mendapat tiga “break point” dari servis Thiem dengan skor 4-4 di set penentuan.

Namun, pada dua gim selanjutnya Thiem melakukan kesalahan pukulan yang melebar dan harus menyumbangkan skor bagi Verdasco.

“Bagi saya itu selalu luar biasa untuk mengalahkan pemain sebaik dia. Itu memberi saya banyak kebahagiaan dan kepercayaan diri,” kata Verdasco menambahkan.

Verdasco, semifinalis di Foro Italico pada 2010, sekarang akan berhadapan dengan unggulan Rusia nomor 11 Karen Khachanov di babak ketiga Kamis malam.

Sementara itu, petenis Jerman Jan-Lennard Struff kehilangan hanya satu dari poin servis pertamanya untuk mencatatkan kemenangan ketiganya atas petenis “Top 10” di 2019.

Ia mengalahkan unggulan kesembilan Marin Cilic, semifinalis di Roma tahun lalu, dengan skor 6-2 dan 6-3 dalam pertandingan berdurasi 69 menit yang berlangsung di bawah terik sinar matahari.

Pekan lalu Cilic telah mengalahkan petenis berusia 29 tahun itu dengan skor 4-6, 6-3, 6-4 di babak kedua Mutua Madrid Open.

Struff sekarang akan beristirahat untuk mempersiapkan diri menghadapi unggulan keenam dari Jepang Kei Nishikori di babak ketiga.

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Djokovic taklukan Shapovalov dengan cepat

Jakarta (ANTARA) – Novak Djokovic mengeluarkan kemampuannya dengan bermain cepat untuk menaklukkan Denis Shapovalov 6-1 dan 6-3 hanya dalam waktu 66 menit untuk maju ke babak ketiga Italia Open 2019.

Pemegang gelar juara di Roma tahun 2008, 2011, 2014, dan 2015 ini sukses mencetak nilai dari 80 persen servis yang ia layangkan ke petenis Kanada itu.

Dari 13 “break point” yang ia dapat, sembilan diantaranya berhasil membuahkan skor.

Keduanya terakhir kali bertemu di Australia Open bulan Januari lalu, dengan kemenangan 6-3, 6-4, 4-6, 6-0 yang mengantarkannya pada gelar juara Grand Slam ke-15 di turnamen tersebut.

Pada hari Minggu ia juga sudah mengalahkan petenis Yunani #NextGenATP Stefanos Tsitsipas di Mutua Madrid Open, yang menjadi kemenangan ke-33 bagi Djokovic di kelas ATP Masters 1000.

Djokovic dan Rafael Nadal tengah memperebutkan kemenangan ke-34 ATP Masters 1000 melalui turnamen yang berlangsung di Roma ini.

Selanjutnya di pertandingan babak ketiga hari Kamis, Djokovic akan berhadapan dengan Marco Cecchinato atau Philipp Kohlschreiber untuk memperebutkan kursi di perempat final.

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Cedera berkepanjangan, Sharapova mundur dari Prancis Open

Jakarta (ANTARA) – Mantan juara dua kali tenis Prancis Open, Maria Sharapova, mengundurkan diri dari turnamen grand slam itu setelah gagal memulihkan kebugarannya selepas operasi bahu.

“Mundur dari Prancis Open hari ini. Terkadang keputusan yang tepat tidak selalu yang paling mudah,” cuit mantan petenis nomor satu dunia itu di akun Instagram-nya, Rabu.

Petenis asal Rusia berusia 32 tahun, yang telah memenangkan lima gelar juara grand slam, belum pernah bermain lagi sejak akhir Januari dan menjalani operasi bahu pada akhir Februari silam.

Turnamen grand slam Prancis Open akan dimulai di Paris pada 26 Mei.

“Berita yang lebih baik adalah saya telah kembali latihan ke lapangan, dan perlahan memulihkan kembali kekuatan bahu saya,” tambahnya.

Baca juga: Cedera bahu, Sharapova mundur dari Italia Open
Baca juga: Operasi pundak tunda kembalinya Sharapova ke lapangan
Baca juga: Setelah absen di Italia, Serena yakin bugar untuk Prancis Open

Pewarta: Junaydi Suswanto
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Djokovic hadapi Tsistipas dalam perebutan gelar Madrid

Jakarta (ANTARA) – Unggulan teratas Novak Djokovic dan unggulan delapan Stefanos Tsitsipas saling berhadapan, Minggu malam waktu setempat, dalam partai puncak perebutan gelar Madrid Open.

Djokovic sedang memburu gelar ketiganya di Madrid dan gelar ATP Masters 1000 ke-33, sementara Tsitsipas masih mencari gelar Masters 1000 pertamanya. Petenis Serbia itu juga bisa menyamai rekor Rafael Nadal sebagai petenis dengan gelar Masters 1000 terbanyak (33) jika ia berhasil meraih kemenangan.

Setelah bermain kurang memuaskan selepas meraih gelar Australia Open Januari lalu, Djokovic sekali lagi menghasilkan tenis terbaiknya di Madrid. Petenis peringkat satu dunia itu belum kehilangan satu set pun pekan ini dan mengalahkan unggulan kelima Dominic Thiem yang dianggap dalam kondisi terbaik di lapangan tanah liat musim ini, untuk mencapai final.

Djokovic akan memainkan final Masters 1000 yang ke-48 dengan rekor 32 kali menang dan 15 kali kalah, sedangkan bagi lawannya, Tsitsipas, ini adalah final kedua, dan belum pernah meraih kemenangan.

Catatan Djokovic di final Madrid adalah dua kali menang, yakni mengalahkan Nadal pada 2011 dan Andy Murray pada 2016.

Namun, meskipun di atas kertas ia difavoritkan untuk menang, Djokovic tidak memandang ringan lawannya. Pemenang Next Gen ATP Finals 2018 itu memenangi satu-satunya pertemuan mereka sebelumnya di Rogers Cup Agustus lalu, sebelum kalah di final oleh Nadal.

“Ia bukan lawan yang mudah untuk dilawan. Ia dalam kondisi bagus dan pemain muda yang sudah mencapai Top 10 (dalam ATP Rankings),” kata Djokovic dikutip dari laman ATP.

“Semoga saya bisa dalam kondisi terbaik saya karena itu yang akan dibutuhkan untuk menang,” tambahnya.

Baca juga: Menang mudah atas Halep, Bertens juara Madrid Open

Sementara itu, Tsitsipas sedang menikmati laju yang menakjubkan di Madrid. Petenis berusia 20 tahun itu menyingkirkan unggulan ketiga dan juara bertahan Alexander Zverev pada perempat final sebelum mengalahkan lima kali juara Nadal dalam tiga set pada semifinal.

Tsitsipas menunjukkan penguasaan lapangan dan kreativitas yang luar biasa dalam membuat pukulan untuk mengalahkan seorang pemain yang berada dalam posisi dua teratas pada peringkat ATP untuk pertamakali dalam karirnya, namun petenis Yunani itu tahu bahwa Djokovic akan mengeluarkan ujian yang jauh berbeda dengan yang ia hadapi tahun lalu di Toronto.

“Saya belum pernah menghadapinya di tanah liat, sehingga saya tidak tahu apa yang akan terjadi. Saya telah melihat cukup banyak pertandingan dia, tetapi saya akan berusaha untuk beradaptasi dengan cara dia bermain di tanah secepat mungkin karena saya cukup yakin dia tidak mudah di tanah liat,” kata Tsitsipas.

