Kalahkan Pliskova, Barty juara Miami Open

Jakarta (ANTARA) – Ashleigh Barty mengalahkan Karolina Pliskova 7-6(1), 6-3 pada final, Sabtu waktu setempat, untuk memperoleh gelar Miami Open perdananya dan menjadi petenis putri Australia pertama sejak 2013 yang mencapai 10 peringkat teratas dalam ranking dunia.

Setelah mendominasi tie-break set pertama, Barty mematahkan servis Pliskova pada gim pembuka set kedua yang berlangsung dalam 12 menit.

Sejak itu, petenis Ceko yang kelelahan setelah memenangi semifinal melawan Simona Halep yang berlangsung hingga pukul 01.00 dini hari Sabtu, akibat tertunda hujan, hanya memberi sedikit perlawanan.

Barty mengepalkan tangannya ketika Pliskova melepaskan pukulan forehand yang terlalu jauh pada match point sehingga memberi kemenangan terbesar sepanjang karir petenis berusia 22 tahun itu.

Barty mengatakan kunci dari pertandingan tersebut adalah memperpanjang reli di hari yang hangat di Florida selatan itu.
Baca juga: Barty ke final terbesar dalam karirnya di Miami

“Penting bagi saya untuk berusaha membuatnya menjadi fisikal,” kata Barty, petenis Australia pertama yang memenangi gelar nomor tunggal Miami Open, dalam wawancara di lapangan.

“Kaja mempunyai kemampuan untuk sunggung-sungguh memukulmu keluar dari lapangan dan merebutnya darimu maka saya tahu saya harus mengenakan sepatu lari saya hari ini untuk berusaha dan memukul bola sebanyak mungkin,” katanya seperti dikutip Reuters.

Barty melontarkan 15 as, sementara Pliskova hampir tidak berusaha mengembalikan beberapa di antaranya.

“Saya berusaha memaksimalkannya,” katanya tentang menghadapi lawan yang kelelahan itu.

“Anda tidak mendapat kesempatan ini setiap hari dan penting bagi saya untuk terus dan berusaha melakukan yang tepat dan menikmati momennya juga.”

Pliskova, yang akan naik ke peringkat empat dunia pada Senin besok, memuji lawannya.

“Saya membuatnya cepat karena saya sangat lelah dan ini adalah dua pekan yang panjang,” kata petenis berusia 27 tahun itu.

“Selamat untuk Ashleigh. Ia bermain luar biasa sepanjang pekan, semua pertandingan ketat dan khususnya hari ini saya kira dia datang dengan sejumlah permainan tenis yang bagus.

Kemenangan itu menutup pekan penuh kenangan bagi juara Wimbledon junior 2011, yang absen dari tenis pada 2014 untuk bermain kriket profesional bagi Brisbane Heat.

Barty, juara ganda putri AS Terbuka 2018, adalah putri Australia pertama sejak Samantha Stosur yang menembus 10 peringkat teratas WTA.
Baca juga: Pliskova bertemu Barty pada final Miami Open

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Dua keistimewaan petenis muda putra Indonesia

Jakarta (ANTARA) – Direktur Teknik Tim Tenis Indonesia Frank van Fraayenhoven kepada Antara, Jumat, mengatakan mayoritas petenis muda Indonesia memiliki kecepatan dan stamina yang mumpuni.

Selama sepekan, Frank didampingi Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Tim Tenis Indonesia Deddy Prasetyo, telah mencermati gaya bermain sepuluh atlet muda putra dalam latihan bersama yang digelar di Wisma Sanita, Jakarta.

Selain kecepatan dan stamina, Frank menilai pengembalian bola dari beberapa petenis generasi milenial itu juga mulai sempurna.

“Saya telah membuat beberapa catatan di antaranya para pemain mesti banyak berlatih tanding untuk membentuk mental yang tangguh,” ujar Frank.

Baca juga: Hadapi SEA Games, pelatnas jaring dua petenis muda putra

Pelatih berkebangsaan Belanda itu optimistis pada perkembangan bibit atlet tenis putra Indonesia. Salah satunya Muhammad Rifqi Fitriadi yang masih berusia 20 tahun.

“Anak itu cerdas. Rifqi harus mulai berani bermain agresif dari yang sebelumnya cenderung bertahan. Tantangan baginya adalah ia mesti memilah segala kemungkinan dan risiko yang muncul dari setiap gaya bermain yang ia terapkan di sebuah pertandingan. Secara keseluruhan Rifqi sangat berpotensi jadi petenis bagus,” tambah Frank.

Para atlet yang rata-rata berusia 15-19 tahun ini diproyeksikan menjadi bagian tim inti tenis nasional yang akan berlaga pada SEA Games Manila 2019 mendatang.

Baca juga: Ganda jadi fokus timnas tenis SEA Games 2019

Pewarta: Adnan Nanda
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pelatih Malaysia: berlatih ke Indonesia tingkatkan kualitas atlet

Jakarta (ANTARA) – Pelatih tim tenis Malaysia, Suresh Menon yang membawa pemain asuhannya berlatih di Indonesia, mengatakan salah satu tujuan berlatih ke Indonesia untuk menggenjot kualitas teknik atlet dalam menghadapi berbagai turnamen ke depannya.

“Sekarang saya sedang mempersiapkan pemain untuk turnamen di Singapura pada Juni mendatang. Saya mau mereka (atlet Malaysia) mencoba bermain dengan banyak pemain sehingga bisa terus berkembang,” ujar Suresh Menon ketika ditemui di lapangan tenis Wisma Sanita, Jakarta, Jumat.

Menurut dia, petenis Indonesia lebih baik dari Malaysia sehingga dapat membantu meningkatkan kualitas pemain. Apalagi, tim tenis Indonesia juga diperkuat pelatih  internasional,  Frank van Fraayenhoven.

“Di sini ada pelatih Frank, sangat pengalaman dan banyak mempunyai ide serta masukan yang bagus, jadi bagi kami ini akan bagus bagi tim,” katanya.

Sebelum ke Indonesia, lanjut dia, dua petenis Malaysia yang dibawanya itu juga sempat ke Thailand untuk meningkatkan kualitas atlet.

“Pemain Malaysia sudah ada kemajuan sejauh ini. Sebagai pelatih, saya mau pemain terus berkembang, itu tujuannya. Terima kasih kepada Deddy Prasetyo (pelatih tenis Indonesia) yang memberi kesempatan berlatih di sini,” ucapnya.

Suresh Menon menyarankan agar pemain tim tenis Indonesia melakukan hal sama, mencari lawan tanding dengan negara sekitar sehingga dapat mempercepat perkembangan atlet.

“Banyak pemain berbakat di Indonesia yang bagus, mereka mesti diberi peluang untuk bermain. Kasih kesempatan bermain dengan negara lain, dengan cara itu pemain akan berkembang lebih cepat. Main keluar itu lebih baik, jadi tidak jago kandang. Banyak pertandingan dan lawan uji coba, jadi akan semakin bagus,” katanya.

Menanggapi hal itu, Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PP Pelti), Rildo Ananda Anwar mengatakan pihaknya sedang mempersiapkan para atlet, khususnya yang muda untuk mengikuti sejumlah turnamen untuk menambah pengalaman.

“Kita akan kirim ke turnamen-turnamen yang sifatnya lokal sambil menunggu ajang SEA Games November mendatang,” katanya.

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pliskova bertemu Barty pada final Miami Open

Jakarta (ANTARA) – Petenis putri Karolina Pliskova mencapai final Miami Open setelah mencatat kemenangan 7-5, 6-1 atas unggulan kedua Simona Halep pada semifinal di Miami, Amerika Serikat, Kamis malam waktu setempat (Jumat WIB).

Petenis asal Ceko unggulan kelima tersebut akan menghadapi Ashleigh Barty pada final yang akan digelar Sabtu, setelah petenis unggulan ke-12 asal Australia itu mengalahkan petenis Estonia Anett Kontaveit 6-3, 6-3 pada pertandingan semifinal lainnya pada sebuah hari yang benar-benar menguji kesabaran karena seringnya terhenti akibatakibat hujan.

Seperti dilaporkan Reuters, Pliskova dan petenis Rumania Halep bermain set pertama dengan ketat, yang akhirnya dimenangi oleh Pliskova dengan penguasaan cakupan lapangan, saat dia menggunakan jangkauan panjangnya untuk meladeni serangkaian tembakan yang dilepaskan Halep, yang biasanya tidak tertahan oleh banyak pemain lain.

Baca juga: Singkirkan Wang, Halep ditantang Pliskova di semifinal Miami Open

Pliskova meluncur mudah pada set kedua dan saat sedang berada di gerbang kemenangan, unggul 5-0, hujan kembali menggiring kedua pemain itu ke ruang ganti saat waktu sudah menunjukkan tengah malam.

Mereka akhirnya baru kembali ke lapangan satu jam kemudian dan Pliskova menutup pertandingan dengan kemenangan di arena yang hampir kosong.

Baca juga: Barty ke final terbesar dalam karirnya di Miami

Sebelumnya, Barty terpaksa harus menunggu satu jam karena hujan sebelum mengawali pertandingannya dan saat pertandingan akhirnya dimulai, dia dan petenis unggulan ke-21 Kontaveit hanya bisa sekitar lima menit berada di lapangan, karena hujan kembali turun menghentikan pertandingan.

Mereka kembali ke lapangan sekitar dua setengah jam kemudian, hanya untuk bermain satu gim dan harus kembali ke ruang ganti untuk penundaan ketiga kalinya karena hujan, yang kali ini memakan waktu dua jam.

Barty akhirnya mengamankan kemenangan dengan sebuah ace pada match point keduanya, setelah enam setengah jam dari jadwal awal pertandingan dimulai.
 

Pewarta: Irwan Suhirwandi
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ganda jadi fokus timnas tenis SEA Games 2019

Jakarta (ANTARA) – Nomor ganda campuran dan ganda putri akan menjadi andalan timnas tenis Indonesia pada SEA Games Filipina 2019 sehingga petenis andalan Merah Putih Christopher Rungkat tidak akan diturunkan pada nomor tunggal.

“Ganda putri dan campuran seperti Aldila (Sutjiadi) dan Christo akan ikut di SEA Games 2019 nanti dengan target emas,” ujar Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PP Pelti), Rildo Ananda Anwar kepada Antara, Jumat.

Ia juga mengatakan Christo akan fokus kepada ganda campuran selama SEA Games 2019. “Mengingat konsentrasi Christo sudah berada di nomor double. Dan saat ini Christo sudah tidak pernah bermain single lagi,” kata dia.

Rildo menambahkan jika Christo dipaksakan mewakili Indonesia pada nomor tunggal dan ganda, beban yang dipikul Christo akan semakin berat, yakni membawa target emas untuk keduanya.

“Jadi dengan kita memposisikan Christo di nomor ganda saja, Christo dapat berkonsentrasi penuh di spesialisasinya tersebut, mengingat target emas kita berada di nomor ganda campuran dan ganda putri,” ujarnya.

Untuk persiapan pada nomor tunggal putra, saat ini telah berlangsung pelatihan sepuluh atlet muda di Pejompongan, Jakarta, sebagai bentuk persiapan dan regenerasi.

“Regenerasi, selain untuk menggantikan yang senior seperti Christo, juga dibutuhkan atlet-atlet muda agar karirnya dapat dimulai sejak dini sehingga memiliki jam terbang yang banyak dan matang,” ujar Rildo.

Pelatihan bersama pelatih Deddy Prasetyo, Direktur Tehnik asal Belanda Frank van Fraiijenhoven, dan atlet muda Malaysia ini ditujukan agar atlet-atlet muda Indonesia terlatih dan siap secara fisik dan mental.

Mental atlet-atlet muda, menurut Rildo, dapat dibentuk dan diasah melalui pertandingan, salah satunya Piala Gubernur Kalimantan Timur yang akan berlangsung di Samarinda, April mendatang.

“Dengan pelatihan ini dan pertandingan di Samarinda besok, akan ada evaluasi untuk menentukan atlet penerus Christo dan wakil untuk SEA Games 2019 di tunggal putra,” tutupnya.

Baca juga: Hadapi SEA Games, pelatnas jaring dua petenis muda putra

Pewarta: Dea N. Zhafira
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Shapovalov sangat menantikan pertandingan melawan Federer

Jakarta (ANTARA) – Petenis muda Kanada Denis Shapovalov sangat menantikan pertandingan semifinal melawan Roger Federer pada turnamen Miami Open di Miami, Amerika Serikat, yang akan berlangsung pada Jumat malam waktu setempat (Sabtu WIB).

“Ini benar-benar sebuah pertarungan yang sangat saya nantikan sepanjang hidup saya,” kata petenis berusia 19 tahun tersebut seperti dikutip dari Reuters.

“Ini akan menjadi sebuah mimpi yang jadi nyata bermain melawan dia pada turnamen sebesar ini. Taruhannya sangat tinggi, semifinal sebuah turnamen Masters 1000 melawan idola Anda, ini mimpi yang menjadi nyata,” katanya.

Petenis yang menempati unggulan ke-20 itu sebelumnya melaju ke semifinal setelah memenangi pertarungan penuh tenaga melawan sesama petenis muda Frances Tiafoe asal Amerika Serikat 6-7(5), 6-4, 6-2 pada perempat final.

Baca juga: Federer ke semifinal hadapi petenis muda Shapovalov

Shapovalov juga berbicara mengenai masa depan yang cemerlang bagi para petenis Kanada. Dia dan Auger-Aliassime berada di semifinal Miami Open, kurang dari dua pekan setelah petenis putri berusia 18 tahun Bianca Andreescu menjuarai turnamen WTA di Indian Wells.

“Agak gila berbagi ini bersama Felix,” kata Shapovalov.

“Saya berpikir di ruang ganti, seberapa jauh kita melangkah, dari pengelompokan nasional saat kami berusia delapan dan sembilan tahun, jadi sangat gila untuk melihat seberapa jauh kami telah sampai.”

“Sangat menyenangkan melihat dia bermain bagus. Sejujurnya, ini bukan merupakan sebuah kejutan bagi saya bahwa dia sudah melaju sejauh ini, dia melakukannya dengan sangat baik.”

Pewarta: Irwan Suhirwandi
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Federer ke semifinal hadapi petenis muda Shapovalov

Jakarta (ANTARA) – Roger Federer berhasil membalaskan dendam kepada musuh bebuyutannya di Wimbledon, Kevin Anderson, dengan mengalahkan petenis Afrika Selatan itu 6-0, 6-4 pada perempat final turnamen Miami Open di Miami, Amerika Serikat, Kamis waktu setempat (Jumat WIB).

Federer yang berusia 37 tahun itu hanya memiliki sedikit waktu untuk mengistirahatkan kakinya sebelum bertanding pada semifinal melawan petenis berusia 19 tahun Denis Shapovalov yang disebut-sebut sebagai petenis bertalenta tinggi dan memiliki masa depan yang cerah pada turnamen Grand Slam.

Petenis asal Kanada Shapovalov yang menempati unggulan ke-20 itu memenangi pertarungan penuh tenaga melawan sesama petenis muda Frances Tiafoe asal Amerika Serikat yang berakhir dalam tiga set 6-7(5), 6-4, 6-2.

Shapovalov adalah salah satu dari dua petenis Kanada yang berada pada semifinal. Petenis muda Kanada lainnya Felix Auger-Aliassime yang berusia 18 tahun juga akan bertanding di semifinal melawan juara bertahan John Isner pada siang hari, sebelum Federer dan Shapovalov bermain di bawah sorotan lampu.

Federer sudah memenangkan 100 gelar selama kariernya atau 100 gelar lebih banyak dibanding Shapovalov, dan dia sangat menantikan pertemuan pertama kedua petenis tersebut.

Baca juga: Barty ke final terbesar dalam karirnya di Miami

“Dia salah seorang yang membuat tembakan keras pada pertandingan. Saya suka forehand dia,” kata Federer seperti dilaporkan Reuters.

