Komunitas Marvel Indonesia: Dunia Marvel warisan terbesar Stan Lee

Jakarta (ANTARA News) – Komunitas Marvel Indonesia menyebut dunia superhero Marvel merupakan warisan paling besar yang ditinggalkan oleh komikus legendaris Stan Lee.

“Warisan paling besar adalah dunia Marvel itu sendiri yang dia wariskan, jadi dari yang tadinya orang mengenal superhero di buku atau komik serta mereka yang tadinya malas baca, akhirnya dia coba mempromosikan dan mengangkat bersama para rekannya ke dalam layar lebar. Jadi orang-orang lebih mengenal para karakter superhero lewat film, itu warisan terbesar beliau yang saya lihat dari komik yang almarhum rintis dari awal hingga sekarang,” ujar perwakilan sekaligus pendiri Komunitas Marvel Indonesia Dedi Fadim kepada Antaranews via telepon, Selasa.

Dia lebih lanjut menjelaskan bahwa Stan Lee merupakan salah satu sosok yang berjasa membawa Marvel hingga ke posisi sekarang.

“Saya sebagai fans dan mewakili para penggemar di sini turut berduka cita yang sangat mendalam mengingat Stan Lee merupakan salah satu petinggi Marvel yang mau membuka diri publik, terutama para penggemar. Beliau sudah sangat berjasa membawa Marvel sampai sekarang dengan mengenalkan karakter-karakter dan dunia Marvel kepada publik,” kata Dedi.

Dia mengakui bahwa jasa besar Stan Lee berhasil membuat publik yang awalnya tidak menggemari superhero hingga menjadi penggemar superhero-superhero Marvel.

“Semoga beliau tenang di sisi-Nya, karena pekerjaan beliau sekarang sudah diteruskan oleh rekan-rekan dan fansnya. Jadi tugasnya beliau sudah dijalankan dengan baik hingga membuat Marvel dikenal publik lebih luas lagi,” kata Dedi.

Dalam postingan di akun resmi Instagramnya, Komunitas Marvel Indonesia menuliskan ungkapan bela sungkawa atas wafatnya Stan Lee.

“Selamat jalan kepada punggawa tercinta Marvel…Anda telah menyentuh begitu banyak orang, membawa keberanian kepada mereka yang tidak memilikinya. Anda inspirasi bagi kami semua. Terima kasih atas karya Anda yang luar biasa serta kontribusinya pada sejarah komik dan yang terpenting kepada masa kanak-kanak kami. Anda akan sangat dirindukan…kami mencintai Anda. Warisan Anda akan terus hidup..Excelsior!” tulis komunitas tersebut di sertai foto Stan Lee sedang membaca komik Spider-Man.

Terkait apakah akan digelar acara penghormatan terakhir atau mengenang bagi Stan Lee dari komunitas, Dedi mengungkapkan dirinya belum menerima informasi terkait hal itu.

“Belum, mengingat saya sendiri baru mendengar kabarnya tadi pagi. Saya belum mengetahui detailnya seperti apa,” katanya.

Stan Lee merupakan komikus ikonik Marvel yang telah menciptakan berbagai karakter superhero terkenal, seperti Spider-Man, Fantastic Four, Black Panther, hingga The Avengers.

Komikus ini semasa hidupnya juga selalu tampil sebagai cameo dalam berbagai film superhero Marvel, baik yang bersifat mandiri seperti “The Amazing Spider-Man” maupun Marvel Cinematic Universe yakni “The Avengers”. Stan Lee mengembuskan nafas terakhirnya pada Senin 12 November 2018 di usia 95 tahun. 

Baca juga: Kenang kepergian Stan Lee, komikus Marvel Indonesia akan lakukan ini
 

Pewarta: Aji Cakti
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2018