“Saya harus fokus secara mental dan juga siap secara psikologis untuk bertarung. Itu akan sangat penting dalam pertandingan besok.”

Baca juga: Djokovic melaju ke semifinal tanpa bertanding

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Federer akan main di Italia Open

Jakarta (ANTARA) – Petenis Swiss Roger Federer, Sabtu, mengumumkan bahwa ia akan bermain pada Italia Open pekan depan untuk mempersiapkan diri menghadapi Prancis Open.

Federer tersingkir pada semifinal Madrid Open, Jumat, setelah dikalahkan oleh unggulan kelima Dominic Thiem 6-3, 6-7(11), 4-6.

Itu adalah kali pertama Federer bermain di lapangan tanah liat sejak Mei 2016 di Roma. Kebetulan, ia juga kalah dari Thiem pada pertandingan terakhirnya di turnamen tersebut.

“Halo semua. Baru saja selesai berbicara dengan tim dan senang mengatakan saya akan kembali ke Roma untuk bermain di Italia,” kata Federer dalam video melalui akun resminya di Instagram.
 

Dikutip dari Reuters, Federer telah mencapai final Italia Open empat kali, tapi belum pernah menang. Kendati mempunyai 20 gelar Grand Slam, Federer hanya sekali memenangi Prancis Open (2009) dan belum pernah bermain di sana dalam empat tahun.

Federer akan menjadi unggulan ketiga di Italia Open, yang akan dimulai Rabu (15/5).

Baca juga: Federer: kalah poin adalah hal terburuk
Baca juga: Federer gembira bisa kembali ke tanah liat setelah absen tiga tahun

 

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Christo/Hsien juara Busan Open

Jakarta (ANTARA) – Petenis Indonesia Christopher Rungkat yang berpasangan dengan petenis Taiwan Hsieh Cheng-Peng meraih gelar juara pada Busan Open setelah pada final, Minggu, mengalahkan Toshihide Matsui (Jepang) dan Vishnu Vardhan (India) 7-6(7), 6-1.

Kemenangan tersebut membuat pasangan itu mempertahankan gelar yang mereka peroleh tahun lalu.

Sebelumnya, menurut data ATP Tour, Christo/Hsieh menjadi juara di Da Nang Vietnam Airlines Tennis Open dan Pingshan Open di Shenzen China berturut-turut pada Januari dan Maret lalu.

baca juga:Pasangan Christopher Rungkat dan Cheng-Peng runner-up Sofia Terbuka

Bersama Hsieh, tahun ini Christo juga mencapai final di Sofia Open dan Bangkok Open.

Pada SEA yang akan berlangsung di Filipina akhir tahun ini, Christo akan kembali menjadi andalan pendulang emas Merah Putih dari cabang tenis. Ia akan difokuskan pada nomor ganda campuran bersama Aldila Sutjiadi yang tahun lalu menyumbang emas di Asian Games.

baca juga:Ganda jadi fokus fokus timnas tenis SEA Games 2019

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Serena kembali bertanding di Italia

Jakarta (ANTARA) – Petenis Amerika Serikat Serena Williams akan kembali bertanding di Roma pada turnamen Internazionali BNL d’Italia sejak memenangi gelar di sana pada 2016.

Petenis peringkat 11 dunia itu akan menempati posisi unggulan 10 pada turnamen yang juga dikenal sebagai Italia Open tersebut, yang babak utamanya akan dimulai Senin (13/5). Roma adalah turnamen keempat Serena –yang sudah empat kali juara di Italia– tahun ini, dan yang pertama setelah Miami Open.

Mengutip laman WTA, Minggu, Serena berada pada paruh atas bagan pertandingan dan akan mengawali laga melawan petenis kualifikasi dan berpeluang bertemu kakaknya Venus Williams pada putaran kedua.

Jika Serena dan Venus berhasil mencapai putaran kedua dan saling berhadapan, maka itu akan menjadi pertemuan mereka di tanah liat Eropa yang pertama dalam hampir 17 tahun. Pertemuan terakhir mereka di tanah merah terjadi pada final Roland Garros 2002.

Dengan hanya tersisa dua pekan menuju Roland Garros, yang terpenting bagi Serena adalah meninggalkan Roma dalam keadaan sehat.

Ia hanya bermain dalam tiga turnamen musim ini dan tidak mampu menyelesaikan dua turnamen terakhirnya, mundur pada putaran ketiga Indian Wells dan menarik diri menjelang pertandingan putaran ketiga di Miami karena cedera lutut.

Petenis nomor satu dunia Naomi Osaka dari Jepang akan menjadi unggulan teratas di Roma dengan tiga dari empat semifinalis di Madrid yang baru lalu, Sloane Stephens, Simona Halep dan Kiki Bertens — dua di antaranya finalis (Sloane dan Kiki)– juga akan berada di paruh atas bagan pertandingan.

Baca juga: Cedera lutut, Serena Williams mundur dari Miami Terbuka

Baca juga: Serena Williams pakai gaun putri duyung di Oscar 2019

Baca juga: Serena Williams naik lagi ke peringkat 10 besar

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Djokovic juarai Madrid Open

Jakarta (ANTARA) – Petenis nomor satu dunia Novak Djokovic mengalahkan Stefanos Tsitsipas untuk menjuarai Madrid Open ketiga kalinya, demikian BBC dalam laporannya, Senin dini hari WIB.

Petenis Serbia berusia 31 tahun itu menaklukkan petenis yang mengalahkan Rafael Nadal pada semifinal, dengan 6-3 6-4 dalam tempo satu jam 32 menit. Dia kini telah 33 kali menjuarai turnamen Masters 1000.

Djokovic melesat 3-0 pada set pembuka setelah mematahkan petenis Yunani berusia 20 tahun itu pada gim kedua. Dia menyudahi game kesembilan pada set kedua guna memastikan dia tidak kehilangan satu set pun sepanjang turnamen ini

Gelar juara Tour ke-74 Djokovic ini diraih setelah hanya sekali lolos ke perempat final dalam tiga turnamen sejak mengangkat trofi Australia Open yang ketujuh kalinya.

“Ini adalah kemenangan yang sangat penting bagi saya, khususnya untuk kepercayaan diri saya,” kata Djokovic kepada Sky Sports. “Saya belum pernah memainkan permainan terbaik saya setelah Australia Open, oleh karena itu saya menanti mendapatkan lagi momentum. Saya telah memainkan permainan tenis terbaik di sini.”

Perihal lawannya, dia berkata, “Stefanos sangat berbakat. Dia mengalahkan Rafa kemarin.”

Baca juga: Serena kembali bertanding di Italia

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kalahkan Tsitsipas, Djokovic juara Madrid Open untuk ketiga kalinya

Petenis Serbia Serbia Novak Djokovic merayakan kemenangan seusai mengalahkan petenis Yunani Stefanos Tsitsipas pada partai final Madrid Open di Caja Magica, Madrid, Senin (13/5/2019) dini hari. Djokovic meraih gelar ke-33 ATP Masters 1000 setelah menjuarai Madrid Open 2019 dengan mengalahkan Stefanos Tsitsipas, 6-3, 6-4. ANTARA FOTO/REUTERS/Sergio Perez/pras.

Kakak beradik Williams saling berhadapan di Italia Open

Jakarta (ANTARA) – Williams bersaudara, Serena dan Venus, akan saling berhadapan pada putaran kedua Italia Open (Internazionali BNL d’Italia) setelah keduanya membukukan kemenangan pada putaran pertama, Senin.