“Ini babak utama yang menarik bagi John dan bagi saya sendiri, bermain melawan para petenis muda ini. Mereka tidak hanya muda, tapi mereka juga sangat bagus.”

Petenis asal Swiss itu meluncur mudah pada set pertama melawan Anderson, petenis yang bangkit dari kekalahan dua set sebelum mengalahkannya pada perempat final Wimbledon tahun lalu.

Anderson memenangkan sembilan gim dan menemukan alur permainannya serta membalas dengan serangkaian pengembalian yang tidak tertahan untuk menyamakan kedudukan 3-3 pada set kedua.

Tapi kemudian Federer melepaskan tembakan penting saat kedudukan 4-4, memenangi gim panjang yang terdiri dari 22 poin dan mencuri poin dari servis lawan dengan pengembalian bola dengan backhand yang tepat mendarat di garis lapangan lawan.

Baca juga: Singkirkan Wang, Halep ditantang Pliskova di semifinal Miami Open
 

Pewarta: Irwan Suhirwandi
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Barty ke final terbesar dalam karirnya di Miami

Jakarta (ANTARA) – Ashleigh Barty mencapai final terbesar dalam karirnya, Kamis waktu setempat, setelah unggulan 12 asal Australia itu menyisihkan unggulan 21 Anett Kontaveit dari Estonia, 6-3, 6-3 pada pertandingan semifinal Miami Open yang terganggu hujan.

“Jelas cuaca adalah sesuatu yang tidak bisa kita kendalikan, dan sedikit membuat frustrasi, kami beberapa kali mengalami, hujan sebentar,” kata Barty dalam jumpa pers pascapertandingan dalam laman WTA, Jumat.

Barty yang berusia 22 tahun itu pekan depan masuk deretan petenis 10 peringkat teratas untuk pertamakalinya setelah mengalahkan unggulan ketiga Petra Kvitova dalam perempatfinal yang merupakan kemenangan pertamanya dalam lima pertemuan melawan petenis Ceko itu.

Petenis Australia itu memperpanjang perjalanannya di Miami dengan keluar sebagai pemenang pada pertemuan pertamanya dengan Kontaveit setelah bermain selama satu jam dan 16 menit.

Barty mengumpulkan winner lebih banyak dibandingkan dengan Kontaveit, 13 berbanding 11, dan memenangi 83 persen poin dari servis pertamanya. Kontaveit kehilangan servisnya lima kali dan melakukan 33 kekalahan sendiri.

“Saya sangat bangga dengan diri saya dan tim saya karena mempercayai proses dan menikmati perjalanan,” tambah Barty. “Saya kira kami mendapat beberapa kesempatan luar biasa di lapangan untuk melakukan beberapa hal yang sangat istimewa.”

Barty akan berusaha meraih gelar terbesar sepanjang karirnya ketika menghadapi pemenang pertandingan semifinal antara unggulan kedua Simona Halep dari Rumania dan unggulan kelima asal Republik Ceko Karolina Pliskova. Barty mempunyai rekor menang-kalah 2-2 melawan Pliskova, sementara ia kalah dalam dua dari tiga pertemuan dengan Halep.

“Keduanya sulit,” kata Barty mengakui. “Pasti saya tidak mengharapkan yang lain.”

Baca juga: Singkirkan Wang, Halep ditantang Pliskova di semifinal Miami Open

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Hopman Cup tetap akan berlanjut, Perth tuan rumah ATP Cup

Jakarta (ANTARA) – Perth telah terpilih sebagai kota ketiga yang menjadi tuan rumah ATP Cup perdana pada Januari 2020, mengisyaratkan turnamen internasional beregu ganda campuran Hopman Cup yang sudah diselenggarakan di Western Australia itu masih akan tetap berlanjut setelah 31 tahun terakhir penyelenggaraan.

Sydney dan Brisbane diumumkan sebagai kota lainnya yang akan menjadi penyelenggara ATP Cup pada Januari. Sydney menjadi tuan rumah putaran sistem gugur dan final.

“ATP Cup akan memulai musim kompetisi tenis global untuk putra,” kata CEO Tennis Australia Craig Tiley di Perth Arena, Kamis.

“Empat dari 12 pemain putra teratas, dan delapan dari 24 teratas, akan bermain di Perth, dengan 24 tim bertanding di tiga kota,  yakni Perth, Brisbane dan Sydney.”

ATP Cup akan memberi 750 poin ranking dan hadiah uang 15 juta dolar AS untuk diperebutkan.

Even tersebut tidak memberi ruang dalam kalender tenis yang sudah dirombak bagi Hopman Cup, yang populer dengan para pemainnya dan sudah menjadi tradisi sebagai pemanasan Australian Open, Grand Slam pertama setiap tahun.

Paul McNamee, pendiri Hopman Cup dan empat kali juara ganda Grand Slam, mengatakan ia tidak tahu apakah turnamen tersebut akan dipindah ke kota lain.

“Perasaan spontan saya sedih bahwa (turnamen) ini tidak akan di sana lagi dan khawatir tentang dimana Hopman Cup di masa depan,” katanya kepada ABC News sebagaimana dikutip Reuters.

International Tennis Federation (ITF) yang menyelenggarakan Hopman Cup mengatakan organisasi tersebut berkomitmen untuk melanjutkan dan tetap menggelar even itu. Saat ini sudah mulai mencari mitra baru untuk turnamen tersebut.

“ITF berkomitmen untuk menjunjung nilai inti dari Hopman Cup di masa depan dan didorong oleh minat yang telah ditunjukkan,” kata Presiden ITF David Haggerty dalam sebuah pernyataan.

“Kami sedang dalam diskusi dengan mitra potensial untuk memutuskan di mana dan kapan turnamen ini akan diselenggarakan selanjutnya. Kami akan membuat Piala Hopman tetap hidup dan menantikan edisi mendatang yang sukses dari acara unik ini. “

Even tahun ini menampilkan Roger Federer menghadapi Serena Williams ketika Swiss mengalahkan Amerika Serikat.

McNamee mengatakan menonton dua nama terbesar dalam cabang olahraga itu adalah perpisahan yang pas.

“Jika ada pertanda, untuk mengatakan, sampai jumpa Piala Hopman, itu adalah fakta bahwa mungkin dua pemain terbesar dalam sejarah olahraga ini, Roger Federer dan Serena Williams, memasuki lapangan di Perth Arena dan saling berhadapan, “katanya.
 

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Felix Auger-Aliassime semifinalis Miami termuda dalam 35 tahun

Jakarta (ANTARA) – Petenis Kanada Felix Auger-Aliassime menjadi petenis termuda yang mencapai semifinal Miami Open dalam 35 tahun, setelah remaja berusia 18 tahun itu mengalahkan Borna Coric pada perempat final.

Felix yang mengawali Miami sebagai petenis kualifikasi itu, pada babak delapan besar, Rabu waktu setempat, mengalahkan unggulan 11 Borna Coric dari Kroasia 7-6(3), 6-2 untuk maju ke babak empat besar melawan juara bertahan John Isner.

Sebelumnya, petenis AS Isner mengalahkan Roberto Bautista Agut dari Spanyol 7-6(1), 7-6(5).

“Melawan Borna, yang sudah mapan beberapa tahun, saya sudah pasti tidak menyangka akan menang. Saya perkirakan lebih, satu set seperti pada set pertama. Tapi yang kedua sungguh mengejutkan saya. Saya merasa seperti memiliki margin atas dia, memiliki sedikit keunggulan. Saya merasa benar-benar nyaman di luar sana sejak bola pertama,” katanya dikutip dari laman ATP, Kamis.

Baca juga: Petenis muda Felix buat debut di Miami Open

Petenis Kanada itu sekarang sudah memainkan lima pertandingan melawan petenis 20 peringkat teratas dalam Ranking ATP, dan ia memenangi kelimanya. Petenis ranking sembilan Isner akan menjadi lawan berikutnya bagi Felix.

Felix Auger-Aliassime sudah menjadi perempatfinalis termuda sejak Andy Roddick (18), pada 2001, dan pemain pertama yang lahir pada tahun 2000an yang mencapai perempat final ATP Masters 1000.

Rekan senegara Felix, Denis Shapovalov (19), petenis AS Frances Tiafoe (21), akan bertanding untuk memperebutkan satu tempat di semifinal lainnya, pada Kamis siang.

Terakhir kali dua petenis remaja mencapai perempat final atau lebih di Miami adalah pada 2007 ketika Novak Djokovic (juara) dan Andy Murray (perempat final), keduanya saat berusia 19 tahun.

Baca juga: Felix melaju ke putaran dua Miami Open

“Suatu keistimewaan dibandingkan dengan semua pemain hebat ini. Saya rasa ini menunjukkan bahwa saya sudah melakukan yang bagus, saya di jalur yang benar,” kata Auger-Aliassime. “Tapi saya rasa saya memandang jangka panjang, dan saat ini saya hanya menikmati setiap hari, Menikmati setiap pertandingan, karena Anda tidak pernah tahu apa yang akan terjadi nanti.”

Coric memainkan perempat final ATP Masters 1000 keenamnya, dan Auger-Aliassime, yang pertama, namun petenis Kanada itu lebih tenang dan menguasai segalanya.

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Aris Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Singkirkan Wang, Halep ditantang Pliskova di semifinal Miami Open

Jakarta (ANTARA) – Meski sempat tertinggal 1-5 pada set kedua, petenis Rumania Simona Halep akhirnya mampu bangkit dan memastikan kemenangan 6-4, 7-5 atas harapan China, Wang Qiang di perempat-final turnamen tenis Miami Open, Kamis.

Halep hanya perlu satu kemenangan lagi untuk merebut kembali peringkat nomor satu dunia yang saat ini masih dikuasai petenis Jepang Naomi Osaka.

Di semifinal, Halep akan ditantang petenis Ceko Karolina Pliskova yang pada pertandingan lainnya menyingkirkan rekan senegara Marketa Vondrousova 6-3, 6-4.

Halep langsung melaju dan unggul 4-1 di awal babak pertama sebelum menang dengan cukup mudah 6-4. Tapi pada set kedua, Wang bangkit dan mematahkan servis Halep sebanyak tiga kali sebelum melaju 5-1.

Wang hampir saja memaksa Halep bermain tiga set ketika unggul 40-0 pada game ke-10. Namun Halep dengan penuh percaya diri mampu mengendalikan permainan dengan menerapkan strategi permainan net. Halep pun melaju dan berbalik mendominasi untuk meraih kemenangan atas Wang, unggulan ke-18 tersebut setelah bertarung selama 89 menit.

“Tampil lagi di semifinal akan menjadi tantangan besar. Saya berharap bisa menampilkan permainan terbaik saya dan melaju ke final,” kata Halep usai pertandingan.

“Pertandingan di babak berikutnya pasti akan lebih berat,” katanya menambahkan.

Halep, satu-satunya petenis dengan peringkat tertinggi yang masih bertahan, menyusul tumbangnya Osaka di babak kedua, mengakui bahwa ia memang sudah menyadari bisa merebut lagi peringkat nomor satu dunia, tapi bukan itu targetnya.

“Jika saya bermain dengan baik, jika saya bisa menampilkan permainan terbaik, saya punya peluang untuk kembali menjadi petenis nomor satu,” katanya.

“Tapi bukan itu yang ada dalam pikiran saya sekarang. Saya hanya ingin menemukan irama permainan saya, menemukan kembali kualitas permainan saya dan bermain sebaik-baiknya,” kata Halep.

Halep memiliki rekor 6-0 menghadapi Pliskova yang akan dihadapinya di semifinal, Kamis (Jumat WIB).

“Saya berlatih dengan Simona sebelum tampil di Miami Open dan saya kalah 0-6 menghadapi dia,” kata Pliskova.

Namun Pliskova yang saat ini menjadi unggulan kelima, bisa menjadi petenis peringkat dua dunia jika berhasil menjuara turnamen tersebut.

Baca juga: Halep lumat Hercog di Miami

Baca juga: Singkirkan Putintseva, Karolina Pliskova ke perempat final Miami

Pewarta: Atman Ahdiat
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rifqi fokus latihan fisik dan teknik hadapi seleksi tim SEA Games

Jakarta (ANTARA) – Petenis Indonesia Muham­mad Rifqi Fitriadi (20) fokus pada latihan fisik dan teknik dalam mengikuti seleksi pembentukan tim tenis Indonesia untuk  SEA Games 2019 di Manila, Filipina.

“Latihan fisik menjadi salah satu fokus saya dalam menghadapi setiap ajang turnamen,” ujar M Rifqi Fitriadi ketika ditemui di sela latihan di Jakarta, Rabu.

Selain fisik , lanjut dia, teknik juga menjadi salah satu fokusnya karena menjadi bahan evaluasi utama pelatih kepada atletnya. 

Ia mengharapkan mendapatkan kesempatan untuk tampil pada SEA Games 2019 nanti sehingga menambah jam terbang dalam ajang olahraga ini. “Berharap diberi kesempatan turnamen untuk menambah jam terbang,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Tenis Lapangan Seluruh Indonesia (PP Pelti), Rildo Ananda Anwar mengungkapkan, Rifqi menjadi salah satu atlet yang menjadi perhatiannya untuk ikut dalam ajang SEA Games 2019. “Dia kalau main cukup tenang, pukulannya juga cenderung membaik,” katanya. Petenis Indonesia, Muham­mad Rifqi Fitriadi (kelima dari kanan) bersama rekan atlet mendengarkan arahan Direktur teknik tim tenis Indonesia, Frank van Fraayenhoven di kawasan Pejompongan, Jakarta, Rabu (27/3/2019). (ANTARA/Zubi Mahrofi)
Ia mengaku selalu memantau latihan para atlet dalam menghadapi SEA Games tahun ini agar mendapatkan hasil maksimal nantinya.

“Begitu ada kelemahan, saya langsung diskusi dengan Frank van Fraayenhoven (Direktur teknik tim tenis Indonesia),” katanya.

Menurut dia, fisik para atlet yang sedang mengikuti seleksi SEA Games tahun ini cukup baik dan dipantau juga oleh pelatih asal Belanda tersebut.

“Sejauh ini fisik cukup baik. Bila ada pukulan yang kurang, misal backhand terus difokuskan latihannya pada yang kurang. Di sini juga sudah ada Frank yang memenuhi standar internasional dan sudah diakui,” katanya.

Sejauh ini, lanjut dia, sudah banyak perubahan yang terjadi dari para atlet, terutama dalam hal teknik. “Pukulan-pukulannya sudah ada perubahan. Tadinya, pukulannya hanya asal kembali. Saya bilang jangan asal kembali harus ada power-nya. Pukulan itu harus bikin lawan mati, disini akan dipacu terus,” ucapnya.

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Hadapi SEA Games, pelatnas jaring dua petenis muda putra

Dari sepuluh atlet itu akan kami ambil dua orang yang paling potensial

Jakarta (ANTARA) – Pengurus Pusat Persatuan Tenis Lapangan Seluruh Indonesia (PP Pelti) akan menjaring dua pemain muda putra untuk berpartisipasi di ajang SEA Games 2019 yang akan berlangsung di Manila, Filipina.

Ketua Umum PP Pelti Rildo Ananda Anwar kepada Antara, Rabu, mengungkapkan saat ini pihaknya tengah menyeleksi sepuluh pemain muda di pusat pelatihan Wisma Sanita, Pejompongan, Jakarta Pusat.

“Dari sepuluh atlet itu akan kami ambil dua orang yang paling potensial. Sejauh ini kualitas mereka sangat bagus, daya tahan fisik dan semangat juang tinggi. Saat ini kami masih berfokus untuk menjaring atlet putra karena regenerasinya masih belum optimal bila dibandingkan tim putri,” jelas Rildo.

Dalam sesi seleksi tersebut, Direktur Teknik Tim Tenis Indonesia Frank van Fraayenhoven langsung mengarahkan setiap pemain untuk bermain ganda satu set penuh secara acak dan bergantian. Hal ini dimaksudkan untuk menguji kekompakan tim dan kemampuan beradaptasi antarpemain.