Serena Williams mengawali persiapan menjelang Prancis Open dengan kemenangan 6-4, 6-2 atas petenis kualifikasi asal Swedia Rebecca Peterson pada putaran pertama Italia Open, Senin.

Sedangkan Venus menundukkan petenis Belgia Elise Mertens 7-5, 3-6, 7-6 (4) dalam waktu tiga jam lebih.

Serena kembali beraksi pada turnamen keempatnya musim ini dan yang pertama sejak terpaksa menarik diri dari Miami Open Maret lalu karena cedera lutut.

Dikutip dari Reuters, petenis Amerika berusia 37 tahun itu tertinggal 1-3, namun bangkit berkat serangkaian groundstroke keras dari baseline, memenangi lima dari enam gim berikutnya pada set pembuka.

Peterson, peringkat 64 dunia, berjuang keras untuk memperoleh dua break point pada gim terakhir pertandingan tersebut namun Williams menyelamatkan keduanya, sebelum memastikan kemenangan dalam waktu satu jam dan 15 menit.

Williams, 23 kali juara nomor tunggal Grand Slam, berakhir sebagai runner-up pada dua dari tiga turnamen besar terakhir, namun tidak mampu menambah jumlah perolehan gelarnya sejak kembali ke olahraga tersebut setelah kelahiran anak pertamanya pada 2017.

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Fognini dan Coric ke putaran kedua Italia Open

Jakarta (ANTARA) – Petenis tuan rumah Fabio Fognini maju ke putaran kedua Italia Open (Internazionali BNL d’Italia) setelah mengalahkan Jo Wilfried Tsonga dari Prancis 6-3, 6-4, Senin waktu setempat.

Ini merupakan kemenangan kedua berturut-turut Fognini atas Tsonga, setelah sebelumnya menang di Indian Wells 2017, dari total enam pertemuan mereka. Empat pertemuan lainnya seluruhnya dimenangi Tsonga.

“Memainkan putaran pertama melawan Jo – adalah pertandingan yang sangat sulit, karena tentu saja dia habis cedera. Lututnya dioperasi. Ia berusaha untuk mengembalikan penampilan terbaiknya, namun pada saat yang sama saya tahu bahwa ini bisa sangat berbahaya,” kata Fognini dikutip dari laman ATP, Selasa.

“Saya senang, tentu saja, gembira karena terutama bagi saya di sini, selalu sulit untuk dimainkan. Tapi saya gembira dengan penampilan saya, senang berada di putaran kedua lagi di Roma,” tambahnya.

Pada putaran kedua, petenis Italia yang menjadi unggulan 10 itu akan melawan pemenang laga antara Radu Albot melawan Benoit Paire.

Sementara itu, petenis Kroasia Borna Boric membalaskan kekalahannya dari Felix Auger-Aliassime pada Miami Open yang lalu, dengan menundukkan petenis Kanada tersebut pada putaran pertama di Italia.

Coric bangkit dari kehilangan set pembuka untuk mengalahkan petenis peringkat 30 Auger Aliassime 6-7(4), 6-3, 6-4.

Selanjutnya Coric akan melawan Cameron Norrie dari Inggris yang menang 3-6, 6-3, 6-4 atas John Millman dari Australia.

Beberapa pemain lainnya yang juga meraih kemenangana pada putaran pertama adalah Roberto Bautista Agut, Fernando Verdasco, dan Philipp Kohlschreiber.
Baca juga: Kakak beradik Williams saling berhadapan di Italia Open
Baca juga: Serena kembali bertanding di Italia
Baca juga: Federer akan main di Italia Open

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Beatrice Gumulya ke babak 16 besar Singapore W25

Jakarta (ANTARA) – Petenis putri Indonesia Beatrice Gumulya berhasil melewati babak 32 besar dalam turnamen Singapore W25 dengan skor 3-6, 7-6(6), 6-2 mengalahkan lawan mainnya yang berasal dari Hong Kong Maggie Ng Man Ying di Kallang Tennis Centre Singapura, Selasa.

Pada set pertama Beatrice belum menunjukan performa terbaiknya. Servisnya sempat dipatahkan oleh Maggie Ng Man Ying pada gim kedua yang membuat ia tertinggal 0-2, menurut laman ITF.

Selain itu Beatrice juga melakukan kesalahan ganda pada gim keenam sehingga memberikan keuntungan bagi lawan untuk mendapat poin. Bahkan meskipun ia menghasilkan as dua kali, Beatrice tetap kehilangan set pertama 3-6.

Setelah itu, Beatrice bangkit untuk menyamakan kedudukan dengan merebut set kedua dengan skor ketat 7-6(6).

Sempat tertinggal 2-4, Beatrice memenangi tiga gim beruntun untuk membalik keadaan memimpin 5-4. Namun lawannya dua kali menyamakan kedudukan untuk membawa pertandingan menuju tiebreak.

Beatrice yang pekan lalu meraih gelar nomor ganda bersama You Xiaodi di Luan China, berhasil memenangi tiebreak dan merebut set kedua dalam waktu satu jam 21 menit.

Beatrice memastikan diri melaju ke babak 16 besar di turnamen Singapore W25 itu setelah memenangi set ketiga dengan skor akhir 6-2.

Bahkan pada set ketiga ini, Beatrice memperoleh poin dengan mudah lewat pukulan servis ace-nya pada gim kedua serta mematahkan servis lawannya dua kali.

Selain Beatrice Gumulya terdapat atlet tenis Indonesia lainnya yang bermain pada turnamen Singapore W25 ini seperti Aldila Sutiadji dan Jessy Rompies.

Baca juga: Aldila petik pelajaran hadapi tim unggulan China

Baca juga: Indonesia pertahankan tiket Piala Fed Grup I

Pewarta: Livia Kristiani
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kyrgios dan Goffin lalui babak pertama Italia Open

Jakarta (ANTARA) – Melalui pukulan servisnya yang kencang, Nick Kyrgios sukses melewati Daniil Medvedev di babak pembuka Internazionali BNL d’Italia dengan skor 6-3, 4-6, 6-3 pada Selasa.

Usaha yang dilakoni atas unggulan ke-12 tersebut, membuka jalan Kyrgios untuk bertemu Casper Ruud di babak kedua.

Petenis Australia berusia 24 tahun ini memenangi gelar ATP Tour kelimanya di Abierto Mexicano Telcel presentado dari HSBC pada bulan Februari.

Kemenangan pembuka juga diraih David Goffin atas Stan Wawrinka dalam pertarungan dua mantan Top 10 hari ini, dengan keunggulan 4-6, 6-0, 6-2 bagi Goffin dalam satu jam 56 menit.

Goffin akan berhadapan dengan unggulan ketujuh asal Argentina Juan Martin del Potro di babak kedua.

“Itu tidak mudah di set pertama karena dia melakukan servis dengan sangat baik, jadi saya berada di bawah tekanan dalam permainan servis,” ujar Goffin seperti dilansir laman ATP, Selasa.

Baca juga: Jika ingin menjuarai Grand Slam, Kyrgios harus lebih bugar

Baca juga: Fognini dan Coric ke putaran kedua Italia

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Federer pastikan terlibat di persaingan Italia Open 2019

Jakarta (ANTARA) – Finalis empat kali di agenda ATP Masters 1000 Roger Federer akhirnya datang ke Internazionali BNL d’Italia atau yang lebih dikenal sebagai Italia Open 2019 untuk pertama kalinya sejak tahun 2016.

“Saya baru selesai latihan selama lima minggu setelah Miami Open. Saya pikir saya bermain bagus di Madrid, jadi saya ingin bermain lagi dan datang ke Roma, sebuah kota yang sangat saya sukai. Akan ada lebih banyak kegembiraan dari lapangan latihan di Swiss,” tutur Federer dikutip dari laman ATP Tour, Selasa.

Pemain 37 tahun ini terakhir bermain di Roma pada tahun 2016, ketika kalah dari Dominic Thiem di babak ketiga. Federer juga kalah dari Thiem pekan lalu di perempat final Mutua Madrid Open, tempat Federer mengakhiri absennya selama tiga tahun dari lapangan tanah liat.

“Jujur, saya suka bertanding. Terlepas dari apa yang terjadi di sini, saya hanya berpikir itu baik bagi saya untuk memainkan pertandingan pada tahap sekarang,” katanya menambahkan.

Setelah kekalahan pada hari Jumat, Federer mengatakan dia tidak yakin apakah dia akan bermain di Roma.

Namun petenis Swiss ini memutuskan secara cepat, dengan menggunakan sarana akun media sosial miliknya, ia pun mengunggah video pada hari Sabtu di mana dia mengonfirmasi kehadirannya.

“Saya sangat senang berada di sini. Saya bersemangat untuk bermain dengan baik. Maksudku, kegembiraanku sangat besar. Saat mendarat di Roma kemarin, saya sangat senang berada di sini. Aku cinta kota ini dan selalu menikmati bermain di Italia,” kata Federer menceritakan.

Bagi Federer, Italia memiliki kenangan tersendiri terutama di Kota Roma yang terkenal dengan persaingan kelas junior yang sangat kuat.

Roma adalah satu dari dua turnamen Masters 1000 yang belum pernah dimenangi Federer, selain Rolex Monte-Carlo Masters.

Sebagai catatan, langkah terjauh Federer di Roma ialah babak final pada tahun 2003 (kalah dari Mantilla), 2006 dan 2013 (kalah dari Rafael Nadal), dan 2015 (kalah dari Novak Djokovic).

Baca juga: Federer akan main di Italia Open

Baca juga: Federer: kalah poin adalah hal terburuk

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Cedera lutut, Serena Williams mundur dari Italia Open

Roma (ANTARA) – Serena Williams mengundurkan diri dari turnamen Italia Open, Selasa, akibat cedera lutut yang berkepanjangan yang membuatnya diragukan tampil pada Prancis Terbuka yang akan mulai bulan ini.

Petenis nomor 11 dunia asal Amerika Serikat berusia 37 tahun itu semestinya bertemu dengan saudaranya Venus pada pertarungan babak kedua yang sudah lama dinantikan di Roma. Venus akhirnya dinyatakan menang walkover atau WO untuk masuk ke putaran ketiga.

Serena, juara 23 kali tunggal putri Grand Slam, berjuang melawan cedera sepanjang tahun sehingga hanya bisa menuntaskan dua pertandingan sejak Australia Open di mana dia mencapai perempatfinal, demikian Reuters.

Baca juga: Federer pastikan terlibat di persaingan Italia Open 2019

Baca juga: Serena kembali bertanding di Italia

Baca juga: Cedera lutut, Serena Williams mundur dari Miami Terbuka

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Setelah absen di Italia, Serena yakin bugar untuk Prancis Open

Jakarta (ANTARA) – Serena Williams mundur dari Italia Open karena cedera lutut tetapi dia yakin sudah bugar ketika Prancis Open digelar akhir bulan ini.

Juara tunggal putri Grand Slam 23 kali itu seharusnya berhadapan dengan saudaranya Venus untuk yang ke-31 kalinya setelah menaklukkan Rebecca Peterson pada putaran pertama Senin lalu.

Dalam wtatennis.com, Serena berkata, “Saya harus menarik diri dari Italia Open karena sakit pada lutut kiri saya. Saya akan merindukan fans dan kompetisi di salah satu turnamen favorit saya. Saya akan berkonsentrasi kepada pemulihan diri dan menunggu bertemu Anda semua pada Prancis Terbuka dan (Italia Open) tahun depan di Roma.”

Italia Open adalah turnamen keempat musim ini yang diikuti Serena dan dia akan menjajal lagi Prancis Terbuka dengan bekal cuma menyelesaikan delapan pertandingan sepanjang 2019.

Baca juga: Cedera lutut, Serena Williams mundur dari Italia Open

Petenis berusia 37 tahun itu hampir dua bulan absen setelah mundur menjelang pertandingan kedua di Miami bulan Maret lalu, juga karena sakit lutut. Dia juga mundur dari Indian Wells bulan ini karena keluhan yang sama.

Turnamen lainnya yang diikuti Williams tahun ini adalah Australia Open pada Januari ketika dia tengah memimpin 5-1 melawan Karolina Pliskova pada set penentuan dalam babak perempatfinal, tapi kemudian tumbang akibat cedera yang sama.

Petenis yang saat ini berperingkat 11 itu kembali ke Grand Slam di Paris 12 bulan lalu menyusul kelahiran anak perempuannya untuk mencapai babak keempat sebelum mundur karena masalah pundak menjelang laga melawan Maria Sharapova.

Prancis Terbuka mulai pada 26 Mei, demikian itv.com.

Baca juga: Kyrgios dan Goffin lalui babak pertama Italia Open
 

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Susul Serena Williams, Wozniacki juga mundur dari Italia Open

Jakarta (ANTARA) – Mantan petenis nomor satu dunia Caroline Wozniacki juga mundur dari Italia Open akibat cedera kaki. Dia menjadi petenis kedua selain Serena Williams yang mundur dari turnamen ini karena sergapan cedera.

Petenis asal Denmark ini mundur setelah kalah pada set pertama melawan Danielle Collins saat tiebreak.

Ini turnamen kedua berturut-turut yang memaksa Wozniacki mengundurkan diri akibat cedera setelah keluhan punggung memaksanya berhenti bermain di Madrid Open.

Collins (25) selanjutnya akan menantang juara Grand Slam dua kali Garbine Muguruza hari ini.

“Sudah tentu saya bersimpati kepada Caroline,” kata Collins seperti dikutip laman tennis365.com. “Saya senang pada cara saya main, tapi ini sama sekali bukan situasi yang menyenangkan.”

Aryna Sabalenka dan Anastasia Pavlyuchenkova juga tersingkir setelah masing-masing dikalahkan Alize Cornet dan Maria Sakkari.

Carla Suarez Navarro maju setelah menang 6-4, 1-6, 6-3 atas Dayana Yastremska, sedangkan Julia Goerges sukses menghempaskan Dayana Yastremska dengan 6-3, 6-4.

Baca juga: Cedera lutut, Serena Williams mundur dari Italia Open

Baca juga: Wozniacki mundur dari Qatar Terbuka

Baca juga: Sharapova singkirkan juara bertahan Wozniacki untuk melaju ke 16 besar

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Beralih ke Nike, alasan Naomi Osaka “ceraikan” Adidas

Saya kira itu karena orang yang saya idolakan mengenakan Nike

Jakarta (ANTARA) – Dalam jumpa pers di Roma, Tennis World USA bertanya kepada petenis Naomi Osaka tentang alasan dia berpisah dengan Adidas demi menjadi duta besar Nike.

Petenis Jepang itu menjawab, “Saya enggak tahu. Saya kira itu karena orang yang saya idolakan mengenakan Nike.”

“Saya kira hal itu berpengaruh besar. Maksudnya, bagi saya, saya merasa saya menghadapi kendala berlatih yang besar di Los Angeles sebelum saya pergi ke Jerman. Saya kira hal itu jelas membantu banyak hal,” kata Osaka menjelang Prancis Terbuka.