Rildo menambahkan meski regenerasi tim tenis menjadi acuan namun pihaknya akan tetap realistis untuk meraih minimal dua medali emas di ajang SEA Games 2019. Karenanya keberadaan pemain-pemain senior seperti Christopher Benjamin Rungkat dan Aldila Sutjiadi menjadi krusial.

“Saingan kita adalah Thailand dan tuan rumah Filipina. Pemain senior seperti Chris tentu menjadi andalan untuk meraih medali. Kita akan berusaha maksimal di sektor ganda putri dan campuran,” pungkas Rildo.

SEA Games ke-30 di Manila Filipina akan berlangsung pada 30 November hingga 10 Desember 2019.

Baca juga: Indonesia bidik dua emas SEA Games dari ganda

Baca juga: Pelti mulai Pelatnas SEA Games pada Desember

Baca juga: Pelti seleksi pemain calon penghuni pelatnas

Pewarta: Adnan Nanda
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Penyerang Kvitova dipidana bui delapan tahun

Jakarta (ANTARA) – Pria yang menikam juara Wimbledon dua kali Petra Kvitova di rumahnya di Republik Ceko pada 2016 dijatuhi hukuman delapan tahun penjara pada Selasa.

Radim Zondra (33), dihukum karena menyebabkan kerusakan tubuh serius oleh pengadilan regional Brno. Jaksa menuntut hukuman 12 tahun bagi Zondra, yang mengaku tidak bersalah.

Dikutip dari Reuters, Rabu, juru bicara Kvitova, Karel Tejkal, mengatakan petenis itu menghormati putusan pengadilan. “Ia puas dengan vonis itu karena dia mengidentifikasi orang yang dihukum itu sebagai penyerang,” kata Tejkal.

Petenis kidal Kvitova menderita luka-luka pada tangan kiri dan jari-jarinya ketika apartemennya di Prostejov disusupi pada Desember 2016. Ia membutuhkan lebih dari lima bulan untuk pulih.

Kvitova (29), mencapai final Australian Open pada Januari, final Grand Slam pertamanya sejak memenangi Wimbledon untuk kedua kalinya pada 2014.

Kvitova saat ini menempati peringkat dua dunia, tertinggi dalam karirnya. Ia menghadapi petenis Australia Ashleigh Barty pada perempat final Miami Open pada Selasa malam waktu setempat. JIka ia memenangi turnamen tersebut, ia akan merebut posisi nomor satu dari petenis Jepang Naomi Osaka.

Baca juga: Petra Kvitova ditusuk seorang penyusup di rumahnya

Baca juga: Menjelang final Australia Terbuka, Kvitova tumbuhkan rasa percaya diri

Baca juga: Kvitova menangi “perang saudara” di Dubai
 

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pratinjau Djokovic dan Federer di putaran keempat Miami Open

Jakarta (ANTARA) – Selasa (26/3/2019) waktu lokal Amerika Serikat menawarkan daftar pertandingan yang menggiurkan di Miami Open, dengan semua pertandingan putaran keempat berlangsung di Stadion Hard Rock.

Unggulan teratas Novak Djokovic akan menghadapi ujian berat melawan unggulan ke-22 Roberto Bautista Agut dari Spanyol.

Meskipun petenis Serbia ini menang di FedEx ATP dalam pertemuan keduanya, namun Bautista Agut memenangkan pertandingan terakhir mereka di Qatar ExxonMobil Open bulan Januari, serta menang dalam dua pertandingan lapangan keras terakhir mereka.

Pemain berusia 30 tahun ini dalam kondisi yang bagus musim ini, setelah meraih gelar di Doha dan mencapai perempat final Grand Slam pertamanya di Australia Open.

Djokovic telah bekerja keras dalam dua pertandingan pertamanya di minggu ini, yaitu saat ia dipaksa melakukan “break-set” pada set pertama melawan Bernard Tomic dan saat kalah satu set melawan Federico Delbonis.

Tetapi juara enam kali Miami Open ini tetap dalam kondisi prima di tahap lanjutan turnamen ini dan akan bersemangat untuk membalas kekalahan terakhirnya dari Bautista Agut.

Sementara itu, unggulan keempat Roger Federer menjadi perhatian utama di sesi malam melawan unggulan ke-13 Daniil Medvedev dari Rusia.

Petenis asal Swiss ini meningkatkan penampilannya dalam kemenangan putaran ketiga pada hari Senin, dengan menembakkan 35 winners untuk mengalahkan Filip Krajinovic.

Sebelumnya, Federer memimpin seri FedEx ATP Head2Head melawan Medvedev dengan 2-0, dengan dua kemenangan di bulan Oktober, yaitu Rolex Shanghai Masters dan Swiss Indoors Basel.

Medvedev bermain sepanjang tiga set dengan Federer di Shanghai dan tetap solid dalam hasilnya.

Petenis Rusia itu pun menang bulan lalu di Sofia Open dan memulai musim dengan mencapai runner-up di Brisbane International.

Tetapi dengan hanya satu kemenangan atas pemain Top 10, yaitu atas Wawrinka di Wimbledon 2017, kemenangan besar lainnya akan membawanya pada tingkatan baru dalam karirnya.

Baca juga: Federer dan Anderson melaju ke babak keempat di Miami

Baca juga: Petenis Kanada Andreescu terhenti di babak keempat Miami

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Singkirkan Putintseva, Karolina Pliskova ke perempat final Miami

Jakarta (ANTARA) – Unggulan kelima Karolina Pliskova dari Republik Ceko mengatasi tantangan keras dari Yulia Putintseva dan menyisihkan petenis Kazakhstan itu 2-6, 6-3, 7-5, untuk mencapai perempat final Miami Open tahun ketiga beruntun, dan keempat kalinya dalam lima edisi terakhir.

“Tentu saja saya melakukan beberapa kesalahan, saya kira saya bisa melakukan beberapa pukulan bagus juga, sehingga saya pikir ini sedikit campuran dari keduanya,” kata Pliskova kepada pers, setelah kemenangannya, dikutip dari laman WTA, Selasa.

Pliskova mengaku ia belum bermain sempurna dalam 2-3 pekan terakhir, namun tak pernah lelah berjuang untuk memperoleh kemenangan.

“Bermain kadang bagus, mungkin kadang terlalu banyak kesalahan beruntun, tapi saya rasa selalu penting untuk menemukan jalan, bagaimanapun, untuk menang,” katanya.

Pliskova telah mengalahkan Putintseva dalam tiga pertemuan mereka sebelumnya, termasuk pertandingan panjang pada putaran pertama Brisbane awal musim ini.

Kini Pliskova berhasil menajamkan rekor sapu bersih kemenangan melawan Putintseva dalam empat pertemuan, setelah dua jam dan 10 menit melewati ujian berat dari lawannya yang menempati peringkat ke-44 dunia.

Baca juga: Petenis Kanada Andreescu terhenti di babak keempat Miami

“Saya kira (Putintseva) bermain sangat baik,” lanjut Pliskova.

“Kecuali pada poin terakhir, mungkin, dia tidak memberi saya apapun dengan cuma-cuma,” ujarnya menambahkan.

Pada pertandingan tersebut petenis peringkat tujuh dunia Pliskova melontarkan 43 winner, termasuk tujuh as, namun ia juga melakukan 48 kesalahan sendiri. Sementara, Putintseva mencatatkan 18 winner dan 23 kesalahan sendiri.

Pliskova selanjutnya akan melawan rekan senegaranya, petenis berusia 19 tahun Marketa Vondrousova, pada babak delapan besar.

Vondrousova mencapai perempat final Premier Mandatory kedua berturut-turut setelah menundukkan Tatjana Maria pada Senin malam. Ini akan menjadi pertemuan pertama bagi kedua petenis Ceko tersebut.

Baca juga: Federer dan Anderson maju ke babak keempat Miami Open

Baca juga: Pratinjau Djokovic dan Federer di putaran keempat Miami Open

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Gilang Galiartha
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Seleksi petenis junior jelang Sea Games

Petenis junior Indonesia mengikuti latihan dalam seleksi pemain untuk Pelatnas SEA Games 2019 di kawasan Pejompongan, Jakarta, Selasa (26/3/2019). PP Pelti (Pengurus Pusat Persatuan Tenis Lapangan Indonesia) tengah menyiapkan petenis junior untuk dibawa ke ajang olahraga SEA Games 2019 di Manila, Filipina. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/pras.

Petenis Kanada Andreescu terhenti di babak keempat Miami

Jakarta (ANTARA) – Pertandingan mengesankan yang ditampilkan Bianca Andreescu terpaksa berakhir di babak keempat turnamen Miami Open ketika memilih berhenti karena cedera bahu saat tertinggal 6-1 dan 2-0 melawan Anett Kontaveit dari Estonia.

“Saya telah bermain di banyak pertandingan. Saya kira ini adalah cara tubuh mengisyaratkan bahwa ini sudah cukup. Memang mengecewakan, tapi ini bagian dari olahraga,” kata Andreescu usai pertandingan, melansir laporan Reuters, Selasa.

Pemain Kanada berusia 18 tahun ini tiba di Miami setelah kemenangannya di Indian Wells, di mana ia menjadi wildcard pertama yang memenangkan acara bergengsi itu.

Namun bahu kanannya sudah terlalu banyak bekerja, sehingga mengakhiri harapannya untuk memperpanjang 10 kemenangan beruntunnya.

Pemain tunggal putri lainnya yang akan mengisi laga delapan besar adalah Hsieh Su-wei dari Taiwan, yang mengukir reputasinya sebagai “penakluk raksasa” dengan mengalahkan pemain Denmark Caroline Wozniacki 6-3, 6-7(0), dan 6-2, setelah mengalahkan petenis nomor satu dunia Naomi Osaka di babak sebelumnya.

Itu adalah kemenangan pertama Hsieh yang berusia 33 tahun atas mantan pemain nomor satu dunia Wozniacki dalam lima usahanya.

Baca juga: Andreescu selamatkan match point untuk maju ke putaran dua Miami

Selain itu, Unggulan kedua Simona Halep mematahkan servis Venus Williams pada pertandingan pertama mereka dengan kemenangan 6-3 dan 6-3 untuk melaju ke perempat final.

Unggulan ketiga asal Ceko Petra Kvitova juga sukses mengalahkan petenis Perancis Caroline Garcia dengan 6-3 dan 6-3 untuk maju ke babak delapan besar dengan unggulan ke-12 dari Australia Ashleigh Barty.

Baca juga: Juara bertahan Stephens ditumbangkan Maria di Miami

Baca juga: Federer dan Anderson melaju ke babak keempat di Miami

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Federer dan Anderson maju ke babak keempat Miami Open

Jakarta (ANTARA) – Meski mengalami awal permainan yang lamban, Roger Federer mampu mengatasi hambatan yang disajikan Filip Krajinovic dengan skor 7-5, 6-3 dan mengantarkan petenis Swiss itu ke babak keempat.

“Saat ini saya bisa melaluinya dengan cepat, tapi saya memang bermain buruk saat remaja. Sekarang saya benar-benar memberikan kerja keras yang saya miliki,” tutur Federer , melansir Reuters, Selasa.

Petenis Serbia Krajinovic di awal permainan sempat mematahkan servis Federer, unggul 2-1, dan memberikan kekecewaan terhadap juara Grand Slam 20 kali itu.

Tetapi, unggulan keempat Federer mematahkan pertandingan berikutnya dan meraih momentum ketika ia mendobrak Krajinovic dan mengambil set pertama yang ia perjuangkan dengan ketat.

Petenis berusia 37 tahun itu meluncur setelah itu, berkat servis yang luar biasa yang sulit dibaca Krajinovic.

Selanjutnya, Federer akan bertemu dengan petenis Rusia Daniil Medvedev setelah unggulan ke-13 ini mengalahkan petenis kualifikasi asal AS Reilly Opelka.

Federer bukan satu-satunya yang melaju ke babak selanjutnya, servis-servis kuat Kevin Anderson juga terbukti terlalu sulit diladeni Joao Sousa.

Anderson menggabungkan 13 ace-nya sendiri dengan hanya satu kesalahan ganda untuk memastikan kemenangan 6-4 dan 7-6(6) atas lawannya dari Portugal itu sebelumnya pada hari Senin.

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Federer dan Anderson melaju ke babak keempat di Miami

Jakarta (ANTARA) – Roger Federer menutup langkah awalnya yang lamban tatkala menaklukkan Filip Krajinovic 7-5 6-3 dan servis Kevin Anderson terbukti terlalu kuat untuk Joao Sousa pada saat kedua petenis unggulan tersebut melaju ke putaran empat turnamen Miami Open Senin waktu setempat.

Petenis Serbia Krajinovic mematahkan servis Federer untuk unggul 2-1 di awal set pertama dan tampaknya ia berpeluang memenangkan pertandingan melawan juara Grand Slam itu.

Tetapi momentum berubah arah untuk unggulan keempat Federer ketika ia melepas forehand tajam menyilang untuk mematahkan servis Krajinovic sekaligus merebut set pertama yang berlangsung alot.

Petenis Swiss berusia 37 tahun itu selanjutnya tidak terbendung dengan servis yang luar biasa dan sulit dibaca Krajinovic.

Pada babak berikutnya Federer akan menghadapi antara petenis kualifikasi Amerika Reilly Opelka atau petenis Rusia Daniil Medvedev, yang memainkan laga putaran ketiga mereka ketika pertandingan Federer berakhir.

Sementara itu Anderson memadukan 13 ace dengan hanya satu kesalahan saja untuk memastikan kemenangan 6-4 7-6 (6) atas petenis Portugal, Sousa, pada pertandingan sebelumnya di hari yang sama.

Unggulan keenam asal Afrika Selatan itu dinilai terlalu tangguh dan menjadi favorit pada pertandingan Selasa ketika ia menghadapi petenis Australia yang tidak diunggulkan Jordan Thompson, yang mengalahkan Grigor Dimitrov 7-5 7-5.

Pewarta: Junaydi Suswanto
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Juara bertahan Stephens ditumbangkan Maria di Miami

Jakarta (ANTARA) – Juara bertahan Sloane Stephens harus pulang lebih awal dari turnamen tenis Miami Open setelah ditumbangkan oleh petenis Jerman Tatjana Maria dengan skor 3-6, 2-6 pada pertandingan putaran ketiga di Miami, Minggu waktu setempat (Senin WIB).

Stephens yang juara Amerika Serikat Terbuka pada 2017 dan saat ini menempati peringkat enam dunia, tidak bisa meladeni beragam jenis tembakan yang dilepaskan Maria pada pertandingan tersebut.

Petenis AS itu untuk kedua kalinya secara beruntun harus pulang lebih awal setelah pada turnamen Indian Wells beberapa waktu lalu, juga tersingkir pada pertandingan pertamanya, ditumbangkan oleh petenis yang melangkah dari babak kualifikasi asal Swiss Stefanie Vogele.

Maria yang tinggal di Florida sempat merayakan kemenangan secara prematur ketika match point ketiga saat tembakan lob yang disangkanya masuk, dinyatakan keluar. Tapi pada gim berikutnya, dia akhirnya memastikan kemenangan saat pukulan backhand Stephens terlalu panjang.

“Saya tidak bisa lebih bahagia lagi saat ini. Saya pikir saya bermain di tempat sendiri karena saya tinggal di sini. Itu sangat membantu saya,” kata Maria yang menempati peringkat 62 dunia itu.

“Permainan saya cukup istimewa, jadi saya sadar bahwa malam ini saya memiliki sebuah peluang. Saya sudah bertanding dua kali melawan Sloane, jadi saya tahu apa yang diharapkan,” kata petenis berusia 31 tahun itu.

Pewarta: Irwan Suhirwandi
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Federer akan hadapi Krajinovic yang lebih muda

Jakarta (ANTARA) – Setelah selamat dari pembukaan yang keras melawan Radu Albot di Miami Open, Roger Federer akan mencari performa terbaiknya ke putaran ketiga.