Dia juga ditanya apakah akan mengubah pola latih setelah berganti pelatih.

Osaka menjawab, “Latihan itu sama saja karena saya punya trainer yang sama. Tetapi tentu saja sejak saya ganti pelatih, latihan memang akan berbeda.”

“Saya kira kini kami sudah memahami satu sama lain. Ya, saya kira kami semua semakin baik,” tutup dia dalam laman tennisworldusa.org.

Baca juga: Setelah absen di Italia, Serena yakin bugar untuk Prancis Terbuka

Baca juga: Hentikan Osaka, Bencic tantang Halep di semifinal Madrid

Baca juga: Naomi Osaka tak mau direpotkan gugatan eks pelatih

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Zverev tersingkir dari Italia Open

Jakarta (ANTARA) – Petenis peringkat lima dunia Alexander Zverev tersingkir pada putaran kedua Internazionali BNL d’Italia, setelah dikalahkan petenis tuan rumah Matteo Berrettini, Selasa waktu setempat.

Dikutip dari laman ATP Tour, Rabu, petenis Roma Berrettini mengalahkan petenis Jerman unggulan keempat yang juga juara di Italia pada 2017 itu dalam dua set 7-5, 7-5.

Kemenangan itu menjadi keberhasilan pertama Berrettini atas petenis peringkat lima besar dan untuk pertama kalinya petenis berusia 23 tahun yang bulan lalu juara di Hungaria Open itu mencapai babak 16 besar turnamen ATP Masters 1000.

“Situasinya luar biasa. Pertandingan yang saya mainkan sangat mengerikan,” kata Zverev.

Petenis lain yang juga mencapai putaran ketiga Italia adalah Borna Coric (Kroasia) yang menang 6-2, 6-2 atas petenis kualifikasi asal Inggris Cameron Norrie. Karen Khachanov (Rusia) yang menyisihkan Roberto Bautista Agut (Spanyol) 5-7, 6-4, 6-2, dan Nikoloz Basilashvili (Georgia) yang menang 7-5, 6-4 atas Lasio Djere (Serbia).

Adapun petenis Portugal Joao Sousa akan menantang unggulan ketiga Roger Federer pada putaran kedua setelah meraih kemenangan 6-3, 6-7(3), 7-6(4) atas Frances Tiafoe dari AS.

Sedangkan Jeremy Chardy asal Prancis yang meraih kemenangan kedua dari tujuh pertemuan dengan rekan senegaranya Richard Gasquet, akan menantang unggulan kedua Rafael Nadal pada putaran kedua. Chardy menyisihkan Gasquet pada putaran pertama dengan kemenangan 6-1, 4-6, 6-3.

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Azarenka singkirkan juara bertahan Svitolina di Roma

Jakarta (ANTARA) – Victoria Azarenka menyingkirkan dua kali juara bertahan Elina Svitolina dalam tiga set pada pertandingan yang terganggu oleh hujan, untuk maju ke putaran ketiga Internazionali BNL d’Italia.
 di Roma, Italia

Azarenka yang mengikuti turnamen di Roma itu melalui fasilitas wildcard, harus bangkit dari kehilangan set pertama dan menyelamatkan match point pada akhir set ketiga untuk menang 4-6, 6-1, 7-5 setelah berada di lapangan selama dua jam dan 14 menit.

“Ini pertandingan yang sangat dramatis, banyak istirahat dan semacamnya menyertai hujan, dan itu cukup sulit untuk dihadapi,” kata Azarenka dikutip dari laman WTA Tour, Rabu. “Tapi saya senang saya bisa mengatasinya, memainkan permainan saya, selamat dari match point, dan kemudian mulai dari sana untuk bermain tenis yang hebat.”

“Secara keseluruhan itu adalah pertandingan berkualitas tinggi. Saya senang dengan penampilan saya, dan saya senang bisa melewati dan saya akan mencoba untuk menjadi lebih baik di turnamen ini,” tambahnya.

Kemenangan itu mengakhiri harapan Svitolina untuk membukukan hatrik, ketika petenis Ukraina –yang berjuang mengatasi cedera lutut pada awal musim ini– tersebut ingin menjadi petenis putri pertama yang juara di Roma tiga kali berturut-turut sejak Conchita Martinez pada 1993-1996.

Setelah Svitolina memenangi set pembuka 6-4, pertandingan mulai terganggu hujan pada awal set kedua. Kedua pemain keluar lapangan setelah Azarenka mematahkan servis lawannya untuk memimpin 1-0 terbantu oleh kesalahan ganda Svitolina.

Beberapa menit setelah pertandingan dilanjutkan kembali, Svitolina balas melakukan break, namun Azarenka segera mengembalikan keunggulannya. Petenis Belarusia itu terus menghasilkan winner sementara Svitolina kesulitan untuk mengimbangi ritme permainan lawan ketika Azarenka terus memimpin hingga 4-1.

Hujan kembali menghentikan pertandingan, kali ini lebih lama sehingga para pemain menunggu di ruang ganti selama lebih dari satu jam. Mereka kembali ke lapangan sekitar pukul 10.30 malam, dan Azarenka menambah kemenangannya menjadi lima gim beruntun untuk merebut set kedua 6-1.

Set penentuan berlangsung ketat ketika Svitolina melakukan double break untuk memimpin 3-0. Keunggulan 2-0 Svitolina –setelah mempertahankan servisnya– lah yang membuat berbeda, membuatnya memimpin setelah kedua petenis saling mematahkan servis, menghasilkan enam break beruntun.

Svitolina berpeluang menyudahi pertandingan saat memperoleh match point ketika memimpin 5-2 dan melakukan servis pada kedudukan 5-3, namun keduanya dimentahkan oleh Azarenka untuk bertahan dalam pertandingan.

Ia memenangi lima gim beruntun untuk membalik kedudukan dari tertinggal 3-5 menjadi 7-5 dan meraih kemenangan setelah dua jam dan 14 menit.

Baca juga: Azarenka akan tampil pada nomor tunggal di Piala Fed

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jessy Rompies susul Beatrice ke 16 besar Singapore W25

Jakarta (ANTARA) – Petenis putri Indonesia Jessy Rompies menyusul Beatrice Gumulya ke babak 16 besar turnamen Singapore W25 setelah meraih kemenangan atas Eudice Chong di Kallang Tennis Cetre Singapura, Rabu dengan skor 3-6, 6-4, 6-4.

Jessy berdasarkan data dari laman resmi kejuaraan, membutuhkan waktu 2 jam 19 menit untuk mengalahkan wakil Hong Kong itu.

Salah satu petenis terbaik Indonesia itu sempat dikalahkan lawannya pada set pertama dengan skor 3-6. Servisnya dipatahkan sebanyak tiga kali oleh Eunice Chang pada gim ketiga, ketujuh, dan kedelapan.

Pada set kedua, Jessy melancarkan serangan- serangannya untuk menyamakan kedudukan. Serangan berturut- turut yang dilakukan Jessy pada gim pertama membuatnya mendapatkan poin dengan mudah dalam waktu 8 menit.

Servisnya pun semakin mumpuni, pada gim keempat di set kedua Jessy melakukan tiga kali As menghasilkan dua poin lebih unggul dari lawannya 3-1.

Eunice sempat mencoba mengejar poin yang tertinggal di gim kelima, namun Jessy berhasil mengalahkannya dan menyamakan kedudukan di set kedua dengan skor 6-4.