Petenis unggulan keempat ini akan melawan Filip Krajinovic dari Serbia, dengan rekam jejak 2-0 bagi Federer dalam pertemuan terakhir mereka di lapangan.

Krajinovic datang melalui kualifikasi untuk mencapai putaran keempat di BNP Paribas Open dan mengalahkan Stan Wawrinka pada tie-break set ketiga pada hari Sabtu.

Tetapi Federer memiliki lebih dari 15 tahun kesuksesan di Miami Open dan patut menjadi pertimbangan bagi lawannya yang masih berusia 27 tahun itu.

Petenis Swiss ini menginjakan kaki di Final ATP Masters 1000 pertamanya pada tahun 2002 saat melawan Andre Agassi dan menyandang gelar sebanyak tiga kali (2005-2006, 2017).

Federer berada dalam kondisi yang baik musim ini, menjadi runner-up di BNP Paribas Open dan memenangkan gelar tunggal ATP Tour ke-100 di Dubai Duty Free Tennis Championships.

Pertarungan antara golongan senior dan junior juga menjadi sorotan saat Frances Tiafoe, unggulan No. 28, menghadapi David Ferrer.

Petenis Spanyol ini menjadi pemain favorit penonton di Miami dalam penampilan ke-17 dan terakhir di acara ini.

Begitu banyak dukungan baginya saat membuat aksi mengejutkan dengan Alexander Zverev di babak kedua, yang menandai kemenangan pertamanya atas pemain Top 3 dalam lima tahun.

Tiafoe telah berjuang keras untuk tampil baik sejak melaju ke perempat final Australia Open.

Pertandingan penting lainnya pada hari Senin termasuk unggulan keenam Kevin Anderson dari Afrika Selatan menghadapi Joao Sousa dari Portugal, unggulan kedelapan Stefanos Tsitsipas dari Yunani melawan Leonardo Mayer dari Argentina, dan pertempuran bintang-bintang yang sedang naik daun lainnya.

Baca juga: Djokovic kalahkan Delbonis, tetap di jalur menuju gelar ketujuh Miami

Baca juga: Vondrousova singkirkan Mertens untuk melaju ke 16 besar Miami

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Djokovic kalahkan Delbonis, tetap di jalur menuju gelar ketujuh Miami

Jakarta (ANTARA) – Petenis peringkat satu dunia Novak Djokovic memadamkan tantangan penuh semangat dari Federico Delbonis dengan kemenangan 7-5, 4-6, 6-1 pada putaran ketiga Miami Open, Minggu waktu setempat.

Seperti Roger Federer pada hari sebelumnya, unggulan teratas Djokovic kesulitan menghadapi lawan bukan unggulan sebelum menang dalam dua jam.

Dikutip dari Reuters, Senin, petenis kidal peringkat 83 dunia, Delbonis, merebut set kedua namun tidak mampu mempertahankan performanya pada set terakhir.

Hasil tersebut meningkatkan rekor Djokovic yang mengesankan melawan petenis Argentina.

Menurut ATP Tour, hanya Juan Martin del Potro yang mengalahkan Djokovic, yang mempunyai rekor 36-3 melawan petenis Argentina sejak 2007.

Selanjutnya, pria asal Serbia itu akan melawan petenis Spanyol unggulan 22 Roberto Bautista Agut, yang menang 6-4, 6-4 atas unggulan 15 asal Italia Fabio Fognini.

Sebelumnya, juara bertahan John Isner melesakkan 16 as saat meraih kemenangan 7-5, 7-6(6) atas petenis Spanyol Albert Ramos-Vinolas.

Djokovic sudah enam kali juara di Miami dan sedang mengejar gelar ketujuh.

Baca juga: John Isner melenggang ke babak keempat Miami Terbuka
Baca juga: Halep lumat Hercog di Miami
Baca juga: Vondrousova singkirkan Mertens untuk melaju ke 16 besar Miami

 

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Vondrousova singkirkan Mertens untuk melaju ke 16 besar Miami

Jakarta (ANTARA) – Petenis bukan unggulan asal Ceko Marketa Vondrousova melaju ke babak 16 besar Miami Open setelah menyingkirkan unggulan 16 yang juga juara di Doha, Elise Mertens.

Pada pertandingan yang digelar Minggu waktu setempat, petenis kidal berusia 19 tahun itu meraih kemenangan 6-4, 7-6(1).

Menurut laman WTA, kemenangan tersebut merupakan yang kelima bagi Vondrousova melawan petenis unggulan selama dua pekan terakhir, setelah sebelumnya mengalahkan  Daria Kasatkina, Jelena Ostapenko dan Simona Halep, sebelum mencapai perempat final Indian Wells pekan lalu.

Ia juga mengalahkan unggulan 22 Jelena Ostapenko pada putaran kedua di Miami sebelum maju bertemu Mertens.

Petenis peringkat 59 dunia itu tidak pernah tertinggal sepanjang pertandingan yang berlangsung selama hampir dua jam di lapangan Butch Buchholz, namun nyaris memimpin dengan selisih angka besar pada setiap set sebelum kembali diseimbangkan.

Petenis Belgia, Mertens, menyamakan kedudukan 4-4 dari ketinggalan 1-4 pada set pembuka, dan memenangi tiga gim beruntun setelah tertinggal 3-5 pada set kedua.

Akan tetapi, penampilan yang dominan dari petenis Ceko itu pada tiebreak membuatnya memenangi tujuh poin beruntun untuk membukukan tempat melawan salah satu dari unggulan empat Sloane Stephens atau petenis Jerman Tatjana Maria pada babak 16 besar.

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Halep lumat Hercog di Miami

Jakarta (ANTARA) – Unggulan kedua asal Rumania Simona Halep bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan petenis Slovenia, Polona Hercog, dalam pertandingan putaran ketiga yang berlangsung alot pada turnamen Miami Open, Minggu waktu setempat.

Hercog, peringkat ke-93 dunia, memaksa Halep bekerja keras pada set kedua, tetapi petenis Rumania itu mendominasi tiebreak untuk membalikkan pertandingan dan akhirnya menang 5-7, 7-6 (1), 6-2, demikian dilansir Reuters, Senin.

Selanjutnya, dia akan menghadapi juara Miami Terbuka tiga kali Venus Williams pada putaran keempat setelah petenis asal Amerika itu mengalahkan unggulan ke-14 dari Rusia, Daria Kasatkina, 6-3, 6-1.

Halep, petenis nomor tiga dunia, terhindar menjadi pemain unggulan ketiga yang tersisih dari turnamen itu dalam dua hari terakhir.

Sebelumnya petenis nomor satu dunia asal Jepang Naomi Osaka takluk oleh unggulan ke-27 dari Taiwan Hsieh Su-wei, sementara Serena William juga terpaksa mundur karena cedera lutut beberapa hari sebelumnya.

Dua petenis unggulan lainnya tersisih pada hari Minggu.

Unggulan 11 asal Brazil Anastasija Sevastova kalah 6-1, 2-6, 3-6 dari petenis Kazakhstan Yulia Putintseva dan unggulan ke-25 dari Amerika Danielle Collins kalah 5-7, 1-6 oleh petenis China Wang Yafan.

Pewarta: Junaydi Suswanto
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

John Isner melenggang ke babak keempat Miami Terbuka

Unggulan ketujuh ini akan menghadapi unggulan ke-19 dari Inggris, Kyle Edmund, pada babak keempat

Jakarta (ANTARA) – Juara bertahan John Isner melepaskan 16 ace untuk menang 7-5 7-6(6) melawan petenis Spanyol Albert Ramos-Vinolas dalam babak ketiga Miami Terbuka, Minggu waktu AS.

Ramos-Vinolas menyulitkan Isner tetapi petenis Ameria ini selanjutnya memenangkan empat break point yang menentukannya maju ke babak berikutnya.

Unggulan ketujuh ini akan menghadapi unggulan ke-19 dari Inggris, Kyle Edmund, pada babak keempat.

Edmund mengalahkan unggulan ke-12 dari Kanada, Milos Raonic, dengan 6-4 6-4.

Isner berlatih bersama Edmund di Miami dan mereka sudah dua kali saling berhadapan.

Petenis Spanyol Roberto Bautista Agut juga maju ke babak berikutnya setelah melewati hadangan unggulan ke-15 dari Italia, Fabio Fognini, dengan 6-4 6-4.

Baca juga: Kevin Anderson catat kemenangan di Miami setelah pulih dari cedera

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Edy Supriyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Berencana pensiun, Ferrer tumbangkan Zverev di Miami

Jakarta (ANTARA) – David Ferrer berencana untuk pensiun dari dunia tenis profesional pada Mei mendatang, tapi petenis asal Spanyol tersebut masih memiliki senjata untuk menjatuhkan nama-nama besar dalam sebuah pertandingan.

Pada turnamen Miami Open di Miami, Amerika Serikat, Sabtu waktu setempat (Minggu WIB), petenis berusia 36 tahun itu berhasil menumbangkan petenis peringkat tiga dunia Alexander Zverev dari Jerman dengan skor 2-6, 7-5, 6-3 pada pertandingan putaran kedua.

Kemenangan tersebut tentu saja sangat berarti bagi Ferrer yang berencana untuk menutup karir tenis profesionalnya pada turnamen Madrid Open mendatang.

“Ini hari yang istimewa karena ini tahun terakhir tenis profesional saya. Memenangi jenis pertandingan ini melawan pemain 10 besar seperti ‘Sascha” merupakan sebuah hadiah,” kata Ferrer seperti dilaporkan Reuters.

“Saya sangat bahagia dan saya sedang mencoba menikmati setiap poin dan setiap momen,” katanya.

Baca juga: Jadwal pertandingan Miami Open, Ferrer hadapi Querrey

Pada pertandingan berikutnya, Ferrer akan menghadapi petenis berusia 21 tahun asal Amerika Serikat, Frances Tiafoe, yang harus bekerja keras mengalahkan petenis Serbia Miomir Kecmanovic dengan skor 7-6(6), 7-6(5).

Pewarta: Irwan Suhirwandi
Editor: Aris Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Federer kalahkan Albot di Miami Open

Jakarta (ANTARA) – Roger Federer bangkit dari ketinggalan satu set untuk mengalahkan petenis Moldova Radu Albot dengan skor 4-6, 7-5, 6-3 pada putaran kedua turnamen tenis Miami Open di Miami, Amerika Serikat, Sabtu waktu setempat (Minggu WIB).

Juara Grand Slam 20 kali, yang pada pekan lalu dikalahkan Dominic Thiem pada final BNP Paribas Open, secara keseluruhan melepaskan 14 ace dan mencuri poin servis Albot sebanyak dua kali untuk melanjutkan langkahnya ke putaran ketiga turnamen tersebut.

Seperti dilaporkan Reuters, petenis Swiss berusia 37 tahun tersebut tidak dengan mudah meraih kemenangannya atas petenis peringkat 46 dunia itu.

Setelah menelan kekalahan pada set pertama, Federer mencuri poin dari servis Albot saat kedudukan 6-5 pada set kedua dengan sebuah tembakan voli yang tidak tertahan.

Albot seharusnya bisa mengonversi sebuah break point pada set penentuan saat kedudukan 3-3, tapi Federer yang kemudian mengambil kendali permainan, sebelum menyelesaikan pertandingan yang berlangsung selama dua jam, 10 menit.

Baca juga: Federer pastikan jumpa Nadal di final

Federer yang tiga kali menjadi juara di Miami Open itu menyelesaikan pertandingan dengan total 38 winner, tapi juga harus mengatasi 41 unforced error, untuk mengalahkan Albot, yang mendapat sambutan tepuk tangan dari penonton atas upayanya di lapangan.

Pada pertandingan yang digelar lebih awal, petenis Afrika Selatan yang baru kembali berkompetisi setelah pulih dari cedera Kevin Anderson mencatat kemenangan 6-4, 3-6, 6-3 atas petenis Spanyol Jaume Munar.

Dua petenis muda Rusia Karen Khachanov dan Daniil Medvedev juga meraih kemenangan.

Petenis unggulan ke-10 Khachanov mengalahkan petenis Australia Jordan Thompson 6-2, 6-3, sementara rekannya Medvedev yang menempati unggulan ke-13 menundukkan petenis Prancis Adrian Mannarino 6-2, 6-1.

Petenis unggulan delapan Stefanos Tsitsipas dari Yunani dengan mudah mengalahkan petenis Amerika Serikat Mackenzie McDonald 7-6(4), 6-1.

Petenis Belgia David Goffin yang menempati unggulan ke-18 mengalahkan petenis Spanyol Pablo Andujar 6-4, 6-1, sementara petenis Kanada unggulan ke-20 Denis Shapovalov bangkit dari ketinggalan satu set untuk mengalahkan petenis Britania Dan Evans 4-6, 6-1, 6-3.

Pewarta: Irwan Suhirwandi
Editor: Aris Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kevin Anderson catat kemenangan di Miami setelah pulih dari cedera

Jakarta (ANTARA) – Petenis Afrika Selatan Kevin Anderson yang baru kembali berkompetisi setelah pulih dari cedera mencatat kemenangan pada turnamen Miami Open setelah berjuang keras mengalahkan petenis Spanyol yang sedang menanjak Jaume Munar di Miami, Sabtu waktu setempat (MInggu WIB).

Setelah lebih dari dua bulan menjauh dari lapangan karena cedera siku, petenis peringkat tujuh dunia tersebut menyingkirkan petenis berusia 21 tahun Munar dengan skor 6-4, 3-6, 6-3 pada pertandingan putaran kedua turnamen tersebut.

Seperti dilansir Reuters, pada penampilan pertamanya di turnamen sejak Australia Terbuka pada Januari lalu, finalis Wimbledon yang memiliki servis keras tersebut melepaskan 12 ace dan mengonversi tiga dari tujuh kesempatan break.

“Semuanya baik dan saya benar-benar senang dengan yang saya rasakan (pada siku) ini. Untuk melaju dalam tiga set, rasanya sangat bagus untuk kembali ke sana. Saya senang dengan bagaimana siku ini merespon. Saya merasa seperti memukul bola dengan sangat bagus,” kata petenis unggulan keenam tersebut.

“Selalu berbeda bermain dalam pertandingan dibanding dengan memukul bola dalam latihan, tapi saya sudah dapat mengangkat beban saya dan seberapa banyak saya dapat melakukan servis. Itu sangat memberi semangat dan itulah mengapa saya merasa senang memasuki pekan ini.”

“Saya dapat melakukan segalanya kecuali memukul servis baru-baru ini. Saya selalu memiliki keyakinan itu segera setelah saya melewati rintangan itu. Saya akan menemukan bentuk permainan saya dengan sangat cepat.”

Pada pertandingan lain, dua petenis muda Rusia Karen Khachanov dan Daniil Medvedev juga meraih kemenangan.

Petenis unggulan ke-10 Khachanov mengalahkan petenis Australia Jordan Thompson 6-2, 6-3, sementara temannya Medvedev yang menjadi unggulan ke-13 menundukkan petenis Prancis Adrian Mannarino 6-2, 6-1.

Petenis Belgia David Goffin, unggulan ke-18, mengalahkan petenis Spanyol Pablo Andujar 6-4, 6-1, sementara petenis unggulan ke-20 asal Kanada Denis Shapovalov bangkit dari ketinggalan satu set untuk menundukkan petenis Britania Dan Evans 4-6, 6-1, 6-3.

Baca juga: Kejar gelar ketujuh, Djokovic awali Miami dengan kemenangan

Pewarta: Irwan Suhirwandi
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Cedera lutut, Serena Williams mundur dari Miami Terbuka

Jakarta (ANTARA) – Serena Williams menyatakan mengundurkan diri dari turnamen Miami Terbuka karena mengalami cedera di lutut kirinya, kata ofisial turnamen tersebut, Sabtu.

Pengunduran diri tersebut merupakan yang kedua kalinya dilakukan petenis Amerika itu di turnamen WTA secara berturut-turut, setelah sebelumnya ia juga melakukan hal yang sama di turnamen di Indian Wells minggu lalu karena terserang penyakit virus.

“Saya kecewa mundur dari Miami Terbuka karena cedera lutut kiri,” kata mantan petenis nomor satu dunia itu dalam satu pernyataan sebagaimana dilansir dari Reuters, Minggu.

“Saya berharap bisa kembali tahun depan untuk bermain di turnamen satu-satunya ini di depan para fans yang luar biasa di sini, di Miami.”

Juara delapan kali Miami itu memulai turnamen dengan kemenangan tiga set 6-3 1-6 6-1 atas petenis Swedia Rebecca Peterson, Jumat.

“Saya tahu saya bisa bermain jauh lebih baik lagi,” kata Williams setelah set kedua yang penuh kesalahan itu.

Di Indian Wells, Williams juga mengukir kemenangan 7-5, 6-3 atas juara Grand Slam dua kali Victoria Azarenka sebelum terpaksa mengundurkan diri dari pertandingan putaran ketiga melawan Garbine Muguruza, ketika tertinggal 6-3, 1-0.

Baca juga: Petenis nomor satu dunia Osaka ditumbangkan Hsieh di Miami

Pewarta: Junaydi Suswanto
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Petenis nomor satu dunia Osaka ditumbangkan Hsieh di Miami

Jakarta (ANTARA) – Naomi Osaka, petenis putri nomor satu dunia secara mengejutkan dikalahkan petenis nomor 27 dunia Hsieh Su-wei asal Taiwan di pertandingan babak ketiga turnamen Miami Terbuka, Sabtu (Minggu WIB).

Hsieh yang kalah pada set pertama 4-6, bangkit untuk merebut dua set berikut 7-6 (4) dan 6-3 melalui gaya permainannya yang ortodoks tetapi membuat frustrasi lawan yang merupakan juara AS dan Australia Terbuka 2019 itu.

Sebelumnya, tuan rumah AS juga kehilangan petenis harapan setelah kehilangan juara delapan kali Serena Williams.

Williams terpaksa mundur karena mengalami cedera lutut dan untuk kedua kalinya secara beruntun, setelah sebelumnya juga mengundurkan diri akibat serangan virus.

Pada pertandingan lain, petenis nomor dua dunia Petra Kvitova asal Republik Ceko harus bekerja keras dan bertanding tiga set untuk menyingkirkan Donna Vekic 6-4, 3-6, 6-4.

Kvitota, juara dua kali Wimbledon, yang diunggulkan di tempat ketiga, pada babak keempat akan ditantang Caroline Garcia dari Perancis yang menyingkirkan petenis Jerman unggulan ke-15 Julia Goerge 6-0, 7-5.

Pewarta: Atman Ahdiat
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kejar gelar ketujuh, Djokovic awali Miami dengan kemenangan

Jakarta (ANTARA) – Petenis peringkat satu dunia Novak Djokovic meningkatkan rekor pertemuannya dengan Bernard Tomic menjadi 6-0 kala ia mengejar gelar ketujuh dengan menyingkirkan petenis Australia tersebut dari Miami Open dengan kemenangan 7-6(2), 6-2 di Hard Rock Stadium, Jumat malam waktu setempat.

“[Tomic] tidak memberimu banyak ritme sama sekali. Setiap bola berbeda. Ia bisa bermain sama bagusnya di lapangan dan jauh di belakang baseline, memperlambat langkah. Ia mempunyai pukulan tidak konvensional. Agak sulit melawan seseorang yang tidak bisa diprediksi apa berikutnya,” kata Djokovic yang sudah enam kali juara di Miami itu pada laman ATP.

“Set kedua saya bermain lebih baik. Secara keseluruhan ini pertandingan yang solid.”

Ini adalah pertamakalinya Djokovic bertanding di Hard Rock Stadium, tempat turnamen tersebut dipindahkan tahun ini setelah 32 tahun di Key Biscayne. “Lapangan yang bagus. Mereka telah melakukan pekerjaan yang sangat baik. Mereka telah mengambil, saya kira, langkah yang sangat berani ke arah yang benar… Bagi kami menjadi bagian dari Miami Dolphins Stadium adalah menyenangkan,” kata Djokovic.

Petenis Serbia itu tampil mengecewakan pada BNP Paribas Open di Indian Wells. Djokovic kalah dua set langsung pada putaran ketiga oleh petenis Jerman Philipp Kohlschreiber. Namun ia segera melupakan kekalahan tersebut saat melawan Tomic, menghasilkan 23 winner dan mematahkan servis Tomic tiga kali.

“Saya punya banyak waktu di lapangan antara kekalahan (saya) di Indian Wells pada tunggal dan sekarang, pertandingan malam ini. Saya telah mengerjakan semua yang perlu saya lakukan. Sekarang hanya masalah waktu untuk membangun momentum dan membangun permainan,” kata Djokovic.

Baca juga: Djokovic enggan bahas soal ketua ATP selama Miami Open

Djokovic saat ini berbagi rekor enam kali juara Miami dengan petenis Amerika Andre Agassi. Petenis Serbia itu selanjutnya akan melawan Federico Delbonis dari Argentina, yang memgalahkan unggulan 32 John Millman dari Australia 7-5, 3-6, 7-6(2).

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Aris Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Osaka siap bermain sengit di putaran ketiga Miami Open

Jakarta (ANTARA) – Petenis nomor satu dunia Naomi Osaka maju ke babak ketiga dengan kemenangan 6-0, 6-7(3), dan 6-1 atas petenis Belgia Yanina Wickmayer setelah melalui pertarungan sengit.

Setelah menghadapi delapan kali juara Miami Serena Williams dalam pertandingan pertamanya tahun lalu, Osaka kembali mendapati rintangan sulit di pembuka saat melawan petenis kualifikasi Belgia yang berperingkat 141 itu.

Petenis berdarah Jepang-Haiti ini membutuhkan lebih dari dua jam untuk menyingkirkan lawannya, melansir laporan wtatennis.com, Sabtu.

“Secara emosional sangat sulit bagi saya di set kedua, karena saya baru saja mulai berpikir untuk menang. Dia juga bermain sangat bagus,” tutur Osaka.

Meskipun Florida Selatan adalah rumah bagi Osaka, namun even di Miami tidak begitu ramah kepada petenis berusia 21 tahun ini, yang tidak pernah melewati putaran ketiga.

Osaka selanjutnya akan menghadapi unggulan ke-27 Taiwan Hsieh Su-wei, yang menang 6-2 dan 7-5 atas petenis Amerika Alison Riske.

“Saya menganggap Miami adalah rumah. Saya pasti selalu ingin tampil baik di sini setiap kali saya bermain karena (saya) belum melakukannya dengan baik di sini dibandingkan dengan turnamen lainnya. Ini jelas merupakan tujuan saya yang sangat besar,” katanya.

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tumbangkan Martic, Pliskova maju ke putaran tiga Miami Open

Jakarta (ANTARA) – Mantan petenis nomor satu dunia Karolina Pliskova di putaran kedua Miami Terbuka menundukkan petenis Kroasia, Petra Martic, dengan 6-3 dan 6-4 untuk mencapai putaran ketiga.

Memainkan pertandingan pertamanya sejak kalah tipis dari Belinda Bencic di BNP Paribas Open, pemegang tiga kali WTA Ace Leader ini mencetak tujuh ace dalam permainan selama 77 menit di Stadion Hard Rock, melansir laporan wtatennis.com, Sabtu.

Pertandingan dimulai dengan pukulan servis ke Martic, yang tampil di putaran keempat Grand Slam di Prancis Terbuka dan Wimbledon 2017, yang begitu ketat di lapangan satu.

Pliskova pun tetap gigih dalam melayangkan servisnya, memenangkan 14 dari 15 poin servis pertama dan mengamankan satu-satunya break set pembuka untuk menempatkan dirinya dalam enam pertandingan.

Unggulan ke-5 ini segera mematahkan servis untuk membuka set kedua dan kembali mematahkan servis pada game ke-10 yang sangat penting untuk akhirnya mengamankan kemenangan ke putaran selanjutnya.

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Felix melaju ke putaran dua Miami Open

Jakarta (ANTARA) – Petenis muda Kanada Felix Auger-Aliassime membukukan kemenangan pada putaran pertama turnamen ATP Masters 1000 kedua tahun ini, setelah melakukan hal yang sama pada BNP Pariba Open yang baru lalu.

Dikutip dari laman ATP, petenis berusia 18 tahun itu melupakan awal yang lamban pada Kamis untuk mengalahkan petenis Norwegia Casper Ruud, 3-6, 6-1, 6-2 dalam Miami Open.

Auger-Aliassime menghadapi lima break point pada set pembuka, namun hanya menghadapi satu pada sisa pertandingan.

Petenis kualifikasi di Miami itu, mencapai putaran ketiga pada turnamen Masters 1000 pertama musim ini, BNP Paribas Open di Indian Wells, setelah Auger-Aliassime mengalahkan peringkat 10 dunia Stefanos Tsitsipas pada putaran kedua untuk memperoleh kemenangan pertamanya atas petenis top 10. Ia selanjutnya akan melawan unggulan 29 Marton Fucsovics dari Hungaria.

Petenis Australia Bernard Tomic maju untuk bertemu dengan unggulan teratas dan enam kali juara Miami Novak Djokovic pada putaran kedua. Juara Chengdu Open itu hanya kehilangan lima gim melawan petenis kualifikasi asal Brazil Thiago Monteiro 6-4, 6-1. Adapun Djokovic telah memenangi seluruh lima pertemuan mereka sebelumnya.

Juara Delray Beach Radu Albot akan bertemu unggulan keempat Roger Federer untuk pertamakalinya. Albot maju ke putaran berikutnya setelah petenis Australia Matthew Ebden tidak melanjutkan pertandingan saat kedudukan 0-6, 2-3.

Di Stadium Court, Damir Dzumhur dari Bosnia dan Herzegovina mengalahkan petenis AS yang memperoleh wildcard Christopher Eubanks 1-6, 6-4, 7-6(5). Dzumhur, peraih dua gelar ATP Tour, mendapat jeda untuk perawatan medis saat kedudukan 6-5 pada set ketiga karena sakit punggung, namun ia bertahan untuk mengalahkan petenis berusia 22 tahun Eubanks, yang menempati peringkat 150 dalam ATP Ranking.

“Ini kemenangan yang bagus akhirnya bagi saya. Saya jarang menang tahun ini. Saya bermasalah dengan percaya diri saya. Saya pikir dalam beberapa pertandingan saya bermain bagus tapi tanpa percaya diri Anda tidak bisa main… Hari ini saya jauh lebih baik,” kata Dzuhmhur, yang meningkatkan rekor menang-kalahnya menjadi 3-7 musim ini. “Pertandingan seperti ini… memberimu banyak energi, memberimu banyak keyakinan.”

Petenis Jerman Maximilian Marterer mengalahkan petenis harapan tuan rumah Taylor Fritz, 6-4, 3-6, 6-3. Marterer selanjutnya bertemu semifinalis Indian Wells Milos Raonic pada putaran kedua.

Baca juga: Andreescu selamatkan match point untuk maju ke putaran dua Miami

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Andreescu selamatkan match point untuk maju ke putaran dua Miami

Jakarta (ANTARA) – Petenis remaja Kanada Bianca Andreescu bangkit dari situasi nyaris kalah saat ia menyelamatkan satu match point ketika tertinggal satu set dan 1-5, untuk meraih kemenangan 4-6, 7-6(2), 6-2 atas Irina-Camelia Begu pada putaran pertama Miami Open, Kamis waktu setempat.

Dikutip dari Reuters, Jumat, petenis berusia 18 tahun yang mencengangkan dunia tenis pekan lalu dengan memenangi gelar pertama dalam karirnya pada BNP Paribas Open di Indian Wells kembali mengejutkan dengan kesabaran dan semangatnya untuk bangkit yang mempertegas statusnya sebagai bintang yang sedang melejit.

Hanya tiga petenis putri — Steffi Graf, Kim Clijsters dan Victoria Azarenka — yang menggenapi kemenangan di Indian Wells dengan Miami berturut-turut, dan Begu tampaknya siap memastikan Andreescu tidak akan menambahkan namanya pada daftar tersebut.

Ketika petenis Rumania berusia 28 tahun itu unggul satu set dan memimpin 5-1 pada set kedua, petenis remaja Kanada itu tampaknya akan tersingkir, namun ia menolak kalah dengan mudah.

Berjuang mengatasi match point pada kedudukan 5-2, petenis remaja berjiwa baja itu terus menyerang dengan melepaskan serangkaian dropshot dan forehand untuk menyapu lima gim beruntun dari lawannya untuk memaksakan tiebreak pada set kedua.

Sejak itu “pembantaian” sudah berlangsung, ketika Begu yang putus asa dan geram tanpa perlawanan menyerah pada tiebreak.

Saat perpindahan tempat petenis Rumania peringkat 70 dunia terpuruk di kursinya dan bersembunyi di balik handuk berusaha untuk mengembalikan ketenangannya kembali, namun ketika aksi berlanjut hanya ada sedikit perubahan saat lawan Andreescu itu membuka set penentuan dengan break.

Baca juga: Di Miami Open, Osaka bersaudara siap jadi sorotan

Itu terbukti sebagai pukulan mematikan dimana Begu tidak pernah pulih ketika Andreescu dengan kejam menutup pertandingan untuk membukukan pertemuan pada putaran kedua dengan petenis AS Sofia Kenin.

Kemenangan itu merupakan pertanda yang menjanjikan bagi Andreescu (peringkat 24) yang dua minggu sebelumnya mengalahkan Begu dalam tiga set yang sulit pada putaran pembuka di Indian Wells yang membawanya melaju menuju gelar.

Sementara itu, unggulan ketiga asal Ceko Petra Kvitova melaju ke putaran ketiga dengan kemenangan dua set langsung 6-1, 6-4 atas Maria Sakkari dari Yunani.

Venus Williams yang tiga kali juara Miami Open juga tampil bagus, mengalahkan petenis kualifikasi asal Slovenia Dalila Jakupovic 7-5, 6-3 saat matahari dan fans kembali muncul pada turnamen tersebut, setelah dua hari sebelumnya diguyur hujan nyaris tanpa henti.

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jadwal pertandingan Miami Open, Ferrer hadapi Querrey

Jakarta (ANTARA) – Enam belas tahun lalu, petenis Spanyol David Ferrer membuat debutnya di Miami Open dan pada Kamis waktu setempat atau Jumat WIB, petenis berusia 36 tahun itu akan memulai penampilan pada turnamen terakhirnya dengan menghadapi petenis Amerika Serikat Sam Querrey pada pertandingan di sesi malam.

David Ferrer mencatat rekor menang-kalah 32-16 pada turnamen tersebut, termasuk di dalamnya pencapaian sebagai runner-up, setelah dikalahkan oleh Andy Murray pada 2013.

Seperti dilansir dalam laman resmi ATP, terdapat 26 pertandingan tunggal babak pertama yang dijadwalkan pada Kamis, menyusul hujan yang mengguyur awal turnamen ATP Masters 1000 itu di Hard Rock Stadium. Empat petenis AS yang berusia 23 tahun dan di bawahnya – Taylor Fritz (21), Reilly Opelka (21), Christopher Eubanks (22) , dan Mackenzie McDonald (23) – akan beraksi.

Petenis wild card Eubank akan menghadapi Damir Dzumhur untuk pertama kalinya dalam pertandingan pembuka putra. Fritz, yang mencapai peringkat ATP Tour tertingginya, 40, pada 28 Januari lalu, akan menghadapi petenis Jerman Maximilian Marterer, sementara Opelka akan bertemu petenis Jerman Jan-Lennard Struff.