Pada set ketiga, Jessy tetap bermain gemilang sehingga mampu menahan tekanan dari lawan. Skor 6-4 kembali diraih dan kemenanganpun akhirnya mampu diraih wakil Indonesia itu.

Kemenangan ini merupakan kedua kalinya bagi Jessy Rompies mengalahkan Eunice Chang. Pada 2016, Jessy pernah mengalahkan Eunice pada Turnamen Kao-Siung W10.

Jessy Rompies akan bertanding dengan Chompoothip Jundakate yang berasal dari Thailand untuk pertandingan selanjutnya menuju babak perempat final.

Tidak hanya bermain dikategori single, Jessy Rompies juga akan bermain bersama Beatrice Gumulya pada kategori ganda pada turnamen Singapore W25 ini melawan Sowjanya Bavisetti dari India dan Zoe Kruger dari Rusia.

Baca juga: Jessy singkirkan Ayu Fani

Pewarta: Livia Kristianti
Editor: Aris Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Langkah Aldila Sutjiadi terhenti di turnamen Singapore W25

Jakarta (ANTARA) – Atlet tenis Indonesia Aldila Sutjiadi terhenti di babak 32 besar turnamen Singapore W25 di Kallang Tennis Centre Singapura, Rabu, setelah dikalahkan wakil Thailand Jundakate Chompoothip dengan skor 6-1, 3-6, 3-6.

Aldila, berdasarkan laman resmi turnamen sebenarnya mengawali pertandingan dengan mulus hingga gim ketiga mampu unggul dengan skor 3-0, namun di gim keempat Jundakate memperkecil ketertinggalannya menjadi 3-1. Aldila kembali memperlebar keunggulannya di gim ke-4 hingga gim ke-7 dan mengakhiri set pertama dengan skor 6-1.

Walaupun menang mudah pada set pertama, Aldila melakukan dua kali kesalahan ganda pada gim pertama dan gim ketujuh, sehingga harus berbalik menyerah dengan skor yang cukup jauh, 3-6.

Pada set ketiga, Aldila mencoba bangkit. Petenis yang berada di peringkat 552 Wolrd Tennis Association (WTA) itu mencoba memberi perlawanan, namun lawan yang berperingkat 797 ini lebih dominan.

Di set ketiga yang berlangsung dengan durasi 1 jam 19 menit, Jundakate memimpin hingga gim keempat dengan skor 0-4 yang didapat dengan melakukan dua kali break, di gim kelima Aldila kembali melakukan dua kali kesalahan ganda, namun di gim kelima Aldila memperkecil ketertinggalannya menjadi 1-4. Jundakate kembali memperlebar keunggulannya menjadi 1-5 di gim keenam.

Di gim ke-7 dan ke-8 Aldila kembali melakukan break hingga memperkecil ketertinggalan menjadi 3-5, namun lagi-lagi Aldila harus mengakui keunggulan Jundakate di gim ke-9 dan menyudahi set ketiga dengan skor 3-6.

Dengan hasil tersebut Aldila gagal menyusul rekan satu negaranya Beatrice Gumulya dan Jessy Rompies yang berhasil melaju ke babak 16 besar dalam turnamen Singapore W25.

Kemenangan ini merupakan kemenangan pertama Jundakate atas Aldila dari tiga pertemuan, pada pertemuan sebelumnya di Sharm El Sheikh 26 ITF dan Nonthaburi ITF tahun 2017, Jundakate harus mengakui ketangguhan Aldila.

Pada pertandingan selanjutnya, di babak 16 besar Jundakate kembali berhadapan dengan petenis wanita asal Indonesia Jessy Rompies yang berhasil mengalahkan petenis Hong Kong Eudice Wong Chong dengan skor 1-2.

Baca juga: Beatrice Gumulya ke babak 16 besar Singapore W25

Baca juga: Jessy Rompies susul Beatrice ke 16 besar Singapore W25

Pewarta: Nova Wahyudi
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Naomi Osaka ingin tetap Nomor 1

Jakarta (ANTARA) – Naomi Osaka bertekad untuk tetap bertengger sebagai petenis nomor satu dunia pekan ini di tengah kejaran Simona Halep yang cuma berselisih satu pertandingan setelah perjalanannya di Madrid Open lalu.

Halep seharusnya merampas predikat nomor 1 seandainya dia juara di Madrid, tetapi alih-alih dia takluk kepada Kiki Bertens pada partai final. Kini, Osaka harus mencapai perempat final pada turnamen di Roma untuk memastikan posisi nomor satunya tak tergugat, karena kalau tidak Halep bisa mencampakkannya dari nomor satu jika juara di Roma.

Osaka kian termotivasi karena penempat peringkat Nomor 1 pekan depan adalah juga menjadi unggulan utama pada Prancis Terbuka.

“Saya sungguh ingin menjadi Nomor 1 untuk Prancis. Itu salah satu tujuan terbesar saya. Pada saat bersamaan saya tahu ada langkah yang harus saya ayunkan untuk mencapai tujuan itu,” kata dia kepada pers di Roma.

“Saya harus bermain bagus untuk memenangkan semua pertandingan. Ya, tentu saja saya berpikir secara jangka pendek dan jangka panjang. Saya jelas berpikir untuk mempertahankan peringkat Nomor 1,” kata dia dalam laman tennis.com.

Petenis berusia 21 tahun dari Jepang ini mundur dari semifinal Stuttgart karena cedera perut tetapi mencapai perempatfinal di Madrid.

Baca juga: Beralih ke Nike, alasan Naomi Osaka “ceraikan” Adidas

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Thiem runtuhkan Nadal untuk ke final Barcelona Open

Jakarta (ANTARA) – Dominic Thiem menumbangkan favorit yang juga juara sebelas kali Barcelona Open, Rafael Nadal, dengan 6-4 6-4 pada semifinal turnamen di Barcelon itu, Sabtu malam waktu setempat. Ini adalah pembalasan atas kekalahan Thiem dari Nadal pada final Prancis Terbuka tahun lalu.

Petenis Austria ini akan ditantang petenis berusia 23 tahun Daniil Medvedev dalam final Minggu waktu setempat setelah petenis Rusia itu mengatasi unggulan keempat Kei Nishikori 6-4 3-6 7-5.

Thiem kalah pada dua pertandingan terakhir melawan Nadal yang berperingkat dua dunia, di Roland Garros dan perempatfinal AS Terbuka. Tapi dia memenangkan pertemuan terahir mereka pada Madrid Open tahun lalu.

Petenis Austria berperingkat lima dunia itu memimpin 3-2 pada set pembuka sebelum menuntaskan set ini dengan forehand mautnya. Dia kembali membuat Nadal tak berdaya pada set kedua untuk memastikan kemenangan keempat dalam karirnya melawan Nadal setelah 12 kali berjumpa dengan petenis Spanyol itu.

“Saya selalu super bangga jika mengalahkan dia karena dia pemain terbaik yang pernah muncul. Hari ini saya lebih beruntung dan saya menang,” kata Thiem kepada wartawan seperti dikutip Reuters.

Pada semifinal lain, juara dua kali Barcelona Open, Nishikori yang menaklukkan Medvedev pada final Brisbane International Januari silam, menyerah kepada petenis yang sama, dalam sebuah pertandingan menarik dan menegangkan.

Final Minggu malam waktu setempat nanti akan menjadi final ketiga Medvedev pada 2019 tetapi final pertamanya di lapangan tanah liat.