Petenis peringkat 60 McDonald, mantan juara tunggal dan ganda NCAA di UCLA, akan bertanding melawan petenis Prancis Ugo Humbert. Bulan lalu, McDonald menumbangkan petenis peringkat empat dunia Juan Martin del Potro, dalam langkah menuju semifinal pertamanya pada turnamen ATP Tour di Delray Beach.

Pertandingan lainnya pada Kamis termasuk antara sesama petenis dari babak kualifikasi Felix Auger-Aliassime (18) dari Kanada dan Casper Ruud (20) dari Norwegia. Di tempat lain, petenis yang memiliki servis keras Ivo Karlovic, yang berusia 40 tahun pada 28 Februari lalu, akan bertemu petenis Spanyol Pablo Andujar. Karlovic merupakan petenis berusia 40 tahun pertama yang tampil di babak utama Miami Open sejak Jimmy Connors pada 1993.
 

Pewarta: Irwan Suhirwandi
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Simona Halep umumkan kembali dilatih Daniel Dobre

Jakarta (ANTARA) – Mantan petenis nomor satu dunia Simona Halep bersatu kembali dengan mantan pelatihnya Daniel Dobre menjelang Miami Open.

“Saya punya pelatih asal Rumania, seseorang yang bekerja sama dengan saya dulu, bahkan pada saat saya bersama Darren,” katanya mengumumkan di Miami Open, Rabu waktu setempat.

“Namanya adalah Daniel Dobre. Kami bekerja di hadapan Darren juga, sehingga dia tahu saya cukup baik, dan saya merasa senang dengan keputusan ini,” kata Halep dikutip dari laman WTA, Kamis.

Halep mengawali 2018 tanpa pelatih lamanya Darren Cahill, bekerja sama sebentar dengan Thierry Van Cleemput setelah Australia Terbuka sebelum akhirnya berpisah setelah Qatar Total Open.

“Saya percaya padanya, dan kami berkolaborasi dengan baik dulu,” kata Halep mengenai Dobre. “Yang paling penting adalah bahwa saya merasa baik bersama dia. Kami punya hubungan yang baik, dan ini membuat segalanya mudah.”

Pengalaman bersama Cahill, pelatih yang bersamanya ketika ia memenangi gelar besar pertamanya musim semi lalu dan dua kali menjadi peringkat satu Akhir Tahun WTA, mungkin sulit dikalahkan, namun pelatih asal Rumania itu mempunyai harapan yang realistis ketika sampai pada hubungan baru kepelatihan.

“Saya tiga tahun penuh menerima saran dari Darren, yang bisa saya gambarkan sebagai yang terbaik. Sulit untuk memilih hanya satu. Fakta bahwa seorang pelatih percaya dan yakin pada Anda, itu hal terbaik bagi seorang pemain untuk merasa bebas dan percaya diri di lapangan.

“Saya perlu merasakan keterhubungan, inspirasi. Anda selalu menginginkan pelatih dengan teknik terbaik, namun setelah 20 tahun bermain tenis, Anda tidak bisa berubah banyak secara teknik dan taktik. Bagi saya, yang paling penting adalah keterhubungan.”

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Petenis muda Felix buat debut di Miami Open

Jakarta (ANTARA) – Petenis berusia 18 tahun Felix Auger-Aliassime untuk pertama kalinya akan tampil pada babak utama turamen tenis Miami Terbuka setelah pada babak kualifikasi mengalahkan petenisn veteran asal Italia Paolo Lorenzi 7-6 (1), 6-2, Rabu, untuk lolos ke turnamen ATP Masters 1000 kedua musim ini.

Petenis asal Kanada tersebut sebelumnya meraih kemenangan atas petenis 10 besar dunia pada pekan lalu ketika mengalahkan petenis Yunani Stefanos Tsitsipas pada turnamen BNP Paribas Open di Indian Wells dalam laju dia ke putaran ketiga.

“Saya senang dengan pekerjaan yang saya lakukan di kualifikasi. Sasaran utama datang ke sini adalah lolos kualifikasi karena saya sangat percaya, saya pantas mendapatkan tempat saya,” kata Auger-Aliassime kepada ATP Radio seperti dilansir laman resmi ATP Tour pada Kamis.

Petenis peringkat 57 itu mengatakan tidak keberatan bermain di babak kualifikasi meskipun setelah mendapatkan hasil yang bagus di Indian Wells.

“Saya masih seorang pemain muda, jadi saya sudah terbiasa. Jelas, saya sudah diberikan beberapa wild card dalam karier muda saya, tapi ada saat-saat anda harus kerja keras untuk lolos dan saya pikir itu adil, sebab saya harus bermain dengan peringkat saya. Tapi saya pikir saya sudah membuktikan bahwa saya layak mendapatkan tempat saya,” katanya.

Pada pertandingan babak pertama, dia akan menghadapi sesama petenis yang lolos dari babak kualifikasi Casper Ruud asal Norwegia, yang menembus peringkat 100 besar pada 4 Maret lalu dan akan bermain di babak utama Miami Terbuka untuk kedua kalinya. Ruud (20) kembali ke babak utama setelah menyingkirkan petenis Rusia Evgeny Donskoy 6-7 (2), 6-2, 6-2.

Bergabung bersama mereka di babak utama adalah juara turnamen di Delray Beach Radu Albot yang mengalahkan petenis Amerika Serikat Mitchell Krueger 6-3, 7-5; juara New York Terbuka Reilly Opelka, yang mengalahkan petenis Spanyol Marcel Granollers 6-3, 7-6(4); dan Pablo Cuevas, yang menang 6-4, 6-4 atas petenis Prancis Jo-Wilfried Tsonga.

Baca juga: Djokovic enggan bahas soal ketua ATP selama Miami Open

Baca juga: Laga pembuka di Miami, Azarenka butuh dua jam lebih untuk menang

Pewarta: Irwan Suhirwandi
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Di Miami Open, Osaka bersaudara siap jadi sorotan

Agak aneh bahwa saya harus memberi nasihat kepadanya dan dia adalah kakak perempuan saya

Jakarta (ANTARA) – Pada perhelatan Miami Open tahun ini, kakak beradik Naomi dan Mari Osaka bakal menjadi sorotan, sebagaimana halnya kakak beradik Serena dan Venus Williams yang selalu mendapat perhatian paling tinggi dari khalayak.

“Agak aneh bahwa saya harus memberi nasihat kepadanya dan dia adalah kakak perempuan saya. Tapi dia pernah melakukan kesalahan sebagaimana para pemula,” kata Naomi melansir Reuters, Kamis.

Williams bersaudara telah 11 kali menjuarai turnamen Miami di antara mereka dan semua kemenangan itu dirayakan di Taman Crandon di Key Biscayne.

Tapi tahun ini, turnamen dipindah ke pinggiran kota dan Stadion Hard Rock merupakan asal Osaka bersaudara, di mana mereka tumbuh dan belajar tenis hanya kurang dari lima kilometer jauhnya dari lokasi tersebut.

Naomi akan bergabung dalam undian pemain dengan saudari kandungnya yang berperingkat 338 itu, yang membutuhkan “wildcard” agar bisa masuk dan ikut bertanding di turnamen ini.

Petenis Jepang berusia 21 tahun yang berbasis di Amerika Serikat ini telah melalui badai di dunia tenis, dengan memenangkan dua Grand Slam terakhir dan mengumpulkan hadiah uang sekitar Rp140 miliar, sementara Mari yang berusia satu tahun lebih tua, mencoba untuk menaikkan peringkatnya dengan penghasilan sekitar Rp812 juta selama karirnya.

Naomi mendapat kesempatan bertanding di putaran pertama, sementara Mari memulai turnamennya pada hari Kamis melawan wildcard Amerika lain yaitu Whitney Osuigwe.

Satu-satunya cara agar Osaka bersaudara bisa saling bertemu di Miami Open adalah di babak final.

Meskipun alur pertarungan Mari kemungkinan pendek, namun Naomi begitu menikmati keberadaan saudara perempuannya di sisinya.

“Sangat menyenangkan karena Anda dapat saling memberi nasihat terutama jika Anda telah bertemu lawan. Jelas saya benar-benar menikmati kehadirannya, karena sebagian besar waktu kami tidak berada di turnamen yang sama,” tutur Naomi.

Baca juga: Naomi Osaka tak mau direpotkan gugatan eks pelatih

Baca juga: Osaka mengaku sudah lakukan yang terbaik hadapi Bencic

Baca juga: Naomi Osaka raih penghargaan Breakthrough of the Year

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Djokovic enggan bahas soal ketua ATP selama Miami Open

Jakarta (ANTARA) – Petenis nomor satu dunia Novak Djokovic menolak anggapan adanya gesekan dengan Roger Federer dan Rafa Nadal ketika politik tenis merebak ke Miami Open.

Ketegangan di antara tiga nama besar dalam tenis putra itu menyeruak setelah Djokovic, presiden Dewan Pemain ATP, menolak permintaan Federer untuk bertemu selama agenda BNP Paribas di Indian Wells untuk membahas masa depan ketua ATP Chris Kermode, seperti dilansir Reuters, Kamis.

Meskipun masa jabatannya berdampak pada rekor hadiah dan perkembangan baik, Kermode digulingkan sebagai kepala ATP ketika perwakilan pemain di Dewan ATP gagal mendukung perpanjangan kontrak pria Inggris itu.

Sebagai ketua dari 10 anggota Dewan Pemain, Djokovic telah mendorong dilakukannya perubahan, sementara Federer dan Nadal tetap mendukung Kermode atau setidaknya merasa masalah ini membutuhkan diskusi lebih lanjut.

“Saya melihat Roger hari ini, kami berada di upacara pembukaan memotong pita di lapangan tengah. Kami mengobrol ringan, tidak ada waktu untuk membicarakan masalah politik,” kata petenis asal Serbia ini menegaskan.

Terkait munculnya kabar ini, Djokovic pun meminta awak media untuk tidak memperbesar urusan internal karena hanya akan mengganggu konsentrasi selama turnamen.

“Kalian tidak perlu membuat ketegangan di antara kami. Sebaliknya saya memiliki hubungan yang sangat baik dengan mereka berdua,” katanya menambahkan.

Dengan status Kermode yang sudah diputuskan, Federer mengatakan bahwa ia masih bersedia untuk berbicara dengan Djokovic tetapi dengan keputusan yang tidak mengikat.

“Banyak hal telah diputuskan sehingga kami akan melihat apakah minggu ini akan terjadi atau tidak, tetapi kami tidak saling memutuskan pada saat ini,” kata Federer.

Djokovic menambahkan, jika Federer dan Nadal memiliki pendapat, mereka dipersilakan untuk membagikannya dengan Dewan Pemain kapan saja.

“Dewan pemain hanya bagian dari struktur. Kami bukan bagian dari dewan atau memutuskan apa pun yang akan dipilih nanti. Kami juga sedang berkonsultasi dan berkolaborasi dengan perwakilan dewan pemain kami,” pungkas Djokovic.

Baca juga: Djokovic/Sampras vs McEnroe/Haas hibur penonton di Indian Wells

Baca juga: Djokovic ingin cepat beralih ke “halaman selanjutnya”

Baca juga: Laga pembuka di Miami, Azarenka butuh dua jam lebih untuk menang

Penerjemah: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Laga pembuka di Miami, Azarenka butuh dua jam lebih untuk menang

Jakarta (ANTARA) – Petenis mantan peringkat satu dunia Victoria Azarenka membutuhkan waktu dua jam 31 menit untuk menundukkan lawannya pada putaran pertama Miami Open, Dominika Cibulkova dengan kemenangan 6-2, 3-6, 6-4.

Ini merupakan kemenangan pertama petenis Belarusia tersebut atas Cibulkova dalam tujuh tahun terakhir, serta pertandingan tiga set ketujuh dari delapan pertemuan terakhir mereka.

“Meskipun kami sudah saling tahu satu sama lain cukup baik, saya merasa bahwa kami belum bertanding dalam beberapa tahun,” kata Azarenka kepada pers di Miami. “Saya rasa terakhir kali sebenarnya di Miami tapi lima tahun lalu atau lebih,” kata Azarenka dikutip dari laman WTA, Kamis.

“Ia lawan yang sangat berbahaya, karena tidak peduli berapa banyak, ia tampil percaya diri atau tidak percaya diri melawan pemain top, ia selalu membawa sedikit permainan level selanjutnya dan bagus. Ia petarung besar. Sehingga saya tahu ini tidak akan mudah, pasti,” tambahnya.

Selanjutnya, Azarenka akan bertemu unggulan 19 asal Prancis Caroline Garcia.

Petenis lain yang juga sudah melalui putaran pertama di antaranya adalah Maria Sakkari dari Yunani yang menang 1-6, 6-3, 6-4 atas Olga Danilovic dari Serbia untuk selanjutnya bertemu unggulan ketiga asal Ceko Petra Kvitova, serta Wang Xiyu dari China yang menundukkan petenis Puerto Riko Monica Puig 6-3, 6-1 untuk bertemu unggulan tujuh asal Belanda Kiki Bertens di putaran kedua.

Petenis Slowakia Magdalena Rybarikova bangkit dari kehilangan set pertama untuk mengalahkan Natalia Vikhlyantseva dari Rusia 1-6, 7-5, 7-6(4) untuk membukukan tempat melawan unggulan 15 Julia Goerges dari Jerman.

Sedangkan petenis Australia Samantha Stosur mencatat kemenangan 6-4, 6-2 atas Evgeniya Rodina dari Rusia untuk menantang petenis tuan rumah AS unggulan 17 Madison Keys pada babak selanjutnya.

Baca juga: Wawrinka dan Azarenka dapat “wildcard” AS Terbuka

Baca juga: Azarenka tersingkir dari putaran pertama Prancis Terbuka

Baca juga: Azarenka umumkan dirinya sedang mengandung

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Naomi Osaka tak mau direpotkan gugatan eks pelatih

Jakarta (ANTARA) – Petenis putri nomor satu dunia Naomi Osaka menolak larut dalam sengketa dengan salah satu mantan pelatihnya yang menggugat dia untuk mendapatkan 20 persen dari pendapatan selama karirnya.

Christopher Jean, yang pernah melatih juara Grand Slam dua kali asal Jepang itu semasa pemain junior, menuntut paling sedikit 2 juta dolar AS sampai 10 juta dolar AS dari pendapatan sang petenis

Jean menegaskan bahwa ayahanda Osaka, Leonard Francois, telah menandatangani kontrak ketika dia melatih pemain berusia 21 tahun itu dan juga adiknya Mari pada 2011.

Osaka berkata kepada AFP bahwa dia “tidak dibolehkan berkata apa pun” menyangkut gugatan itu, meskipun sumber-sumber yang dekat dengan bintang Jepang itu menekankan bahwa mereka tidak takut terhadap ujung gugatan dan yakin perkara ini segera diatasi.

Ketika ditanya mengenai kesulitan mengatasi jebakan tersohor dan menjadi pemain top dunia, Osaka mengaku masih belajar.

“Saya masih relatif baru dalam soal ini sehingga saya belum bisa berkata-kata. Tetapi mungkin seiring perjalanan waktu saya akan bisa lebih memahami situasi ini.”

Osaka berbicara menjelang mulainya turnamen Miami Terbuka yang untuk pertama kali diadakan di Hard Rock Stadium setelah bertahun-tahun diadakan di Key Biscayne.

Baca juga: Osaka mengaku sudah lakukan yang terbaik hadapi Bencic

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Gilang Galiartha
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Alexander Zverev adopsi anak anjing di Miami

Jakarta (ANTARA) – Alexander Zverev mengadopsi anak anjing dalam kunjungannya ke Humane Society of Greater Miami menjelang turnamen Miami Open, Selasa.

Kunjungan promosi yang dijadwalkan setengah jam ke fasilitas adopsi anjing dan kucing itu berubah menjadi komitmen yang jauh lebih lama ketika unggulan kedua pada Miami Open tersebut meninggalkan tempat itu dengan membawa seekor anjing campuran terrier berusia dua bulan, Pop.

“Sascha masuk ke ruangan, Pop menghampirinya dan mereka saling bermanja-manja. Ini cinta pada tempat pertama,” kata Jossie Aguirre, Direktur Marketing dan Special Events Humane Society of Greater Miami, dikutip dari laman ATP, Rabu.

“Ia masih berada di tangan saya [dan] sangat tenang,” kata Zverev dalam kunjungannya bersama sesama finalis Miami Open 2018 John Isner. “Ia tampaknya sangat senang dan saya sangat gembira bisa membawanya pulang.”

Setelah mendapat izin yang diperlukan, Zverev berencana untuk membawa Pop ke rumahnya di Monte-Carlo, tempat anjingnya yang lain, Lovik, tinggal.

Pop adalah satu di antara 11 anak anjing yang dibawa ke fasilitas tersebut. Ia anggota ke delapan yang diadopsi dan Aguirre yakin dukungan Zverev akan membantu tiga anak anjing lainnya menemukan tempat tinggal.

“Setiap saat kami mendapat seorang pesohor mengadopsi hewan peliharaan, itu akan meningkatkan traffic ke akun media sosial kami dan kita telah lihat beberapa orang lagi mulai mengikuti (follow) akun kami hari ini,” kata Aguirre.
 

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Praha akan jadi turnamen perpisahan Lucie Safarova

Jakarta (ANTARA) – Mantan petenis peringkat lima dunia Lucie Safarova akan memainkan turnamen terakhir dalam kariernya di hadapan penonton di kota tempat tinggalnya pada Praha Open, April mendatang, demikian pengumuman petenis Ceko tersebut.

Dikutip dari laman WTA, Rabu, Runner-up Prancis Terbuka 2015 itu semula akan pensiun setelah Australia Terbuka tahun ini, namun terpaksa mengundurkan diri dari turnamen Grand Slam pertama tahun ini tersebut karena tendinitis pergelangan tangan.

Safarova telah meraih trofi Praha sekali pada 2016, gelar ke tujuh sekaligus gelar tunggalnya yang terkini, ketika ia mengalahkan Samantha Stosur 3-6, 6-1, 6-4 di final.

Petenis berusia 32 tahun itu juga mengumumkan bahwa Team Bucie – pasangan gandanya bersama Bethanie Mattek-Sands – akan bersatu kembali untuk tampil terakhir kali di Praha. Duet Ceko-Amerika tersebut telah memenangi 11 gelar antara 2015 dan 2017, termasuk lima gelar Grand Slam, dan keduanya menempati peringkat ganda nomor satu dunia pada 2017.

Akan tetapi, ini akan menjadi kali pertama mereka bertanding di hadapan penonton di kota asal Safarova. “@matteksands can’t wait to welcome u in Prague!” (@matteksands tidak sabar untuk menyambutmu di Praha!) tulis Safarova pada media dosial.
 

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Del Potro dan Nadal absen di Miami Terbuka

Jakarta (ANTARA) – Turnamen tenis Miami Terbuka yang akan dimulai Rabu mendatang di Miami, Amerika Serikat, dipastikan tidak akan diikuti dua dari lima petenis papan atas dunia.

Petenis peringkat dua dunia Rafael Nadal dan petenis peringkat lima dunia Juan Martin del Potro akan absen pada turnamen ATP Masters 1000 kedua bulan ini tersebut.

Del Potro yang mengalami cedera lutut kanan sebelumnya juga melewatkan turnamen BNP Paribas Terbuka di Indian Wells, tempat dia merebut gelar Masters 1000 pertamanya pada 2018 dengan mengalahkan finalis turnamen tahun ini Roger Federer.

“Sayangnya, saya tidak dapat bermain di Miami tahun ini. Tidak sabar untuk kembali lagi pada 2020,” demikian cuitan del Potro dalam akun Twitter dia, seperti dilansir laman resmi ATP Tour.

Petenis asal Argentina itu mengalami retak di bagian patella kanannya ketika bermain di turnamen Shanghai Masters pada Oktober lalu dan masih merehabilitasi cederanya itu.

Sementara itu Rafael Nadal mencapai semifinal di Indian Wells, tapi terpaksa mengundurkan diri menjelang pertandingan semifinal dia melawan Roger Federer karena merasakan sakit pada lutut kanannya.

Baca juga: Nadal melenggang ke putaran tiga Australia Terbuka

Petenis asal Spanyol tersebut diperkirakan baru akan kembali bermain pada turnamen Monte Carlo Masters, turnamen ATP Masters 1000 lapangan tanah liat pertama musim ini.

Pewarta: Irwan Suhirwandi
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Dominic Thiem, pembunuh raksasa yang cinta lingkungan

Jakarta (ANTARA) – Dominic Thiem sukses menjadi raja lapangan Indian Wells pada BNP Paribas Open untuk merengkuh gelar ATP Masters 1000 pertamanya usai menumbangkan raksasa tenis asal Swiss, Roger Federer, pada final turnamen itu, Minggu waktu setempat atau Senin pagi WIB.

Thiem memang tangguh di lapangan, tetapi dia tak cuma tangguh di situ.

Dalam laman ATP Tour, petenis asal Austria itu aktif menciptakan dunia yang lebih baik dan damai dengan melestarikan lingkungan bersih.

Untuk itu, Thiem mendukung sebuah organisasi bernama ‘4ocean’ yang punya bentang aktivitas dari melestarikan samudera, sampai menciptakan eksosistem yang lebih ramah ditinggali makhluk laut.

Dalam kurang dua tahun terakhir ini, organisasi ini sudah menyingkirkan sekitar 2 juta ton sampah dari laut dan pantai.

“Sungguh tugas mulia. Ini salah satu masalah terbesar yang kita hadapi sekarang ini, termasuk semua polusi plastik. Aku suka alam dan aku berusaha membantunya kapan pun aku bisa. Aku sangat berharap menghadiri salah satu acara bersih-bersih mereka dan membantunya. Itu sungguh akan jadi impianku.”

Baca juga: Thiem tumbangkan Federer untuk juarai BNP Paribas Open

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Dominic Thiem, pembunuh raskasa yang cinta lingkungan

Jakarta (ANTARA) – Dominic Thiem sukses menjadi raja lapangan Indian Wells pada BNP Paribas Open untuk merengkuh gelar ATP Masters 1000 pertamanya usai menumbangkan raksasa tenis asal Swiss, Roger Federer, pada final turnamen itu, Minggu waktu setempat atau Senin pagi WIB.

Thiem memang tangguh di lapangan, tetapi dia tak cuma tangguh di situ.

Dalam laman ATP Tour, petenis asal Austria itu aktif menciptakan dunia yang lebih baik dan damai dengan melestarikan lingkungan bersih.

Untuk itu, Thiem mendukung sebuah organisasi bernama ‘4ocean’ yang punya bentang aktivitas dari melestarikan samudera, sampai menciptakan eksosistem yang lebih ramah ditinggali makhluk laut.

Dalam kurang dua tahun terakhir ini, organisasi ini sudah menyingkirkan sekitar 2 juta ton sampah dari laut dan pantai.

“Sungguh tugas mulia. Ini salah satu masalah terbesar yang kita hadapi sekarang ini, termasuk semua polusi plastik. Aku suka alam dan aku berusaha membantunya kapan pun aku bisa. Aku sangat berharap menghadiri salah satu acara bersih-bersih mereka dan membantunya. Itu sungguh akan jadi impianku.”

Baca juga: Thiem tumbangkan Federer untuk juarai BNP Paribas Open

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jagat sosmed sambut bintang baru tenis, Bianca Andreescu

Jakarta (ANTARA) – Petenis berusia 18 tahun, Bianca Andreescu, menuntaskan kejutan besar pada final BNP Paribas Open 2019 dengan menjungkalkan unggulan delapan Angelique Kerber dari Jerman.

Andreescu menjadi petenis putri pengantong wildcard pertama dalam sejarah turnamen Indian Wells ini yang menjadi juara.

Sepanjang malam waktu setempat, penggemar tenis dari Kanada sampai Romania yang menjadi negeri kelahiran si petenis, tumpah ruah menyanjung sang juara baru nan muda belia itu.

Kemenangan pamungkasnya pada turnamen itu serentak disambut netizen yang tumpah ruah menyampaikan pesan di Twitter, termasuk dari Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau.

Mengutip laman WTA Tennis, salah satu dari banjir pesan Twitter untuk Bianca Andreescu datang dari PM Trudeua, yang berkata “From a wild card to the Indian Wells champion – Bianca Andreescu just made history. Congratulations (dari wild card menjadi juara Indian Wells, Bianca Andreescu telah mencetak sejarah. Selamat).

Yang juga menyampaikan selamat adalah legenda senam Romania, Nadia Comaneci, sedangkan legenda tenis Australia, Rod Laver, mencuit, “A star is born, congratulations @Bandreescu_ what a fighter you are” atau “Seorang bintang telah lahir, selamat @Bandreescu_, kamu sungguh petarung”.
 

Baca juga: Andreescu, si remaja dari Kanada juarai BNP Paribas Open

Baca juga: Kerber hadapi Andreescu dalam perebutan gelar Indian Wells
 

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Thiem tumbangkan Federer untuk juarai BNP Paribas Open

Jakarta (ANTARA) – Dominic Thiem meraih gelar Masters 1000 pertamanya setelah bangkit untuk menumbangkan Roger Federer 3-6, 6-3, 7-5 guna menjuarai BNP Paribas Open, Minggu malam waktu setempat atau Senin pagi WIB ini, di Indian Wells.

Momentum berbalik menguntungkan Thiem pada set penentuan ketika dia melepaskan pukulan forehand yang jatuh di dalam garis untuk mematikan langkah Federer sehingga memimpin 6-5.

Petenis asal Austria ini bersimpuh dengan kedua tangan menutup mukanya manakala Federer yang tengah memburu gelar juara Indian Wells keenamanya dan juara turnamen tenisnya yang ke-101, memukul bola yang menyangkut net pada kedudukan match point.

Thiem yang masih berusia 25 tahun yang hari ini segera naik ke posisi empat dunia, menyanjung habis lawannya.

“Adalah sebuah kehormatan bisa bertanding dengan Anda, belajar begitu banyak dari Anda, dan menghadapi salah satu legenda terbesar sepanjang masa,” kata dia kepada juara 20 kali Grand Slam itu pada seremoni penyerahan piala.

“Saya merasa tidak pantas menyelamati Anda, Anda punya 88 gelar juara lebih banyak dari pada saya, oleh karena itu saya cuma berharap Anda bermain lebih banyak lagi dan kita berdua bisa bertemu dalam final-final lainnya,” kata dia disambung tawa.

Federer sendiri tabah menghadapi kekalahan padahal ini adalah kekalahan dua kali berturut-turutnya di Indian Wells. “Turnamen ini telah menjadi pekan yang hebat bagi saya sekalipun hari ini tidak berhasil,” kata Federer seperti dikutip Reuters.

“Sungguh pekan yang hebat untuk Dominic. Bermain cemerlang sampai akhir dan sepanjang pekan ini. Anda pantas juara.”

Baca juga: Andreescu, si remaja dari Kanada juarai BNP Paribas Open

Baca juga: Nadal mundur, Federer ke final Indian Wells

Baca juga: Pertarungan ranking Federer vs Thiem

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Andreescu, si remaja dari Kanada juarai BNP Paribas Open

Jakarta (ANTARA) – Petenis remaja asal Kanada, Bianca Andreescu, menggasak juara Grand Slam tiga kali, Angelique Kerber, 6-4 3-6 6-4, untuk menjuarai BNP Paribas Open yang menjadi gelar juara pertama dalam karir tenisnya, di Indian Wells, Minggu waktu setempat atau Senin pagi WIB ini.

Andreescu melancarkan pukulan-pukulan kreatif dan agresif untuk mengalahkan petenis Jerman itu, padahal dia sedang menghadapi masalah pada bahu kanannya dan kram pada kakinya.

Petenis putri berusia 18 tahun itu melemparkan raketnya dan menjatuhkan diri begitu backhand Kerber tersangkut di net dalam posisi match point. Dan sang pemegang wildcard turnamen ini pun juara.

“Pertandingan yang tidak mudah. Ini salah satu pertandingan paling sulit yang pernah aku mainkan. Luar biasa sekali,” kata dia dalam wawancara pascapertandingan di lapangan, seperti dikutip Reuters.

Baca juga: Kerber hadapi Andreescu dalam perebutan gelar Indian Wells

Andreescu ingin mengikuti jejak petenis nomor satu dunia Naomi Osaka dari Jepang yang menjuarai turnamen ini tahun lalu sebelum menyabet gelar juara Amerika Terbuka dan Australia Terbuka.

“Berikutnya Grand Slam,” kata petenis remaja nonunggulan berperingkat 60 dunia itu yang Senin ini melonjak ke peringkat 24.

“Naomi melakukan hal ini tahun lalu. Kita mendapati namaku ada di depan begitu banyak juara yang mengartikan dunia ini untuk aku,” sambung Andreescu.

Andreescu menjadi wanita paling muda sebagai juara di Indian Wells sejak Serena Williams melakukannya pada 1999 dalam usia 17 tahun.

“Semoga momen ini menjadi inspirasi besar untuk banyak atlet muda. Jika Anda yakin pada diri Anda sendiri maka segalanya menjadi mungkin,” tutup dia seperti dikutip Reuters.

Baca juga: Nadal mundur, Federer ke final Indian Wells

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Djokovic/Sampras vs McEnroe/Haas hibur penonton di Indian Wells

Jakarta (ANTARA) – Setelah petenis unggulan ketiga Rafael Nadal mengundurkan diri dari turnamen BNP Paribas Terbuka karena sakit lutut kanan menjelang pertandingan semifinal melawan juara lima kali Roger Federer di Indian Wells, California, AS, Sabtu, para penonton mendapat kejutan dari penyelenggara turnamen.

Petenis nomor satu dunia Novak Djokovic berpasangan dengan Pete Sampras tampil di lapangan menghadapi pasangan John McEnroe dan Direktur Turnamen Tommy Haas dalam pertandingan eksibisi ganda.

Pasangan McEnroe/Haas dalam pertandingan eksibisi tersebut mengalahkan pasangan Djokovic/Sampras dengan skor 4-3 (4), tapi pemenang sebenarnya adalah para penonton turnamen di kawasan gurun di California tersebut.

Pertandingan tersebut bukan pertandingan eksibisi yang terjadwal, tapi setelah Federer berbicara kepada para penonton, mereka dijanjikan kejutan dan panitia turnamen memberikannya.

“Setelah kami mendengar Rafa tidak dapat bermain, kami ingin memastikan para penonton kami mendapat sesuatu yang menyenangkan,” kata Haas dalam sebuah pernyataan seperti dikutip laman resmi ATP Tour.

“Kami mulai melakukan beberapa panggilan telepon dan Novak bersedia untuk datang. Pete ada di sini untuk pertandingan Raonic dan Thiem, dan John ada di kota karena dia akan membuat sebuah pemberitahuan bersama BNP Paribas besok. Mereka semua mengatakan, ’apa yang bisa saya bantu?’. Dan itu menunjukkan betapa luar biasanya mereka.”

Para penonton yang hadir di sana bersorak pada setiap poin pertandingan tersebut dan wasit tamu Jon Lovitz, seorang komedian Amerika Serikat, memberi komentar sepanjang pertandingan, sementara aktor Ben Stiller juga berada di bangku penonton.

Pewarta: Irwan Suhirwandi
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pertarungan ranking Federer vs Thiem

Jakarta (ANTARA) – Prioritas pertama Dominic Thiem ketika ia melangkah di Stadium 1, Minggu, pada pertandingan final BNP Paribas Terbuka melawan Roger Federer adalah untuk memperoleh gelar ATP Masters 1000 pertamanya. Tapi bukan hanya itu yang menjadi pertaruhan petenis Austria tersebut.