Baca juga: Singkirkan Sevastova, Kvitova lolos ke semifinal Stuttgart

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Aris Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kvitova jumpa Kontaveit pada final Stuttgart

Jakarta (ANTARA) – Unggulan ketiga Petra Kvitova dari Republik Ceko akan menghadapi unggulan delapan Anett Kontaveit dari Estonia pada final Porsche Tennis Grand Prix di Stuttgart, Minggu waktu setempat.

Setelah mencapai semifinal Stuttgart empat kali, Petra Kvitova melaju ke final Porsche Tennis Grand Prix untuk pertama kalinya, setelah berjuang mengatasi bintang lapangan tanah liat Kiki Bertens dalam tiga set.

Baca juga: Singkirkan Sevastova, Kvitova lolos ke semifinal Stuttgart

Dikutip dari laman resmi WTA, Minggu, petenis Ceko tersebut meraih kemenangan 7-6(3), 3-6, 6-1 atas unggulan enam asal Belanda Kiki Bertens.

“Saya rasa saya menjalani persiapan dua pekan yang hebat pada lapangan tanah liat,” kata Kvitova menjelaskan pada konferensi pers pasca pertandingan.

“Anda tahu saya, saya selalu membutuhkan pertandingan untuk menyesuaikan diri dengan lapangan tanah liat.

“Sejak awal hari ini, saya bermain jauh, jauh lebih baik (dibanding kemarin), makanya ini masalah main dan main di lapangan tanah liat. Anda tidak bisa benar-benar melakukannya jika Anda kalah pada pertandingan pertama,” lanjutnya.

“Kuncinya untuk bermain bagus hari ini adalah menang kemarin,” canda Kvitova. “Saya kira kami berdua memainkan pertandingan yang sangat baik hari ini.”

Sementara itu unggulan delapan Kontaveit mencapai final setelah lawannya unggulan teratas Naomi Osaka dari Jepang mengundurkan diri dari pertandingan semifinal.
 

Petenis peringkat satu dunia Naomi Osaka mundur dari laga empat besar karena mengalami cedera perut.

Soal pertemuannya dengan Kontaveit pada final, Kvitova mengatakan bahwa tahun lalu mereka bertemu dua kali pada lapangan tanah liat – di Madrid dan Prancis Open. “Saya kalah di Prancis Open, dan menang di Madrid. Kami berlatih di sini sebelum turnamen dimulai, latihan yang menyenangkan.

“Anett pastinya mengalami peningkatan. Ia tahu bagaimana caranya bermain, terutama pada poin poin kunci…,” katanya.

“Saya rasa ini akan menjadi final yang bagus, bahkan hari ini atmosfirnya sangat baik bermain di depan penonton ini. Semoga besok juga sama – tidak ada petenis Jerman sehingga mungkin mereka akan mendukung kedua belah pihak.”

Baca juga: Mladenovic secara resmi gandeng mantan pelatih Naomi Osaka

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kalahkan Medvedev, Thiem juara Barcelona Open

Jakarta (ANTARA) – Dominic Thiem dari Austria mengalahkan petenis Rusia Daniil Medvedev 6-4, 6-0 pada final, Minggu, untuk memenangi trofi Barcelona Open.

Petenis unggulan ketiga itu dipatahkan servisnya oleh petenis Rusia unggulan ketujuh pada awal pertandingan namun memenangi 12 dari 13 gim terakhir untuk meraih gelar.

Dikutip dari laman ATP, Senin, Thiem menjadi petenis keempat pada 15 tahun terakhir yang meraih gelar di Barcelona, bergabung dengan Rafael Nadal, Kei Nishikori dan Fernando Verdasco. Ia juga menjadi petenis Austria pertama yang menjadi juara pada event ini sejak Thomas Muster pada 1996.

“Memenangi ini sangat berarti bagi saya karena ini adalah turnamen tradisional dan spesial,” kata Thiem. “Hanya pemain-pemain besar yang menang di sini. Rafa telah menang 11 kali dan sangat berarti bahwa Muster memenangi ini dua kali. Ini momen besar bagi saya.”

Thiem sekarang mengumpulkan 13 gelar ATP Tour, sembilan di antaranya dari lapangan tanah liat.

Baca juga: Thiem runtuhkan Nadal untuk ke final Barcelona Open

Thiem berada di puncak permainan sejak awal pekan ini. Ia melaju menuju gelar tanpa kehilangan satu set pun dan menjadi sorotan utama ketika mengalahkan 11 kali juara di Barcelona, Rafael Nadal, pada semifinal.

Penampilannya saat ini akan menjadikannya salah sau favorit ketika ia bertanding pada Mutua Madrid Open mendatang. Thiem telah menjadi runner-up di Madrid pada dua tahun terakhir.

“Gelar seperti ini selalu memberi Anda banyak kepercayaan diri. Maka saya akan berada dalam suasana hati yang bagus menuju Madrid. Namun hal yang khusus dari tenis adalah bahwa saya akan memulai dari nol di Madrid,” kata Thiem. “Semua pemain di sana sangat kuat, sehingga saya akan perlu siap sejak poin pertama.”

Sementara itu, kedati kalah, Medvedev memperoleh banyak hal positif ketika ia mengawali musim kompetisi lapangan tanah liat. Petenis Rusia itu mempunyai catatan delapan kali menang dan dua kali kalah di lapangan tanah liat tahun ini, juga mecapai semifinal ATP Masters 1000 pertamanya pekan lalu di Rolex Monte-Carlo Masters.

Petenis peringkat 14 dunia itu telah mencapai sedikitnya semifinal dalam lima dari sembilan event ATP Tour musim ini dan memenangi lebih banyak pertandingan (25) dibanding pemain lain pada 2019.

“Saya telah berusaha yang terbaik, tapi Dominic terlalu bagus hari ini,” kata Medvedev dikutip dari laman ATP. “Pada satu titik hari ini, bahkan hanya memperoleh satu poin dari dia adalah pencapaian yang besar.”

Baca juga: Zverev tersingkir dari Barcelona Open

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kvitova raih gelar di Stuttgart

Jakarta (ANTARA) – Unggulan ketiga Petra Kvitova menjadi petenis putri pertama yang memenangi gelar lebih dari satu pada musim ini, setelah menang 6-3, 7-6 (2) atas Anett Kontaveit pada Porsche Tennis Grand Prix di Stuttgart, Jerman, Minggu.

Dikutip dari Reuters, Senin, bintang tenis asal Republik Ceko berusia 29 tahun itu juga menjuarai Sydney International pada Januari. Sebanyak 18 event pertama dalam kalender WTA dimenangi oleh 18 pemain yang berbeda.

“Luar biasa melihat arenanya penuh setiap hari,” kata Kvitova setelah mengalahkan unggulan delapan asal Estonia, Kontaveit.

“Saya sangat gembira bahwa saya sudah mencapai final,” kata Kvitova kepada laman WTA.

“Saya sudah (beberapa kali) berada di semifinal sebelumnya tapi tidak di final. Tentu saja memenangi trofi ini dan satu mobil cantik adalah bonus besar. Dan saya senang kenyataannya saya juga
memutus kekalahan beruntun saya di final. Maka– juchu!”

Petenis peringkat tiga dunia itu menyelamatkan lima dari tujuh break point dan menghasilkan lima as.

Kvitova, dua kali juara Wimbledon dan finalis Australia Open 2019, melaju untuk memimpin 6-0 pada tiebreak. Setelah Kontaveit nenyelamatkan dua match point, forehand winner Kvitova memastikan kemenangan dalam waktu satu jam dan 33 menit.

Baca juga: Kvitova jumpa Kontaveit pada final Stuttgart

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Petenis Stephens akan nikahi bintang sepak bola Altidore

Jakarta (ANTARA) – Petenis mantan juara AS Terbuka tunggal putri Sloane Stephens asal AS akan segera menikah dengan Jozy Altidore, bintang sepak bola timnas AS yang bergabung dengan klub Toronto FC.

Stephens (26) dan Altidore (29) mengumumkan pertunangan mereka pada Senin dengan mengunggah foto bersama di media sosial dengan menulis, “Selamanya dimulai sekarang” dan “Selamanya yes.”
 

Stephens saat ini menempati di peringkat delapan dunia dan telah memenangi enam gelar juara WTA, termasuk AS Terbuka 2017.

Altidore, yang menandatangani kontrak baru dengan klub MLS Toronto FC pada Februari lalu, juga seorang atlet berprestasi dan telah mencetak 41 gol dalam 110 pertandingan untuk negaranya.

Baca juga: Kvitova raih gelar di Stuttgart
Baca juga: Reaksi bintang tenis dunia perihal terpilihnya Turin

Pewarta: Atman Ahdiat
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Hadiah Wimbledon naik 11,8 persen

Jakarta (ANTARA) – Hadiah uang turnamen tenis Wimbledon naik 11,8 persen menjadi 38 juta pound atau sekitar Rp703,88 miliar mulai edisi tahun ini, demikian pengumuman All England Club seperti dikutip Reuters, Selasa.

Juara tunggal putra dan putri akan menerima hadiah sebesar 2,35 juta pound atau setara Rp43,5 miliar atau sekitar 100 ribu pound (Rp1,8 miliar) lebih banyak dari nilai hadiah pada 2018.

Penyelenggara juga akan menaikkan hadiah uang untuk petenis yang kalah pada babak awal. Hadiah uang untuk kualifikasi dan putaran pertama sampai tiga dalam nomor tunggal akan naik 10 persen dimana yang saat ini berlaku adalah kompensasi 45 ribu pound (Rp833 juta) untuk petenis tunggal yang tersisih pada putaran pertama.

Wimbledon kali ini juga akan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena tahun ini Court One atau Lapangan Satu akan dilengkapi atap.

Selain itu, turnamen edisi tahun ini tidak akan menerapkan aturan ‘shot clock‘ (batas waktu maksimal pemain sebelum memukul servis) yang diterapkan pada Australia Open tahun ini, padahal tadinya akan mulai diterapkan pada 2020, kata ketua penyelenggara Richard Lewis.

Turnamen tahun ini juga akan menerapkan tiebreak sampai kedudukan maksimal 12-12 dalam set penentuan pada semua nomor dan untuk pertama kalinya diterapkan.

Baca juga: Petenis Stephens akan nikahi bintang sepak bola Altidore

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

John Isner ungkap jenis kelamin anaknya melalui pukulan servis

Jakarta (ANTARA) – Petenis Amerika John Isner mengungkap jenis kelamin calon anak keduanya dengan melakukan servis layaknya sedang bermain tenis.

Video yang diunggah dalam akun instagram resmi ATP Tour, Selasa malam, menunjukkan Isner melakukan pukulan servis terhadap “bola” yang pecah saat dipukul dan mengeluarkan warna biru, yang menunjukkan bahwa calon anaknya kelak berjenis kelamin laki-laki.

Dalam video tersebut, Isner tampak kegirangan sebelum mencium istrinya, Madison, yang menyaksikan aksinya sambil menggendong anak pertamanya yang berjenis kelamin perempuan.

Video tersebut mendapat banyak komentar dan ucapan selamat, di antaranya dari sesama petenis Alexander Zverev melalui akun alexzverev123 yang mengatakan bahwa Isner lebih bahagia bayinya laki-laki dibanding menjuarai Miami Open.

@johnisner is more happy that his baby is a boy then winning the miami open from what i remember” tulis Zverev diakhiri dengan beberapa emotikon. Isner mengalahkan Zverev pada final di Miami 2018.

Menurut laman ATP, petenis peringkat sembilan dunia itu saat ini sedang menjalani perawatan cedera kaki kiri yang ia alami dalam pertandingan final Miami Open melawan Roger Federer. Isner diperkirakan akan kembali beraksi dalam tur di Madrid Open yang akan dimulai pekan ini.

Baca juga: Meski kalah, Isner tidak kecewa
 

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tsitsipas hadapi Estoril dengan percaya diri

Jakarta (ANTARA) – Petenis unggulan teratas Stefanos Tsitsipas memiliki rasa percaya diri yang tinggi untuk menghadapi Millennium Estoril Open, Portugal, meski ia tahu kemampuannya akan diuji di gelaran tersebut.

Dengan delapan petenis unggulan dari Top 30 peringkat ATP yang akan bermain, Tsitsipas tahu betul bahwa ia harus bersiap dari awal.

“Ini agenda yang sangat kuat, tapi itulah yang membuatnya begitu istimewa dan semuanya ingin menang. Bagi saya, ini adalah motivasi ekstra. Bersaing dengan banyak pemain akan membuat Anda lebih baik,” kata petenis Yunani ini, dikutip dari atptour.com, Rabu.

Bintang muda ini bahkan sempat mencapai semifinal tahun lalu yang merupakan laga perdananya di Estoril Open.

“Saya punya kenangan yang sangat indah dari tempat ini. Saya mendapat banyak dukungan tahun lalu, nuansa dan energi yang sangat bagus datang dari penonton dan kota itu sendiri,” pungkas Tsitsipas menambahkan.

Juara dan runner-up di Rolex Monte-Carlo Masters tahun ini yaitu Fabio Fognini dan Dusan Lajovic, masing-masing menjadi unggulan kedua dan kelima.

Juara bertahan dan favorit lokal Joao Sousa juga tampil dalam undian, bersama dengan juara 2017 Pablo Carreno Busta dari Spanyol.

Baca juga: Kalahkan Tsitsipas, Federer menangkan gelar ATP ke-100 di Dubai

Baca juga: Nadal akhiri harapan Tsitsipas di semifinal Australia Terbuka

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Del Potro siap kembali beraksi di Madrid Open

Jakarta (ANTARA) – Petenis Argentina Juan Martin del Potro akan kembali beraksi dalam turnamen ATP Tour di Madrid Open yang akan dimulai Minggu (5/5).

Dikutip dari laman ATP, Kamis, petenis peringkat delapan dunia itu, Rabu, untuk pertamakalinya tahun ini melangkahkan kakinya di atas lapangan tanah liat di La Caja Magica sebagai persiapan untuk penampilan pertamanya pada ATP Tour sejak Delray Beach Open Februari lalu.

Del Potro masih dalam pemulihan cedera lutut kanan yang ia alami pada Rolex Shanghai Masters pada Oktober 2018.

Event ATP Masters 1000 di Madrid yang berlangsung 5-12 Mei itu akan diikuti oleh peringkat satu dunia Novak Djokovic, lima kali juara Rafael Nadal dan Roger Federer, yang akan tampil untuk pertama kali pada lapangan tanah liat sejak Internazionali BNL d’Italia pada 2016.

Del Porto mempunyai rekor menang 15 kali dan tujuh kali kalah pada turnamen di ibukota Spanyol tersebut, dengan hasil yang mencolok adalah semifinal pada 2009 (kalah dari Federer) dan 2012 (kalah dari Berdych).

Baca juga: Del Potro dan Nadal absen di Miami Terbuka

Baca juga: Tiafoe tersingkir, Del Potro melaju di Delray Beach Terbuka

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019