Thiem bisa kembali ke peringkat ATP teratas dalam karirnya, ranking empat jika ia berhasil mengangkat trofi. Petenis berusia 25 tahun itu menempati peringkat delapan sejak 29 Oktober. Namun tanpa menghitung hasil pertandingan dengan Federer, Thiem, akan kembali ke lima peringkat teratas untuk pertamakalinya sejak Januari 2018.

Menurut laman ATP, dengan kemenangan, Thiem akan memeproleh 1.000 poin, yang akan menjadi total poin tertinggi kedua dari satu turnamen dalam karirnya. Petenis Austria itu memperoleh 1.200 poin karena mencapai final Roland Garros musim lalu.

Proyeksi lima peringkat teratas pada 18 Maret jika Thiem memenangi Indian Wells:

Pemain Poin
1. Novak Djokovic 10.990
2. Rafael Nadal 8.725
3. Alexander Zverev 6.630
4. Dominic Thiem 4.755
5. Roger Federer 4.600

Penampilan petenis unggulan ketujuh itu di Indian Wells akan memberinya kesempatan untuk memperoleh lebih banyak lagi pekan depan di Miami Terbuka. Tahun lalu, Thiem menarik diri dari turnamen Masters 1000 kedua pada tahun tersebut karena cedera engkel yang ia derita di Indian Wells. Karenanya, ia tidak punya poin yang harus dipertahankan di Miami.

Sementara itu, petenis peringkat 4 dunia Federer memulai turnamen dengan beban harus mencapai perempat final untuk mendapat peluang tetap berada di lima besar. Tapi petenis berusia 37 tahun asal Swiss itu mencapai final Indian Wells untuk kelima kalinya berturut-turut (ia tidak bertanding pada 2016). Federer dan Thiem sedang bertarung memperebutkan posisi keempat dalam Rangking ATP. Federer hanya punya 10 poin untuk dipertahankan di Miami, sejak ia kalah dari Thanasi Kokkinakis pada putaran pembuka tahun lalu.

Baca juga: Nadal mundur, Federer ke final Indian Wells

Proyeksi lima peringkat teratas pada 18 Maret jika Federer menang:

Pemain Poin
1. Novak Djokovic 10.990
2. Rafael Nadal 8.725
3. Alexander Zverev 6.630
4. Roger Federer 5.000
5. Dominic Thiem 4.355

Baca juga: Federer anggap pertemuan dengan Nadal jadi catatan karier yang istimewa

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Nadal mundur, Federer ke final Indian Wells

Jakarta (ANTARA) – Rafael Nadal menarik diri dari turnamen BNP Paribas Terbuka, Sabtu waktu setempat, menjelang pertandingan semifinal melawan saingan lamanya Roger Federer. Petenis Spanyol itu menyebut sakit lutut kanan sebagai penyebab pengunduran dirinya.

“Seperti saya ucapkan kemarin setelah pertandingan, saya merasakan sesuatu terjadi pada lutut,” kata Nadal. “Saya ingin berusaha yang terbaik untuk menjadi kompetitif hari ini. Saya pemanasan hari ini pada pagi hari dan saya merasa bahwa lutut saya kurang cukup baik untuk bertanding pada level yang saya butuhkan untuk bertanding, memainkan semifinal pada event ini,” katanya dikutip dari laman ATP.

Nadal sedianya bertemu Federer untuk ke-39 kalinya dalam sejarah pertemuan (head to head) persaingan mereka. Ia menikmati pekan yang dominan di Indian Wells sebelum cedera, mencapai semifinal tanpa kehilangan satu set pun. Petenis asal Mallorca itu mengalahkan Jared Donaldson, Diego Schwartzman, Filip Krajinovic dan Karen Khachanov untuk maju ke semifinal pertamanya pada event ATP Masters 1000 sejak 2016.

“Bagi saya ini bukan soal hari ini saja. Ini tentang apa artinya bagi saya harus keluar dari turnamen yang saya sangat sukai seperti yang satu ini, dan semifinal setelah bermain bagus selama turnamen. Anda bisa bayangkan bahwa saya tidak bisa bahagia. Itu saja. Kadang sulit dan bisa membuat saya frustrasi secara pribadi untuk melalui semua ini.”

Petenis peringkat dua yang mempunyai rekor 11 kemenangan dan 2 kali kalah tahun ini itu, juga mencapai final di Australia Terbuka dan putaran kedua di Acapulco.

Federer ke final

Mundurnya Nadal membawa Federer maju ke final untuk bertemu Domonic Thiem yang mengalahkan Milos Raonic 7-6(3), 6-7(3), 6-4 pada semifinal, Sabtu, selama dua jam 31 menit.

Pada final, Minggu, Thiem akan menghadapi Federer untuk kelima kalinya dengan masing-masing memenangi dua pertemuan sebelumnya. Namun Federer memenangi pertemuan terakhir pada Nitto ATP Finals 2018 setelah Thiem menang berturut-turut dalam pertemuan pada 2016 – di lapangan tanah liat Roma dan rumput Stuttgart.

Sementara Federer sedang mengejar mahkota ke-101 pada level tur, dan yang ke-28 pada level ATP Masters 1000 serta rekor juara keenam-kalinya di Indian Wells, Thiem memburu kejayaan di Masters 1000 untuk pertamakalinya dan gelar pertama pada lapangan keras luar ruang sejak Acapulco 2016.

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Federer anggap pertemuan dengan Nadal jadi catatan karier yang istimewa

Jakarta (ANTARA) – Sebagian besar pemain akan merasa percaya diri menghadapi lawan yang telah mereka kalahkan lima kali berturut-turut, tetapi persaingan Roger Federer dan Rafael Nadal adalah kasus yang sedikit berbeda.

Setelah Federer mengalahkan Hubert Hurkacz dan Nadal mengalahkan Karen Khachanov pada hari Jumat di BNP Paribas Terbuka, kedua jagoan ini akan memperbarui seri bersejarah mereka pada hari Sabtu di Indian Wells.

Baca juga: Federer dan Nadal jumpa di semifinal Indian Wells

Meskipun Nadal memimpin kompetisi FedEx ATP Head2Head mereka dengan 23-15, namun Federer telah memenangkan lima pertandingan terakhir mereka, mengutip atptour.com, Sabtu.

Namun selama 15 tahun mereka berbagi pengalaman di lapangan, ada juga saat-saat ketika Nadal mendominasi sejarah mereka.

Misalnya dengan pertarungan terakhir mereka 17 bulan lalu di final Rolex Shanghai Masters, Federer yakin catatan sejarah akan berubah pada hari Sabtu.

“Banyak waktu telah berlalu. Banyak yang telah terjadi dalam 18 bulan itu, tidak bisa bermain dengan cara yang sama,” kata Federer.

“Dia berada di tingkat yang lebih tinggi daripada di Australia Terbuka. Terutama di tempat seperti Indian Wells, tempat dia merasa nyaman, dia jelas sangat sulit untuk dikalahkan,” katanya menambahkan.

Hal yang terus membuat persaingan keduanya menarik adalah bahwa meskipun ada perbedaan drastis dalam gaya bermain dan kepribadian, mereka selalu menemukan landasan bersama dan rasa hormat yang sehat satu sama lain.

“Cara kami melakukannya sangat berbeda, tetapi kami berdua menemukan cara untuk unggul,” kata Federer.

Baca juga: Federer sampaikan kebahagiaan atas gelar ke-100 lewat instagram
Baca juga: Media sosial bereaksi terhadap gelar juara ke-100 Federer

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Federer anggap pertemuan dengan Nadal jadi catatan karier

Jakarta (ANTARA) – Sebagian besar pemain akan merasa percaya diri menghadapi lawan yang telah mereka kalahkan lima kali berturut-turut, tetapi persaingan Roger Federer dan Rafael Nadal adalah kasus yang sedikit berbeda.

Setelah Federer mengalahkan Hubert Hurkacz dan Nadal mengalahkan Karen Khachanov pada hari Jumat di BNP Paribas Terbuka, kedua jagoan ini akan memperbarui seri bersejarah mereka pada hari Sabtu di Indian Wells.

Meskipun Nadal memimpin kompetisi FedEx ATP Head2Head mereka dengan 23-15, namun Federer telah memenangkan lima pertandingan terakhir mereka, mengutip atptour.com, Sabtu.

Namun selama 15 tahun mereka berbagi pengalaman di lapangan, ada juga saat-saat ketika Nadal mendominasi sejarah mereka.

Misalnya dengan pertarungan terakhir mereka 17 bulan lalu di final Rolex Shanghai Masters, Federer yakin catatan sejarah akan berubah pada hari Sabtu.

“Banyak waktu telah berlalu. Banyak yang telah terjadi dalam 18 bulan itu, tidak bisa bermain dengan cara yang sama,” kata Federer.

“Dia berada di tingkat yang lebih tinggi daripada di Australia Terbuka. Terutama di tempat seperti Indian Wells, tempat dia merasa nyaman, dia jelas sangat sulit untuk dikalahkan,” katanya menambahkan.

Hal yang terus membuat persaingan keduanya menarik adalah bahwa meskipun ada perbedaan drastis dalam gaya bermain dan kepribadian, mereka selalu menemukan landasan bersama dan rasa hormat yang sehat satu sama lain.

“Cara kami melakukannya sangat berbeda, tetapi kami berdua menemukan cara untuk unggul,” kata Federer.

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kerber hadapi Andreescu dalam perebutan gelar Indian Wells

Jakarta (ANTARA) – Unggulan delapan Angelique Kerber akan melawan remaja asal Kanada Bianca Andreescu pada perebutan gelar turnamen BNP Paribas Terbuka di Indian Wells.

Kerber menyudahi kemenangan petenis Swiss Belinda Bencic dalam 12 pertandingan beruntun, saat ia mengalahkannya pada semifinal di Indian Wells, 6-4, 6-2, Jumat malam waktu setempat.

“Selalu sulit bermain melawan Belinda. Ia bermain sangat hebat dalam beberapa pekan terakhir,” kata Kerber di tepi lapangan seusai pertandingan, sebagaimana dikutip laman WTA.

“Saya berusaha untuk fokus hanya pada sisi lapangan saya saja. Saya berusaha konsentrasi, dan mengejar ketika saya dapat kesempatan. Saya sangat menikmati semifinal di sini – sudah dua kali di sini, dan saya sangat gembira berada di final untuk pertamakalinya sekarang,” tambahnya.

Pada final, Kerber akan menghadapi petenis remaja asal Kanada Bianca Andreescu yang menyisihkan petenis peringkat enam dunia Elina Svitolina dari Ukraina 6-3, 2-6, 6-4.

“Saya sebenernya gemetar saat ini,” kata Andreescu, saat membuka konferensi pers pascapertandingan. “Ini luar biasa. Saya sejujurnya tidak bisa berkata-kata.”

“Pertandingan ini sedikit naik turun,” lanjut Andreescu. “Saya memulai dengan agak lamban dan kemudian meningkat setelah 3-0, terima kasih Tuhan. Svitolina mengambil kendali pada set kedua. Saya mulai kehilangan lebih banyak. Kemudian pada set ketiga saya mempertahankan ketenangan, setidaknya berusaha. Saya mendorong diri saya.”

Andreescu menjadi petenis wildcard pertama yang mencapai final Indian Wells, dan meningkatkan rekornya menjadi 2-0 melawan petenis 10 peringkat teratas setelah sebelumnya mengalahkan peringkat tiga dunia Caroline Wozniacki di Auckland awal tahun ini.

Kendati tampil pada final Premier Mandatory pertamanya, Kerber (31) akan bertanding pada final WTA ke 29 saat melawan Andreescu.

“Saya sangat menantikan pertarungan yang benar-benar sulit. Ia berada di sini sebagai wildcard, dan ia mengalahkan banyak petenis bagus. Ia tanpa beban, ia menikmati permainan tenisnya dan ia pemain hebat,” kata Kerber mengenai petenis remaja yang akan menjadi lawannya, dikutip dari laman WTA.

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Federer dan Nadal jumpa di semifinal Indian Wells

Jakarta (ANTARA) – Salah satu rivalitas besar dalam olahraga akan diperbarui di Indian Wells, Sabtu, ketika Roger Federer dan Rafa Nadal bertanding pada semifinal BNP Paribas Terbuka.

Kedua petenis yang beberapa kali menjuarai Grand Slam itu memenangi laga perempat final pada Jumat waktu setempat, meskipun Nadal harus bekerja keras untuk mengatasi petenis Rusia Karen Khachanov 7-6(2), 7-6(2).

Federer mematahkan servis petenis Polandia Hubert Hurkacz masing-masing satu pada setiap set untuk meraih kemenangan 6-4, 6-4 pada pertemuan pertama mereka sepanjang karir dan mungkin lebih terganggu oleh awal pertandingan yang dini.

“Ini sedikit berbeda,” kata petenis Swiss itu kepada reporter. “Mereka mengingatkan saya mereka akan menempatkan saya pada pukul 11.00 (pagi). Apa yang bisa saya katakan? Anda tidak punya pilihan, katanya dikutip dari Reuters, Sabtu WIB.

“Saya sangat senang berada di semifinal di sini, bukan bahwa saya tidak memperkirakannya. Saya melakukan servis dengan nyaman, di tempat yang baik secara mental ketika saya memasuki servis game saya.”

Hurkacz memperoleh dua break point tetapi tidak mampu merebut keduanya.

“Roger bermain bagus pada momen-momen penting,” katanya. “Saya mempunyai sedikit peluang pada set kedua.

“Ia mengubah arah sepanjang waktu (dengan servisnya) sehingga sulit untuk membacanya.”

Dengan kekalahan Hurkacz, Federer mengalihkan pikiranya pada laga yang akan menjadi pertandingannya yang ke-39 sepanjang karir dengan Nadal.

Petenis Spanyol Nadal unggul 23-15 dalam catatan pertemuan (head-to-head) namun petenis Swiss Federar memenangi lima pertemuan terakhir.

Mereka belum pernah bertemu sejak Shanghai pada 2017, tahun yang sama Federer mengalahkan Nadal 6-2, 6-3 pada putaran keempat sebelum meraih gelar kelima di Indian Wells.

Baca juga: Federer dan Nadal melaju ke perempat final Indian Wells

Federer (37 tahun), mengingatkan penggemarnya untuk tidak terlalu banyak membaca tentang kemenangan beruntunnya melawan Nadal (32 tahun).

“Bayak hal terjadi pada 18 bulan terakhir,” katanya. “Anda tidak bisa hanya copy and paste dan memainkan hal yang persis sama lagi.

“Perjalanannya cukup seru bersama Rafa.”

Semifinal lainnya pada Sabtu akan mempertandingan antara petenis Austria unggulan ketujuh Dominic Thiem melawan Petenis Kanada unggulan 13 Milos Raonic.

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Monfils mundur dari Indian Wells karena cedera

Jakarta (ANTARA) – Petenis Prancis Gael Monfils terpaksa mengundurkan diri dari turnamen BNP Paribas Terbuka di Indian Wells, AS, akibat masalah pada otot Achilles kirinya.

Seperti disiarkan laman Tennis World USA, Jumat, Monfils yang menjadi unggulan 18 mengundurkan diri dari pertandingan perempat final melawan unggulan delapan Dominic Thiem yang digelar di gurun Kalifornia itu, Kamis waktu setempat.

Mundurnya Monfils membawa Thiem maju ke semifinal untuk bertemu Milos Raonic yang sudah lebih dulu maju ke empat besar dengan mengalahkan Miomir Kecmanovic 6-3, 6-4.

Monfils mencapai perempat final setelah berjuang dalam pertarungan tiga set melawan petenis Argentina Leonardo Mayer pada putaran kedua.

Petenis berusia 32 tahun itu kemudian menyisihkan Albert Ramos-Vinolas 6-0, 6-3 pada putaran ketiga dan Philipp Kohlschreiber 6-0, 6-2 pada babak 16 besar.

Kendati mengundurkan diri, Monfils menunjukkan rasa hormatnya kepada penonton dengan muncul di lapangan untuk menjelaskan mengapa ia terpaksa menarik diri dari pertandingannya.
 

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019